Search Articles & Publications

Showing 900 articles found for "Relevan"

MENUMBUHKAN JIWA PANCASILA DI KALANGAN ANAK MUDA BANGSA MELALUI NILAI – NILAI ADAT DAN TRADISI LOKAL

Ursula Lodang Soge, Georinia Wasi Wekin
Abstract: Artikel ini mengkaji secara komprehensif upaya menumbuhkan jiwa Pancasila di kalangan anak muda bangsa melalui pemanfaatan nilai-nilai adat dan tradisi lokal sebagai fondasi pendidikan karakter. Dalam konteks modern, generasi… erasi muda Indonesia menghadapi perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang berlangsung sangat cepat, sehingga nilai-nilai kebangsaan kerap mengalami pergeseran makna maupun pengurangan relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menuntut adanya strategi pembinaan karakter yang tidak hanya teoritis, tetapi juga memiliki kedekatan emosional, historis, dan kultural dengan kehidupan anak muda. Adat dan tradisi lokal yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara mengandung berbagai nilai luhur seperti kebersamaan, gotong royong, musyawarah untuk mufakat, penghormatan terhadap sesama, solidaritas, kearifan spiritual, serta penghormatan terhadap alam dan leluhur. Nilai-nilai tersebut selaras dengan prinsip-prinsip Pancasila dan dapat menjadi sarana efektif dalam memperkuat pemahaman generasi muda terhadap identitas nasional. Melalui pendekatan kultural, pendidikan berbasis kearifan lokal dapat diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, komunitas adat, dan organisasi kepemudaan. Proses internalisasi nilai dilakukan melalui pengenalan tradisi lokal, partisipasi aktif dalam kegiatan budaya, integrasi materi kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan, serta pembentukan ruang dialog yang memungkinkan anak muda memahami relevansi adat terhadap nilai-nilai Pancasila. Artikel ini menegaskan bahwa pelestarian adat dan tradisi bukan sekadar menjaga warisan budaya, tetapi juga merupakan strategi transformasi karakter yang mampu mendorong anak muda agar berperilaku sesuai dengan nilai Pancasila secara sadar dan konsisten. Dengan menghubungkan nilai Pancasila dengan realitas budaya yang dekat dengan kehidupan mereka, generasi muda diharapkan mampu mengembangkan karakter nasionalisme, toleransi, dan tanggung jawab sosial di tengah tantangan global. Penelitian ini berkesimpulan bahwa penguatan jiwa Pancasila melalui adat dan tradisi lokal merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter, berakar pada budaya bangsa, serta mampu menghadapi dinamika zaman tanpa kehilangan identitas keindonesiaannya.

KONSEP MEDAN MAKNA DALAM PEMIKIRAN AHMAD MUKHTAR UMAR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

Raodhatul Fitri, Haniah, Amrah Kasim
Abstract: This study aims to examine the concept of semantic fields in the thought of Ahmad Mukhtar Umar and its relevance to Arabic language learning. The research employs a qualitative approach with the library study method, which… ch is based on theoretical analysis of relevant scholarly literature. The data consist of primary and secondary sources. The primary data are obtained from Ahmad Mukhtar Umar’s works discussing ‘ilm al-dalālah (semantics), while the secondary data come from books, journal articles, and websites related to semantics and Arabic language learning. The findings show that Ahmad Mukhtar Umar’s linguistic thought is built upon the integration of classical Arabic linguistic traditions and modern linguistic theories, emphasizing language as a dynamic and contextual system of meaning. The concept of the semantic field is understood as a network of semantic relations among vocabulary items, encompassing synonymy, hyponymy, part–whole relations, antonymy, and incompatibility. The study concludes that applying the concept of semantic fields in Arabic language learning enables thematic and conceptual vocabulary development, thereby supporting more meaningful, communicative, and contextual learning.

