Showing 48 articles found for "Tahun"

Analisis Studi Kelayakan Usaha Dan Strategi Pengembangan Usaha Kecil Kedai Barokah Kecamatan Sumbersari Jember

Afifatul Fitria, Dhaiviatul Hasanah, Inayatul Musthofiyah, Sabrina Alifia Salsabila, Sonya Emilia Izzulda, Widya Ayu Atmaningtyas, Avisenna Harkat
Abstract: Sistem persuasi dan kelayakan berbasis pergurasi untuk menggunakan terhadap pentingnya kewirausahaan sebagai pendorong ekonomi negara mencapai 3,47% pada tahun 2023 baru. Bisnis di Indonesia sedang mengalami perkembangan… yang pesat. pemerintah Indonesia mendorong perguruan tinggi di wirausahawan. Hal ini karena sebelumnya pengelola menetapkan bahwa pengembalian modal/investasi akan terbayar hingga 1 tahun. Akan tetapi, berdasarkan perhitungan Payback diperoleh Period bahwa dengan jumalah keuntungan Rp 3.505.000 per bulan, maka modal/investasi akan kembali sebelum waktu yang ditetapkan yaitu 5 bulan, 7 hari. Berdasarkan perhitungan NPV diatas diperoleh bahwasannya dalam waktu dua bulan berjalan ini, usaha Kedai Barokah Mama Anis masih belum bisa menutupi modal yang telah dikeluarkan sehingga terjadi minus sebesar -Rp 13.837.800. Namun, pada praktiknya usaha Kedai Barokah Mama Anis ini sudah dikatakan layak untuk dijalankan atau layak. Hal ini disebabkan dengan rata-rata pendapatan per pesanaan per hari yang cukup besar dengan biaya yang relatif standar sehingga laba bersih yang diperoleh pada setiap pesanan cukup besar. Berdasarkan hasil perhitungan Benefit Cost Ratio (BCR) diatas maka diperoleh kesimpulan bahwasannya usaha Kedai Barokah Mama Anis sudah dikatakan layak untuk dijalankan..Dikarenakan nilai B/C Ratio bulan Januari dan Februari lebih dari 1 atau dapat dikatakan keuntungan dari usaha ini lebih besar dari pengeluarannya.

Aspek Hukum Aparat Kepolisian Dan Lembaga Perlindungan Hak Anak Meninjau Tindak Pidana Anak Dibawah Umur

Santosa, Ibrahim Muhammad Daffa
Abstract: Seorang anak merupakan bagian generasi penerus masa depan bangsa untuk negara Indonesia, oleh karena itu anak perlu perhatian dalam pembinaan dan bimbingan khusus, baik dari keluarga, masyarakat, maupun pemerintah agar dapat… apat berkembang secara maksimal. Dalam hal ini seluruh aspek terkhusus pemerintah berupaya memberikan perlindungan hukum terhadap anak di Indonesia dengan meratifikasi Konvensi Hak Anak serta menerbitkan berbagai peraturan dan perundangan yang bertujuan untuk perlindungan terhadap anak-anak yang dilindungi dengan hukum. Salah satunya penerapan adalah dengan terbentuknya Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Salah satu kasus yang dapat menjadi fenomena dalam dunia kriminalitas dan konteks perlindungan anak di Indonesia dan memerlukan solusi dalam penyelesaiannya salah satunya adalah kasus genk motor khususnya yang terdiri dari anak-anak di bawah umur. Kasus ini sangat merugikan banyak pihak dan mengganggu keamanan, kenyamanan, dan ketertiban Kabupaten Karawang karena para anggota genk motor ini melakukan tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat. Namun adanya penyelesaian sudut pandang yang berbeda dari Pihak Kepolisian dengan Pihak Lembaga Perlindungan Anak dalam menangani keputusan dalam kasus tersebut.

Eksistensi Mediasi Penal Dengan Pendekatan Restoratif Justice Pada Penyelesaian Tindak Pidana

Wami Irma Suryani, Ade Arga Wahyudi
Abstract: Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana eksistensi pelaksanaan mediasi penal dengan pendekatan restorative justice yang merupakan cara penyelesaiaan perkara pidana dengan mengutamakan win win solution… n atau perdamaian antara pelaku dan korban sehingga perkara tidak harus sampai ke Persidangan. Penulisan artikel ini dituangkan dalam tulisan yang bersifat deskriptif, yaitu memberikan gambaran tentang eksistensi mediasi penal dengan pendekatan restoratif justice pada penyelesaian tindak pidanaserta untuk mendapatkan data yang diinginkan, penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dimana penulis mempelajari peraturan perundang-undangan, teori yang relevan mengenai pelaksanaan mediasi penal. Kesimpulan dari penulisan artikel ini didapatkan bahwa mediasi penal dengan pendekatan keadilan restoratif atau restorative justice memang sudah harus diupayakan pada pintu awal penyelasaian perkara pidana yakni penyidikan terutama yang sudah disebutkan pada Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan tindak pidana namun pada kenyataannya terkadang penyidik masih merasa takut dengan stigma masyarakat yang menganggap kalau mediasi penal dengan pendekatan restorative justice ini merupakan jalan yang haram dalam penyelesaian perkara pidana.  

