Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

SOSIALISASI MOTIVASI DAN DISIPLIN DALAM AKUNTANSI UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PROFESIONAL SISWA SMKN 3 KARAWANG

Nanu Hasanuh, Sri Suartini, Achmad Nawawi, Nesti Hapsari, Wirman
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan implementasi fundamental dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan akan motivasi dan disiplin yang kuat bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan… uruan (SMK), khususnya yang mengambil jurusan Akuntansi, sebagai persiapan penting untuk memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan. PKM ini dilaksanakan melalui sesi sosialisasi interaktif yang melibatkan siswa kelas XII Akuntansi di SMKN 3 Karawang, dengan menggunakan metode presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam antusiasme dan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip akuntansi, prospek karier, dan etika profesi. Lebih lanjut, kegiatan ini berhasil membina kemitraan kolaboratif antara universitas dan sekolah, sekaligus meningkatkan keterampilan sosial tim mahasiswa pelaksana. Kesimpulannya, sosialisasi ini terbukti menjadi media yang efektif untuk transfer pengetahuan dan motivasi. Disarankan agar inisiatif serupa dikembangkan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya untuk memaksimalkan dampak positifnya.

DIGITALISASI KAMPUNG WISATA BAMBU JETIS: PEMBUATAN WEBSITE DAN OPTIMALISASI GOOGLE MAPS UNTUK PENINGKATAN VISIBILITAS WISATA

Suharjo, Imam, Pande Nyoman Ariyuda Semadi
Abstract: Kampung Wisata Bambu Jetis yang berlokasi di Sumberrejo, Tempel, Sleman, DIY memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Awalnya Lokasi ini namun masih menghadapi kendala dalam promosi digital,… al, lokasi ini tidak mudah ditemukan di Internet. Sebelumnya Kampung Wisata bambu ini belum memiliki website, Titik peta lokasi Google Map belum tersedia. Tim mendapatkan data awal saat UMBY melaksanakan KKN di Dusun jetis pada tahun 2024 dan dengan wawancara dengan pengelola. Kegiatan yang dilakukan oleh tim dalam pengabdian ini terkait dengan website yang meliputi : pembuatan web kampungbambujetis.web.id, riset kata kunci, mengisi dengan konten, optimasi SEO (onpage dan offpage SEO) dan monitoring. Sementara untuk Lokasi map dilakukan klaim kepemilikan Lokasi dan penambahan informasi terkait Lokasi. Dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pengelolaan website kepada pengelola. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini, Website sudah bisa diakses, visibilitas Kampung Bambu jetis sudah muncul di internet dengan pencarian kata kunci terkait serta data Lokasi Map sudah bisa dilengkapi dengan kontak dan Alamat website. Pengelola kampung bambu sudah bisa mengisi konten website dan pendapingan telah dilakukan.

KERUKUNAN SOSIAL DAN HARMONI MULTI ETNIS DI DESA SIKALANG: MEMUPUK PERSATUAN MELALUI BAHASA TANSI DAN BUDAYA GOTONG ROYONG

Linda Marni, Hani Febrianti, Mardatillah Maulina, Rika Yani, Dwi Olivia Saphira, Angie Syah Putri
Abstract: Artikel ini membahas pentingnya kerukunan sosial dan keragaman etnis di Desa Sikalang, Indonesia, dengan menyoroti bagaimana pendekatan kultural lokal dapat memupuk persatuan di tengah keragaman. Dalam konteks globalisasi… i yang semakin pesat, Indonesia menghadapi tantangan dalam menjaga persatuan di antara kelompok etnis yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis peran bahasa Tansidan budaya gotong royong dalam mempromosikan kohesi sosial. Temuan menunjukkan bahwa bahasa Tansiberfungsi sebagai alat komunikasi yang menyatukan dan memperkuat identitas kolektif serta ikatan emosional antarwarga. Selain itu, budaya gotong royong memfasilitasi integrasi sosial yang inklusif dengan melibatkan semua kelompok etnis dalam kegiatan kolektif, sehingga meningkatkan rasa saling percaya dan menghargai. Keberhasilan Desa Sikalang dalam mencapai kerukunan sosial menjadi model bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa, menekankan pentingnya kearifan lokal dan pendekatan partisipatif dalam mengelola keragaman.

SOSIALISASI PENERAPAN KELAS RAWAT INAP STANDAR (KRIS) DI RUMAH SAKIT

Wahyu Rizky, Sely Aprianda Syah Putri, Budi Prasetyo, Rahardjoputro
Abstract: Penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) merupakan bagian dari transformasi sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menjamin kesetaraan dan mutu pelayanan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kurangnya… urangnya pemahaman masyarakat terhadap kebijakan KRIS menjadi tantangan dalam implementasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai konsep dan manfaat KRIS, serta menyampaikan 12 kriteria fasilitas rawat inap yang ditetapkan pemerintah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, dari 69% peserta berada pada kategori pengetahuan cukup sebelum sosialisasi menjadi 89% peserta dalam kategori pengetahuan baik setelah kegiatan.  Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi KRIS mampu meningkatkan pemahaman masyarakat secara efektif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung keberhasilan implementasi KRIS di masyarakat.  