DIALOG ANTARA SPIRITUALITAS HENDRIKUS LEVEN DAN SPIRITUALITAS KEHIDUPAN: PERSPEKTIF TEOLOGIS

Fravita Harati Leton, Apolonaris BataTeron, Nelci Halla
Abstract: Artikel ini menganalisis dialog antara spiritualitas Hendrikus Leven dan spiritualitas kehidupan dalam konteks teologi Katolik. Hendrikus Leven, seorang imam Katolik Belanda (192-2000), dikenal karena pendekatannya yang… mengintegrasi iman dengan kenyataan sehari-hari. Spiritualitas kehidupan, di sisi lain, merujuk pada praktik spiritual yang menekankan pengalaman hidup manusia sebagai sarana pertemuan dengan Tuhan. Melalui perspektif teologis Katolik, artikel ini mengeksplorasi kesamaan, perbedaan, dan sinergi keduanya, dengan dukungan dari ajaran Gereja seperti Katekismus Gereja Katolik dan ensiklik kepausan. Temuan menunjukan bahwa dialog ini memperkuat integrasi antara kontemplasi pribadi dan aksi duniawi, mendorong spiritualitas yang holistik dan relevan dengan tantangan modern.

SOCIAL ETHICS IN SOCIAL MEDIA USE: CHALLENGES AND SOLUTIONS IN THE DIGITAL ERA

Dian, Dian Enjeli Taneo, Aptist Yantia Kartini Teresia Sole, Betryani Rabeka Penna, Dina Yanti Lassa, Charles Marten Luter Tallan, Demest Seo, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial… sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.

UJARAN KEBENCIAN ONLINE DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERILAKU SOSIAL DAN SIKAP BERPRASANGKA PADA SISWA: STUDI LITERATUR

ronal, Ronal Andres Bay, Sindi Abidelin Banoet, Resti Adryani Kale, Risna Akdalia Solukh, Sidri Sonya Leobisa, Yenry Anastasia Pelondou
Abstract: Media sosial telah menjadi platform utama untuk komunikasi akibat pesatnya kemajuan teknologi informasi, namun hal ini juga memungkinkan penyebaran ujaran kebencian secara daring. Mengingat mahasiswa sedang aktif mengembangkan… angkan identitas sosial mereka, fenomena ini sangat berbahaya karena berpotensi merusak perilaku prososial dan memperkuat prasangka yang telah ada. Penelitian ini sangat penting untuk memahami bagaimana lingkungan digital mempengaruhi pembentukan karakter seorang mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana prasangka dan perilaku prososial mahasiswa dipengaruhi oleh paparan mereka terhadap ujaran kebencian daring di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggabungkan observasi dokumenter daring dengan analisis literatur. Data dikumpulkan dengan memeriksa dan mengevaluasi sejumlah artikel ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025.Berdasarkan temuan, paparan terhadap ujaran kebencian daring berkorelasi dengan peningkatan intoleransi sosial di kalangan mahasiswa, serta penurunan empati dan perilaku prososial. Di antara penyebab yang berkontribusi adalah efek disinhibisi daring, proses dehumanisasi, dan algoritma media sosial yang menciptakan ruang gema. Kebutuhan mendesak akan pendidikan karakter dan literasi etika digital di lembaga pendidikan untuk mengurangi dampak berbahaya ini ditunjukkan oleh hasil penelitian tersebut. Sebagai kesimpulan, ujaran kebencian daring merupakan ancaman serius bagi perkembangan sosial anak muda, yang membutuhkan langkah-langkah pendidikan proaktif untuk mempromosikan masyarakat digital yang lebih penuh kasih sayang dan penerimaan.

