Abstract:Perkembangan kontrak lintas negara dalam era globalisasi dapat menimbulkan kompleksitas dalam penerapan hukum, terutama hal tersebut terjadi dalam keadaan memaksa (overmacht atau force majeure). Artikel ini memberikan sudut…
dut pandang penulis terhadap kasus antar Institut Pertanian Bogor ( IPB) dan Amerika Serikat perihal kegiatan ekspor 800 ekor kera, yang kemudian menimbulkan sengketa dikarenakan tindakan dokter IPB yang melumpuhkan induk kera dan menyuntik mati anak kera tersebut. Amerika menilai tindakan dokter IPB tersebut sebagai wanprestasi dan perbuatan melawan hukum, sedangkan pihak IPB berargumen bahwa hal itu merupakan keadaan memaksa (overmacht ). Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perbandingan hukum ( comperative law), menelaah pengaturan overmacht dalam hukum Indonesia, Amerika Serikat, dan Swiss, serta mengaitkannya dengan asas-asas Hukum Perdata INternasional ( Lex Loci Contractus, Lex Loci Solutionis, Lex Loci Delicti Commissi, dan Lex Cause). Hasil penelitian menunjukan bahwa overmacht diakui dalam hukum Indonesia dan Swiss, sehingga tindakan dokter IPB tersebut dapat dibenarkan. sedangkan dalam hukum Amerika Serikat , force majeure lebih sempit dan bergantung pada klausul kontrak, sehingga tindakan dokter tersebut tidak langsung bisa dianggap benar. Perbedaan ini menimbulkan ketidakpastian hukum dalam kontrak internasional. Artikel ini akan menjelaskan pentingnya pencantuman klausul force majeure dan choice of law dalam kontak lintas negara serta perlunya harmonisasi hukum internasional terkait standar keadaan memaksa
Abstract:Febrile seizures are a common emergency in children aged 6 months to 5 years and can cause significant anxiety in parents. Proper early management of febrile seizures largely depends on parent's knowledge as the primary…
caregivers. Inadequate knowledge may lead to inappropriate first aid measures that can worsen the child's condition. This research aims to identify the level of parent's knowledge regarding first aid management for children experiencing febrile seizures in Sei Mencirim. This study uses a descriptive design method with a cross-sectional approach. The population in this study are all parents who brought their children for treatment to the Sei Mencirim Community Health Center in the last three months, wiht a sample of 36 respondents taken using an accidental sampling technique. The research instrument is a questionnaire consisting of 25 questions. Data analysis was carried out univariately to describe the level of respondents' knowledge. The results of the study show that parental knowledge based on the management of febrile seizures, parents have a good level of knowledge of 55.6%. Based on the administration during seizures, parental knowledge is in the sufficient category of 38.9%. Based on the administration of medication from the hospital after the child is treated, parental knowledge is in the good category off 66.7%. Based on information about seizures, parental knowledge is in the good category of 75.0%. concluded that the level of parental knowledge about first aid for children experiencing febrile is in the good category of 80.5%.
Abstract:Dunia perbankan, mengalami perkembangan pesat, oleh karena itu persaingan produk-produk pada perbankan tida dapat dihindarkan dan semakin ketat. Salah satunya yaitu pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Perbankan harus…
us memiliki strategi pemasaran efektif dan efesien, sehingga mendukung kegiatan operasional perusahaan untuk menguasai segmen pasar, serta pula memiliki daya tarik untuk memasarkan produk KPR agar dapat menarik nasabah atau konsumen serta bersaing dengan perbankann lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan taktik dan strategi pemasaran Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jember dalam meninngkatkan jumlah nasabah pada produk pembiayaan KPR. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dengan karyawan bagian marketing Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jember yang bertanggungjawab atas pemasaran produk KPR sehingga mendapatkan data yang akurat pada proses penelitian yang diteliti.Melalui wawancara dan observasi dapat diketahui bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bank BTN KC Jember dalam memasarkan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah dengan menggunakan segmenting, targeting,positioning (STP) dan marketing mix 4P (product,Price,Promotion,Place).
