Search Articles & Publications

Showing 900 articles found for "Relevan"

PERAN ILMU BALAGHAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI BAHASA ARAB

Husein, Ahmad, Sidik, Anwar
Abstract: Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa internasional yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang, khususnya keagamaan, pendidikan, dan komunikasi global. Salah satu ilmu yang menunjang kemampuan komunikasi bahasa… Arab adalah ilmu balaghah, yakni ilmu yang mengkaji keindahan, ketepatan, dan efektivitas penggunaan bahasa dalam menyampaikan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ilmu balaghah dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa Arab. Dengan menggunakan metode library research melalui analisis konten dan pendekatan deskriptif, penelitian ini menganalisis jurnal ilmiah dan sumber akademik yang relevan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa balaghah yang mencakup tiga cabang utama yaitu ma’ani, bayan, dan badi’ memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Arab peserta didik, baik secara reseptif maupun produktif. Balaghah tidak hanya berfungsi sebagai kajian teoritis estetika bahasa, tetapi juga sebagai instrumen praktis dalam membangun keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan kontekstual. Integrasi balaghah dalam pembelajaran bahasa Arab terbukti meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami makna secara mendalam, memilih diksi yang tepat, serta menyusun kalimat yang sesuai dengan konteks komunikasi.

PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PASCA PERCERAIAN TERHADAP ISTRI YANG MEMILIKI PERAN GANDA DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM

Andri, Ahmad, Hendri.K, Hendri.K
Abstract: Pembagian harta bersama pasca perceraian kerap menimbulkan persoalan keadilan, terutama bagi istri berperan ganda ketika kontribusi ekonomi dan tanggung jawab nafkah pasca perceraian tidak dipertimbangkan secara proporsional.… onal. Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika pembagian harta bersama pasca perceraian bagi istri berperan ganda dalam perspektif sosiologi hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum Islam berbasis studi kepustakaan melalui penelaahan peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, serta literatur ilmiah dan data empiris yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian harta bersama secara sama rata berpotensi menimbulkan ketidakadilan substantif apabila tidak mempertimbangkan kontribusi ekonomi dan tanggung jawab nafkah pasca perceraian. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembagian harta bersama yang lebih proporsional dan kontekstual agar selaras dengan nilai keadilan dan tujuan hukum Islam.

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK AKHLAK MULIA PESERTA DIDIK

Sahat Parulian
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlak mulia peserta didik melalui pendekatan studi kepustakaan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada… da fenomena degradasi moral di kalangan peserta didik yang menunjukkan perlunya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi literatur (library research), yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dan multidimensional, yaitu sebagai pendidik (educator), pembimbing (counselor), teladan (role model), motivator, serta evaluator dalam membentuk karakter peserta didik. Implementasi pembentukan akhlak mulia dilakukan melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran, pemberian keteladanan, pembiasaan perilaku positif, serta penciptaan lingkungan pendidikan yang religius dan kondusif. Selain itu, keberhasilan pembentukan akhlak juga dipengaruhi oleh sinergi antara guru, keluarga, dan lingkungan sosial. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penguatan peran guru PAI tidak hanya terbatas pada aspek kognitif, tetapi juga harus menyentuh aspek afektif dan psikomotorik peserta didik secara holistik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru PAI secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan pendidikan karakter di era modern. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan akhlak mulia.

ANALISIS PERBANDINGAN KONSEP DASAR DAN URGENSI EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

HM, Nawal Sa’adah, Herdah, Herdah
Abstract: Evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena berfungsi untuk mengetahui tingkat keberhasilan peserta didik serta efektivitas proses pembelajaran. Dalam kajian evaluasi pendidikan terdapat tiga istilah… ah yang sering digunakan, yaitu pengukuran (measurement), penilaian (assessment), dan evaluasi (evaluation), yang memiliki konsep dan fungsi yang berbeda. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep pengukuran, penilaian, dan evaluasi serta mengkaji urgensi penerapannya dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber buku dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengukuran berkaitan dengan proses memperoleh data kuantitatif melalui pemberian skor, penilaian merupakan proses menafsirkan hasil pengukuran untuk mengetahui tingkat pencapaian belajar peserta didik, sedangkan evaluasi merupakan proses pengambilan keputusan terhadap keberhasilan pembelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Arab, evaluasi sangat penting karena mencakup empat keterampilan berbahasa, yaitu istima’, kalam, qira’ah, dan kitabah, sehingga dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kemampuan berbahasa peserta didik.

