Search Articles & Publications

Showing 3587 articles found for "Serta"

IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR PENGENDALIAN INTERNAL PEMBERIAN KREDIT RUMAH MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING

Christy, Tika, Yuma, Febby Madonna, Efendi, Zulfan
Abstract: Abstrak: Tujuan praktis dari kecerdasan buatan adalah membuat komputer lebih bermanfaat bagi manusia. Kecerdasan buatan dapat membantu manusia membuat keputusan, menemukan informasi yang lebih akurat atau membuat komputer… r lebih mudah digunakan dengan tampilan alami untuk membuatnya mudah dimengerti. Pada kenyataannya, sistem permohonan kredit bertujuan untuk memberikan kemudahan serta layanan yang tepat sesuai kebutuhan nasabah, dan juga memberikan suatu pedoman serta syarat-syarat dalam permohonan kredit dengan jelas agar nasabah mengerti bagaimana prosedur dalam mengajukan permohonan kredit. Adapun resiko yang dihadapi dari Bank SUMUT seperti tunggakan kredit atau kredit macet. Oleh karena itu, dibutuhkanlah kecermatan pihak internal bank dalam melakukan analisa. Ini bertujuan untuk mempelajari Sistem Pakar dengan metode Forward Chaining dan masalah untuk mengetahui apakah tindakan yang akan diambil oleh pihak internal dalam memproses pemberian kredit rumah sesuai aturannya.   Kata kunci: kredit; runut maju; sistem pakar     Abstract: The practical goal of artificial intelligence is to make computers more useful to humans. Artificial intelligence can help humans make decisions, find more accurate information or make computers easier to use with natural displays to make them easy to understand. The credit application system aims to provide convenience and appropriate services according to customer needs, and also provides clear guidelines and conditions for credit applications so that customers understand the procedure for applying for credit. The risks faced by Bank SUMUT such as credit arrears or bad loans. Therefore, it takes the accuracy of the bank's internal parties in conducting the analysis. This aims to study the Expert System with the Forward Chaining method and the problem to find out whether the actions that will be taken by internal parties in processing home loans are following the rules.   Keywords: credit; expert system; forward chaining

AUDIT SYSTEM INFORMATION ELECTRONIC MEDICAL RECORD AS STUDENT ONLINE LEARNING

Widiyanto, Wahyu Wijaya, Wulandari, Sri
Abstract: Abstract: In the current digital era, almost all health care sectors require fast, precise, detailed, and valid services. The results of observations show that during lectures, students still have difficulty understanding… g the flow of input, process, and output of a good application, and do not know and have an idea about Application Software in Health Care Facilities that are already running in health facilities because some students do Field Work Practices. placed in health care facilities institutions still use manual systems with paper and recording in ledgers, during the current pandemic. In this study, an electronic medical record information system was designed and built as a student learning application regarding health service applications, system accuracy test using ISO 9126, where ISO 9126 looks at Functionability, Reliability, usability, efficiency, maintainability, and portability of a good system and provides recommendations if there are findings that the system does not meet the needs. The results of this study obtained the value of the Information System that was built only 75,92593 % which is the result of quality measurement so that this application does not fall into the category of the ISO 9126 standard because there are Portability Characteristics, namely Adaptability and Installability elements are not met, for these finding recommendations for improvements are given so that the system can run perfectly. according to the need for use.             Keywords: Covid-19, Electronic Medical Records, Learning Media, ISO 9126   Abstrak: Pada era digital sekarang, hampir semua sektor pelayanan kesehatan membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, detail, dan valid. Hasil observasi menunjukkan bahwa selama perkuliahan mahasiswa masih kesulitan memahami alur input, proses, dan output dari suatu aplikasi yang baik, serta belum mengetahui dan mempunyai gambaran tentang Software Aplikasi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang sudah berjalan di fasilitas kesehatan dikarenakan beberapa mahasiswa yang melakukan Praktek Kerja Lapangan ditempatkan di institusi fasilitas pelayanan kesehatan masih menggunakan sistem manual dengan kertas dan pencatatan di buku. Pada penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah sistem informasi rekam medis elektronik sebagai aplikasi pembelajaran mahasiswa mengenai aplikasi pelayanan kesehatan, uji akurasi sistem menggunakan ISO 9126, dimana ISO 9126 menilik Functionability, Reliability, usability, efesiency, maintainability dan portability sistem yang baik serta memberi rekomendasi apabila ada temuan sistem yang belum sesuai kebutuhan. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai Sistem Informasi yang dibangun hanya 75,92593 % yang merupakan hasil pengukuran kualitas sehingga aplikasi ini tidak masuk kategori standar ISO 9126 karena ada Karakteristik Portability yaitu unsur Adaptability, dan Installability tidak terpenuhi, untuk temuan ini diberikan rekomendasi perbaikan agar sistem dapat berjalan sempurna sesuai kebutuhan penggunaannya.   Kata kunci: Covid-19, Media Pembelajaran, Rekam Medis Elektronik, ISO 9126