THE FIQH OF RUKHSAH: STUDI ANALITIS DISPENSASI PUASA BAGI MAHASISWA DENGAN KONDISI MEDIS

M. Rikza Chamami, Muhammad Asrori, Maizza Hilda, Aatinaa Rohmah, Salma Salsabila, Silvi dwi
Abstract: Penelitian ini bertujuan memberikan analisis yang mendalam mengenai konsep rukhsah atau dispensasi puasa bagi mahasiswa yang mengalami kondisi medis tertentu, dengan mengintregasikan perspektif fikih dan kebutuhan praktis… s dalam kehidupan akademik. Dalam radisi hukum islam, rukhsah merupakan bentuk keringanan yang diberikan kepada mukallaf Ketika kondisi normal tidak memungkinkan pelaksanaan ibadah secara sempurna. Mahasiswa dengan gangguan Kesehatan seperti penyakit kronis, gangguan metabolik, masalah gastrointestinal, atau kondisi psikis yang diperparah oleh puasa, seringkali menghadapi dilema antara menjaga komitmen religious dan mempertahankan stabilitas Kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitis deskriptif melalui telaah literatur fikih klasik, fatwa kontemporer, serta kajian medis yang relevan guna untuk menetapkan Batasan dan indikator objektif terkait kebolehan meninggalkan atau mengganti puasa.   Hasil kajian menunjukkan bahwa fiqh al rukhsah menjadi dasar pemberian dispensasi. Syariat mengedepankan keselamatan dan menolak kemudharatan, sehingga mahasiswa yang kondisi medisnyadapat memburuk apabila berpuasa berhak mendapatkan rukhsah berupa tidak berpuasa, mengganti di hari lain, atau dalam kasus membayar fidyah. Disamping itu, penelitian menemukan bahwa Sebagian mahasiswa memahami bahwa kerangka fikih yang membolehkan keringanan sehingga mulai memahami rukhsah puasa yang dianjurkan dalam kondisi medis tertentu. Diperlukannya juga edukasi fikih Kesehatan di lingkungan kampus untuk meningkatkan literasi keagamaan dan kesehatan, sehingga mahasiswa mampu mengambil Keputusan ibadah yang tepat, seimbang, dan sesuai dengan ketentuan syariat maupun kebutuhan medis mereka.

THE LIVING TRADITION: MENELUSURI WARISAN INTELEKTUAL ISLAM DALAM KURIKULUM PESANTREN AL-ITQON, JAWA TENGAH

Muhammad Asrori, Maizza Hilda, Aatinaa Rohmah, Salma Salsabiila Ash-Shawwamah, M. Rikza Chammami
Abstract: Sebagai lembaga Pendidikan Islam tradisional pesantren terus berupaya menjaga kekayaan intelektual Islam sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pendidkan masa kini, analisis ini mendalami kurikulum pesantren Al-Itqon Bugen… gen Jawa Tengah, dengan pendalaman metode untuk memertahankan tradisi intelektual Islam mekanisme pewarisan dan aspek yang memengaruhi proses integrasinya dengan sistem Pendidikan. Hasil penelitian menampilkan bahwa struktur kurikulum yang terdiri dari 40% kajian kitab kuning dan 60% kurikulum nasional , proses pewarisnya dibuat melalui bandongan sorogan dan halaqah yang digabungkan dengan metode terbaru dan diskusi tematik seperti proyek kolaboratif kepemimpinan kyai yang progresif keterlibatan masyarakat dan kapisitas manajemen pesantren ialah sejumlah faktor tradisi mendorong integrasi. Keterbatasan tenaga Pendidik dalam berbagai aspek ketentuan akreditasi adalah rintangan utamanya berdasarkan penelitian ini. Pondok Al-Itqon berhasil mendirikan tradisi yang hidup dengan memakai model integrasi yang adaptif antara warisan intelektual Islam dan Pendidikan modern. Konsep tradisi berguna sebagai landasan untuk menjaga dan memperluas warisan intelektual Islam, peran penting pendidkan pesantren dalam ilmu klasik yang berdiri mepertahankan pola pembelajaran yang tersusun dan budaya religius yang kuat. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengenali betapa tradisi hidup, Pendidikan pesantren kyai, dan karakter guru dalam mempertahankan pewaris ilmu-ilmu Islam. Untuk menghidupkan Kembali ilmu tradisional di dunia modern menyatukan Pendidikan spiritual dan karakteristik dan spiritual formal, literatur klasik di awasi dengan menyeluruh. Hasil penelitian memberitahukan bahwa pesantren Al-Itqon berhasil mempertahankan kedudukan tradisional dan prinsip Islam klasik sementara tetap relevan dengan perkembangan Pendidikan modern dan melestarikan warisan keilmuan islam secara berkelanjutan.