PERBAIKAN MUTU BERKELANJUTAN (CONTINUOUS IMPROVEMENT) DAN STANDAR MUTU (QUALITY STANDART) DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Puspita, Kurnia Tri, Muallimin, Khoirul Anwar
Abstract: Islamic Religious Education (PAI) faces complex challenges in maintaining relevance and quality amidst social change, technology, and demands for public accountability. Two main concepts in educational quality management—continuous… —continuous improvement and quality assurance—are often discussed separately, despite their fundamentally synergistic relationship. This study aims to conceptually examine the integration of continuous improvement and quality assurance in the context of PAI, addressing how both frameworks can be operationalized simultaneously to improve the quality of PAI delivery. Using a systematic literature review method through Google Scholar and Publish or Perish (PoP) for the 2019–2026 period, 25 relevant articles were analyzed from 80 initial findings. The results show that quality assurance functions as a holding system that establishes standards, while continuous improvement acts as a driving force encouraging innovation and adaptation. However, in PAI practice, tension exists between standard compliance (QA) and the need for dynamic change (CI). This article offers an integrative framework called the Adaptive Quality Cycle (AQC), combining the Plan-Do-Check-Act cycle with Islamic principles such as muhasabah (self-evaluation), tahsin (continuous improvement), and itqan (professionalism). This integration is key for PAI institutions to not only meet minimum standards but also continuously develop dynamically without losing their Islamic identity.

REACTUALIZATION OF ISLAMIC EDUCATIONAL VALUES IN THE TRANSFORMATION OF THE LEARNING CLIMATE IN THE DIGITAL ERA

Rohaedah, Rohaedah, Sulaeman, Devi, Musyadad, Mia Audina, Laras, Irena, Supriatna, Asep
Abstract: The digital transformation in education presents both challenges and opportunities for Islamic educational institutions in maintaining their value orientation amidst changes in media and learning interaction patterns. These… ese changes require efforts to reactualize Islamic educational values to remain relevant and operational in creating an effective and character-based learning climate. This study aims to analyze the process of reactualization of Islamic educational values in the transformation of the learning climate in the digital era at Madrasah Ibidaiyah Al Umm. The study used a qualitative approach with a case study. Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data were then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that value reactualization occurs through three main patterns: the integration of values into digital learning planning, the establishment of an etiquette-based classroom culture in online interactions, and teacher role models in digital communication ethics. Technological transformation is interpreted as a medium for strengthening character, not simply an innovation in learning tools. The resulting learning climate demonstrates consistency between madrasah policies, pedagogical practices, and classroom culture. The implications of this research emphasize the importance of values-based digital learning design as a foundation for character building in madrasahs, while also providing a conceptual contribution to the development of contextual Islamic education in the digital era.

