Search Articles & Publications

Showing 2236 articles found for "Bagi"

ANALISIS PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT GLOSTAR INDONESIA SUKABUMI

Revi Audes Saputri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh beberapa variabel prediktor (Q11, Q12, Q13, Q14, Q15, Q21, Q22, Q23, Q24, dan Q25) terhadap enam variabel dependen (Y1, Y2, Y3, Y4, Y5, dan Y6) menggunakan analisis&#8230; regresi. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode statistik yang tepat, termasuk analisis ANOVA untuk menguji signifikansi model serta koefisien regresi untuk mengevaluasi pengaruh individu dari masing-masing variabel prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi untuk Y1 sangat signifikan, dengan nilai F yang tinggi (20.703, p < 0.001) dan koefisien determinasi yang tinggi (R Square = 0.912), menunjukkan bahwa sebagian besar variasi dalam Y1 dapat dijelaskan oleh variabel prediktor yang digunakan. Variabel-variabel Q24 dan Q25 secara khusus memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Y1. Namun, untuk variabel Y2, Y3, Y4, Y5, dan Y6, hasilnya bervariasi. Y2 menunjukkan model yang signifikan secara keseluruhan tetapi tanpa variabel prediktor yang signifikan secara individual. Y3 menunjukkan signifikansi model yang lebih rendah dibandingkan Y1 dan Y2, sementara Y4 dan Y5 tidak menunjukkan signifikansi sama sekali. Y6 menunjukkan model yang signifikan, dengan Q24 dan Q25 memiliki pengaruh yang berlawanan terhadap variabel dependen. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang variabilitas prediktabilitas berbagai variabel dependen berdasarkan variabel prediktor yang digunakan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya melihat lebih dalam pada interaksi antara variabel-variabel independen serta mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi hasil dari model regresi.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PEMASARAN RELASIONAL TERHADAP KEPUTUSAN MENGINAP DI HOTEL SUKABUMI

Galuh Panggraina
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan pemasaran  relasional terhadap keputusan menginap di hotel  di Sukabumi. Kualitas pelayanan diukur menggunakan dimensi spesifisitas, keandalan,&#8230; keandalan, daya tanggap, keamanan, dan empati. Pemasaran relasional saat ini diukur dengan kepercayaan, komitmen, komunikasi, dan manajemen konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap responden  yang melibatkan 30 responden yang  menginap di hotel di Sukabumi. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda untuk menguji hipotesis yang diajukan .Temuan menunjukkan bahwa  kualitas pelayanan dan pemasaran relasional mempunyai dampak positif dan signifikan terhadap keputusan akomodasi. Kualitas layanan  ditemukan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan pemasaran relasional . Hasil ini menunjukkan bahwa hotel harus fokus pada peningkatan kualitas pelayanan agar lebih efektif mempengaruhi keputusan menginap pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku bisnis perhotelan dalam merancang strategi  pemasaran dan pelayanan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.

ANALISA PENGARUH KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA PT.CANDRA MEGA SEJAHTERA

Katerina Barek Teluma
Abstract: Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam memperoleh kinerja terbaik dari karyawan. Tidak hanya berfokus pada keterampilan dan keahlian, manajemen SDM juga berkewajiban membangun perilaku&#8230; u kondusif yang mendorong karyawan untuk mencapai kinerja optimal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai intervening variabel dengan sampel karyawan PT.Candra Mega Sejahtera. Sebannyak 18 kuesioner dibagikan kepada responden terpilih dan digunakan sebagai analisis statistik. Pengukuran kualitas kehidupan kerja terdiri dari pertumbuhan dan pengembangan serta upah dan keuntungan. Kepuasan kerja terdiri dari lima factor yaitu pekerjaan itu sendiri,upah, promosi,hubungan dengan atasan dan rekan kerja (Kednall dan Hulin 1969).Sedangkan kinerja karyawan terdiri dari enam factor, kualitas, kuantitas, keahlian, pengetahuan, ketepatan waktu dan komunikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa sangatlah penting untuk kita dapat menganalisis kebijakan dan fasilitas yang disediakan perusahaan terlebih dahulu. Dua hal tersebut menjadi pebting karena mampu mendukung kesehatan dan kehadiran karyawan secara umum.

ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Olivia, Ahmad Sabri, Sasmi Nelwati
Abstract: Metode pengajaran yang inovatif dan kreatif yang mengutamakan pemikiran kritis, keterlibatan siswa, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan dari Model pembelajaran ini adalah untuk membantu siswa menjadi&#8230; pemikir yang lebih otonom, kreatif, dan inventif yang dapat memecahkan masalah, menghasilkan ide-ide baru, dan menggunakan apa yang telah mereka pelajari di dunia nyata. Dengan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan prinsip-prinsip dan jenis-jenis model pembelajaran Inovasi dalam Pendidikan Agama Islam. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (Library Reseach) yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan datanya berupa studi literatur, dan analisis datanya menggunkan metode analisis isi (Content Analysis). Temuan ini menunjukkan bahwa tersedianya model pembelajaran Inovasi yang dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam akan memberikan inspirasi bagi siswa untuk mempelajari materi. Awalnya, pembelajaran Pendidikan Agama Islam terasa membosankan ketika menggunakan model tradisional yang terbatas di dalam kelas; namun, dengan menggunakan model CTL, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan di luar kelas, yang pada akhirnya akan menciptakan lingkungan yang menarik karena siswa diberi keleluasaan untuk mengekspresikan diri mereka. Dalam hal ini, Pendidikan Agama Islam menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran yang mutakhir, termasuk Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Kontekstual, Pemecahan Masalah, Pendidikan Agama Islam, dan Pembelajaran Kooperatif.

ANALISIS UANG PANAI ADAT BUGIS DALAM PERNIKAHAN PERSPEKTIF ISLAM

Anggina Yusila Heryanto, Fatimatuzzahra, Muhibban
Abstract: Praktik uang panai, yang telah menjadi bagian dari tradisi di beberapa masyarakat, mengundang perdebatan yang menarik dalam konteks hukum Islam. Uang panai merupakan pembayaran sejumlah uang atau barang kepada pihak perempuan&#8230; mpuan sebagai syarat untuk pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam tentang Uang Panai dalam perkawinan adat Bugis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat Bugis, menganggap "Uang Panai" sebagai tradisi penting dalam perkawinan adat mereka. Meskipun Islam tidak mengatur secara spesifik mengenai Uang Panai, namun memberikan kebebasan (mubah). Agama Islam tidak melarang pemberian Uang Panai dalam tradisi perkawinan adat Bugis walaupun nilai dari uang panai tersebut tinggi karena tidak ada dalil yang menunjukkan hal tersebut. Yang terpenting, pemberian Uang Panai tidak boleh melanggar prinsip-prinsip Islam, tidak ada unsur keterpaksaan, sesuai kemampuan dan kesanggupan pihak laki-laki. Dengan demikian, dalam perspektif Islam, uang panai bukan hanya merupakan kewajiban materi, tetapi juga simbol dari tanggung jawab dan penghargaan dalam hubungan pernikahan yang seimbang dan saling menghormati.

GAMBARAN DAMPAK PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN TUSUK GIGI TERHADAP KONDISI JARINGAN PERIODONTAL PADA MASYARAKAT RT 026 KELURAHAN LILIBA

