Search Articles & Publications

Showing 67 articles found for "Stunting"

ANALISIS RISIKO STUNTING PADA BALITA PASCA BENCANA BANJIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEURAH DUA, KABUPATEN PIDIE JAYA

Mulia, Nur, Nurdin, Ambia, Ellianufara, Ellianufara
Abstract: StuntingImerupakanIkondisiIgagalItumbuhIpadaIbalitaIyang ditandaiIdengan tinggiIbadan menurutIumurIkurang dari -2 standarIdeviasiIberdasarkanIstandar World Health Organization (WHO). KondisiIiniIdisebabkanIolehIkekuranganIgiziIkronisIdanIinfeksiIberulang,… nIgiziIkronisIdanIinfeksiIberulang, terutama pada 1.000 hariIpertamaIkehidupan. BencanaIbanjirIberpotensiImeningkatkanIrisikoIstunting melaluiIterbatasnyaIaksesIairIbersih,IsanitasiIyangIburuk, terganggunyaIketahananIpangan rumahItangga, sertaIterbatasnya akses layanan kesehatan. Penelitian iniIbertujuan menganalisis hubunganIdampak bencanaIbanjir denganIpeningkatan risiko stunting pada balita di WilayahIKerja PuskesmasIMeurah Dua KabupatenIPidie Jaya. Penelitian menggunakanImetodeIkuantitatifIdenganIdesain analitikIdan pendekatanIcross-sectional. sempelIpadaIpenelitianIiniIsebanyak 92 balita. VariabelIdependenIadalahIkejadianIstunting, sedangkanIvariabelIindependenImeliputiIketidaktersediaanIair bersih, kondisiIjamban tidak layak, ketahananIpanganIrumahItanggaIyangIburuk, danIaksesIlayanan kesehatan yang buruk. Analisis dataImenggunakanIuji Chi-Square. HasilIpenelitianImenunjukkanIadanya hubungan yangIsignifikanIantaraIketidaktersediaanIair bersih (p = 0.000; OR = 34,417; 95% CI: 9,996–118,496), kondisiIjambanItidak layak (p = 0.000; OR = 81,125; 95% CI: 31,060–1056,217), ketahanan pangan rumah tangga yang buruk (p = 0.000; OR = 69,000; 95% CI: 17,017–279,779), serta akses layanan kesehatan yang buruk (p = 0.004; OR = 4,538; 95% CI: 1,532–13,442) dengan risiko stunting pada balita setelah kejadian banjir. Diharapkan kepada pihak puskesmas agar memperkuat upaya promotif dan preventif melalui penyuluhan tentang sanitasi, penggunaan air bersih, pemenuhan gizi seimbang, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala.

THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY CHARACTERISTICS AND STUNTING AMONG CHILDREN AGED 24–59 MONTHS IN NAGARI SINURUIK, THE WORKING AREA OF TALU COMMUNITY HEALTH CENTER

Muthia, Gina, Syofiah, Putri Nelly, Lifaniura, Lushiana, Irawan, Ade Ayu
Abstract: Stunting is a chronic nutritional problem influenced by various direct and indirect factors, including maternal knowledge of nutrition, maternal education, and family income. This study aimed to determine the relationship… p between family characteristics and the incidence of stunting among children aged 24–59 months in Nagari Sinuruik, within the working area of Talu Public Health Center. This study used a quantitative descriptive-analytic method with a cross-sectional design. The study was conducted from February to August 2024, with data collection carried out from June 26 to 30, 2024. The study population consisted of 85 children aged 24–59 months, with a sample of 46 respondents selected using random sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that 26 toddlers (56.5%) experienced stunting, 28 respondents (60.9%) had poor nutritional knowledge, 28 respondents (60.9%) had a lower educational level, and 24 respondents (52.2%) had low family income. There were significant relationships between maternal knowledge and the incidence of stunting (p=0.007), maternal education and the incidence of stunting (p=0.012), and family income and the incidence of stunting (p=0.009). The study concluded that maternal knowledge, maternal education, and family income were associated with the incidence of stunting among children aged 24–59 months. Public health center staff are expected to continue monitoring the nutritional status of toddlers and improve nutrition education for mothers, adolescents, and prospective brides and grooms.