PENGEMBANGAN BUDIDAYA SAYURAN SEBAGAI SOLUSI PERTANIAN BERKELANJUTAN BAGI KELOMPOK WANITA TANI DESA CINTA MAKMUR

Zulkarnain Nasution, Azidin Harahap, Zunaidy Abdullah Siregar
Abstract: Pemanfaatan lahan pekarangan dengan bercocok tanam tanaman sayuran dapat memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, berkualitas, bergizi, serta aman secara teratur. Biaya yang murah dan mudah dikelola menjadi sarana mengatasi… si kekurangan makanan keluarga. pengembangan sistem produksi tanaman pekarangan dapat mendukung upaya ketahanan pangan. Memperkenalkan pola pertanian ke dalam lahan pekarangan berupa tanaman campuran yang disampaikan pada masyarakat, termasuk kombinasi antara tanaman sayuran dan tanaman buah-buahan serta tanaman buah-buahan dengan tanaman obat-obatan yang dapat memberikan manfaat ekonomi Jenis sayuran yang dibudidayakan dipilih sayuran berumur 1-3 bulan seperti sawi, kangkung cabut, bayam cabut dan lain-lain. selain itu jenis tanaman sayuran yang dapat dimanfaatkan keluarga seperti tomat, cabe dan jenis tanman rempah-rempah juga dapat dibudidayakan. Penggunaan bahan berupa pupuk organik membantu meningkatkan ketersediaan unsur hara makro dan unsur hara mikro pada tanaman.

PENYULUHAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MIOPIA TINGGI

Devi Susanti, Leni Novianti, Rizcita Prilia Melvani, M Fakhruddin, M. Hanafiah
Abstract: Studi yang dikerjakan oleh Holden menemukan bahwa prevalensi miopia global adalah 22,9% dan miopia tinggi 2,7% pada tahun 2000. Dalam dekade berikutnya, prevalensi miopia meningkat menjadi 28,3% dan miopia tinggi naik menjadi&#8230; njadi 4,0% pada tahun 2010. Prediksi untuk tahun 2050 menyatakan bahwa prevalensi miopia akan mencapai 49,8% dan miopia tinggi akan mencapai 9,8%. Selain itu, data dari WHO pada tahun 2010 mencatat bahwa prevalensi miopia global adalah 27% dan miopia tinggi adalah 2,8%. Berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya miopia pada pasien meliputi genetik dan pola hidup Miopia merupakan sebuah kelainan refraksi di mana, ketika mata tidak berakomodasi, sinar-sinar sejajar dari objek tertentu difokuskan bukan pada retina, melainkan di depannya.Tinjauan Pustaka: miopia merupakan sebuah kelainan refraksi di mana, ketika mata tidak berakomodasi, sinar-sinar sejajar dari objek tertentu difokuskan bukan pada retina, melainkan di depannya. Metode Penelitian: Dalam penelitian ini, metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dari penelitian ini sebanyak 56 responden. Hasil Penelitian : Setelah dianalisa dengan uji statistik chi-square dimana P = 0,05 diperoleh P Value =0,006 < 0,05 dan diperoleh bahwa ada hubungan yang bermakna antara faktor genetik dengan kejadian miopia tinggi di Optik Global Palembang. Setelah dianalisa dengan uji statistik chi-square dimana P = 0,05 diperoleh P Value = 0,03 < 0,05 dan diperoleh bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola hidup dengan kejadian miopia tinggi di Optik Global Palembang. Kesimpulan : berdasarkan hasil dari uji chi square terdapat ada hubungan antara faktor genetik dan pola hidup terhadap terjadinya miopia tinggi pada pasien di Optik Global Palembang.

EDUKASI DAN PEMBERDAYAAN IBU DALAM PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT UNTUK PENINGKATAN GIZI KELUARGA DI PEMUKIMAN NELAYAN DESA GLUMPANG SULU TIMU, ACEH UTARA

Zulkifli, Zulkifli, Rohana, Rohana, Adriani, Linda, Maulani, Juwita, Fitrayani, Fitrayani, Wahyuni, Wahyuni
Abstract: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di pemukiman nelayan Desa Glumpang Sulu Timu, Aceh Utara, dengan tema “Pemberdayaan Ibu dalam Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Peningkatan Gizi Keluarga”. Latar belakang&#8230; akang kegiatan ini adalah permasalahan gizi masyarakat pesisir yang disebabkan rendahnya diversifikasi pangan, terbatasnya akses terhadap sayuran dan buah, serta minimnya pengetahuan mengenai gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, pelatihan teknik pertanian di lahan sempit (vertikultur, hidroponik sederhana, penanaman dalam pot/polybag), pendampingan lapangan, serta pembentukan kelompok swadaya ibu-ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang, 85% menguasai minimal dua teknik bercocok tanam, dan 75% berhasil memanfaatkan pekarangan sempit untuk menanam 4–6 jenis sayuran. Selain itu, terbentuk kelompok swadaya ibu-ibu bernama “KWT Sejahtera Glumpang Sulu Timu” yang berfungsi menjaga keberlanjutan praktik. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta ketersediaan pangan lokal, sekaligus berkontribusi pada diversifikasi gizi keluarga dan kemandirian pangan rumah tangga.