IMPLEMENTATION OF ISLAMIC BOARDING SCHOOL-BASED EDUCATIONAL MANAGEMENT TO IMPROVE STUDENT DISCIPLINE AND INDEPENDENCE

Supriatna, Asep, Warsali, Warsali, Saepudin, Saepudin, Susilawati, Susilawati, Jaenal, Agus
Abstract: Islamic boarding school-based educational management is a relevant character development model in facing the challenges of moral degradation and low student independence in the modern era. This study aims to analyze the… implementation of Islamic boarding school-based educational management at SMPIT Manbaul Ulum in improving student discipline and independence. The research approach used is a qualitative case study. Data were obtained through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies, which were then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results show that the implementation of Islamic boarding school-based educational management is carried out through the integration of religious values in all school activities, consistent regulation of discipline, habituation of congregational worship, and strengthening student personal responsibility through independence programs. Student discipline is increased through structured supervision and positive behavioral habits, while independence grows through assignments that encourage self-management and independent decision-making. These findings prove that the Islamic boarding school-based educational management model is effective in shaping students' disciplined and independent character. The implications of this study indicate that the Islamic boarding school-based approach can be an alternative educational management strategy that focuses not only on academic achievement, but also on character development.

ANALYSIS OF THE CONCEPT OF EDUCATION IN TAFSIR TARBAWI: A STUDY OF THE TAFSIR BY THE THREE SCHOLARS

Sulastri. A, Charles Rangkuti, Kiki Hardini, Ulil Amri
Abstract: This study aims to analyze the concept of Islamic education from the perspective of tafsir tarbawi based on the thoughts of the Indonesian three prominent Islamic education scholars, namely Ahmad Tafsir, Abuddin Nata, and… d Muhaimin. The focus of the study is directed toward three main aspects of education: educational goals, educational materials, and educational methods derived from the values of the Qur’an. This research employs a qualitative approach using library research. The data were obtained from primary sources in the form of the works of the examined scholars and secondary sources consisting of books, journal articles, and relevant research findings. Data collection was conducted through documentation, while data analysis employed content analysis with a descriptive-analytical approach. The results indicate that tafsir tarbawi views the goal of Islamic education as an effort to form insan kāmil, characterized by a balanced development of faith, knowledge, and morality. Educational materials are integrative, combining religious knowledge and general knowledge based on Qur’anic values. Meanwhile, educational methods in tafsir tarbawi emphasize humanistic, contextual, and participatory approaches through exemplification, dialogue, storytelling, and habituation. This study affirms that tafsir tarbawi has strong relevance in addressing the challenges of contemporary Islamic education, particularly in strengthening students’ character and moral values.

KH. HASYIM MUZADI DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM

Imam Adi Marianto, Maragustam Siregar
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran KH. Hasyim Muzadi serta kontribusinya terhadap transformasi pendidikan Islam kontemporer, sebagai respons terhadap kebutuhan integrasi nilai tradisional pesantren dengan tuntutan pendidikan… endidikan modern yang adaptif dan berkarakter. Penelitian bertujuan menganalisis, mensintesis, dan mengembangkan konsep pendidikan Islam moderat berdasarkan karya, ceramah, dan praktik KH. Hasyim Muzadi. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif studi pustaka, dengan sumber data dari literatur akademik dan karya tulis terkini (2020–2025), dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menilai relevansi pemikiran tokoh terhadap pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan pemikiran KH. Hasyim Muzadi menekankan moderasi, integrasi kurikulum agama dan umum, pendidikan karakter, serta pendekatan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, transformasi pendidikan Islam dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip moderasi, pedagogi kontekstual, dan inovasi kurikulum, sehingga menghasilkan generasi yang adaptif, kompeten, dan berkarakter.

REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA: DINAMIKA HISTORIS, TRANSFORMASI KELEMBAGAAN, DAN TANTANGAN KONTEMPORER

Herawati
Abstract: Pendidikan Islam di Indonesia mengalami proses reformasi yang panjang dan dinamis seiring dengan perubahan sosial, politik, dan kebijakan pendidikan nasional. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan reformasi… si pendidikan Islam di Indonesia dari masa awal hingga era kontemporer, dengan menyoroti faktor pendorong, arah perubahan, serta tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, termasuk kebijakan pemerintah dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa reformasi pendidikan Islam tidak hanya menyentuh aspek kelembagaan dan kurikulum, tetapi juga metode pembelajaran, integrasi ilmu agama dan umum, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun demikian, reformasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketimpangan mutu, keterbatasan sarana, dan tantangan globalisasi. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.