Abstract:Abstract: The development of Internet of Things (IoT) technology has significantly impacted life, particularly in creating more efficient and secure smart homes. Smart homes integrate various electronic devices to enhance…
e comfort and energy efficiency. However, cost, integration complexity, and security issues remain. This study will simulate an IoT-based smart home system to analyse and evaluate device performance before real-world implementation. The simulation method involves testing connectivity and evaluating delay and packet loss using the ping method on each device. Results show the highest delay on CCTV devices at 41.8 ms and the lowest on motion detector 2 at 32.8 ms, with 0% packet loss. According to TIPHON standards, the network is rated excellent with an index of 4. The designed smart home system demonstrates optimal performance and is feasible for implementation but requires further development in configuration using AI and machine learning technologies.
Keywords: internet of things; simulation; smart home; testing
Abstrak: Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan, terutama dalam pengembangan rumah pintar (smart home) yang lebih efisien dan aman. Smart home mengintegrasikan berbagai perangkat elektronik untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi. Meskipun demikian, tantangan seperti biaya, kompleksitas integrasi, dan isu keamanan masih ada. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan sistem smart home berbasis IoT guna menganalisis dan mengevaluasi kinerja perangkat sebelum implementasi nyata. Metode simulasi yang digunakan melibatkan pengujian konektivitas dan evaluasi delay serta packet loss dengan metode ping pada setiap perangkat. Hasil menunjukkan delay tertinggi pada perangkat CCTV sebesar 41.8 ms dan terendah pada motion detector 2 sebesar 32.8 ms, dengan packet loss 0%. Berdasarkan standar TIPHON, jaringan dinilai sangat baik dengan indeks 4. Sistem smart home yang dirancang menunjukkan kinerja optimal dan layak diimplementasikan, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dalam konfigurasi menggunakan teknologi AI dan machine learning.
Keywords: internet of things; pengujian; simulasi; smart home
Abstract:Abstract: The increasing number of students at STMIK Royal Kisaran has raised the risk of air pollution caused by vehicle emissions, cigarette smoke, and waste burning, particularly around the campus canteen. The campus's…
s location, which is close to a rubber factory and the Sumatra Crossroad, further exacerbates air quality and significantly impacts the health of individuals active at STMIK Royal. This study aims to develop a system that can measure air quality in real-time and detect pollutants in the campus environment. The system utilizes MQ-135 and MQ-2 sensors integrated with a microprocessor to process and transmit data to an IoT-based database. This research employs a qualitative descriptive method to describe the facts and trends based on the available data. The results indicate that air quality is good in the morning, worsens during the afternoon, and improves again in the evening, reflecting increased pollution during periods of heightened industrial and transportation activities. The implementation of this system is expected to contribute to the creation of a healthier environment and raise awareness about the importance of air quality.
Keywords: air quality; campus environment ; IoT; pollution.
Abstrak: Peningkatan jumlah mahasiswa di Kampus STMIK Royal Kisaran telah meningkatkan risiko polusi udara akibat asap kendaraan, rokok, dan pembakaran sampah, terutama di sekitar kantin kampus. Lokasi kampus yang dekat dengan pabrik karet dan jalan lintas Sumatera sehingga memperburuk kualitas udara dan sangat mempengaruhi kesehatan para individu yang beraktivitas di STMIK Royal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem yang dapat mengukur kualitas udara secara real-time dan mendeteksi polutan di lingkungan kampus. Sistem ini menggunakan sensor MQ-135 dan MQ-2 yang terintegrasi dengan mikroprosesor untuk mengolah dan mengirim data ke database berbasis IoT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fakta dan kecenderungan dari data yang tersedia. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas udara baik di pagi hari, memburuk di siang hari, dan membaik lagi di sore hari, menunjukkan peningkatan polusi saat aktivitas pabrik dan transportasi meningkat. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kualitas udara.
Kata kunci: IoT; lingkungan kampus; kualitas udara; polusi.
