Search Articles & Publications

Showing 1578 articles found for "Telah"

IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI DI SMP NEGERI 8 PALOPO

Wahida, Dodi Ilham, Firmansyah, Firman Patawari, Sarmila
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk serta langkah-langkah implementasi manajemen mutu terpadu (Total Quality Management/TQM) dalam pelayanan administrasi di SMP Negeri 8 Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan… endekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, staf administrasi, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TQM telah berjalan dengan baik melalui pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna, penerapan SOP yang jelas, serta keterlibatan aktif seluruh stakeholder. Proses implementasi dilakukan melalui siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Secara keseluruhan, pelayanan administrasi di sekolah ini dinilai efektif, terstruktur, dan mampu meningkatkan kepuasan pengguna layanan.

LITERASI KEUANGAN, KESADARAN KEUANGAN DAN PERILAKU KEUANGAN PADA PELAKU BISNIS KOPI DI DESA TO’LONG KECAMATAN BASSE SANGTEMPE’

Raslin, Burhan Rifuddin
Abstract: Penelitian dilakukan dengan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha kopi. Analisis data dilakukan melalui tahap pengolahan… engolahan data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan, sehingga memberikan gambaran yang terstruktur dan mendalam mengenai praktik pengelolaan keuangan pada usaha tersebut. Fokus penelitian meliputi pemahaman literasi keuangan, kesadaran terhadap nilai uang dan risiko utang, serta penerapan perilaku keuangan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam tingkat literasi keuangan pelaku usaha kopi. Sebagian informan telah menyadari pentingnya pencatatan transaksi dan pengaturan arus kas, serta perencanaan penggunaan keuntungan, sementara sebagian lainnya masih menggunakan metode tradisional dan pencatatan belum dilakukan secara konsisten. Pada aspek kesadaran keuangan, pelaku usaha menunjukkan sikap menghargai nilai uang, berhati-hati dalam mengambil utang, serta melakukan upaya menabung dan menetapkan tujuan keuangan jangka pendek maupun panjang, meskipun penerapannya belum sepenuhnya optimal. Sedangkan pada aspek perilaku keuangan, Sebagian pelaku usaha sudah melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha, mengendalikan pengeluaran, serta menyediakan dana cadangan, namun masih terdapat keterbatasan dalam perencanaan keuangan yang sistematis dan berkelanjutan.  Ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi dan kesadaran keuangan sangat diperlukan guna memperkuat perilaku pengelolaan keuangan pelaku bisnis kopi secara lebih terstruktur. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengembangan program edukasi dan pendampingan keuangan bagi pelaku usaha kopi untuk meningkatkan keberlanjutan usaha dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.

DOMINASI PRODUK IMPOR FASHION AKSESORIS CHINA DI INDONESIA PASCA ASEAN CHINA FREE TRADE AREA (ACFTA)

Azirah, Nurul, Hakim, Arief Rahman
Abstract: Penelitian ini menyelidiki dominasi produk impor fashion aksesori China di Indonesia setelah diberlakukannya ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis… alisis bagaimana kebijakan perdagangan bebas ACFTA melemahkan daya saing industri lokal dan mendorong impor aksesori lebih banyak dari China. Untuk menjelaskan ketimpangan struktural antara Indonesia dan China, teori seperti Dependensi, Integrasi Ekonomi, dan Perdagangan Internasional digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang agresif, harga terjangkau, dan produksi yang efisien memengaruhi dominasi produk China. Sebaliknya, keterbatasan teknologi, biaya produksi, dan inovasi menghalangi produsen lokal. Agar Indonesia tidak terus berada dalam posisi pasif dalam hubungan ekonomi kawasan, penelitian ini merekomendasikan kebijakan perdagangan yang fleksibel dan strategi untuk mengembangkan industri domestik.

FENOMENA THRIFTING PAKAIAN IMPOR ILEGAL DARI KOREA SELATAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

Dennis Irwinsyah, Arief Rahman Hakim
Abstract: Fenomena thrifting, terutama impor pakaian bekas ilegal dari Korea Selatan, berkembang pesat di Indonesia dan berdampak negatif terhadap industri tekstil nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan… thrifting, dampaknya terhadap daya saing industri lokal, serta menelaah kebijakan pemerintah dalam mengatasinya. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan data sekunder dari instansi resmi, ditemukan bahwa thrifting telah menjadi tren konsumsi di kalangan anak muda urban, namun menimbulkan tantangan serius berupa penurunan produksi, PHK, dan persaingan harga tidak sehat. Meskipun larangan impor pakaian bekas telah diterapkan melalui Permendag No. 40 Tahun 2022, penegakan hukum masih terbatas akibat lemahnya pengawasan dan tingginya transaksi digital. Secara teoretis, temuan ini mendukung pendekatan neo-realisme dalam studi Hubungan Internasional, di mana negara bertindak untuk melindungi kepentingan ekonomi domestiknya dari ancaman eksternal. Secara metodologis, penelitian ini menunjukkan pentingnya studi berbasis kebijakan yang memadukan kajian ekonomi-politik global, perdagangan lintas batas, dan peran aktor non- negara dalam era digital.