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan  Kerja Pada Tenaga Kerja Bagian Produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025

Ananda, Selly, Bermansyah, Handiny, Febry, Lucellia, Nina
Abstract: Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) lebih dari 2,78 juta orang meninggal pertahun akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan… bungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja bagian produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dan sampel sebanyak 43 orang, diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, sikap, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 13 responden (30,2%) pernah mengalami kecelakaan kerja, 17 responden (39,5%) memiliki pengetahuan rendah, 22 responden (51,2%) memiliki sikap negatif, dan 12 responden (27,9%) tidak lengkap dalam menggunakan APD. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,022) dan penggunaan APD (p=0,033) dengan kejadian kecelakaan kerja. Namun, tidak terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,444). Diharapkan dapat meningkatkan upaya edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja. Dapat disimpulkan upaya K3 itu sangat penting sehingga harus meningkatkan edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar

Syarifah Nurhikmah, Muh. Riefal, Nadrah Nadrah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten… en Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model PBL. Rata- rata hasil belajar siswa meningkat dari 59,00 pada siklus I menjadi 85,00 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar meningkat dari kategori rendah (40%) menjadi tinggi (85%). Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 40,00% pada siklus I menjadi 71,11% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS siswa kelas V di UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar

Pengaruh Inflasi dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan di Banyuwangi Tahun 2019-2024

Moh Lutfi Julianto, Ulan Novinta Mariska, Adil Siswanto
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi pada periode 2019-2024. Inflasi dan pengangguran sering kali dianggap sebagai faktor utama… yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka kemiskinan serta menjadi isu ekonomi yang hangat dibahas pada tahun ini. Dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini menerapkan metode Analisis Data Sekunder guna mengevaluasi hubungan antara inflasi, pengangguran, dan tingkat kemiskinan di Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan pengangguran memang memiliki pengaruh terhadap kemiskinan, namun pengaruh tersebut tidak signifikan. Kenaikan inflasi cenderung menurunkan daya beli masyarakat miskin, sehingga memperburuk kondisi ekonomi mereka. Di sisi lain, tingkat pengangguran yang rendah berpotensi menekan angka kemiskinan karena lebih banyak masyarakat yang memperoleh pendapatan. Oleh karena itu, kebijakan ekonomi yang tepat diperlukan untuk mengendalikan inflasi dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan guna menekan tingkat kemiskinan di Banyuwangi.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2025

Wery Indriyani, Syalvia Oresti, Febriyanti Nursya
Abstract: Kunjungan ibu balita ke Posyandu penting untuk memantau pertumbuhan, perkembangan, status gizi, dan deteksi dini masalah kesehatan anak. Berdasarkan Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023, cakupan kunjungan balita sebesar… r 75,6%, capaian terendah di Puskesmas Pauh 62,4%. Data Puskesmas Pauh menunjukkan penimbangan balita hanya 78,69% dari target 85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang pada Maret-Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita di wilayah kerja Puskesmas Pauh yang berjumlah 5.644 balita, jumlah sampel 98 orang dengan teknik accidental sampling. Data dikumpul melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik mengunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 57,1% ibu balita tidak aktif berkunjung dan 42,9% aktif. Sebanyak 27,6% memiliki pengetahuan kurang baik, 56,1% menilai kader tidak berperan, dan 57,2% kelurga tidak mendukung. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,003), peran kader (p=0,000), dan dukungan keluarga (p=0,000) dengan kunjungan ibu balita di wilayah kerja puskesmas pauh kota padang tahun 2025. Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, peran kader, dan dukungan keluarga dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu.