MATERNAL KNOWLEDGE OF EARLY STIMULATION AND DEVELOPMENTAL SCREENING OUTCOMES AMONG STUNTED AND NON-STUNTED TODDLERS

Syofiah, Putri Nelly, Primasari, Eka Putri, Muthia, Gina, Hayati, Masni, Trisdawati, Tiya
Abstract: Early childhood development is influenced by nutrition, health, caregiving, and opportunities for age-appropriate stimulation (World Health Organization, 2020). This study examined the association between maternal knowledge… dge of early stimulation and developmental screening outcomes and compared developmental outcomes between stunted and non-stunted toddlers. A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted among 125 mother–toddler pairs in the working area of Balaiselasa Public Health Center, Pesisir Selatan Regency, Indonesia. Maternal knowledge was assessed using a structured questionnaire, developmental status was screened using the Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), and stunting was determined from length/height-for-age according to age and sex. Data were analyzed using descriptive statistics and Pearson’s Chi-Square test. Moderate maternal knowledge was found in 59 mothers (47.2%). Developmental screening outcomes were appropriate in 68 toddlers (54.4%), questionable in 48 (38.4%), and deviant in 9 (7.2%). Maternal knowledge was associated with developmental screening outcomes (χ²=10.187; df=4; p=0.037; Cramer’s V=0.202). Stunting status was also associated with developmental category (χ²=6.279; df=2; p=0.043). Because some expected cell counts were below five, the chi-square findings should be confirmed using an exact or Monte Carlo test. The findings support integrated maternal education, developmental screening, growth monitoring, and nutritional follow-up in primary health services.

Efektivitas Pemberian Sirup Zink Terhadap Penurunan Frekuensi Diare Pada Anak Dengan DCA Di RSUD Wates

