Search Articles & Publications

Showing 572 articles found for "Efektivitas"

EFEKTIVITAS PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI DESA ULANTA, KECAMATAN SUWAWA, KABUPATEN BONE BOLANGO

Rahmawati, Siti, Aneta, Yanti, Solihin, Dwi Indah Yuliani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Program Ketahanan Pangan di Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Fokus penelitian ini menggunakan teori efektivitas Richard M. Steers (2013) yang meliputi… liputi pencapaian tujuan (goal achievement), integrasi (integration), dan adaptasi (adaptation). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, dan masyarakat Desa Ulanta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Ketahanan Pangan di Desa Ulanta tergolong cukup efektif. Pada aspek pencapaian tujuan, program mampu membantu meningkatkan ketersediaan pangan masyarakat melalui kegiatan pertanian dan perikanan, bantuan bibit, pupuk, sarana produksi pertanian, serta dukungan modal usaha. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi kendala seperti perubahan cuaca, serangan hama tanaman, dan fluktuasi harga hasil panen. Pada aspek integrasi, terdapat kerja sama dan koordinasi yang cukup baik antara pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, dan masyarakat dalam pelaksanaan program melalui musyawarah dan partisipasi masyarakat. Sementara pada aspek adaptasi, pemerintah desa bersama masyarakat mampu menyesuaikan pelaksanaan program terhadap berbagai perubahan dan kendala yang terjadi melalui koordinasi, evaluasi, dan musyawarah bersama. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Program Ketahanan Pangan di Desa Ulanta telah berjalan cukup efektif karena mampu mencapai sebagian besar tujuan program, membangun kerja sama yang baik antar pihak terkait, serta memiliki kemampuan dalam menyesuaikan program terhadap berbagai perubahan dan tantangan yang terjadi selama pelaksanaan program. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi efektivitas Program Ketahanan Pangan serta menggunakan pendekatan penelitian yang berbeda agar diperoleh hasil penelitian yang lebih luas dan mendalam.

Analisis Hukum Terhadap Penipuan Penyalahgunaan Data Pribadi Melalui Media Sosial Whatsapp

Sitti Nur Halija, Wahyu Rasyid, Muthmainnah MS, Hartono Hamzah
Abstract: Keanekaragaman Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi meningkatkan penggunaan media sosial, melainkan menimbulkan risiko penyalahgunaan data pribadi, termasuk melalui WhatsApp. Penelitian ini tujuannya menganalisis… sis penipuan melalui penyalahgunaan data pribadi pada WhatsApp dalam sistem hukum indonesian serta pertanggungjawaban pidana pelakunya menurut peraturan perundang-undangan. Penelitian ini memakai metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangaan dan konseptual. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penyalahgunaan data pribadi melalui WhatsApp umumnya dilakukan melalui phishing, pencurian identitas, pengambilalihan kaun, dan pemanfaatan informasi pribadi secara melaawan hukum. Perlindungan hukum sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, Undaqng-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Kitab Undaqng-Undang Hukum Pidana. Berdqasarkan teori pertanggungjawaban pidana Roeslan Saleh, pelaku bisa dimintai pertanggungjawaban apabila memenuhi unsur tindak pidana, mempunyai kebisaan bertanggung jawab, terdapat kesalahan, serta tidak terdapat alasan ppembenar ataupun pemaaf. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi digital, perkembangan modus kejahatan siber, dan belum optimalnya penegakan hukum. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan literasi digital dan efektivitas penegakan hukum guna memperkuat pelindungan data pribadi. Advancements in information and communication technology have increased social media usage but also created risks regarding the misuse of personal data, including via WhatsApp. This study aims to analyze fraud involving the misuse of personal data on WhatsApp within the Indonesian legal system and the criminal liability of perpetrators under prevailing legislation. The research employs a normative legal method utilizing statutory and conceptual approaches, with qualitative analysis of primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings indicate that the misuse of personal data via WhatsApp typically occurs through phishing, identity theft, account takeovers, and the unlawful use of personal information. Legal protections are established under Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection, Law Number 1 of 2024 concerning Electronic Information and Transactions, and the Criminal Code. Based on Roeslan Salehs theory of criminal liability, a perpetrator can be held liable if the elements of the criminal offense are met, the individual possesses the capacity for liability, fault is established, and there are no grounds for justification or excuse. However, implementation faces challenges such as low digital literacy, evolving cybercrime methods, and suboptimal law enforcement. Therefore, enhancing digital literacy and the effectiveness of law enforcement is essential to strengthen personal data protection.