Abstract:Abstract: Gallery Parfume Shop is a business engaged in cosmetics located on Jalan Merdeka, Simpang Empat, Kec. Tanjung Tiram, Kab. Batu Bara, North Sumatra. In the procedures and management of sales management at Gallery…
y Parfume is still done manually, the reports are still recorded in notes the impact of this is that Gallery Parfume has difficulty in evaluating their sales performance, identifying market trends, and planning effective sales strategies and also difficulty building loyalty. Therefore, a system is needed, by implementing E-CRM at Gallery Parfume can get new customers, improve customer relationships, and retain customers, which will ultimately create customer loyalty and to measure the increase in profitability resulting from the use of E-CRM into a web-based application so that it will later facilitate increasing sales, customer loyalty, and saving operational costs. The method used to collect and analyze this research data is a qualitative method. It is expected that through this web application it can also build a database to make it easier for Gallery Parfume to search for data and reports.
Keywords: consumers; e-crm; stores
Abstrak: Toko Gallery Parfume merupakan usaha yang bergerak dibidang kosmetik yang berada dijalan Merdeka, Simpang Empat, Kec. Tanjung Tiram, Kab. Batu Bara, Sumatera Utara. Dalam prosedur dan manajemen pengelolaan penjualan di Gallery Parfume masih dilakukan secara manual, laporan nya masih tercatat di notes dampak dari hal tersebut gallery Parfume kesulitan dalam mengevaluasi kinerja penjualan mereka, mengidentifikasi tren pasar, dan merencanakan strategi penjualan yang efektif juga kesulitan membangun loyalitas. Maka dengan hal itu diperlukan sebuah sistem, dengan menerapkan E-CRM di Gallery Parfume dapat memperoleh pelanggan baru, meningkatkan hubungan dengan pelanggan, dan mempertahankan pelanggan, yang pada akhirnya akan terciptanya loyalitas pelanggan dan untuk mengukur peningkatan profitabilitas yang dihasilkan dari penggunaan E-CRM kedalam bentuk aplikasi berbasis web agar nantinya memudahkan dalam peningkatan penjualan, loyalitas pelanggan, dan penghematan biaya operasional. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data penelitian ini dengan metode kualitatif. Diharapankan melalui aplikasi web ini juga dapat membangun database guna memudahkan Gallery Parfume dalam mencari data dan laporan.
Kata Kunci: e-crm; konsumen; toko
Abstract:Abstract: Ms Glow Putri Shop is a business that operates in the beauty sector, selling beauty products, namely skincare and bodycare, which are useful for maintaining healthy body and facial skin. However, Ms Glow Putri…
currently often experiences problems, namely tight competition and inventory management that is less effective in terms of sales numbers. Every month reaching ±1300 products, Ms Glow Putri also often experiences shortages and build-ups in skincare and bodycare stocks. This can reduce customer confidence so that Ms Giow Putri often experiences losses in the form of finance and other things, so this method is needed to predict some skincare and other stock supplies. bodycare provided in the following month. This method uses the Weighted Moving Average and Single Exponentiation Smoothing methods to predict supplies of skincare and bodycare stocks. The results of research on Ms GIow daughter using the Weight Moving Average Method with a weight of 5 with a MAPE of 1.08% and the SingIe Exponentiation Smooting Method with an Alpha of 0.1, namely 0.84%, then the comparison between the two methods can be stated that the SES method is the best method good, because it has the lowest error.
