Search Articles & Publications

Showing 962 articles found for "Tuhan"

ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP EFEKTIVITAS PENGGUNAAN CANVA DALAM MENDESAIN PRESENTASI KULIAH

Mutiara Putri, Zarra Hanura IL, Jesi Alexander Alim, Mitha Dwi Anggriani
Abstract: This study aims to explore students’ perceptions of the effectiveness of using canva in designing lecture presentations. The background of this study stems from the rapid development of digital technology that encourages… es the use of design applications as a means of supporting the learning process. The research method used was a quantitative survey involving 30 students as respondents who were selected purposively, namely those who had direct experience using canva. The data collection instrument was a Likert scale questionnaire with 20 statements covering aspects of ease of use, time efficiency, quality and creativity, academic benefits, collaboration, limitations, and satisfaction levels. The results showed that the majority of students had a positive view of using canva. This application was considered easy to operate even without in-depth design skills, helping to speed up the preparation of presentations, while also improving the quality and creativity of the display. In addition, canva is considered to provide real academic benefits, support collaboration, and encourage the exploration of diverse visual styles. However, there are still a number of weaknesses, such as the limitations of the free version, visual designs that are considered less suitable for formal academic contexts, and a small number of students who feel that their creative space is limited. From this research, it can be concluded that canva can be used as an alternative medium to support the learning process in higher education, particularly in developing students' presentation skills. Lecturers and educational institutions can also utilize canva as an innovative learning tool that encourages creativity, collaboration, and improves the quality of material delivery. In addition, the results of this study can be used as a basis for developing policies on the use of digital media in academic activities that are more effective and relevant to students' needs. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa mengenai efektivitas penggunaan canva dalam merancang presentasi perkuliahan. Latar belakang kajian ini berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi digital yang mendorong pemanfaatan aplikasi desain sebagai sarana penunjang proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah survey kuantitatif yang melibatkan 30 mahasiswa sebagai responden yang dipilih secara purposive, yakni mereka yang memiliki pengalaman langsung menggunakan canva. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert dengan 20 butir pernyataan yang mencakup aspek kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, kualitas dan kreativitas, manfaat akademik, kolaborasi, keterbatasan, serta tingkat kepuasan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap penggunaan canva. Aplikasi ini dinilai mudah dioperasikan meskipun tanpa keahlian desain yang mendalam, membantu mempercepat penyusunan presentasi, sekaligus meningkatkan mutu dan kreativitas tampilan. Selain itu, canva dianggap memberi manfaat akademik nyata, mendukung kerja sama, dan mendorong eksplorasi gaya visual yang beragam. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah kelemahan, seperti keterbatasan fitur versi gratis, desain visual yang dinilai kurang sesuai untuk konteks akademik formal, serta sebagian kecil mahasiswa yang merasa ruang berkreasi mereka terbatasi. Dari penelitian ini dapat ditemukan bahwa canva dapat dijadikan media alternatif untuk menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan keterampilan presentasi mahasiswa. Dosen dan institusi pendidikan juga dapat memanfaatkan canva sebagai sarana pembelajaran inovatif yang mendorong kreativitas, kolaborasi, serta peningkatan kualitas penyampaian materi. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan penggunaan media digital dalam kegiatan akademik yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

ANALISIS MEDIA SOSIAL DALAM MENETAPKAN SEGMENTASI PASAR DAN DEMOGRAFI KONSUMEN STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN GLOBAL APPLE

