Search Articles & Publications

Showing 4768 articles found for "Data"

ANALISIS PENGEMBANGAN KARIR DITINJAU DARI MOTIVASI, KOMPETENSI, DAN EFIKASI DIRI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. AMERICAN STANDARD INDONESIA

M. Khusnan Hadi, Kurnia Puparini, Devi Kusumawardhani3, Septina Cahyaninggar
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan… an signifikan kompetensi terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1404 karyawan di PT. American Standard Indonesia. Dengan menggunakan rumus Slovin, maka didapat jumlah sampel pada penelitian ini adalah 311 karyawan American Standard Indonesia dari berbagai jenjang jabatan. Teknik pengumpulan data dengan; Observasi, Kuesioner dan Studi Pustaka. Teknik analisis data dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) yang berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap pengembangan karir. 2) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap pengembangan karir. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap pengembangan karir. 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. 5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan. 6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap kinerja karyawan. 7) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan.

IMPLEMENTATION OF P5 "MINI GARDEN CERIA" AS AN EFFORT TO STRENGTHEN CONCERN FOR THE NATURAL ENVIRONMENT AND RESPONSIBILITY OF STUDENTS AT KINDERGARTEN CERIA EDULOKA

Rahma Dwi Marta, Dessy Syofiyanti, Serli Hasmita, Ulfa Yunita
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program "Mini Garden Ceria" di Taman Kanak - Kanak Ceria Eduloka sebagai upaya menguatkan kepedulian terhadap alam sekitar dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan… unakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Aktivitas dalam program ini meliputi pengukuran luas lahan, menghitung biji, mengenal bangun datar dan bangun ruang pada benda benda sekitar, mengukur pertumbuhan tanaman menggunakan penggaris, mengisi media tanam dengan tanah sambil menghitung berapa sekop tanah yang dimasukkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep Matematika dasar, seperti pengukuran dan perhitungan sederhana, sekaligus membangun karakter positif berupa kepedulian lingkungan dan rasa tanggung jawab serta melibatkan siswa secara aktif, mulai dari menanam, menyiram, hingga merawat tanaman di area sekolah. Program ini efektif dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga tanaman dan kebersihan taman. Selain itu, tanggung jawab siswa terbentuk melalui tugas merawat tanaman secara bergilir, yang juga berdampak positif pada perilaku mereka di rumah, seperti mulai menyiram tanaman secara mandiri. Dengan demikian, implementasi P5 "Mini Garden Ceria" di TK Ceria Eduloka berhasil mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab.

ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN KOLEKTIF TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJEMEN PESANTREN DAN KEPUASAN KARYAWAN DI PESANTREN LEADERSHIP DAARUT TARQIYAH PRIMAGO

Mohamad Farhan Hidayat, Adhe Dahlan Perdiansyah, Muhamad Arya Zhilla, Ade Tiad Hendayana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kolektif terhadap efektivitas manajemen dan kepuasan karyawan di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode… ode survei, melibatkan 31 responden yang terdiri dari karyawan pesantren. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kolektif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan karyawan dengan kontribusi sebesar 69,6%. Efektivitas manajemen juga memberikan pengaruh signifikan yang lebih besar, yaitu sebesar 76,2%. Secara simultan, kedua variabel independen berkontribusi sebesar 76,9% terhadap kepuasan karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan kepemimpinan kolektif dan manajemen yang efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola pesantren untuk memperkuat kolaborasi dalam pengambilan keputusan dan mengoptimalkan sistem manajemen. Selain itu, penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan mengenai faktor lain yang berpengaruh terhadap kepuasan karyawan di lembaga pendidikan Islam.

GAMBARAN BABY MASSAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI. R USIA 3-6 BULAN DI DESA KUTAWIS KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA

Anisa Damayanti, Priyatin Sulistyowati, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar Belakang: : Kualitas tidur bayi sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masalah yang dialami ibu adalah bayi yang sulit sekali untuk tidur. Sehingga gangguan tidur yang terjadi pada bayi perlu mendapatkan… ndapatkan perhatian yang serius. Berdasarkan data WHO (World Health Organization), lebih dari 33% Bayi mengalami gangguan tidur. Dalam penelitian yang dilakukan Hiscock di Melbourne, Australia, 32% ibu mengatakan sering mengalami kesulitan tidur pada anaknya. Penelitian ini menemukan bahwa bayi sering mengalami gangguan tidur, baik yang berkepanjangan maupun parah atau berulang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur bayi adalah dengan baby massage, membantu mengurangi ketegangan otot-otot bayi sehingga timbul perasaan nyaman dan rileks. Selain itu durasi tidur yang lebih lama dipicu oleh pelepasan oksitosin dan endorfin pada saat baby massage. Hormon oksitosin berfungsi untuk menurunkan kadar stress dalam otak sehingga bayi merasa lebih tenang dan nyaman bahkan kualitas tidurnya meningkat, sedangkan hormon endorfin adalah suatu hormon untuk meredakan nyeri dan menghilangkan rasa tidak nyaman Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan. Metode: Pendekatan studi kasus ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan melihat kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan menggunakan lembar B-PSQI. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan perubahan skor dari 1 ke 3 setelah dilakukan baby massage. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemberian baby massage terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur bayi