Penerapan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Persetujuan Lingkungan Pada Kegiatan Izin Usaha Pertambangan Nikel Di Kabupaten Luwu Timur

Rini Wahyuni, Abdul Rahman Nur, Salmi, Haedar Djidar, Muh. Rifqy Ramadhan
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya pelanggaran Persetujuan Lingkungan dalam kegiatan pertambangan nikel di Kabupaten Luwu Timur yang berdampak pada kerusakan ekologis, sementara penjatuhan sanksi administratif… belum memberikan efek jera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penegakan sanksi administratif, mengidentifikasi kendala hukum, serta merumuskan solusi penegakan hukum lingkungan di daerah. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi masih didominasi oleh teguran tertulis dan tindakan perbaikan teknis. Hambatan utama bersumber dari resentralisasi wewenang pasca-Undang-Undang Cipta Kerja, keterbatasan personel pengawas bersertifikasi, dan gugatan korporasi ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Sebagai solusi, penelitian ini merumuskan pengoptimalan rekomendasi Berita Acara Pengawasan ke pusat, penerapan prinsip pencemar membayar (polluter pays principle), peluncuran Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) daerah, penggunaan diskresi darurat, serta pembentukan Satuan Tugas Terpadu lintas yurisdiksi. Solusi ini menjadi langkah strategis untuk menguatkan kolaborasi kelembagaan dan menjamin kelestarian lingkungan yang berkelanjutan. This study is motivated by widespread violations of Environmental Approvals in nickel mining activities in East Luwu Regency, resulting in ecological damage, while administrative sanctions have failed to provide a deterrent effect. This research aims to analyze the effectiveness of administrative sanction enforcement, identify legal obstacles, and formulate environmental law enforcement solutions at the regional level. The method employed is normative legal research utilizing statutory and conceptual approaches. The results indicate that sanction implementation is still dominated by written warnings and technical corrective actions. Primary obstacles stem from the recentralization of authority post-Job Creation Law, a shortage of certified supervisory personnel, and corporate lawsuits filed with the State Administrative Court. As a solution, this study proposes optimizing Supervision Minutes recommendations to the central government, applying the polluter pays principle, launching regional Company Performance Rating Programs in Environmental Management (PROPER), utilizing emergency discretion, and establishing a cross-jurisdictional Integrated Task Force. These solutions serve as strategic steps to strengthen institutional collaboration and ensure sustainable environmental protection. 

PENERAPAN E-KINERJA DALAM PENINGKATAN AKUNTABILITAS DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN POHUWATO

Malik, Siti Anisa, Aneta, Asna, Nan, Yacob Noho
Abstract: Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong instansi pemerintah untuk mengadopsi teknologi digital dalam pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu implementasinya adalah penggunaan… n aplikasi E-Kinerja yang bertujuan meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan E-Kinerja dalam peningkatan akuntabilitas di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato yang ditinjau dari aspek akuntabilitas waktu, akuntabilitas hasil, dan akuntabilitas finansial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang terdiri atas pejabat struktural, operator sistem, dan staf pelaksana. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Kinerja mampu meningkatkan akuntabilitas kinerja pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato. Pada aspek akuntabilitas waktu, sistem E-Kinerja mendorong kedisiplinan pegawai dalam melaporkan aktivitas kerja secara tepat waktu melalui kewajiban penginputan kinerja harian. Pada aspek akuntabilitas hasil, setiap aktivitas kerja harus sesuai dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan didukung oleh bukti fisik yang diverifikasi oleh atasan sehingga hasil kerja menjadi lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Pada aspek akuntabilitas finansial, E-Kinerja meningkatkan transparansi dan objektivitas dalam pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang didasarkan pada capaian kinerja. Dengan demikian, penerapan E-Kinerja berkontribusi dalam menciptakan sistem penilaian kinerja yang lebih akuntabel, transparan, dan berbasis kinerja di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato.