AL-QUR’AN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PONDOK CABE UDIK (Pendekatan dan Praktik)

Ziyad Ulhaq, Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini mengkaji peran prinsip-prinsip Alquran dalam proses pemberdayaan masyarakat di Pondok Cabe Udik. Dengan mengintegrasikan analisis konten kitab suci Alquran dan data lapangan yang diperoleh selama periode Januari&#8230; anuari 2022 hingga Desember 2022, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi kontribusi yang diberikan oleh teks-teks keagamaan dalam membentuk kerangka kerja sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, penekanan pada nilai-nilai Alquran seperti keadilan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial menjadi vital. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Misalnya, melalui program berbasis komunitas yang merangkul visi pembangunan berkelanjutan, masyarakat di Pondok Cabe Udik telah berhasil mengimplementasikan proyek pengentasan kemiskinan yang align dengan ajaran Alquran. Melalui pendekatan partisipatif, penelitian ini juga mengungkap bagaimana masyarakat tempatan mengambil inspirasi dari ajaran Alquran dalam praktik kehidupan sehari-hari, menciptakan suasana saling membantu dan berbagi sumber daya. Misalnya, kelompok-kelompok masyarakat yang dibentuk untuk mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) didasari oleh kebersamaan yang diajarkan dalam ajaran Islam, yang mendukung individu dalam memperkuat kapasitas ekonomi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa teks-teks suci tidak hanya dibaca, tetapi juga diterapkan secara praktis, memberikan semangat kolektif untuk mencapai pertumbuhan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya berfokus pada analisis kandungan Alquran, tetapi juga menganalisis interaksi yang dinamis antara aspek keagamaan dan kehidupan masyarakat. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi penelitian-penelitian selanjutnya serta bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih efektif, berbasis padanilai-nilai spiritual yang terintegrasi dengan kebutuhan dan aspirasi lokal. 

MENUMBUHKAN LITERASI ANAK TUMBUHKAN INSPIRASI DI SDN CIKONENG DESA TUGU UTARA KECAMATAN CISARUA KABUPATEN BOGOR

Anwar, Syaiful, Mujito, Mujito, Hardianti, Dwi Tiara
Abstract: This activity aims to foster children’s literacy as an effort to enhance inspiration at SDN Cikoneng, Tugu Utara Village, Cisarua Sub-district, Bogor Regency. Children’s literacy is considered a key factor in developing&#8230; ing critical and creative thinking skills that can influence their personal and academic growth. Through approaches involving various reading, writing, and discussion activities, this literacy program is expected to encourage students’ motivation and inspiration to further develop their potential. This activity examines various methods applied in literacy practices, such as providing engaging reading materials, training in creative writing skills, and organizing interactive discussions that actively involve students. The expected outcomes include an increased interest in reading and writing, as well as the formation of positive attitudes toward the learning process, which can have a long-term impact on students’ academic and character development. The findings of this study provide insights into the importance of literacy as a means to improve the quality of education at the elementary level, as well as a source of inspiration for students to achieve their best potential.

PENGUATAN KETAHANAN NILAI KEAGAMAAN, KEBUDAYAAN, DAN SPIRITUALITAS MELALUI PABBAJJĀ DAN UPASAMPADĀ

Burmansah, Burmansah, Andriyaningsih, Ayu, Sutiyono, Sutiyono, Saputri, Vike Aprilianin Marwintaria, Suryanadi, Juni, Ardianto, Hendri
Abstract: This Community service program aims to strengthen the Buddhist community's religious, cultural, and spiritual values by implementing Pabbajjā and Upasampadā at Muaro Jambi Temple, a historic Buddhist heritage site in Indonesia.&#8230; ndonesia. The program is motivated by the need for a learning medium integrating Buddhist teachings with direct experience in a religious and cultural environment. The implementation adopted a participatory and collaborative approach, engaging participants particularly university students in ritual activities, Dharma discussions, and the practice of moral precepts (sīla). The selection of Muaro Jambi Temple also served as a strategy to revitalize the site’s function as a center for spiritual cultivation and cultural preservation. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding of the Dharma, adherence to moral precepts, and awareness of the importance of Buddhist cultural heritage. The program fostered the development of religious character and cultural identity, enhancing participants’ commitment to preserving the noble values of Buddhism within the local context. Furthermore, it opened opportunities for the development of history-based religious tourism. In conclusion, this PKM effectively integrates religious education, character building, and cultural preservation. Its sustainability requires multi-stakeholder support to ensure that the values, history, and spirituality of the Nusantara heritage are preserved authentically and meaningfully.