Aliefya Rahil Naftaly, Denis Stiyansah, Eden Dendie, Magdalena Siregar, Okki Heriyanto, Shera Tri Andini, Tita Apriani, Yuyun Yuniarsih
Abstract: Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, media sosial telah menjadi salah satu alat penting dalam strategi pemasaran modern. Perusahaan-perusahaan besar, termasuk Apple, semakin mengandalkan platform… media sosial untuk membangun hubungan dengan konsumen, memahami perilaku pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam proses segmentasi pasar dan pemahaman demografi konsumen, dengan mengambil Apple sebagai objek studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Data yang diperoleh mencakup konten promosi, respons audiens, serta pola interaksi pengguna. Segmentasi pasar dilakukan berdasarkan variabel demografis seperti usia, jenis kelamin, lokasi, dan minat konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memungkinkan Apple untuk mengidentifikasi segmen pasar secara lebih akurat dan menjangkau audiens yang relevan. Selain itu, analisis demografi konsumen melalui media sosial membantu perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih personalisasi dan efektif. Dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari media sosial, Apple dapat menyesuaikan produk, layanan, dan kampanye pemasaran sesuai dengan karakteristik demografis dan perilaku konsumen. Penelitian ini juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dan data digital dalam pengambilan keputusan pemasaran, serta memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan global dapat memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan keterlibatan dan loyalitas pelanggan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika pemasaran di era digital, serta peran media sosial dalam segmentasi pasar dan analisis demografi konsumen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain dalam merancang strategi pemasaran yang lebih berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan konsumen.

MODEL-MODEL EVALUASI PENDIDIKAN

Lilik Anirowati, Siti Rahma, Nur Komariah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai model evaluasi pendidikan yang digunakan dalam proses pengukuran dan penilaian efektivitas program pembelajaran maupun kebijakan pendidikan. Melalui pendekatan… katan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menelusuri konsep, karakteristik, serta kelebihan dan kekurangan dari beberapa model evaluasi pendidikan yang paling dikenal, seperti model CIPP, model Tyler, model Countenance, model Stake, dan model Kirkpatrick. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap model memiliki orientasi dan pendekatan yang berbeda-beda, tergantung pada tujuan, konteks, serta jenis program yang dievaluasi. Model CIPP cenderung digunakan untuk evaluasi yang bersifat komprehensif dan berorientasi pada perbaikan program, sementara model Tyler lebih fokus pada pencapaian tujuan instruksional. Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak ada satu model evaluasi yang bersifat universal, sehingga pemilihan model evaluasi harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik lembaga pendidikan. Temuan ini memperkuat pentingnya pemahaman mendalam terhadap teori evaluasi serta fleksibilitas dalam implementasinya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik, perencana pendidikan, dan peneliti dalam menentukan pendekatan evaluasi yang tepat guna meningkatkan mutu pendidikan.

PENGEMBANGAN DAN INOVASI KURIKULUM

Siti Rahma, Muh Taufik, Romadhon, Lilik Anirowati, Nur Komariah
Abstract: Pengembangan dan inovasi kurikulum merupakan elemen kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan global, sistem pendidikan Indonesia telah mengalami berbagai reformasi… masi kurikulum, seperti Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum 2013 (K13), hingga konsep Merdeka Belajar. Setiap kurikulum dirancang untuk menciptakan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu bersaing secara global. Inovasi seperti kebijakan Full-Day School dan Merdeka Belajar mencerminkan upaya penggabungan antara pendidikan akademik dan pembentukan karakter. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memiliki peranan penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, inovasi kurikulum bukanlah sebatas revisi administratif, tetapi merupakan langkah strategis dalam menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan zaman, peserta didik, serta nilai-nilai luhur bangsa. Pengembangan kurikulum harus dilaksanakan secara berkelanjutan, partisipatif, dan adaptif agar mampu mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan relevan dengan tuntutan masa depan.

PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP FASILITAS DAN DESAIN HOTEL SYARIAH DI JABODETABEK

Muhlis, Novita Anggraeni
Abstract: Pariwisata halal di Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, ditandai dengan meningkatnya kebutuhan akan akomodasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Hotel syariah hadir sebagai jawaban atas kebutuhan wisatawan muslim… slim dengan menyediakan fasilitas ibadah, makanan halal, serta desain yang sesuai ketentuan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap fasilitas dan desain hotel syariah di wilayah Jabodetabek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 150 responden yang pernah menginap di hotel syariah. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik Weighted Mean Score (WMS) untuk mengetahui tingkat penilaian responden pada setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek fasilitas, responden memberikan penilaian sangat tinggi dengan rata-rata skor 4,760 – 4,880. Fasilitas ibadah, termasuk ketersediaan perlengkapan shalat di kamar dan area bersuci, merupakan aspek yang paling diapresiasi. Pada aspek desain, rata-rata penilaian responden berada di atas 4,300, dengan apresiasi tinggi terhadap tata letak yang memperhatikan arah kiblat serta ketiadaan dekorasi berbentuk makhluk hidup. Namun, pemisahan ruang tunggu atau ruang pertemuan pria dan wanita memperoleh skor relatif lebih rendah (4,127). Temuan ini menegaskan bahwa hotel syariah di Jabodetabek telah memenuhi ekspektasi tamu muslim, meskipun masih perlu perbaikan pada aspek diferensiasi gender untuk memperkuat identitas syariah dan meningkatkan daya saing di industri perhotelan.