Renol Aji, Triani Rahmadewi
Abstract: Adenina, S., & Tamzil, N. S. (2024). Management Of Diarrhea In Children And Its Relation To Stunting. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako, 10(1). Anggraini, D., & Kumala, O. (2022). Diare Pada Anak. Scientific… entific Journal, 1(4). Annisa. (2022). Diagnosis Dan Penatalaksanaan Pada Anak Usia 5 Tahun Dengan Diare Akut Tanpa Dehidrasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1). Http://Jurnal.Globalhealthsciencegroup.Com/Index.Php/Jppp Aslan, Iriani, I., & Maryam. (2024). Asuhan  Keperawatan Pada  Anak Dengan  Diagnosa  Gangguan  Sistem Pencernaan:  Diare Di  Ruangan  Catelia  Rumah  Sakit  Umum  Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5). Damayanty Syamsul, T., Karim, K., & Mappaoudang, A. (2024). Penanganan Dehidrasi Pada Anak Dengan Diare Akut: Kajian Literatur Tentang Terapi Dan Pendekatan Multidisipliner. Joa : Journal Omicron Adpertisi, 3(1). Https://Jurnal.Adpertisi.Or.Id/Index.Php/Joa Dinkes Diy. (2026). Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia. Dwijayanti, Y., Ketut Kencana, I., Gusti Agung Ari Widarti, I., & Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar, J. (2025). Hubungan Tingkat Asupan Protein Zat Gizi Mikro Dan Frekuensi Diare Dengan Status Gizi Balita Di Desa Patas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Hubungan Tingkat Asupan Protein…) 54 | Jurnal Ilmu Gizi: Journal Of Nutrition Science, 14(1). Fanggi, M. C., Riwu, Y. R., & Purnawan, S. (2025). Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balitadi Puskesmas Tarus Kabupaten Kupang Tahun 2025. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 7(2), 1096–1107. Fatmawati, Fatimah, S., Stianto, M., & Veronila, S. (2025). Efektivitas Zinc Untuk Atasi Diare Pada Balita. Jurnal Nusantara Medika, 9(2). Fauziah, D. W., Mulyani, E., Syauqul, E., Haque, A. Fathkil, & Lestari, I. (2025). Evaluasi Penggunaaniantibiotik Pada Pengobatan Diare Dengan Metode Gyssensdi  Puskesmas  Kota Bengkulu. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1). Febrika, A., & Maria Lissanora Fernanda, S. (2025). Penerapan Manajemen Cairan Untuk Mengatasi Ketidakseimbangan Cairan Pada Anak Dengan Gastroenteritis. 10(1), 3123–5913. Https://Jurnal.Akperkesdamsiantar.Ac.Id/Index.Php/Wirasakti/ Gau, A. W., Fahirah Arsal, A. S., & Esa Darussalam, A. H. (2024). Gambaran Penggunaan Antibiotik Pasien Diare Akut Pada Anak Di Puskesmas Maroangin Kota Palopo Tahun 2021-2022. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1). Jeanifer, U. M., Mediawati, A. S., & Somantri, I. (2026). Strategi Implementasi Standar Diagnosis, Intervensi, Luaran Keperawatan Indonesia Terhadap Perawat Di Rumah Sakit: Scoping Review. Jkmk : Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 6(1). Kemenkes. (2022). Manajemen Terpadu Balita Sakit. Kemenkes. (2024). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Khotimah, N. N., Yuniar, R. V., Puteri, S. E., & Hidayat, A. R. (2026). Efektivitas Dan Efek Samping Penggunaan Suplementasi Zinc Dalam Penatalaksanaan Diare Pada Anak: Literature Review. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(1). Kusmayanti, E., Ziah Sibualamu, K., Profesi Ners, P., Graha Edukasi Makassar, Stik., & Artikel Sejarah Artikel, I. (2023). Manajemen Cairan Pada Anak Dengan Diare: Scoping Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18, 2302–2531. Https://Doi.Org/10.05.2023 Malasi Tamaela, M., Juwita, H., Syahrir, A., Studi Profesi Ners, P., Amanah Makassar, S., Keperawatan, D., & Kesehatan Kemenkes Gorontalo, P. (2023). Evaluasi Implementasi Keperawatan Pada Anak Diare Dengan Masalah Hipovolemia Di Ruang Perawatan Anak Al-Kautsar Rsud Haji Makassar. Journal Nursing Care, 9(1). Http://Jurnal.Poltekkesgorontalo.Ac.Id/Index.Php/Jnc/Index Manazir, S., Jamalvi, W., & Jawed, F. (2023). Electrolyte Abnormalities In Children With Diarrhea And Its Association With Inpatient Stay - A Single Centre Study From Karachi, Pakistan. Pakistan Pediatric Journal, 47(2). Munir, S. (2025). Comparison Of Lactose Containing With Lactose Free Milk In The Management Of Acute Watery Diarrhea - Children Less Than 2 Years Of Age. Journal Of Population Therapeutics & Clinical Pharmacology, 459–465. Https://Doi.Org/10.53555/8c3ttq08 Nurhasanah, U., Ramdini, D. A., & Pardilawati, C. Y. (2025). Efektivitas Penggunaan Zinc Dalam Pengobatan Diare Anak: Studi Literatur. In Jurnal Inovasi Kesehatan Terkini Page | (Vol. 158, Number 2). Https://Journalversa.Com/S/Index.Php/Jiktt Putri, A., Anugerah, H., Djannatun, T., & Azmi, S. (2026). Suplementasi Zinc Dalam Penatalaksanaan Dan Pencegahan Kekambuhan Diare Pada Balita Menurut Pandangan Islam. Scienntific Journal, 5(2). Http://Journal.Scientic.Id/Index.Php/Sciena/Issue/View/34 Rahayu, N. P. U., Widhiantari, N. P. K., & Kio, A. L. (2020). Hubungan Pola Makan Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Banjar Tambak Sari Desa Kapal Kecamatan Mengwikabupaten Badung. Caring : Jurnal Keperawatan, 9(2), 73–78. Rahmawati, H. (2024). Dampak Terapi Intravena Pada Balita Berdasar Vip (Visual Infusion Phlebitis) Score. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal Of Ners And Midwifery), 1(2), 160–165. Https://Doi.Org/10.26699/Jnk.V1i2.Art.P160-165 Sagara, V., Aramico, B., Arifin, V. N., Kesehatan, F., Univeristas, M., & Aceh, M. (2023). Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-4 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2). Sari, K., Nirnasari, M., & Putriani, K. (2024). Pendidikan Kesehatan Dan Pemberian Makanan Tambahan Untuk Penanganan Diare Pada Balita Dengan Formula Bubur Tempe Di Wilayah Puskesmas Sei Jang. 2(1). Shinta Dewi, B., Soleha, T. U., & Septiani, L. (2024). Eschercia Coli Causes Diarrhea: Pathogenesis, Diagnosis And Management. Medula (Medical Professional Journal Of Lampung), 14(5). Suhartini, T., Washilah, W., & Hadi, W. N. (2023). Implementasi Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Berdasarkan Aspek Motivasi Kerja, Beban Kerja, Supervisi, Model Kepemimpinan Dan Organisasi, Fasilitas Layananan Terhadap Pendokumentasian Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(2). Unicef. (2026, March 18). Progress In Reducing Child Deaths Slows As 4.9 Million Children Under Five Die In 2024. Unicef. Who. (2024). Dhiarrhoeal Disease. Who. Who. (2025). Diarrhoea: Why Children Are Still Dying And What Can Be Done. Yousuf, M., Khanzada, B., Channa, M. J., Mangi, A. H., & Khan, F. U. (2024). Clinical Assessment And Demographic Insights Of Lactose Intolerance Among Diarrheal Children At Hyderabad, Pakistan. Pakistan Biomedical Journal, 40–44. Https://Doi.Org/10.54393/Pbmj.V7i02.1030 Zhaqila, Q., Ruspandi, S., & Wiedyaningsih, C. (2024). The Effect Of Zinc And Probiotics Supplements In Children Under 5 Years Old With Diarrhea. Indonesian Journal Of Pharmacology And Therapy, 5(2). Https://Doi.Org/10.22146/Ijpther.10289  