Keywords: forecasting; ms glow putri; ses and wma
Abstrak: Toko Ms Glow Putri adalah usaha yang bergerak di bidang kecantikan, menjual produk kecantikan yaitu skincare dan bodycare berguna untuk menjaga agar kesehatan kulit tubuh dan wajah tetap terjaga. Namun Ms Glow Putri saat ini sering kali mengalami permasalahan yaitu persaingan yang ketat dan manajemen persediaan yang kurang efektif dengan jumlah penjualanan. Setiap bulan mencapai ±1300 produk maka Ms Glow Putri juga sering mengalami kekurangan dan penumpukan pada stok skincare dan bodycare ini dapat mengurangi kepercayaan pelanggan sehingga Ms Glow Putri sering mengalami kerugian berupa finance dan lainnya maka perlu metode ini untuk memprediksi beberapa persediaan stok skincare dan bodycare yang disediakan pada priode di buIan berikutnya. Metode ini menggunakan metode Weighted Moving Averege dan Single Exponential Smoothing untuk memprediksi persediaan pada stok skincare maupun bodycare. HasiI penelitian pada Ms GIow Putri dengan mengggunakan Metode Weight Moving Averege dengan bobot 5 dengan MAPE 1,08% dan Metode Single Exponential Smooting dengan Alpha 0,1 yaitu 0,84% maka perbandingan antara dua metode tersebut dapat dinyatakan bahwa metode SES adaIah metode paling baik karena memiliki error terendah.
Kata kunci: ms glow putri; peramalan; ses dan wma
Abstract:Abstract: Information content that meets user needs is an important aspect of a website. Quality testing, especially for sites that have never been tested, is necessary to ensure effectiveness. This research uses observation…
tion techniques, questionnaires, and literature studies related to the Webqual method and the End-User Computing Satisfaction (EUCS) variable. The variables used include Usability, Information Quality, Service Interaction Quality, User Satisfaction, and Content. The Webqual model is applied in this research through a questionnaire, which produces various data from respondents. The data is then processed and analyzed to produce accurate statistical data. From this research, the results of the questionnaire show that Service Interaction Quality has a low percentage, namely 72.72% (X3.2), where the full percentage is 100%. Apart from that, User Satisfaction also has a low percentage, namely 70.90% (Y.1). This shows that the Quality of Service Interaction has less than a positive effect on User Satisfaction. Therefore, improvements are needed in the Quality of Service Interaction section on the PT Yudo Indonesia website so that User Satisfaction also increases, especially in the aspects of security and meeting user needs.
Keywords: EUCS; website quality; webqual
Abstrak: Konten informasi yang memenuhi kebutuhan pengguna adalah aspek penting dari sebuah situs web. Uji kualitas, terutama untuk situs yang belum pernah diuji, diperlukan untuk memastikan efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, kuesioner, dan studi literatur terkait metode Webqual dan variabel End-User Computing Satisfaction (EUCS). Variabel yang digunakan antara lain Usability (Kualitas Kegunaan), Information Quality (Kualitas Informasi), Service Interaction Quality (Kualitas Interaksi Layanan), User Satisfaction (Kepuasan Pengguna), dan Content (Konten). Model Webqual diterapkan dalam penelitian ini melalui kuesioner, yang menghasilkan berbagai data dari responden. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis untuk menghasilkan data statistik yang akurat. Dari penelitian ini, hasil kuesioner menunjukkan bahwa Service Interaction Quality (Kualitas Interaksi Layanan) memiliki persentase yang rendah, yaitu 72,72% (X3.2), di mana persentase penuhnya adalah 100%. Selain itu, User Satisfaction (Kepuasan Pengguna) juga memiliki persentase rendah, yaitu 70,90% (Y.1). Hal ini menunjukkan bahwa Kualitas Interaksi Layanan kurang berpengaruh positif terhadap Kepuasan Pengguna. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada bagian Kualitas Interaksi Layanan di situs web PT Yudo Indonesia agar Kepuasan Pengguna juga meningkat, terutama pada aspek keamanan dan pemenuhan kebutuhan pengguna.
