Search Articles & Publications

Showing 962 articles found for "Tuhan"

AKSIOLOGI ISLAM Fungsi dan Tujuan Ilmu Serta Keterjalinan Nilai Metakosmos,Makrokosmos dan Mikrokosmos

Puaddi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tripatrik dalam aksiologi Islam,yang membagi realitas menjadi tiga dimensi utama :metakosmos,makrokosmos dan mikrokosmos.ketiga unsur ini tidak dipandang sebagai entitas yang… g terpisah,tetapi sebagai sistem yang saling terhubung dan mencerminkan keesaan tuhan dalam struktur kosmo.studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan,dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer terkait filsafat islam,sains,dan tasawuf.hasil analisis ini menunjukkan bahwa metakosmos merepresentasikan realitas ilahiah sebagai sumber nilai dan makna,makrokosmos sebagai alam semesta yang dapat diobservasi,dan mikrokosmos sebagai manusia yang memiliki unsur jasmani dan rohan,relasi antara ketiga lapisan ini menjadi dasar dalam membangun epistemology sain islam yang integrative,menggabungkan aspek rasional,etis,dan spiritua. Pendekattan inin jga menjawab tantangan dualisme antara ilmu dan agama dalam pendidikandan pengembangan ilmu pengetahuan kontenporer.penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi tripatrik kosmos dapat menjadi landasan dalam merancang system pendiikan dan pengembangan sains yang holistik dan beroreitasi pada keberlanjutan moral dan spiritual umat manusia.                                                                                                                                           

KINERJA EPISTEMOLOGI ISLAM DALAM PENDEKATAN MULTIDISIPLINER, INTERDISIPLINER DAN TRANSDISIPLINER

An Nisa Alya, Sri Murhayati
Abstract: Epistemologi islam yang bersumber pada integrasi wahyu (naqliyah) dan rasio (aqliyah), kini tidak lagi berdiri sendiri dalam koridor ilmu agama murni, melainkan berperan sebagai basis nilai dalam dialog lintas ilmu. Seiring… ing dengan meningkatnya kompleksitas tantangan global di era 2025, integrasi ilmu pengetahuan melalui berbagai model pendekatan lintas disiplin menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia akademik dan riset. Penelitian ini membahas tentang Pendekatan Multidisipliner, Interdisipliner dan Transdisipliner yang dikembangkan oleh PTKI di Indonesia.

INTEGRASI ISLAM DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN FIQIH

An Nisa Alya, Kadar M. Yusuf
Abstract: Dalam proses pembelajaran, kualitas atau mutu menjadi suatu hal yang mutlak harus ada. Oleh karenanya, dalam perkembangan banyak model yang ditawarkan oleh beberapa pakar pendidikan, salah satunya adalah integrasi sains… dan agama dalam proses pendidikan. Pembelajaran pendidikan agama Islam harus mampu mengubah sesuatu yang masih bersifat kognitif menjadi makna dan nilai serta harus di internalisasikan dalam diri perserta didik. Sains dan agama dalam perspektif Islam yaitu memiliki dasar metafisik yang sama, dengan tujuan pengetahuan yang diwahyukan maupun diupayakan adalah mengungkapkan ayat-ayat Tuhan, motivasi dibalik pencarian kealaman matematis-upaya mengetahui ayat-ayat Tuhan di alam semesta. Dengan integrasi pendidikan agama Islam dengan sains dan teknologi diharapkan pembelajaran yang dilaksanakan menjadi lebih bermakna dan mudah dipahami. Sehingga tujuan pendidikan agama Islam dalam mengarahkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, bertaqwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya yaitu kitab suci Al- Quran dan Al- Hadits, melalui kegiatan bimbingan pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman dapat terlaksana. Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran fikih bertujuan untuk menyatukan ilmu agama dan sains secara harmonis untuk menghasilkan pemahaman yang holistik, tidak memisahkan keduanya secara dikotomi. Pendekatan ini mengaitkan materi fikih dengan prinsip-prinsip sains untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang ilmiah dan keimanan yang kuat, membentuk pribadi berakhlak mulia, dan mampu menerapkan ilmunya secara bertanggung jawab untuk kebaikan manusia dan alam.

EDUPRENEURSHIP SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI

Minatu Dhorifah, Dewi Fatimah Azzahra, Padmisari Kumara, Lestari, Reva Indah, Ferida Rahmawati
Abstract: Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai… ai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.