KINERJA PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI REKTORAT UNIVERSITAS PATTIMURA

Ellna A. Nikijuluw, Megi R. Makailipessy, Herlina Octavia, Leonard Letsoin, La Hasamu, La Iga
Abstract: Pelayanan publik merupakan kewajiban pemerintah dan institusi pendidikan tinggi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kinerja pegawai menjadi faktor utama dalam menjamin kualitas… layanan yang efisien, responsif, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Rektorat Universitas Pattimura. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan mengacu pada indikator kinerja menurut Mahsun, yaitu produktivitas, responsivitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai telah memberikan pelayanan yang cukup baik, ditandai dengan kecepatan, ketepatan, keterbukaan terhadap aspirasi stakeholder, dan penggunaan teknologi penunjang seperti SIAKAD. Meski demikian, terdapat hambatan berupa keterbatasan SDM, kendala teknis jaringan, dan disiplin kerja yang belum konsisten. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan kompetensi, disiplin, serta inovasi pelayanan agar kualitas layanan publik dapat meningkat.

EVALUASI DAN SUPERVISI PEMBELAJARAN ANALISIS DI SMK BUDI BAKTI UTAMA (SMK BBU)

Atep Jalaluddin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan supervisi pembelajaran di SMK Bina Budi Utama (SMK BBU) dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mengidentifikasi kendala… la yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi supervisi yang lebih sistematis dan relevan dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru-guru produktif di SMK BBU. Validitas data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sementara analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU telah berjalan secara terstruktur dan memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran. Guru menunjukkan antusiasme terhadap proses supervisi dan aktif menerapkan masukan yang diberikan. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti terbatasnya waktu pengawas, kurangnya instrumen evaluasi baku, dan belum optimalnya proses pendampingan setelah supervisi. Strategi yang disarankan meliputi penguatan tim supervisi internal, penggunaan pendekatan kolaboratif dalam supervisi, serta penerapan evaluasi pembelajaran berbasis karakteristik pendidikan kejuruan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU sudah efektif, tetapi perlu ditingkatkan secara sistematis agar lebih sesuai dengan kebutuhan guru kejuruan dan tuntutan dunia industri. Supervisi yang berbasis data dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis dalam pengembangan kajian supervisi pendidikan, maupun secara praktis sebagai acuan kebijakan sekolah dalam pelaksanaan supervisi yang berkelanjutan.

INTEGRASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA DAN PENGUATAN ETIKA SOSIAL

Nelci Halla, Chirtovorus Ardoardus Roberto Tukan, Rosalia Knira Puka, Candra Abidin RM
Abstract: Degradasi moral dan etika sosial di kalangan peserta didik menjadi tantangan signifikan dalam pendidikan nasional saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam efektivitas integrasi nilai-nilai Pancasila… ila dalam Kurikulum Merdeka dalam upaya penguatan etika sosial siswa. Kurikulum Merdeka, dengan pendekatannya yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik, menawarkan ruang yang lebih luas untuk penggabungan karakter dan kompetensi dasar. Integrasi ini diharapkan dapat menjadi benteng moral bagi siswa, memungkinkan mereka menyaring pengaruh budaya luar tanpa kehilangan identitas kebangsaan, serta menumbuhkan sikap toleransi dan gotong royong. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, artikel ilmiah, buku, dan sumber teoretis relevan yang mencakup konsep Kurikulum Merdeka, nilai-nilai Pancasila, dan penguatan etika sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menyediakan kerangka kerja yang kondusif untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila secara holistik ke dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan kokurikuler, seperti melalui proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Nilai-nilai seperti keadilan sosial, penghargaan terhadap keragaman, dan musyawarah telah diintegrasikan ke dalam rencana pembelajaran dan bahan ajar. Namun, efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan pembelajaran masih memerlukan penyesuaian dan kolaborasi yang lebih erat antara guru, orang tua, dan komunitas. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda yang berlandaskan moral dan etika sosial yang kuat. Paradigma pendidikan ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter yang relevan dengan kebutuhan zaman.