Abstract:Kinerja karyawan sangat berpengaruh dalam penentuan produktivitas suatu perusahaan. Apabila kinerja karyawan di sebuah perusahaan baik, maka produktivitas perusahaan tersebut akan meningkat dan hal ini dapat menyebabkan…
keuntungan pada perusahaan tersebut bertambah. Begitu pula sebaliknya, apabila kinerja karyawan tersebut buruk, maka produktivitas perusahaan tersebut akan menurun. Salah satu hal yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut yaitu beban kerja mental. Beban kerja mental merupakan sesuatu keadaan yang dialami oleh seseorang yang memberi tekanan dalam hidupnya. Semakin tinggi tekanan yang dirasakan karyawan itu, maka semakin rendah kinerja yang bisa dicapainya. Salah satunya yaitu pada pekerja-pekerja di Pabrik Tahu MTB. Berdasarkan data-data perbandingan nilai rata-rata tiap faktor untuk menghitung beban kerja mental dapat disimpulkan bahwa faktor beban kerja mental yang paling berpengaruh yaitu performansi kerja yang menyatakan tingkat kepuasan yang dirasakan terhadap kinerja yang telah dilakukan yaitu sebesar 85. Rata-rata nilai kebutuhan mental dan kebutuhan fisik bernilai sama yaitu sebesar 80.5 yang menyatakan bahwa beban kerja para pekerja yang membutuhkan fisik dan mental bernilai sama .Terdapat 6 faktor yang mempengaruhi beban kerja para pekerja yaitu Mental Demand,Physical Demand, Temporal Demand,Performance,Frustation, Effort. Berdasarkan hasil dari perhitungan dapat diketahui jumlah karyawan yang memiliki tingkat beban kerja mental kategori tinggi sekali dengan rata-rata WWL 85.66 yang berjumlah 4 orang dan kategori tinggi dengan rata-rata WWL 71.22 yang berjumlah 6 orang.
Abstract:The problem in this study is that Accounting Learning Outcomes have not met expectations in the 11th grade Accounting students of SMK Negeri 1 Patumbak. This study aims to determine the effect of Self-Efficacy and Learning…
ng Motivation on Learning Outcomes, with Learning Independence as a moderating variable, in 11th grade students at SMK Negeri 1 Patumbak. This research was conducted at SMK Negeri 1 Patumbak, located at Jl. Ujung Defense, Lantasan Baru, Patumbak District, Deli Serdang Regency, North Sumatra. This study used an ex post facto approach. The population was 35 11th grade Accounting students. The sample size was 35 students, using total sampling. Data collection was conducted through documentation and questionnaire distribution. The questionnaire was first tested for validity and reliability. The collected data was then processed using multiple linear regression with SPSS version 30 software. The results of this study indicate that: (1) Self-efficacy has a positive and significant effect on students' accounting learning outcomes. This is indicated by a regression coefficient of 0.321 with a significance level of 0.021, which is less than 0.05. (2) Learning motivation has a positive and significant effect on students' accounting learning outcomes. The analysis results show a regression coefficient of 0.428 with a significance level of 0.004, which is less than 0.05. (3) Self-efficacy and learning motivation simultaneously have a significant effect on students' accounting learning outcomes. This is proven by a calculated F-value of 18.672 with a significance level of 0.000, which is less than 0.05. (4) Learning independence moderates the effect of self-efficacy on accounting learning outcomes. This is indicated by the significance value of the interaction variable between self-efficacy and learning independence of 0.043, which is less than 0.05. (5) Learning independence moderates the influence of learning motivation on accounting learning outcomes. The analysis results show a significance value of the interaction variable between learning motivation and learning independence of 0.029, which is less than 0.05. This means that learning independence strengthens the influence of learning motivation on students' accounting learning outcomes
Abstract:Sistem informasi laporan keuangan adalah kegiatan pencatatan laporan keuangan yang diterapkan guna mempermudah dalam proses pengolahan data keuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi pengelolaan…
aan transaksi keuangan pada sekolah berbasis web. Sistem informasi ini meliputi sistem pencatatan, pembuatan jurnal umum, buku besar, dan neraca saldo. Pihak bendahara sekolah melakukan proses pencatatan masih menggunakan Ms. Excel. Terkait hal tersebut, dirancang sebuah sistem berbasis akuntansi guna membantu dalam proses pencatatan transaksi keuangan pada sekolah menengah pertama (SMP). Lokasi pengabdian dilakukan pada SMP 24 Padang. Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) ini dapat membantu mengurangi redudansidata, menghasilkan informasi secara cepat, tepat dan akurat serta data laporan keuangan dapat disimpan dengan baik. Metode yang digunakan dalam perancangan aplikasi ini adalah Object Oriented Programming (OOP) dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML) dalam analisis perancangan sistem.