KONSUMSI KONTEN DAKWAH DIGITAL DAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL MAHASISWA: KAJIAN EMPIRIS DI KALANGAN GENERASI Z

Sirun, Akhmad Kastalani, Surawan , Surawan
Abstract: Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi informasi keagamaan, terutama di kalangan generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat konsumsi konten dakwah digital… l dan kesejahteraan spiritual siswa generasi Z, serta menganalisis hubungan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terhadap 25 mahasiswa yang aktif mengakses media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden secara rutin mengakses konten dakwah digital, terutama melalui YouTube, Instagram, dan TikTok. Mahasiswa menilai konten dakwah digital tidak hanya memperluas akses terhadap ilmu agama, tetapi juga menjadi sumber spiritual yang inspiratif, relevan, dan menenangkan. Tingkat kesejahteraan spiritual mereka juga tinggi, ditandai dengan kedekatan dengan Tuhan, ketenangan batin, dan makna hidup. Temuan ini selaras dengan teori Kegunaan dan Kepuasan, di mana media digunakan untuk memenuhi kebutuhan spiritual secara aktif. Penelitian ini menekankan pentingnya kualitas konten dakwah serta peran figur ustadz yang otentik dalam membangun spiritualitas digital yang sehat dan bermakna.

DASAR WAJIB PATUH PADA UNDANG-UNDANG PERKAWINAN

Husnul Khotimah, Jumni Nelli, Muhammadn Pajri Zullian
Abstract: Undang-Undang Perkawinan (UUP) merupakan salah satu produk hukum pemerintah Indonesia yang mengikat secara hukum bagi seluruh warga negara. Akan tetapi, dalam praktiknya, banyak masyarakat yang mengabaikan kewenangannya… dan menganggap kepatuhan terhadap UUP bukanlah sebagai kewajiban agama, melainkan sekadar kewajiban perdata. Persepsi ini menimbulkan masalah kepatuhan hukum, khususnya di kalangan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan kembali bahwa kepatuhan terhadap UU Perkawinan memiliki akar yang kuat dalam ajaran Islam, khususnya dalam kerangka kepatuhan kepada ulil amri (penguasa), sebagaimana disebutkan dalam ayat Al-Qur'an Surat An-Nisa [4]:59 dan [4]:83. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan analisis isi, dengan fokus pada literatur primer dan sekunder yang terkait dengan hukum Islam dan peraturan-undangan nasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa UUP, sebagai hasil ijtihad pemerintah, merupakan suatu bentuk konteks kolektif (ijma') yang mengikat secara hukum dan agama. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap UUP harus dilihat sebagai bagian dari kewajiban yang lebih luas yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk menaati Allah, Rasul-Nya, dan para penguasa. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi perlunya meningkatkan kesadaran bahwa hukum negara yang selaras dengan prinsip-prinsip Islam harus dilihat tidak hanya sebagai persyaratan administratif tetapi sebagai bagian dari pengabdian kepada agama.

STRATEGI DAN PRAKTIK MANAJEMEN MADRASAH YANG BERMUTU DAN EFEKTIF: MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS

Novianti, Nia, Rafi, Muhammad, Kridayani, Gita
Abstract: Strategi dan praktik manajemen madrasah yang bermutu dan efektif dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan library reseach yang berkaitan dengan manajemen… men pendidikan, termasuk buku, artikel, dan laporan penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas guru melalui pelatihan rutin, serta peningkatan partisipasi orang tua dalam kegiatan madrasah, merupakan faktor kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, pengembangan kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan siswa serta peningkatan fasilitas dan sumber daya juga sangat penting. Madrasah perlu melakukan evaluasi berkala terhadap kurikulum yang diterapkan untuk memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan zaman. Praktik manajemen kesiswaan yang baik, termasuk melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan terkait kegiatan ekstrakurikuler, meningkatkan rasa tanggung jawab mereka kepada pendidikan. Kerjasama dengan masyarakat juga menjadi aspek krusial dalam manajemen madrasah. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti alumni dan komunitas lokal, dapat memberikan dukungan tambahan bagi program pendidikan. Dengan menerapkan strategi-strategi ini secara konsisten, madrasah dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih tinggi dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global di masa depan.

STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMANFAATKAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN

Puspa Indah Hayati, Juni Erpida Nasution, Muli Prima Aldi M, Lestari, Muhammad Robi Purwanto, Peri Irawan, Silvia Zunita
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis  strategi Manajemen Pendidikan Islam (MPI)  dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Teknologi AR mampu menghadirkan visualisasi interaktif… teraktif yang mempermudah mahasiswa memahami konsep abstrak berbasis nilai-nilai Islam, meningkatkan motivasi belajar, dan mendukung pembelajaran yang lebih inovatif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AR ke dalam kurikulum, pelatihan pendidik, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat menjadi strategi efektif untuk memaksimalkan manfaat AR. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi teknis pendidik, penerapan AR berpotensi meningkatkan mutu pembelajaran bagi mahasiswa MPI, menciptakan lulusan yang kompeten, serta relevan dengan kebutuhan era digital.

INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS AL-QUR’AN DALAM PENGELOLAAN KURIKULUM DI LEMBAGA PENDIDIKAN

Tania Arumsari, Juni Erpida Nasution, Tika Widiyan, Gita Kridayani, Juli Resdianto, Yolanda Apriliani
Abstract: Pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual… tual yang terkandung dalam Al-Qur'an ke dalam berbagai aspek kurikulum pendidikan, mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks manajemen kurikulum, integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dapat memperkuat pengembangan kompetensi peserta didik yang selaras dengan kebutuhan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai religius. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait guna mengeksplorasi konsep pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an, pentingnya pendidikan karakter dalam kurikulum, model integrasi berbasis Al-Qur'an, serta peran guru dalam implementasinya. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an berkontribusi pada pembentukan moral peserta didik. Selain itu, guru sebagai agen utama pendidikan memiliki peran sentral dalam memastikan implementasi nilai-nilai tersebut secara efektif. Guru bertindak sebagai teladan, motivator, dan inspirator yang mencerminkan nilai-nilai Qur'ani dalam perilaku, ucapan, dan tindakan. Mereka juga bertugas mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam materi ajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter Islami. Selain itu, guru bertindak sebagai evaluator untuk memantau perkembangan karakter siswa serta memberikan umpan balik untuk perbaikan.

QUALIFICATIONS OF THE SPIRITUAL INTEGRITY OF JESUS’ LEADERSHIP IN THE GOSPEL OF MATTHEW: IMPLICATIONS FOR CHRISTIAN LEADERSHIP IN INDONESIA

Waruwu, Elianus, Sihotang, Korintus, Paimon, Edi, Jacky, Jacky
Abstract: Penelitian ini menyoroti krisis integritas kepemimpinan yang melanda Indonesia dan gereja, yang kerap dipengaruhi oleh adopsi model kepemimpinan sekuler yang pragmatis serta mengabaikan spiritualitas Alkitabiah. Walaupun… keteladanan Yesus menjadi acuan utama, kajian teologis khusus tentang integritas spiritual kepemimpinan-Nya dalam Injil Matius masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis integritas spiritual Yesus dalam Injil Matius serta menggali implikasinya bagi kepemimpinan Kristen di Indonesia, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Kristen dan pemimpin gereja. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur serta eksegesis historis-gramatikal dan teologis terhadap Injil Matius. Hasil penelitian mendefinisikan integritas secara holistik sebagai kesatuan identitas diri, keaslian hidup, keberanian moral, kedekatan dengan Allah, dan kompetensi praktis. Integritas ini berakar pada relasi dengan Allah dan menuntut keselarasan antara perkataan, tindakan, serta kehendak-Nya. Kepemimpinan Kristen dipahami bukan sekadar kapasitas manusiawi atau posisi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut visi rohani, integritas, dan pelayanan kasih. Empat kualifikasi integritas kepemimpinan Yesus yang ditemukan adalah: (1) Kepemimpinan melalui kehidupan doa yang tekun sebagai dasar ketergantungan total pada Allah dan ketaatan kepada kehendak-Nya; (2) Kepemimpinan sesuai tuntunan Roh Kudus sebagai sumber wibawa dan kuasa yang bersumber dari pengurapan ilahi; (3) kepemimpinan berdasarkan kebenaran firman Tuhan sebagai otoritas tertinggi, sumber kebenaran, inspirasi, hikmat, dan pendoman kehidpan; dan (4) kepemimpinan berkarakter ilahi yang nyata melalui kasih agape, kerendahan hati, belas kasihan, kejujuran, ketulusan, serta penolakan terhadap kemunafikan. Kesimpulannya, integritas kerohanian merupakan pilar fundamental yang menyatukan kedalaman spiritualitas dengan kredibilitas praktis, sekaligus memberikan kerangka teologis yang kokoh untuk membangun kepemimpinan Kristen yang otentik dan transformatif di tengah krisis integritas.