ANALISIS MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEBAGAI PUSAT SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 09 LUWU

Hafsari, ST. Marwiyah, Akbar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Luwu serta untuk menganalisis manajemen perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini… menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Fokus penelitian meliputi kepala perpustakaan, guru, dan siswa di SMA Negeri 9 Luwu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tiga tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Luwu terbentuk melalui sinergi antara faktor internal dan eksternal. Faktor internal tercermin dari kesadaran, kemauan, dan dorongan diri siswa dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara mandiri. Sementara faktor eksternal berupa layanan, fasilitas, serta pengelolaan perpustakaan yang baik berperan penting dalam meningkatkan minat dan kesiapan belajar siswa. (2) Manajemen perpustakaan yang dijalankan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, penempatan, pengarahan, dan pengawasan telah menjadikan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang efektif. Manajemen yang baik menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan akademik siswa. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia koleksi bacaan, tetapi juga berperan strategis dalam menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan.

PENGEMBANGAN SIKAP NASIONALISME SISWA SD MELALUI STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN PPKN

Laeni Sholihah, Fatonah Salfadilah, Diki Januar, Apriana Sa’diah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pengembangan sikap nasionalisme pada siswa SD dapat dilakukan dengan menggunakan Strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila… a dan Kewarganegaraan (PPKn). Pendidikan PPKn memiliki peran penting dalam mengembangkan karakter serta meningkatkan kesadaran sosial siswa, tetapi kenyataannya, pengetahuan tentang nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda Indonesia masih tergolong rendah. Metode pengajaran tradisional yang umum diterapkan dalam pengajaran Pancasila terbukti kurang efektif untuk generasi yang lebih melek digital, yang cenderung kritis dan aktif. Dengan pendekatan yang bersifat kualitatif serta studi literatur, penelitian ini mengkaji beragam sumber yang relevan mengenai penerapan CTL dalam kerangka PPKn. Temuan analisis mengindikasikan bahwa CTL dapat mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, serta meningkatkan pemahaman dan penghayatan terhadap sikap nasionalisme. Hasil penemuan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam prestasi belajar siswa setelah penerapan CTL jika dibandingkan dengan cara mengajar yang konvensional.

KOMUNIKASI PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL: SEBUAH KAJIAN KONSEPTUAL TENTANG TRANFORMASI INTERAKSI EDUKATIF

Asiyah, Gita Tamara, Shafiyah Binti Nur Ikhwan, Suci Pebriani, Zahra Ulfah Nasution, Ere Mardella Arbiani
Abstract: Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana transformasi digital memengaruhi bentuk, arah, dan efektivitas… fektivitas interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik. Pendekatan konseptual digunakan untuk meninjau berbagai teori komunikasi pendidikan dan relevansinya dalam konteks digitalisasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi pendidikan di era digital tidak hanya ditandai oleh penggunaan media baru, tetapi juga oleh perubahan paradigma interaksi yang lebih kolaboratif, interaktif, dan fleksibel. Peran pendidik bergeser dari sekadar penyampai informasi menjadi fasilitator pembelajaran, sementara peserta didik berperan lebih aktif dalam proses konstruksi pengetahuan. Dengan demikian, transformasi komunikasi pendidikan di era digital menuntut adaptasi kompetensi digital, literasi media, serta penguatan etika komunikasi dalam ruang virtual.