Kota Padang : Identifikasi Potensi Bencana Banjir Dan Upaya Mitigasi

Eka Putri, Sri, Corp, Aldri Frinaldi, Rembrandt, Dasman Lanin, Genius Umar, Mulya Gusman
Abstract: Bencana alam adalah bencana yang disebabkan oleh peristiwa alam. Salah satu bencana yang sering kali terjadi di Indonesia khususnya wilayah Kota Padang adalah banjir. Bencana banjir adalah peristiwa atau rangkaian meluapnya… nya air sungai yang disebabkan oleh faktor alamiah akibat rusaknya buffer zone pada kawasan upper DAS (daerah aliran sungai). Data curah hujan di Kota Padang mengalami peningkatan dari tahun 2019 hingga tahun 2021 yaitu 2.756,4 menjadi 4.124,2. Hal ini menunjukkan semakin tingginya potensi bencana banjir di wilayah Kota Padang akibat curah hujan yang tinggi. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dari penelitian yang relevan mengenai bencana banjir. Berdasarkan potensi bahaya banjir kelas tinggi, Kecamatan Koto Tangah merupakan kecamatan yang terluas tingkat bahaya banjirnya yakni 4 546 ha, selanjutnya berdasarkan tingkat bahaya banjir sedang Kacamatan Kuranji merupakan kecamatan yang terluas masuk dalam kategori tingkat bahaya banjir sedang, sedangkan Kecamatan Padang Utara dan Kecamatan Padang Barat. Sedangkan wilayah dengan tingkat bahaya banjir rendah atau bebas banjir di Kota Padang paling luas juga terdapat pada Kecamatan Koto Tangah. Mitigasi bencana yang dilakukan pemerintah Kota Padang adalah identifikasi dan pemetaan zona rawan banjir, sosialisasi mitigasi dan edukasi bencana banjir, mengajak peran serta masyarakat untuk mencegah dan mengatasi banjir, menegakkan aturan tentang pembuangan sampah.

Pemanfaatan Metode Weighted Product Dalam Menentukan Hp Iphone Bekas Yang Layak Dijual Di Tahun 2026 Di Konter R11 Store

Chaisya Rany Pratama, Yusuf Mahardika, Siti Nuraisyah, Arjuna Praseta Sirait
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang komunikasi mobile. Selain itu, melalui pokok pembahasan yang dilakukan… lakukan pada penelitian kali ini bertujuan untuk untuk dapat memberikan solusi yang sistematis dan objektif dalam menentukan produk iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Dan selain itu juga untuk bagian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk dapat membantu proses penentuan iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Maka berdasarkan hal tersebut pulah, maka pada penelitian kali ini menunjukkan hasil bahwa metode ini mampu memberikan rekomendasi yang jelas dan objektif dalam menentukan iPhone bekas yang paling layak untuk dijual di Konter R11 Store pada tahun 2026. Proses perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan bobot dan nilai setiap kriteria, sehingga menghasilkan nilai preferensi (Vi) yang merepresentasikan tingkat kelayakan masing-masing alternatif secara kuantitatif. Hasil akhir menunjukkan bahwa dari 15 alternatif iPhone bekas yang dianalisis, terdapat 5 unit dengan nilai preferensi tertinggi yang dinilai paling layak untuk dijual. Alternatif D14 menempati peringkat pertama dengan nilai preferensi sebesar 0,1018. Nilai ini menunjukkan bahwa D14 memiliki keunggulan paling optimal dibandingkan alternatif lainnya, sehingga sangat direkomendasikan sebagai prioritas utama dalam proses penjualan. Selanjutnya, alternatif D13 berada pada peringkat kedua dengan nilai preferensi 0,1011, yang memiliki selisih nilai sangat kecil dengan peringkat pertama, menandakan kualitas dan kelayakan yang hampir setara. Peringkat ketiga ditempati oleh alternatif D15 dengan nilai preferensi sebesar 0,077. Meskipun nilainya lebih rendah dibandingkan dua peringkat teratas, D15 tetap memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan dan masih layak untuk dijual. Pada peringkat keempat dan kelima, alternatif D11 dan D10 memperoleh nilai preferensi masing-masing sebesar 0,069 dan 0,068.

Manajemen Fisioterapi Pada Kasus Cerebral Palsy Diplegia Spastik Di Ypac Prof. Dr. Soeharso Surakarta: Case Report

Cartika Volta Pradanov, Agus Widodo, Edy Waspada
Abstract: Cerebral Palsy (CP) adalah kondisi medis yang mempengaruhi kontrol otot. Cerebral berarti kedua bagian otak dan palsy berarti ketidakmampuan untuk bergerak secara tepat. Gangguan ini ditandai dengan perkembangan motorik… yang abnormal atau terlambat, seperti diplegi spastik, hemiplegi, atau tetraplegi, yang sering disertai dengan retardasi mental, kejang, atau ataksia. Beberapa terapi yang diberikan menggunakan myofascial release, strengthening exercise, core stability, dan mobilisasi. Beberapa terapi tersebut diberikan kepada An. MH berusia 16 tahun dengan keadaan cerebral palsy spastik tipe diplegia diberikan selama 4 kali terapi dapat disimpulkan bahwa adanya sedikit perubahan yang diharapkan terkait tonus pada otot dan kemampuan fungsional.