Search Articles & Publications

Showing 1942 articles found for "Nilai"

BELAJAR MATEMATIKA DARI BUDAYA LOKAL: PENGENALAN SATUAN UKUR TRADISIONAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

Ayu Yarmayani, Diliza Afrila, Deki Syaputra ZE, Satrio Pamungkas
Abstract: Pembelajaran matematika yang bermakna menuntut adanya keterkaitan antara konsep abstrak dengan pengalaman nyata siswa. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mencapai tujuan tersebut adalah integrasi matematika dengan… budaya lokal. Matematika pada hakikatnya tidak terpisah dari kehidupan manusia melainkan berkembang seiring dengan aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Budaya lokal sebagai konstruksi sosial yang dinamis mencakup sistem nilai, norma, pengetahuan, dan praktik kehidupan yang dapat dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini menelaah pentingnya integrasi satuan ukur tradisional dalam pembelajaran matematika sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Satuan ukur tradisional seperti suku dalam pengukuran emas, tumbuk dalam pengukuran tanah serta canting dan gantang dalam pengukuran beras digunakan sebagai contoh penerapan konsep matematika formal. Konversi satuan emas suku ke satuan baku gram () dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan konsep bilangan desimal dan nilai tempat secara kontekstual. Satuan tumbuk mendukung pemahaman konsep luas dan perkalian, sedangkan canting dan gantang membantu siswa memahami perbedaan satuan baku dan tidak baku serta konserp konversi satuan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemanfaatan satuan ukur tradisional tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual matematika, tetapi juga menumbuhkan apresiasi siswa terhadap budaya lokal serta meningkatkan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.

TRANSFORMASI SUMBER DAYA LOKAL MENJADI PRODUK BERNILAI JUAL: WORKSHOP MOTIVASI BERWIRAUSAHA BAGI MAHASISWA

Hi. Posi, Sahrul, Irsad Muhammad, Nasrula Kaiyeli, Suharli Manoma
Abstract: North Halmahera Regency has abundant natural resources, but their utilization is still limited to the sale of raw materials with low economic value. This community service activity aims to foster entrepreneurial motivation… on among Hein Namotemo University students by transforming local resources into high-value products. The method used is Participatory Learning and Action (PLA), which includes the stage of observing local potential, a motivational workshop, and mentoring in developing a simple business model. The results of the activity showed a 90% increase in student understanding in identifying business opportunities based on regional potential. In addition, a student business startup group was formed that was able to design innovative product value propositions. The conclusion of this community service is that the motivational workshop is effective in changing the mindset of students from job seekers to business opportunity creators by leveraging regional comparative advantages.

SOSIALIASI BAHAYA INFORMASI HOAKS DAN PENGUATAN ETIKA DIGITAL BAGI KADER HMI MPO CABANG ROKAN HULU

Ridho Harapan Bunda, Welven Aida, Muliati, Putri Anjani, Wahyuni Simanjuntak
Abstract: Penyebaran informasi hoaks di era digital menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan sosial, hukum, dan moral masyarakat, termasuk di kalangan mahasiswa. Rendahnya kesadaran hukum digital dan lemahnya etika bermedia di… i lingkungan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Rokan Hulu melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Tujuannya ialah meningkatkan pemahaman hukum dan etika digital melalui sosialisasi berbasis hukum normatif dan pelatihan partisipatif. Kegiatan yang diikuti oleh 26 kader HMI mencakup penyampaian materi hukum tentang larangan penyebaran hoaks menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 jo. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pelatihan verifikasi informasi dan penerapan etika digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman hukum dan etika digital peserta dengan kenaikan nilai rata-rata dari 64,2 menjadi 88,1. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini menghasilkan Modul Literasi Hukum Digital dan Etika Informasi, video edukatif “Kader HMI Cerdas Digital,” serta pembentukan Tim Literasi Hukum dan Etika Digital HMI MPO Cabang Rokan Hulu. Kegiatan ini berdampak positif secara akademik dan sosial, menumbuhkan kesadaran hukum digital, memperkuat perilaku etis bermedia, serta menjadi model efektif pengabdian hukum normatif bagi organisasi mahasiswa Islam.

PENDIDIKAN KARAKTER DAN LITERASI GENERASI EMAS SEBAGAI JALAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MASYARAKAT DESA MAPPETATAJANG

Hasrul Sunny, Al-Iman, Muh. Reza, Muh. Yusuf, Dini Aminarti, Ainun, Husnaeni
Abstract: Pendidikan karakter dan literasi merupakan pilar penting dalam membangun generasi emas yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Desa Mappetatajang melalui… alui penguatan pendidikan karakter berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Approach (CBPA) dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kesadaran literasi, serta penguatan nilai-nilai karakter masyarakat. Integrasi pendidikan karakter dan literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.