MARKETING MIX STRATEGI MARKETING MIX DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN (STUDI KASUS TOKO BERAS FELISHA DI DESA PADANG TEPONG KECAMATAN ULU MUSI KABUPATEN EMPAT LAWANG)

Santi, Novaria, Milla, Hilyati, Suryani, Ade Irma
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing mix yang digunakan Toko Beras Felisha dalam meningkatkan volume penjualan di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang. Penelitian menggunakan… akan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data primer diperoleh dari pemilik toko, karyawan, dan konsumen, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi serta literatur pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Beras Felisha menerapkan strategi marketing mix 4P yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Strategi produk menekankan jaminan kualitas, kebersihan, dan penyediaan beberapa jenis beras sesuai kebutuhan konsumen. Strategi harga dilakukan secara kompetitif dengan mempertimbangkan biaya produksi, harga pasar, dan kualitas produk. Strategi tempat didukung oleh lokasi yang strategis di jalan lintas, mudah dijangkau, memiliki lahan parkir, serta tata letak produk yang rapi. Strategi promosi masih dilakukan secara konvensional melalui personal selling dan word of mouth. Volume penjualan meningkat dari 5 ton pada tahun 2023 menjadi 8 ton pada tahun 2024 dan 10 ton pada tahun 2025. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan marketing mix 4P berkontribusi terhadap peningkatan volume penjualan. Strategi yang paling efektif adalah produk dan tempat, kemudian harga, sedangkan promosi merupakan strategi yang paling rendah efektivitasnya sehingga masih perlu dikembangkan.

ANALISIS PEMANFAATAN DAN TATA KELOLA LIMBAH DAUR ULANG DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN IBU RUMAH TANGGA (STUDI KASUS: BANK SAMPAH SARING SEROJA RW 13 KELURAHAN RANCAEKEK KENCANA)

Febriany, Salsabila Venia, Suhardi, Mulyadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemanfaatan limbah daur ulang, sistem tata kelola limbah daur ulang, serta implikasi pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang dalam meningkatkan kesejahteraan… ibu rumah tangga pada Bank Sampah Saring Seroja RW 13 Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan limbah berbasis masyarakat sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas pengurus Bank Sampah Saring Seroja dan ibu rumah tangga yang menjadi anggota aktif bank sampah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan limbah daur ulang telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pemilahan sampah, penimbangan, pencatatan tabungan sampah, penjualan sampah anorganik, serta pemanfaatan sampah organik menggunakan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) dan pembuatan kompos. Tata kelola Bank Sampah Saring Seroja telah menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsivitas, partisipasi, dan efektivitas, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana, fluktuasi harga jual sampah, dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang memberikan implikasi positif terhadap kesejahteraan ibu rumah tangga melalui peningkatan pendapatan tambahan, meningkatnya pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan, bertambahnya hubungan sosial antaranggota, serta meningkatnya partisipasi dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.

Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama

Muci Herliyanto, Nurdian Setiawan, Vinni Helvionita
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membangun toleransi antarumat beragama, menganalisis tren penelitian, mengidentifikasi efektivitas, serta tantangan implementasinya.… mplementasinya. Menggunakan metode tinjauan sistematis literatur atas publikasi dalam lima tahun terakhir, studi ini menemukan peningkatan signifikan dalam perhatian akademis, mencapai puncak publikasi sembilan artikel pada 2023 dan delapan artikel pada 2025. PKn terbukti efektif menumbuhkan pemahaman kognitif tentang keberagaman, keterampilan berpikir kritis, dan sikap empatik, terutama pada mahasiswa yang umumnya menunjukkan tingkat toleransi sangat tinggi serta internalisasi nilai kerukunan. Lembaga pendidikan formal, didukung guru sebagai teladan dan fasilitator, mengintegrasikan nilai multikultural dan moderasi beragama dalam kurikulum, membentuk sikap inklusif. Namun, studi mengidentifikasi tantangan seperti kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan perilaku praktis, munculnya sikap eksklusif pada mahasiswa, penurunan standar perilaku antaragama di beberapa periode, serta pengaruh lingkungan luar sekolah dan perbedaan latar belakang siswa. Faktor kearifan lokal dan kebijakan publik adaptif juga berperan penting. Studi ini berkontribusi dengan mensintesis literatur yang terfragmentasi, menyajikan gambaran holistik tentang dinamika PKn dalam konteks toleransi, dan menyoroti celah kunci untuk penelitian mendatang. PKn merupakan instrumen krusial, namun efektivitasnya sangat bergantung pada implementasi holistik, menuntut penelitian longitudinal dan kontekstual untuk menjembatani kesenjangan teori-praktik.