Hasil kegiatan ini adalah berupa rancangan sistem informasi akuntansi yang dapat mempermudah pencatatan transaksi keuangan yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelaksanaan workshop dengan tema “Tanggung Jawab dan Konsekuensi” yang ditujukan kepada anak-anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Kota Medan. Workshop ini dilatarbelakangi…
elakangi oleh pentingnya pembentukan karakter sejak dini, khususnya dalam hal pemahaman terhadap dampak dan konsekuensi dari setiap tindakan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian anak masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer nilai-nilai tanggung jawab, membentuk pola pikir yang lebih dewasa, serta meningkatkan kesadaran anak dalam menghadapi konsekuensi secara positif. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dengan pengasuh, studi literatur, penyusunan materi, pelaksanaan workshop secara interaktif, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya tanggung jawab, ditandai dengan perubahan perilaku seperti lebih disiplin, mandiri, serta adanya keinginan memperbaiki diri setelah melakukan kesalahan. Workshop ini juga mendukung pengasuh dalam membina karakter anak secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal pembentukan pribadi yang bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan sosial di masa depan.
Abstract:Perkebunan adalah segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah, dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu…
pengetahuan dan teknoligi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat. Perkebunan Membang Muda merupakan salah satu perkebunan yang terletak di kecamatan kualuh hulu, kabupaten Labuhanbatu Utara provinsi Sumatera Utara yang memiliki beberapa afdeling. Namun masih banyak karyawan yang kesulitan dalam mencari area penyebaran pemupukan dan jadwal pemupukan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang menggunakan teknologi web untuk memetakan area penyebaran pemupukan di Perkebunan Membang Muda. Dimulai dengan analisis kebutuhan dan perancangan aplikasi menggunakan Aliran Sistem Informasi (ASI), Unifield Modeling Language (UML), Entity Relationship Diagram (ERD), Flowchart, hingga tahap pengujian. Hasil pengujian terhadap aplikasi web SIG ini menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat membantu karyawan dalam mencari informasi area penyebaran pemupukan di Perkebunan Membang Muda. Tujuannya dengan adanya aplikasi ini, karyawan dapat lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan informasi tentang area penyebaran pemupukan di Perkebunan Membang Muda
Abstract:Pembangunan desa saat ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi, Aparatur pemerintah desa yang menjadi pelayan masyarakat harus bisa menguasai teknologi informasi sehingga pelayan kepada masyarakat bisa optimal.…
timal. Perancangan sistem dan teknologi informasi dibutuhkan untuk mempersiapkan organisasi dalam merencanakan pemakaian teknologi dan sistem informasi untuk organisasinya. Desa Perbarakan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Pemerataan kesejahteraan di wilayah desa Perbarakan Kab. Deli Serdang belum sepenuhknya baik. adapun tujuan yang akan dicapai adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi desa Perbarakan berbasis web. Dengan menggunakan teknologi komputer sehingga proses pengolahan data menjadi lebih mudah dan laporan lebih cepat, efektif dan akurat.
Abstract:This study aims to examine the application of the High-Low method, Scatterplot, and Least Squares in cost analysis, particularly in separating fixed and variable cost behavior. The research uses a library research approach…
ch by collecting and reviewing literature from textbooks, journals, and official publications related to cost estimation and cost behavior modeling. The findings indicate that the High-Low method is simple because it uses only the highest and lowest activity levels, but its accuracy is limited due to reliance on extreme data points. The Scatterplot method provides a visual representation of the relationship between cost and activity, helping identify patterns and potential outliers; however, its results may vary due to subjective judgment in determining the cost line. Meanwhile, the Least Squares method is considered the most accurate because it utilizes all available data to produce the best-fit regression line, although it requires more complex calculations and statistical understanding. Overall, the selection of the most suitable method depends on the objective of the analysis, data availability, and the level of accuracy required