Simamora, Friska, Ferdinan Fankari, Rosa Virginia P. Kaha
Abstract: Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam mulut seseorang bebas dari kotoran seperti debris, plak, dan calculus. Pemeliharaan kesehatan gigi dapat dilakukan melalui upaya menggosok gigi yaitu&#8230; tu dua kali sehari pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur. Tusuk gigi merupakan alat bantu untuk membersihkan gigi sebelum ditemukannya sikat gigi. Bentuk tusuk gigi yang tidak sesuai dengan anatomis gusi dan gigi, justru akan menyebakan luka dan pendarahan bagi gusi. Tusuk gigi yang tidak steril juga dapat menimbulkan infeksi pada rongga mulut. Kebiasaan menusuk gigi yang digunakan untuk membersihkan gigi dapat menyebabkan radang gusi (gingivitis) dan pendalaman sulkus gingival. Tujuan : Untuk mengetahui tingkat usia penggunaan tusuk gigi, tingkat pengetahuan penggunaan tusuk gigi dan mengidentifikasi gambaran dampak penggunaan tusuk gigi terhadap kondisi jaringan periodontal pada masyarakat Rt 026  Kelurahan Liliba. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian desktiptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan menggunakan kuesioner dan melakukan pemeriksaan langsung menggunakan format CPITN. Dalam penelitian ini yang di teliti adalah tingkat usia, pengetahuan penggunaan tusuk gigi, dampak penggunaan tusuk gigi pada masyarakat. Kesimpulan: Responden yang paling banyak menggunakan tusuk gigi berusia 36-45 tahun dan tingkat penahuan masyarakat tentang dampak penggunaan tusuk gigi sebagian besar dalam kriteria buruk 86%, dan kondisi jaringan periodontal dampak penggunaan tusuk gigi berupa poket dangal sebanyak 35%.

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP AKTUALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MATA KULIAH PENDIDIKAN KARAKTER DI IAIN PALANGKA RAYA

Febrianti, Indah, Riscky Edy Prayetno, Reza Purwadi
Abstract: Pendidikan karakter merupakan usaha mewujudkan individu yang memiliki karakter baik. Pendidikan karakter berperan penting dalam pembentukan karakter individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa&#8230; a tentang aktualisasi pendidikan karakter dalam mata kuliah di IAIN Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Adapun teknik analisis Miles and Huberman yang terdiri dari langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pendidikan karakter dalam mata kuliah di IAIN Palangka Raya yakni mahasiswa memandang pendidikan karakter sebagai suatu proses mengajar tentang bagaimana cara individu berperilaku yang mana tercakup komponen pengetahuan, tata nilai, dan perilaku sehingga dapat membentuk karakter yang baik bagi individu tersebut. Pendidikan karakter memiliki peranan yang penting dalam membentuk karakter baik bagi mahasiswa. Dalam mata kuliah pendidikan karakter nilai-nilai karakter yang ditanamkan terdiri dari jujur, sopan santun, disiplin, bertanggung jawab, amanah, rasa hormat, keberanian, adil, tekun, setia kawan, integritas, dan kebangsaan yang sesuai dengan nilai ajaran agama. Bentuk pengaktualisasian pendidikan karakter dalam mata kuliah pendidikan karakter yakni dilakukan dengan memberikan contoh permasalahan di dunia nyata maupun dunia maya yang kemudian dihubungkan dengan pendidikan karakter. Pendidikan karakter dinilai efektif dalam meningkatkan karakter mahasiswa.

KONSEP BELAJAR DAN MENUNTUT ILMU DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Sukma Eka Wijaya, Roja Saputra, Nofita Sari, Hasep saputra, Abdur Rahman
Abstract: Penelitian ini membahas konsep belajar dan menuntut ilmu dari sudut pandang Islam, berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah. Pendidikan adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Dalam Islam, pendidikan difokuskan pada pengembangan&#8230; bangan pengetahuan dan akhlak yang baik. Tujuan utama pendidikan Islam adalah mencapai kesempurnaan moral, dan pendidikan berfungsi sebagai alat untuk mencapainya. Dalam artikel ini, subjek pendidikan dan etika menuntut ilmu dibahas dengan menggunakan sumber-sumber Islam. Analisis isi kualitatif digunakan sebagai metode penelitian; data utama berasal dari Al-Qur'an dan Sunnah, serta data sekunder dari literatur yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Islam menekankan pentingnya pendidikan yang menyeluruh yang mencakup aspek akademik, moral, dan spiritual. Objektif pendidikan, cara belajar, dan peran guru dalam Islam adalah beberapa topik diskusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman kita tentang perspektif Islam tentang proses belajar dan menuntut ilmu, serta implikasinya untuk praktik pendidikan modern.