ASUHAN KEPERAWATAN HARGA DIRI RENDAH DENGAN FOKUS TINDAKAN MENGIDENTIFIKASI KEMAMPUAN ASPEK POSITIF

Ambar Widyowati, Sudiarto, Wiwik Priyatin
Abstract: Data Riset Kesehatan Dasar (2018) banyaknya penderita skizofrenia di Indonesia sampai berkisar 400.000 individu atau 1,7 per 1.000 masyarakat. Skizofrenia suatu gangguan yang berpengaruh pada otak sehingga seseorang menjadi… adi terganggu perilaku, pikiran, presepsi dan juga emosi. Gejala skizofrenia dengan harga diri rendah ditandai rasa ketidakmampuan, berperasaan negatif ke diri sendiri, tidak percaya diri, tidak berharga serta keputusasaan yang jika tidak segera di tangani akan menyebabkan depresi. Intervensi yang diberikan yaitu melatih kelebihan positif dan mengidentifikasi kemampuan pada diri individu klien. Melaksanakan asuhan keperawatan mengidentifikasi kemampuan aspek positif yang di miliki klien dengan gangguan konsep diri harga diri rendah. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 4 hari didapatkan pasien sudah paham cara mengidentifikasi aspek positif dan melatih kemampuan yang dimiliki. 

GAMBARAN PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH DAN SALEP VCO (VIRGIN COCONUT OIL) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS

Aprisa Rahayu, Eko Julianto, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar Belakang : Diabetes Mellitus yakni penyakit kronis yang berlangsung ketika tubuh tidak bisa memanfaatkan insulin yang dihasilkan atau Ketika pankreas tidak memproses cukup insulin. Hiperglikemia yang tidak terkendali… li dapat mengakibatkan sistem tubuh mengalami kerusakan dan bisa teradi ulkus diabetikum. Penanganan yang dilakukan yaitu perawatan luka Diabetes Mellitus dengan pemberian air rebusan daun sirih merah dan salep VCO (Virgin Coconut Oil). Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemberian air rebusan daun sirih merah dan salep VCO (Virgin Coconut Oil) terhadap penyembuhan luka Diabetes Mellitus. Metode : pada karya tulis ini menggunakan menggunakan metode Deskriptif dengan rancangan studi kasus. Hasil : hasil studi kasus didapatkan hasil setelah diberikan air rebusan daun sirih merah dan salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada pasien luka Diabetes Mellitus selama 8 kali pertemuan dalam jangka waktu 15 hari (2 hari sekali). Mengalami perubahan menunjukan keefektifan   perawatan luka yang awalnya Jumlah skor 46 menjadi 34, dibuktikan dengan data penunjang skor Bates Jansen Wound Assessment Tool berada dijumlah skor 34. Kesimpulan : menunjukan bahwa pemberian air rebusan daun sirih merah dan salep VCO (Virgin Coconut Oil) efektif untuk membantu proses penyembuhan luka.

PERAN GURU DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA KELAS III UPTD SDN DEMANGAN 1 BANGKALAN

Ambar Wati, Yulia, Indra Perdana, Parrisca
Abstract: Guru memiliki peran yang krusial untuk membimbing, mendorong, dan mengawasi siswa terutama dalam hal membaca. Rendahnya motivasi yang dimiliki siswa untuk membaca membuat guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat… at membaca pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam menumbuhkan minat baca siswa di kelas III UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data diidentifikasi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting dalam menumbuhkan minat membaca siswa. Guru di UPTD SDN Demangan 1 memiliki banyak tanggung jawab untuk mendorong minat baca siswa. Guru dapat bertindak sebagai konselor dengan menyarankan buku untuk membaca siswa, sebagai motivator dengan memberikan pujian, sebagai dinamisator dengan mengintegrasikan membaca ke dalam pembelajaran, sebagai evaluator dengan menilai perkembangan siswa, dan sebagai fasilitator dengan menyediakan fasilitas fisik dan non fisik.