KONTRIBUSI HENRICUS LEVEN UNTUK KEHIDUPAN MISIONE

Yoseph Nakuman Lolan, Dionisius Hilaris Nangareja
Abstract: Artikel ini mengkaji kontribusi Henricus Leven dalam pengembangan kehidupan misioner, khususnya dalam konteks misi Katolik. Henricus Leven dikenal sebagai tokoh yang memberikan sumbangan signifikan terhadap spiritualitas… dan metodologi karya misi melalui pendekatannya yang menekankan inkarnasi nilai-nilai Injil dalam konteks local. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Leven mengintegrasikan pemahaman teologis dengan praktik pastoral yang kontekstual, menciptakan model misi yang tidak hanya berfokus pada evangelisasi tetapi juga pada pemberdayaan komunitas lokal. Kontribusinya meliputi pengembangan strategi pendampingan yang menghormati budaya setempat, pembentukan komunitas basis yang mandiri, serta penekanan pada dimensi sosial dari pewartaan Injil. Leven juga dikenal karena pendekatan dialogisnya yang mempromosikan perjumpaan autentik antara pewarta dan penerima kabar gembira, menghindari sikap paternalistik yang sering mewarnai karya misi pada masa tersebut. Visinya tentang gereja lokal yang berakar kuat dalam realitas sosio-kultural masyarakat setempat telah memberikan inspirasi bagi generasi misionaris berikutnya. Artikel ini menyimpulkan bahwa warisan Henricus Leven tetap relevan bagi pembaruan metodologi misi kontemporer, terutama dalam konteks dialog antarbudaya dan inkulturasi yang menjadi tantangan gereja modern.

SPIRITUALITAS KEHIDUPAN MENEMUKAN KETENANGAN DAN MAKNA HIDUP SEJATI

Christian Bala Leba, Yosep Freinandemetz Ayub, Sebastianus Jefriyanto Sedo Senjaya
Abstract: Spiritualitas kehidupan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan manusia dalam menemukan ketenangan dan makna hidup sejati. Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, penuh tekanan,… nan, dan dipenuhi tuntutan yang semakin kompleks, manusia sering kali terjebak dalam rutinitas tanpa sempat memahami dirinya secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan banyak individu merasa hampa, kehilangan arah, dan tidak mampu menemukan kebahagiaan yang hakiki meskipun telah meraih kesuksesan secara materi. Spiritualitas hadir sebagai aspek yang memberikan ruang bagi manusia untuk kembali pada kesadaran terdalamnya, membangun hubungan dengan Tuhan, alam, sesama, dan dirinya sendiri. Melalui spiritualitas, individu dapat memahami bahwa hidup bukan sekadar proses mengejar target duniawi, tetapi juga perjalanan batin untuk mencapai kedamaian dan pemaknaan hidup yang lebih luhur. Dengan menumbuhkan spiritualitas, seseorang dapat menjalani hidup dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan pemahaman mendalam tentang tujuan keberadaannya. Spiritualitas menjadi jembatan yang menghubungkan manusia dengan nilai-nilai universal yang membawa pada ketenangan dan kebahagiaan hakiki. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif tentang pentingnya spiritualitas dalam kehidupan modern dan bagaimana spiritualitas dapat diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber kekuatan batin dan pedoman hidup.

HENDRIKUS LEVEN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PEMAHAMAN SPIRITUALITAS KEHIDUPAN

Maria Dolorosa Linda Carvallo, Maria Risnawati Gau, Nelci Halla
Abstract: Hendrikus Leven, seorang Vikaris Apostolik Kepulauan Sunda Kecil dan pendiri Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ), memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman spiritualitas kehidupan, khususnya di Indonesia. Spiritualitasnya… itasnya menekankan pentingnya kehidupan yang berakar pada iman yang kokoh, pelayanan yang tulus, dan cinta kasih universal. Leven kecil dikenal sebagai sosok yang bijaksana, sederhana, dan memiliki semangat sosial yang tinggi, serta ketertarikan pada hidup religius sejak dini. Kontribusi utamanya terlihat dalam pengembangan dan pertahanan misi perutusan, termasuk pendirian Kongregasi Pengikut Yesus . Spiritualitas pelayanannya digambarkan melalui konsep, yang merupakan refleksi pribadi tentang bagaimana ia menjalankan perannya sebagai Uskup di Kepulauan Sunda Kecil. Selain itu, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) bahkan telah mengadakan peluncuran buku dan bedah buku berjudul Kontekstualisasi Pemikiran Heinrich Leven dalam Pendidikan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penggelaran Hamba Allah Mgr. Heinrich Leven .Pemahaman spiritualitas yang ia wariskan mencakup penghayatan kaul, khususnya kaul ketaatan, oleh para suster Kongregasi Pengikut Yesus. Secara umum, spiritualitas adalah kepercayaan dan keyakinan seseorang terhadap kebenaran, kesucian, keterikatan, dan rasa tunduk kepada kekuatan yang lebih tinggi, yang mendorong serta mengarahkan tingkah laku individu. Spiritualitas Leven, yang telah disiapkan secara ilmiah dan spiritual sebagai misionaris, memberikan fondasi kuat bagi perkembangan kehidupan rohani dan sosial.Henricus Leven bukan hanya uskup dan misionaris, tetapi juga figur spiritual yang memadukan pengalaman batin dengan aksi nyata. Pemahaman spiritualitas kehidupan yang ia wariskan adalah spiritualitas hidup yang bertumbuh di dalam iman, diwujudkan dalam pelayanan kepada sesama, terutama mereka yang paling membutuhkan. Spiritualitas ini bukanlah sekadar konsep teoretis, tetapi dipraktikkan dalam pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat sehingga menjadi teladan hidup Kristiani yang konkret.