DIGITALISASI LAYANAN PUBLIK DAN PELESTARIAN BUDAYA LOKAL IMPLEMENTASI KKN SMART VILLAGE DI DESA USSU

Rahma Cahyani, Ninis Renita S, Hera, Amelia, Yurnita Gujali, Ragil Arrayyan, Desi, Nabila Fatika Sari Z, Rezha Fauziah, Sriwulandari Bahtiar, Nurcindy, Desi
Abstract: Transformasi digital yang semakin cepat menuntut desa untuk beradaptasi menuju konsep desa cerdas tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal yang telah mengakar. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Smart Village di Desa Ussu,… Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, dilaksanakan sebagai langkah memperkuat identitas budaya masyarakat melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan pemanfaatan kekuatan dan potensi lokal sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan melalui tahapan discovery, design, define, hingga refleksi dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Program KKN ini menghasilkan sejumlah pencapaian penting, seperti pengembangan website resmi desa, penerapan layanan administrasi digital melalui Digides (Digitalisasi Desa), penyusunan infografis layanan publik, serta pembuatan video edukasi digital. Inovasi-inovasi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan literasi digital warga, efektivitas layanan administrasi, keterbukaan tata kelola, serta meningkatnya peran aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi yang dipadukan dengan kearifan lokal mampu menciptakan tata kelola desa yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, KKN Smart Village di Desa Ussu dapat dijadikan contoh model pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa cerdas berbasis kearifan lokal di era digital.

PENGARUH DESA WISATA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT LOKAL DI DESA WISATA PANDAI BESI MEKARMAJU KABUPATEN BANDUNGh

Wentri Merdiani, Arip Adnan Kurniawan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desa wisata dan partisipasi masyarakat terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal di Desa Wisata Pandai Besi Mekarmaju, Kabupaten Bandung. Indonesia, sebagai negara… ara kepulauan, memiliki potensi pariwisata yang besar, dan desa wisata menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan perekonomian lokal. Desa Mekarmaju yang terkenal dengan kerajinan logamnya, menunjukkan potensi yang signifikan namun belum sepenuhnya tergarap. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 261 responden masyarakat lokal. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, dengan nilai skor indeks sebesar 69,5% yang menunjukkan kategori “Baik”. Partisipasi masyarakat juga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan, di mana keterlibatan warga dalam aktivitas wisata mendorong stabilitas usaha dan tambahan pendapatan. Hasil menunjukkan bahwa desa wisata dan partisipasi masyarakat secara simultan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal, dengan nilai F hitung sebesar 119,418 dan signifikansi 0,000. Partisipasi masyarakat memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan variabel desa wisata, dengan nilai koefisien regresi masing-masing sebesar 0,666 dan 0,160. Nilai R² sebesar 0,507 menunjukkan bahwa 50,7% variasi pendapatan dijelaskan oleh dua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata harus dilakukan secara partisipatif agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI GREEN DAKWAH DAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN BERBASIS NILAI KEISLAMAN DI DESA BASSIANG TIMUR KABUPATEN LUWU

Putri Irda Aprilla, Dahliyani, Genta Buana Pratama, Fitri Ramadani B, Hilwa Muthia Hilal Umar, Ihsanul Maliki, Muh. Alif Tegar
Abstract: Kondisi darurat ekologi saat ini menuntut pendekatan menyeluruh yang menyatukan prinsip-prinsip keagamaan dengan upaya konservasi alam. Kelurahan Bassiang Timur mempunyai kapasitas strategis untuk mengimplementasikan gagasan… asan dakwah hijau sebagai metode pemberdayaan komunitas yang berlandaskan ajaran Islam. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KKN) dari Universitas Islam Negeri Palopo dijalankan mengusung konsep "Dakwah Hijau dan Pendidikan Lingkungan" sebagai realisasi tridharma pendidikan tinggi. Pelaksanaan program mengaplikasikan metodologi Asset-Based Community Development (ABCD) lewat proses inkulturasi, discovery, perancangan strategis, pelaksanaan, dan evaluasi. Penghimpunan informasi diselenggarakan melalui pengamatan partisipatif, tanya jawab mendalam, pencatatan, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam aktivitas komunitas. Inisiatif ini sukses menaikkan kepedulian warga mengenai urgensi konservasi ekologi dari sudut pandang Islam lewat pengkajian fiqh ekologi, membangun literasi ekologis dan religius di kalangan anak-anak, serta menyediakan prasarana penunjang seperti papan informatif pengelolaan limbah dan wadah sampah terpisah. Aktivitas pembelajaran Kitab Suci untuk anak-anak juga menguatkan dasar keimanan sambil menanamkan sikap peduli ekologi. Secara menyeluruh, inisiatif KKN ini sukses menyatukan dakwah Islam dengan kampanye kepedulian ekologi, menghasilkan skema pemberdayaan komunitas yang menyeluruh dan berkesinambungan berlandaskan kebijaksanaan setempat dan ajaran Islam.