PENYULUHAN KELAINAN REFRAKSI PADA ASTIGMATISME TERHADAP KEJADIAN PRESBIOPIA DI OPTIK NEDIA KOTA MANNA

Susanti, Devi, Leni Novianti, Rizcita Prilia Melvani, M. Fakhruddin
Abstract: Kelainan refraksi adalah kondisi yang disebabkan oleh kelainan dalam panjang sumbu (axial length) atau kelainan daya refraksi media. Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi adalah salah satu penyebab yang paling umum dari… i gangguan penglihatan. Astigmatisme (mata silinder) adalah kondisi di mana kekuatan refraksi kornea atau lensa bervariasi karena perubahan bentuk permukaan sehingga cahaya jatuh di dua titik di depan retina. Kondisi ini menyebabkan penderita harus memutar mata sehingga efek lubang jarum dapat dilihat. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara faktor genetik dan penggunaan gadget terhadap kejadian astigmatisme di Optik Reka Jaya Palembang Tahun 2024. Metode Penelitian : Dalam Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independen yaitu faktor genetik dan penggunaan gadget dan variabel dependen yaitu astigmatisme. Hasil Penelitian : Dari data bivariat diperoleh dari 48 responden terdapat 33 responden (68,8%) mengalami astigmatisme dan 15 responden (31,3%) tidak mengalami astigmatisme. Diperoleh 31 responden (64,6%) mengalami astigmatisme berdasarkan faktor genetik sedangkan 17 responden (35,4%) bukan berdasarkan faktor genetik. Diperoleh 32 responden (66,7%) mengalami astigmatisme berdasarkan penggunaan gadget yang buruk sedangkan 16 responden (33,3%) penggunaan gadget yang baik. Kesimpulan : Berdasarkan Analisa data yang dilakukan diperoleh Kesimpulan bahwa ada hubungan yang bermakna antara faktor genetik dan penggunaan gadget secara simultan dengan kejadian astigmatisme. Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan faktor genetik dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,006 dan Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan penggunaan gadget dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,021.

PERAN PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ANALISIS PEKERJAAN DAN REKRUTMEN

Roy Qurrotu Ainin, Mhd. Irsan Nasution, Tri Pangkat Soesiawan, M. Alkaf, Supratikta, Hadi
Abstract: Human resource planning in the industrial revolution of the society 5.0 era must be carried out carefully, strategically and effectively in responding to the challenges of human resources that have flexibility that changes… es very quickly. The purpose of this research is to provide an explanation of the study of the role of human resource planning in job analysis and recruitment of human resources within the company, namely by formulating human resource planning steps based on job analysis and explaining the importance of job analysis in developing recruitment and workforce development strategies, and evaluating human resource planning effectively and efficiently by making continuous improvements to the human resource planning that has been arranged in accordance with the vision and mission of the Company. The research method used is descriptive analytical method obtained from secondary data sources taken from journals, articles and books using a qualitative research approach to literature study. The results of this study indicate that HR planning based on job analysis can provide a strategic advantage in managing the workforce in the company so that human resource planning in this study has an important role in job analysis and job analysis provides a strong basis for developing HR strategies, from recruitment to company development

KOLABORASI SDM, TEKNOLOGI, DAN KESADARAN LINGKUNGAN: STRATEGI PEMBANGUNAN EKONOMI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0

Fitriani, Widia, Galih Dika Permana, Nurhakim, Walian Maimun Al Qadiri, Hadi Supratikta
Abstract: The Fifth Industrial Revolution (Industry 5.0) presents both challenges and opportunities for global economic development, where advanced technologies such as Artificial Intelligence (AI), big data, and the Internet of Things… hings (IoT) are transforming industries and societies. The main challenges include the lack of human capital preparedness to quickly adapt to technological advancements and the low level of environmental awareness in many industrial sectors. Economic growth that focuses excessively on natural resource exploitation exacerbates environmental degradation and climate change. Therefore, collaboration between human resources, technology, and environmental consciousness is essential to achieving sustainable and inclusive development. This study aims to identify gaps in human resource readiness, technological utilization, and environmental awareness and to propose economic development strategies for the industry 5.0 era that address these challenges. The research method employed is a literature review, analyzing various academic papers, reports, and secondary data from scientific journals, government reports, and industry-related articles. The findings show that technology serves as a primary driver of innovation, but human-technology collaboration is crucial for creating sustainable value. Additionally, the rising environmental awareness offers opportunities for industries to shift towards more eco-friendly business models, such as the circular economy and renewable energy. Collaboration between governments, the private sector, academia, and civil society is needed to realize inclusive and sustainable development in this era.