PERAN TAUHID DALAM MENGURANGI PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA

Sholikha, Maulida Mar’atus, Al-Arif, Muhammad Asrori, Chamami, M. Rikza
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam peran Tauhid dalam mengurangi perilaku konsumtif mahasiswa. Di era modern, mahasiswa sering terpengaruh tren media sosial, tekanan teman sebaya, dan dorongan menjaga gengsi,… si, sehingga banyak yang membeli barang bukan karena kebutuhan, melainkan tuntutan gaya hidup. Perilaku seperti ini jelas bertentangan dengan nilai Tauhid yang menekankan kesederhanaan, pengendalian diri, dan orientasi hidup kepada Allah. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman nyata mahasiswa dalam menghadapi dorongan konsumtif, pemaknaan mereka terhadap Tauhid, serta strategi spiritual yang dipakai untuk menahan perilaku berlebihan. Wawancara dilakukan dengan tiga mahasiswa. Dari pengalaman mereka terlihat bahwa Tauhid bukan hanya konsep teologis, tetapi juga pedoman praktis yang membentuk kesadaran, mendorong sikap moderat, dan menumbuhkan gaya hidup sederhana yang berorientasi pada ibadah. Penelitian ini menunjukkan bahwa Tauhid dapat menjadi landasan spiritual bagi mahasiswa dalam menghadapi budaya konsumtif yang semakin kuat di kalangan generasi muda. Dengan mengintegrasikan nilai Tauhid dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa diharapkan mampu membangun ketahanan terhadap tekanan materialistik sekaligus menumbuhkan sikap rendah hati, tanggung jawab, dan pengabdian kepada Allah.

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH KOTAMOBAGU SULAWESI UTARA

Paputunga, Anton, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di MTs Muhammadiyah Kotamobagu, menganalisis proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program… m peningkatan kompetensi guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Strategi yang diterapkan meliputi peningkatan kesejahteraan guru, sertifikasi guru profesional, supervisi akademik, MGMP, pelatihan daring dan luring, mentoring, serta penegakan tata tertib secara tegas. Kompetensi yang menjadi prioritas utama adalah kompetensi kepribadian karena dianggap sebagai dasar dalam membangun komunikasi, keteladanan, dan motivasi kerja guru. Proses perencanaan program dilakukan pada akhir tahun ajaran berdasarkan analisis kebutuhan melalui supervisi administrasi pembelajaran dan praktik mengajar. Evaluasi program dilakukan pada akhir tahun ajaran dengan melihat hasil belajar siswa dan antusiasme siswa terhadap pembelajaran. Faktor pendukung meliputi perencanaan, fasilitator, administrasi, fasilitas, dan evaluasi, sedangkan faktor penghambat utama adalah keterbatasan kesiapan pemateri dalam pelaksanaan program.

ANALISIS PERBANDINGAN PARADIGMA EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TEORI DAN URGENSINYA

Liling, Muhammad Riswan, Herdah, Herdah
Abstract: Evaluasi pembelajaran merupakan komponen krusial dalam menentukan keberhasilan pendidikan Bahasa Arab di tengah dinamika perubahan kurikulum dan tantangan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan… berbagai paradigma evaluasi pembelajaran Bahasa Arab, meninjau landasan teorinya, serta mengkaji urgensinya dalam meningkatkan kualitas instruksional. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, artikel ini membedah berbagai model evaluasi, mulai dari model tradisional yang cenderung berfokus pada hasil akhir (tes tulis) hingga model komprehensif seperti CIPP (Context, Input, Process, Product) yang mengevaluasi keseluruhan sistem pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa paradigma evaluasi yang efektif harus mengintegrasikan elemen kognitif seperti metakognisi dan umpan balik formatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih responsif dan bermakna. Urgensi evaluasi tidak hanya terletak pada pengukuran tingkat penguasaan materi oleh siswa, tetapi juga sebagai alat bagi pendidik untuk melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap strategi pengajaran agar tetap adaptif terhadap kebutuhan zaman. Penelitian ini merekomendasikan transisi dari paradigma evaluasi yang bersifat statis menuju model evaluasi adaptif yang menyeimbangkan indikator kognitif, afektif, dan psikomotorik secara menyeluruh.