Kata kunci: EUCS; kualitas website; webqual
Abstract:Abstract: The Manual Drawing Laboratory and Computer Laboratory of the Furniture Design Study Program are some of the infrastructures used to support learning and practicum in the Polytechnic of Furniture Industry and Wood…
od Processing. Services at these two laboratories utilize the Laboratory website which can be accessed publicly via the address https://labdesainfurnitur.poltek-furnitur.ac.id/, in which the purpose of developing the website is to simplify the process for stakeholders to access information regarding practicum activities conducted in the laboratories. Ease of access to this information needs to be evaluated, especially related to usability on the website. The evaluation of the laboratory website's usability is performed using the System Usability Scale (SUS) method, which provides a structured approach to measuring the effectiveness and user experience of the website. It is hoped to obtain a representation of the user's experience of the function and appearance of the laboratory website as advice on what features might be developed to improve the services. According to the results of data processing from 44 respondents, the average SUS score was 59.32. Based on this score, the Acceptability Range category is still in the marginal range, meaning there are still several things that need to be corrected or improved so the website can help in the daily operational activities of the laboratory.
Keywords: laboratory; SUS; usability; user; website
Abstrak: Laboratorium Gambar dan Laboratorium Komputer Program Studi Desain Furnitur merupakan sarana penunjang praktikum di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu. Pelayanan pada kedua laboratorium ini telah memanfaatkan website yang dapat diakses secara publik melalui alamat https://labdesainfurnitur.poltek-furnitur.ac.id/, pemanfaatan website bertujuan untuk memudahkan para pengguna dalam memperoleh informasi seputar kegiatan praktikum di laboratorium di setiap waktu. Adanya pemanfaatan teknologi informasi tersebut perlu dievaluasi untuk mengetahui kegunaan website bagi para pengguna serta sebagai masukan untuk pengelola laboratorium dalam mengembangkan website di masa mendatang. Evaluasi website laboratorium dilakukan dengan metode System Usability Scale (SUS). Melalui evaluasi kegunaan pada website laboratorium diharapkan diperoleh representasi pengalaman pengguna terhadap fungsi dan tampilan website laboratorium dan diperoleh saran fitur-fitur yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan di laboratorium. Data yang diperoleh sebanyak 44 responden menghasilkan skor SUS dengan rata-rata 59,32. Berdasarkan skor tersebut, rentang akseptabilitas website masih berada pada rentang marginal, sehingga masih ada beberapa fitur yang perlu ditingkatkan agar website dapat membantu kegiatan operasional laboratorium sehari-hari.
Kata kunci: kegunaan; laboratorium; pengguna; SUS; website
Abstract:Abstract: Twitter occupies the top position of the most popular social media platform in Indonesia. Police and other related issues were the subject of much discussion. The aim of this research is to analyze public sentiment…
ment towards the National Police Agency using Twitter with the support vector machine method. The research started by crawling Twitter data. The data contains a total of 6,925 entries for three keywords. Next, we move on to the preprocessing stage consisting of (cleaning, case folding, tokenization, and filtering). Next is the tf-idf feature extraction stage, finally the classification and evaluation stage. The results of manual data inspection (73:27) showed accuracy of 70.66%, precision of 70.68%, and recall of 99.76%. Testing the second data (82:18), found accuracy 86%, precision 86.21%, recall 99.71%. The results of manual data checking (82:18) showed accuracy of 70.66%, precision of 70.68%, recall of 99.76%. Testing the second data (82:18), found accuracy 86%, precision 86.21%, recall 99.71%. From the data system testing results (80:20), accuracy was 87.55%, positive precision 87.53%, negative precision 88.24%, positive recall 99.48%, and negative recall. the rate is 99.48.% – The result is 21.43%. Data testing results (60:40) showed accuracy of 86.89%, positive precision of 86.84%, negative precision of 88.46%, positive recall of 99.61%, and negative recall of 16.43%. Single test data validation system (80:20), accuracy 87.55, overall test cross validation system (k fold 5 accuracy) 86.673%.