Analisis Spasial Titik Dan Jalur Evakuasi Bencana Banjir

Rahma Nursetya Utami, Hasti Widyasamratri
Abstract: Banjir merupakan bencana dengan frekuensi kejadian tertinggi di Indonesia, tercatat 10.678 kejadian dalam sepuluh tahun terakhir (BNPB). Minimnya jalur evakuasi yang memadai memperparah dampaknya terhadap manusia dan lingkungan,… gkungan, sehingga penentuan jalur evakuasi yang aman dan efisien, didukung titik evakuasi yang jelas, menjadi krusial dalam mitigasi bencana banjir. Kajian ini menggunakan metode literatur review pada tiga lokasi studi kasus. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa jalur evakuasi umumnya dirancang berdasarkan waktu tempuh, kondisi jalan, dan kemiringan lereng, sedangkan titik evakuasi berperan sebagai titik awal (assembly point) dan titik akhir (shelter point). Sintesis ketiga studi menunjukkan bahwa optimalisasi jalur menjadi faktor penentu utama efektivitas evakuasi, sementara titik evakuasi berfungsi sebagai faktor pendukung aksesibilitas dan keamanan jalur. Temuan ini diharapkan menjadi bahan rujukan bagi pemetaan wilayah berisiko banjir dan kesiapsiagaan bencana di Indonesia.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG KOMUNIKASI DIGITAL: KAJIAN PUSTAKA

M. Hasby
Abstract: Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat membangun, menyampaikan, menerima, dan menanggapi pesan. Komunikasi yang sebelumnya banyak bergantung pada interaksi tatap muka dan media konvensional kini… berlangsung melalui internet, media sosial, aplikasi pesan instan, surat elektronik, konferensi video, dan berbagai platform digital. Artikel ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung komunikasi digital serta mengidentifikasi manfaat, perubahan pola komunikasi, dan tantangan yang muncul dalam penggunaannya. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Literatur diperoleh dari artikel ilmiah, laporan lembaga resmi, serta regulasi yang relevan, dengan prioritas pada publikasi dalam sepuluh tahun terakhir. Literatur dianalisis melalui tahap identifikasi, seleksi, klasifikasi, analisis, dan sintesis berdasarkan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi informasi telah berkembang dari sekadar perangkat pengolahan data menjadi infrastruktur komunikasi yang menghubungkan individu, kelompok, organisasi, pemerintah, dan masyarakat secara lebih cepat dan luas. Teknologi digital meningkatkan kecepatan penyampaian informasi, interaktivitas, aksesibilitas, dokumentasi, serta kemampuan melakukan komunikasi lintas ruang dan waktu. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti persoalan berupa misinformasi, disinformasi, pelanggaran privasi, keamanan data, cyberbullying, ujaran kebencian, tekanan untuk selalu terhubung, dan kesenjangan digital. Oleh karena itu, efektivitas komunikasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh literasi digital, etika komunikasi, kemampuan mengevaluasi informasi, dan kesadaran terhadap keamanan data. Kajian ini menghasilkan model integratif yang menempatkan literasi digital, etika digital, kemampuan berpikir kritis, dan keamanan informasi sebagai faktor penguat pemanfaatan teknologi informasi untuk menciptakan komunikasi digital yang efektif dan bertanggung jawab.

Efektivitas Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Abdomen Pada Anak Dengan Helminthiasis

Shofia Malika Irhaz, Triani Rahmadewi
Abstract: Helminthiasis merupakan penyakit infeksi yang masih banyak terjadi pada anak usia sekolah dan dapat menimbulkan nyeri perut, diare, mual, muntah, serta gangguan tidur dan makan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan efektivitas… ktivitas kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada anak dengan helminthiasis di RSUD Wates. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada An. H usia 14 tahun dengan diagnosis keperawatan nyeri akut. Intervensi dilakukan selama 3×24 jam meliputi pengkajian nyeri, pemberian kompres hangat pada abdomen 3 kali sehari selama 10–15 menit, pengaturan lingkungan nyaman, memfasilitasi istirahat, pemberian edukasi pasien dan keluarga, serta kolaborasi pemberian paracetamol 450 mg setiap 8 jam. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan intensitas nyeri dari skala 6/10 menjadi 2/10, disertai berkurangnya keluhan nyeri perut, ekspresi wajah lebih rileks, peningkatan kualitas tidur, nafsu makan membaik, serta peristaltik usus kembali normal. Kesimpulan menunjukkan bahwa pemberian kompres hangat yang dikombinasikan dengan intervensi komprehensif lainnya efektif dalam menurunkan nyeri akut pada anak dengan helminthiasis.