STUNTING DAN PENTINGNYA PENIMBANGAN BALITA SETIAP BULAN: EDUKASI DAN PENDAMPINGAN POSYANDU DI DESA LEUBOK SUKON, KECAMATAN INGIN JAYA, KABUPATEN ACEH BESAR

Fauziah, Fauziah, Yusrika, Yusrika, Sakdah, Nurul, Mansuriza, Mansuriza, Andriani, Irma, Auliansyah, M.Ogi
Abstract: Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis pada balita yang masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh yang tercatat memiliki prevalensi stunting di atas angka nasional. Salah… alah satu strategi penting dalam pencegahan dan deteksi dini stunting adalah kegiatan penimbangan dan pengukuran balita secara rutin setiap bulan di Posyandu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader Posyandu mengenai stunting serta pentingnya penimbangan balita setiap bulan di Desa Leubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Metode pelaksanaan meliputi survei pendahuluan, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pengukuran antropometri, pendampingan pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki balita dan kader Posyandu setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pengertian, penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting, serta peningkatan pemahaman mengenai manfaat penimbangan balita setiap bulan sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang secara dini. Partisipasi ibu balita dalam kegiatan Posyandu juga menunjukkan peningkatan setelah kegiatan edukasi dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa melalui penguatan peran keluarga dan kader kesehatan.

THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTING STYLES AND CHILDREN'S NUTRITIONAL STATUS IN KUTA BARO DISTRICT

Putra, Yadi, Mustafa, Muhammad Fendra, Sakdah, Nurul, Yusrika, Yusrika, Daud, M.
Abstract: The issue of nutritional status among toddlers in Aceh Province, particularly in Kuta Baro Subdistrict, remains a serious concern due to the high prevalence of undernutrition and stunting. This study aims to determine the… e relationship between parenting practices and children’s nutritional status in Kuta Baro Subdistrict. A descriptive-correlational method with a quantitative approach was used. The study population consisted of all 2,132 toddlers in Kuta Baro Subdistrict, with a sample of 96 toddlers selected using simple random sampling. Data on parenting practices were collected via a questionnaire, while nutritional status was measured using the weight-for-age indicator. Data analysis was conducted using a correlation test to determine the relationship between parenting practices and children’s nutritional status. The results indicate a significant relationship between parental child-rearing practices and children’s nutritional status (p=0.000). Positive and attentive child-rearing practices are correlated with optimal nutritional status, whereas inappropriate child-rearing practices are associated with poor to very poor nutritional status. Based on these findings, it is recommended that the Department of Health and educational institutions enhance parenting education and support programs for parents to improve children’s nutritional status in the region. Future research is expected to examine other factors influencing children’s nutritional status using more comprehensive methods.

Karakteristik Epidemiologi Stunting Pada Balita: Analisis Data Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2024

Listy Handayani
Abstract: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia meskipun prevalensinya terus mengalami penurunan. Akan tetapi penurunan angka tersebut belum data pencapai target nasional (14,2%). Penggunaan angka nasional… al secara umum dapat menutupi kelompok penduduk yang masih menanggung beban stunting lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik epidemiologi stunting pada balita di Indonesia. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan desain case series. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi data sekunder dari laporan Survei Status Gizi Indonesia tahun 2024. Data karakteristik yang dikumpulkan berupa umur, jenis kelamin dan faktor sosial ekonomi. Analisis indeks tinggi badan menurut umur mencakup 298.903 balita. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Prevalensi stunting nasional sebesar 19,8%, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok usia 24–35 bulan sebesar 24,2%. Prevalensi pada balita laki-laki sebesar 20,8%, lebih tinggi daripada perempuan sebesar 18,6%. Berdasarkan karakteristik sosial ekonomi, prevalensi tertinggi ditemukan pada keluarga dengan kepala rumah tangga tidak sekolah sebesar 30,9%, keluarga nelayan sebesar 28,3%, penduduk perdesaan sebesar 22,7%, dan kelompok ekonomi terbawah sebesar 29,8%. Prevalensi pada kelompok ekonomi terbawah sekitar 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan kelompok teratas. Intervensi penurunan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan sejak masa prakonsepsi hingga usia dua tahun, disertai pendampingan yang lebih intensif khususnya bagi kelompok sosial ekonomi rentan.

PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI POLA MAKAN SEHAT DENGAN PENERAPAN PEDOMAN ISI PIRINGKU

Qurrotul ‘Uyun, Sherly Rizmay Anggraeni, Anjelika Naya Nandini, Vionita Maharani, Rakhel Denatali, Putri Septiya Dewi Alami, Salsabila Putri Ariastuti, Nurul Herdiyatiningtyas, Andriyanzah, Calvin Fara Renovta, Welly Mahardika
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai perwujudan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja… erja Nyata yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Tidar di Desa Pandean, Kabupaten Magelang, salah satunya berfokus pada upaya pencegahan stunting. Pencegahan stunting menjadi penting karena masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai pola makan sehat dan pemenuhan gizi seimbang bagi ibu dan balita. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi pola makan sehat dengan menerapkan pedoman “Isi Piringku”. Materi yang disampaikan meliputi pengertian stunting, faktor penyebab stunting, dampak stunting terhadap pertumbuhan anak, serta penerapan pedoman Isi Piringku sebagai acuan pemenuhan gizi seimbang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi secara langsung dan diskusi dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, sebagian peserta masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting. Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait stunting serta mampu menjelaskan kembali prinsip pola makan sehat berdasarkan pedoman Isi Piringku. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sebagai upaya pencegahan stunting di lingkungan keluarga.

EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PALEMBANG

Indra Frana Jaya KK, Sasono Mardiono
Abstract: Stunting remains a chronic nutritional problem of major concern in Indonesia. Preschool-aged children are particularly vulnerable to the ongoing impacts of stunting. The nutritional process involves the intake of nutrients… ts that are digested and absorbed by the digestive tract, then used for energy, the formation and repair of body tissues, and the regulation of biochemical and hormonal functions. The MMD was attended by 25 people, consisting of community members, health workers, lecturers, and students. Participants provided input on efforts to prevent infectious diseases, particularly stunting, which has been experienced by several residents. The educational activity took place on Saturday at 11:30 a.m. WIB, involving families with a history of stunting. This activity aimed to improve families' health care skills related to stunting prevention. Programs or interventions implemented to prevent stunting must carefully consider both input and process aspects to achieve optimal output and must involve all parties, from mothers of toddlers to cross-sectoral stakeholders

ANALYSIS OF FAMILY SUPPORT TEAM PERFORMANCE STRENGTHENING IN EFFORTS TO REDUCE THE INCIDENT OF STUNTING IN WEST SUMATRA PROVINCE IN 2025

Hariani, Santi, Datin Hafizah Che Hassan, Das, Sreemoy Kanti
Abstract: The Family Support Team is a group of support staff in the sub-district/village/nagari consisting of Midwives, PKK Team Cadres and KB Cadres in providing support to prospective brides/prospective fertile couples, pregnant… t women, postpartum mothers, and children aged 0-59 months, providing counseling, facilitating referral services, receiving social assistance and surveillance of families at risk of stunting. Stunting is a growth and development disorder characterized by a child's height that is not appropriate for their age. This study aims to analyze the performance of the family support team in an effort to reduce the incidence of stunting and the factors that influence the performance of the family support team. This study uses a qualitative method using a purposive sampling technique with 38 informants, through interviews, focus group discussions, observations and document reviews. The results of the study revealed that the indicators of the quality and quantity of TPK work in West Sumatra Province that were not in accordance with expectations were neatness, success capability, speed, work results, facilities and infrastructure and coordination between agencies where reports were not in accordance with the existing family system data in the BKKBN application caused by the lack of TPK knowledge in using the elsimil application and four indicators of the national sensitive intervention program were not achieved from the predetermined targets and the increase in stunting cases. Factors that influence TPK performance are the support and commitment of the government and the community, the existence of programs that have a direct impact on the community and, socialization that changes community behavior to care about stunting prevention programs, strengthening the competence of TPK cadres, strengthening convergence and multi-stakeholder involvement, integrated monitoring and evaluation and utilization of stunting risk family data in handling stunting cases.