Keywords: data mining;police agencies;support vector machines
Abstrak: Twitter menduduki posisi teratas platform media sosial terpopuler di Indonesia. Polisi dan masalah terkait lainnya menjadi pokok bahasan banyak pembicaraan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap Badan Kepolisian Nasional menggunakan Twitter dengan metode support vector machine. Penelitian dimulai dengan crawling data Twitter. Data memuat total 6.925 entri dari tiga kata kunci. Selanjutnya beralih ke tahap preprocessing terdiri dari (pembersihan, pelipatan kasus, tokenisasi, dan pemfilteran). Selanjutnya tahap ekstraksi fitur tf-idf, terakhir tahap klasifikasi dan evaluasi. Hasil pemeriksaan data manual (73:27) menunjukkan akurasi 70,66%, presisi 70,68%, dan recall 99,76%. Menguji data kedua (82:18), menemukan akurasi 86%, presisi 86,21%, recall 99,71%. Hasil pemeriksaan data secara manual (82:18) menunjukkan akurasi 70,66%, presisi 70,68%, recall 99,76%. Menguji data kedua (82:18), menemukan akurasi 86%, presisi 86,21%, recall 99,71%. Dari hasil pengujian sistem data (80:20), akurasi 87,55%, presisi positif 87,53%, presisi negatif 88,24%, recall positif 99,48%, dan recall negatif. tarifnya adalah 99,48.% – Hasilnya 21,43%. Hasil pengujian data (60:40) menunjukkan akurasi 86,89%, presisi positif 86,84%, presisi negatif 88,46%, recall positif 99,61%, dan recall negatif 16,43%. Uji tunggal sistem validasi data (80:20), akurasi 87,55, uji keseluruhan sistem validasi silang (akurasi k fold 5) 86,673%.
Kata Kunci: data mining;instansi kepolisian;mesin vektor pendukung
Abstract:Abstract: Software quality analysis is essential to ensure applications are reliable, efficient, and meet user needs. The FURPS+ model (Functionality, Usability, Reliability, Performance, Supportability, plus) provides a…
comprehensive framework for evaluating software quality. This study analyzes the implementation of Software Quality Assurance (SQA) in the SKEK UINSA application, a Learning Management System (LMS) designed to record extracurricular activities of UINSA students. With 100 respondents (lecturers, students, and alumni), the research employs a quantitative approach to examine both functional and non-functional aspects. The results show that functionality and usability aspects scored an average of 71%, reliability 66%, performance 61%, supportability 79%, and additional factors (plus) 64%. Overall, the SKEK UINSA application demonstrates good quality in terms of functionality, ease of use, performance, and flexibility.
Keywords: FURPS+; Reliability; SKEK; Validity; Quantitative Method
Abstrak: Analisis kualitas perangkat lunak penting untuk memastikan aplikasi andal, efisien, dan sesuai kebutuhan pengguna. Model FURPS+ (Functionality, Usability, Reliability, Performance, Supportability, plus) menawarkan kerangka komprehensif untuk evaluasi kualitas perangkat lunak. Penelitian ini menganalisis penerapan Software Quality Assurance (SQA) pada aplikasi SKEK UINSA, aplikasi semacam LMS (Learning Management System) untuk mencatat kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa UINSA. Dengan 100 responden (dosen, mahasiswa, dan alumni), penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengkaji aspek fungsional dan non-fungsional. Hasilnya, aspek functionality dan usability memiliki persentase rata-rata 71%, reliability 66%, performance 61%, supportability 79%, dan faktor tambahan (plus) 64%. Secara keseluruhan, aplikasi SKEK UINSA menunjukkan kualitas baik dalam fungsi, kemudahan penggunaan, kinerja, dan fleksibilitas.