ANALISIS MENU UNIK DAN BERBEDA DI WARUNG BAKSO LAVA UMMU AKBAR TERHADAP PENINGKATAN USAHA DARI BRANDING WARUNG (STUDI KASUS: TANJUNG MORAWA, DELI SERDANG)

Zikri Habibi Djunaidi, Audri Fadillah Saputri, Hani Widari, Nazla Hazwani, Zainarti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menu unik dan berbeda di Warung Bakso Lava Ummu Akbar, mengevaluasi dampak dari menu-menu tersebut terhadap branding warung, dan memahami bagaimana branding yang kuat dapat meningkatkan&#8230; ingkatkan usaha Warung Bakso Lava Ummu Akbar. Dalam melakukan penelitian ini penulis memilih warung bakso lava ummu akbar sebagai tempat rujukan observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data primer dengan observasi langsung datang dan wawancara mendalam (In-Depth Interview) di warung bakso lava ummu akbar dengan pemilik, karyawan dan pelanggan itu sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi menu unik dan branding yang kuat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan usaha di industri kuliner. Warung Bakso Lava Ummu Akbar menjadi contoh inspiratif bagi pelaku usaha kuliner lainnya dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Hasil yang bisa penulis dapatkan setelah melakukan penelitian tersebut yakni ada unsur pemasaran yang penting agara usaha tersebut dalam bersinergi dalam jangka waktu yang panjang. Dari hasil wawancara penulis mendapatkan hasil berkenaan dengan giat usaha dari pemilik yang memulai dari hanya masakan rumahan hingga dapat membuka 6 gerai usaha tersebar di sumatera utara. Adanya konsistensi serta kesabaran dari pemilik usaha dalam mengembangkan produk kulinernya, saran dan masukan terkait menu serta cita rasa menjadi sorotan utama bagi seorang pemilik untuk dapat mengembangkan usaha tersebut. Terdapat dorongan dari orang terdekat juga yang membuat pemilik semakin yakin dalam mengembangkan usahanya. Dengan mempromosikan makanan yang dihidangkan dan memberi rekomendasi kepada orang lain agar mencicipi kanan tersebut.

ANALISIS INTEGRATIF MANAJEMEN STRATEGIK, BUDAYA ORGANISASIDAN KINERJA : SEBUAH KAJIAN KOMPREHENSIF

Trisna Safitri, Intan Nirwana, Muria Maulana, Ahmad Muktamar
Abstract: Dalam perkembangan terkini, keterkaitan antara strategi organisasi dan budaya organisasi menjadi perhatian utama baik bagi akademisi maupun praktisi manajemen. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa strategi yang dirumuskan&#8230; skan dengan baik akan sia-sia jika tidak diterapkan secara efektif. Oleh karena itu, organisasi tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merancang strategi, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya dengan efektif. Penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam mengenai penerapan manajemen strategik dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi budaya serta kinerja organisasi. Penelitian bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang strategi efektif dalam menerapkan strategi yang selaras dengan budaya organisasi, sehingga dapat meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Penelitian ini memanfaatkan metodologi tinjauan literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali wawasan dari berbagai perspektif. Sumber data diperoleh melalui perpustakaan online dan platform akademis terkemuka seperti Google Scholar, serta literatur dan penelitian terdahulu dari artikel jurnal nasional dan internasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen strategik dimulai dengan perumusan strategi, kemudian diimplementasikan ke dalam tindakan nyata. Pada tahap awal proses implementasi, terdapat tiga pertanyaan kunci yang harus dijawab: Apa yang harus dicapai? Bagaimana cara mencapainya? Siapa yang bertanggung jawab?. Selain itu, ditemukan pula adanya hubungan timbal balik antara manajemen strategik dan elemen-elemen organisasi lainnya, seperti budaya dan kinerja organisasi.