GREEN DAKWAH BERBASIS ABCD, PENGEMBANGAN BANK SAMPAH SEBAGAI PENDIDIKAN LINGKUNGAN DI DESA PAMMESAKANG

Muftihaturrahmah, Nurhalisa, Rizky Fauziah, Nur Rahma, Husnul Khatimah, Hidayat Nurwahid Saleh, Ahmad Muhajir, Afham Mamu, Andi Musafir Rusyaidi, Nilam PermatasarI Munir
Abstract: Penelitian ini membahas implementasi Green Dakwah berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) dalam pengembangan bank sampah sebagai media pendidikan lingkungan di Desa Pammesakang. Pendekatan ABCD digunakan untuk… menggali potensi lokal masyarakat, termasuk modal sosial, budaya gotong royong, dan nilai-nilai keagamaan yang menjadi dasar gerakan dakwah ekologis. Melalui metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan limbah, tetapi juga sebagai ruang edukasi lingkungan yang mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup berkelanjutan. Program Green Dakwah terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ekologis melalui integrasi nilai-nilai Islam, seperti amanah, kebersihan, dan tanggung jawab sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat mampu memperkuat keberlanjutan bank sampah dan menjadikannya model pemberdayaan berbasis aset lokal. Dengan demikian, pendekatan ABCD dalam Green Dakwah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekaligus membangun kemandirian masyarakat Desa Pammesakang.

MERAWAT KERUKUNAN DARI AKAR RUMPUT: IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DAN HARMONISASI SOSIAL MELALUI PROGRAM KKN UIN PALOPO DI DESA MAKKUASENG

Muthahhir Ramadhan, Arpadil, Muh. Rasdi Amru, Fahmi Mubarak Gufri, Astrid Wayuningsi, Nur Sazmi, Reihana Nur Islami, Muhisra Nursanti, Nurfadillah, Andayani, Munawarah Yusuf
Abstract: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Palopo dengan tema Moderasi Beragama dan Harmonisasi Sosial di desa Makkuaseng, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, bertujuan untuk memperkuat nilai toleransi serta menjaga… kerukunan dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini dilaksanakan melalui dialog antar umat, pendidikan moderasi beragama di sekolah, penyusunan buku saku, kampanye daring, dan pendampingan pembacaan Al-Qur’an untuk generasi muda. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan efek positif yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai kehidupan rukun di tengah keragaman, tumbuhnya semangat gotong royong dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial serta keagamaan. Kehadiran mahasiswa KKN disambut dengan baik dan dianggap memberikan manfaat yang nyata serta kontribusi berkelanjutan sebagai contoh peningkatan budaya damai di lingkungan masyarakat.

POSTER HALALAN THAYYIBAN: EDUKASI RINGKAS UNTUK MAHASISWA DI WARUNG BU DESI

Azharina Fauziah, Himmatul Aliyah, Resa Wulan Sari, Laily Ramadhani N.R, Najkha Alfan A.S, M. Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap konsep halalan thayyiban, menilai efektivitas poster sebagai media edukasi ringkas, dan mengeksplorasi penerapan prinsip Falsafah Kesatuan Ilmu di… warung Bu Desi. Penelitian menggunakan metode kualitatif lapangan dengan wawancara, observasi, dan analisis poster sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap halalan thayyiban lebih menekankan pada kualitas, kebersihan, dan kesegaran makanan. Poster edukasi efektif meningkatkan kesadaran mahasiswa dan memfasilitasi komunikasi antara pemilik warung dan konsumen. Penerapan Falsafah Kesatuan Ilmu terlihat dari integrasi nilai agama, etika, dan praktik sosial dalam pengelolaan warung, yang juga menjadi sarana pembelajaran informal bagi mahasiswa. Kesimpulannya, kombinasi pengalaman konsumsi langsung, poster edukasi, dan praktik etis memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap makanan halal dan thayyib, serta dapat menjadi model edukasi konsumsi yang efektif.