Kata kunci: FURPS+; Metode Kuantitatif ; SKEK; Validitas; Reliabilitas
Abstract:Abstract: In the current digital era, transportation booking applications have become an integral part of people's daily lives. One of the preferred applications is the Suroboyo Bus Booking Application (GOBIS). GOBIS is…
a platform dedicated specifically to accessing Suroboyo Bus transportation services. However, with the advancement of technology and changing user needs, the GOBIS application also needs to be adjusted to remain relevant and meet expectations. Many users have complained about the application's ambiguous interface, unclear colors, and other issues. Therefore, a redesign of this application is necessary. This study employs the User-Centered Design (UCD) method and SUS testing to obtain a new design that can be implemented. The results show a significant improvement in application usability, with the average SUS score from users after the redesign process reaching 82.25, rated as "good" with a "B" grade. Comparing it to the usability score of the previous version, which only reached 57.25 with a "poor" rating and a "D" grade, indicates a substantial improvement. Thus, the new design demonstrates a significant improvement in usability compared to the previous version.
Keywords: redesign; GOBIS aplication; user interface; UCD; system usability scale
Abstrak: Dalam era digital saat ini, aplikasi pemesanan transportasi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satu pilihan utama yang sering digunakan adalah Aplikasi Golek Bis (GOBIS) Suroboyo Bus. GOBIS dirancang khusus sebagai platform untuk mengakses moda transportasi Suroboyo Bus. Namun, sejalan dengan kemajuan teknologi dan evolusi kebutuhan pengguna, perlu penyesuaian agar aplikasi Golek Bis tetap relevan dan memuaskan pengguna. Banyak pengguna mengeluhkan tentang antarmuka aplikasi yang kurang jelas, warna yang ambigu, dan masalah lainnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan redesain aplikasi ini. Penelitian ini menerapkan metode UCD dan mengujikan SUS untuk mendapatkan desain baru yang lebih baik. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kegunaan aplikasi, dengan nilai rata-rata skor SUS pengguna setelah proses redesain mencapai 82.25, dinilai sebagai "good" dengan peringkat "B". Perbandingannya dengan nilai kegunaan versi sebelumnya yang hanya mencapai 57.25 dengan penilaian "poor" dan peringkat "D" menunjukkan peningkatan yang signifikan. Oleh karena itu, desain baru menunjukkan perbaikan yang berarti dalam hal kegunaan dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Kata kunci: redesign; aplikasi GOBIS; user interface; UCD; system usability scale
Abstract:Abstract: The city of Surakarta is one of the cities that is busy with local and foreign tourists because there are various kinds of interesting cultural tourism. The large number of hotels with many services and facilities…
ies makes tourists confused in choosing a hotel, so prospective hotel guests need a long time to choose the best hotel according to their desired criteria. The aim of this research is to create a tool for prospective hotel guests in making decisions on hotel selection recommendations using the TOPSIS and SAW methods. This research uses 8 hotel data points in Laweyan District, Surakarta, and hotel data obtained from the Tourism Office. The results of the McCall Test with 5 indicators, namely accuracy, reliability, efficiency, integrity, and usability, average 86%, so this system is categorized as very good.
Keywords: hotel selection; TOPSIS; SAW; decision supporter system
Abstrak: Kota Surakarta menjadi salah satu kota yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara karena terdapat berbagai macam wisata budaya yang menarik. Banyaknya hotel dengan pelayanan dan fasilitas yang banyak membuat wisatawan kebingungan dalam memilih hotel, sehingga calon tamu hotel memerlukan waktu yang lama untuk memilih hotel terbaik sesuai kriteria yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat suatu alat bantu bagi calon tamu hotel dalam pengambilan keputusan rekomendasi pemilihan hotel menggunakan metode TOPSIS dan SAW. Penelitian ini menggunakan 10 titik data hotel yang ada di Kecamatan Laweyan Surakarta dan data hotel yang diperoleh dari Dinas Pariwisata. Hasil Uji McCall dengan 5 indikator yaitu akurasi, reliabilitas, efisiensi, integritas, dan kegunaan rata-rata 86%, maka sistem ini dikategorikan sangat baik.
Kata kunci: pemilihan hotel; TOPSIS; SAW; sistem penunjang keputusan