KH. HASYIM MUZADI DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM

Imam Adi Marianto, Maragustam Siregar
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran KH. Hasyim Muzadi serta kontribusinya terhadap transformasi pendidikan Islam kontemporer, sebagai respons terhadap kebutuhan integrasi nilai tradisional pesantren dengan tuntutan pendidikan… endidikan modern yang adaptif dan berkarakter. Penelitian bertujuan menganalisis, mensintesis, dan mengembangkan konsep pendidikan Islam moderat berdasarkan karya, ceramah, dan praktik KH. Hasyim Muzadi. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif studi pustaka, dengan sumber data dari literatur akademik dan karya tulis terkini (2020–2025), dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menilai relevansi pemikiran tokoh terhadap pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan pemikiran KH. Hasyim Muzadi menekankan moderasi, integrasi kurikulum agama dan umum, pendidikan karakter, serta pendekatan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, transformasi pendidikan Islam dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip moderasi, pedagogi kontekstual, dan inovasi kurikulum, sehingga menghasilkan generasi yang adaptif, kompeten, dan berkarakter.

KINERJA EPISTEMOLOGI ISLAM KETERJALINAN NALAR BAYANI, BURHANI, IRFANI MUHAMMAD ABID AL JABARI

Lisa Amelia, Sri Murhayati
Abstract: Nalar bayani, irfani, dan burhani merupakan tiga kerangka epistemologis utama dalam tradisi keilmuan Islam yang berperan penting dalam proses pembentukan, pengembangan, dan validasi pengetahuan. Ketiga nalar ini tidak berdiri… rdiri secara terpisah, melainkan saling melengkapi dalam membangun pemahaman manusia terhadap realitas, baik yang bersumber dari wahyu, akal, maupun pengalaman spiritual. Nalar bayani bertumpu pada teks-teks otoritatif, khususnya Al-Qur’an dan Hadis, dengan penekanan pada pemahaman kebahasaan, penafsiran, dan penalaran normatif. Melalui pendekatan ini, kebenaran ilmu ditentukan berdasarkan kesesuaian makna dengan teks dan otoritas keagamaan, sehingga nalar bayani berperan besar dalam pengembangan ilmu-ilmu keislaman seperti fikih, tafsir, dan ushul fikih. Sementara itu, nalar irfani menekankan dimensi batin dan pengalaman spiritual sebagai sumber pengetahuan. Nalar ini berangkat dari keyakinan bahwa kebenaran tidak hanya dapat dicapai melalui teks dan rasio, tetapi juga melalui penyucian jiwa, intuisi, dan pengalaman langsung dengan realitas transenden. Pengetahuan dalam nalar irfani bersifat subjektif namun mendalam, karena diperoleh melalui proses kontemplasi, riyadhah, dan kedekatan spiritual kepada Tuhan. Oleh karena itu, nalar irfani banyak berkembang dalam tradisi tasawuf dan filsafat spiritual Islam, dengan tujuan mencapai pemahaman hakikat yang melampaui makna lahiriah. Adapun nalar burhani berpijak pada rasio dan logika demonstratif sebagai sarana utama dalam memperoleh kebenaran. Nalar ini menekankan argumentasi rasional, kausalitas, dan pembuktian sistematis yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam tradisi Islam, nalar burhani banyak digunakan dalam filsafat, ilmu kalam rasional, serta pengembangan ilmu pengetahuan yang bersifat empiris dan analitis. Kebenaran dalam nalar burhani diukur melalui konsistensi logis dan kesesuaian antara teori dan realitas.