THE DESIGN OF INFORMATION SYSTEMS FILING OUTPATIENT MEDICAL RECORDS

Astuti, Dewi Listiawati, Gunawan, Hafsah Ghina Ghaida, Sari, Irda, Kurniawati, Rina, Yuniarty, Neneng
Abstract: Abstract: The system information section filing in UPT Puskesmas Rahayu to submit a medical record file to any of the poly, assembling medical records, store medical records, retention medical records are already inactive.… e. This research aims to design and create a system of information filing outpatient medical records in UPT Puskesmas Rahayu in terms of borrowing and return the medical record file as well as facilitate the retention of medical records with the use of qualitative methods. The Data used in the study in UPT Puskesmas Rahayu, namely interviews, observation, and FGD (Focus Group Discussion). This study shows the input data of the patients is in accordance with UPT Puskesmas Rahayu. Input patient data include No RM, the Name of the KK, the Patient's Name, Gender, Address, and Villages. This research resulted in the information system of medical record filing outpatient procedures that can facilitate the officer in the management of the filing of medical records.             Keywords: borrowing and return; medical record filing; puskesmas   Abstrak: Sistem informasi bagian filing di UPT Puskesmas Rahayu untuk mengirimkan berkas rekam medis ke setiap poli, assembling rekam medis, menyimpan rekam medis, meretensi rekam medis yang sudah in aktif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem informasi filing rekam medis rawat jalan di UPT Puskesmas Rahayu dalam hal peminjaman dan pengembalian berkas rekam medis serta mempermudah dalam retensi rekam medis dengan menggunakan metode kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian di UPT Puskesmas Rahayu yaitu wawancara, observasi dan FGD (Focus Group Discussion). Penelitian ini menunjukkan input data pasien sudah sesuai dengan yang ada di UPT Puskesmas Rahayu. Input data pasien meliputi No RM, Nama KK, Nama Pasien, Jenis Kelamin, Alamat, dan Kelurahan. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi rekam medis filing rawat jalan yang dapat mempermudah petugas dalam pengelolaan filing rekam medis.   Kata kunci: peminjaman dan pengembalian; puskesmas; rekam medis filing

DESIGN INFORMATION SYSTEM ONLINE REGISTRATION VACCINE COVID-19 AT RSAU DR. M. SALAMUN

Syahidin, Yuda, Mahpud, Elza Dewiana, Tarigan, Debora Serina Br, Hidayati, Meira
Abstract: Abstract: The entry of Covid-19 into Indonesia has caused many people to be affected, for example is delay in many activities and the increasing spread of the virus that affects public panic. One way to prevent the spread… d of the virus is the vaccination. Vaccination is the process of administering the vaccine that is useful for providing immunity to a certain disease in a person’s body. With vaccination, it will strengthen the community’s immune system. To make it easier for the public, vaccination registration can be done online now. Filling in the data can be done from home, so that it does not cause long queues that allow the risk of new clusters. The public will get proof of registration, which must be screenshots in the form of a barcode accompanied by a queue number and any prerequisites that must be brought when they come to. On the other hand, it will also be easier for health workers to confirm the suitability of the registered data with the person who came for the vaccine. The research used is descriptive research with observational and interview methods. The design of this system using the web with PHP programming language and MySQL database.   Keywords: information system; registration; vaccination     Abstrak: Masuknya Covid-19 ke Indonesia menyebabkan banyaknya masyarakat yang terkena dampaknya, contohnya yaitu terhambatnya banyak aktivitas dan meningkatnya penyebaran virus mempengaruhi kepanikan masyarakat. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin yang berguna untuk memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu ke dalam tubuh seseorang. Dengan adanya vaksinasi, maka akan memperkuat sistem imun masyarakat. Untuk mempermudah masyarakat maka saat ini pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan secara online. Pengisian data dapat dilakukan dari rumah, agar tidak menyebabkan antrian panjang yang memungkinkan adanya resiko cluster baru. Masyarakat akan mendapatkan bukti pendaftaran yang harus di screenshoot berupa barcode disertai nomor antrian dan persyaratan apa saja yang wajib dibawa saat akan datang melakukan vaksinasi. Di sisi lain, petugas kesehatan pun akan lebih mudah dalam mengonfirmasi kesesuaian data yang terdaftar dengan orang yang datang melakukan vaksin. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriprif dengan metode observasional dan wawancara. Perancangan sistem ini dilakukan menggunakan web dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.   Kata Kunci: registrasi; sistem informasi; vaksin

PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE LAYANAN SPBE (E-GOVERNMENT) DI LINGKUNGAN PEMKAB SUKABUMI

Wulandari, Devita, Gumilang, Soni Fajar Surya, Mulyana, Rahmat
Abstract: Abstract: To increase the Electronic-Based Government System (SPBE) maturity level and comply with Presidential Regulation no. 95 of 2018, the Sukabumi Regency Government needs to standardize the SPBE design to be implemented… ented appropriately integrated with utilizing technological advances optimally. One of the frameworks used to design the SPBE architecture is using the Enterprise Architecture (EA). EA aims to meet the gap between the needs of stakeholders and the availability of government administration services. The journal's focus on the design of this SPBE EA is on the SPBE Service Domain in the Electronic-Based Government Administration Service. The design is carried out using a combination of references to the SPBE Presidential Regulation and the National SPBE Master Plan Attachment and one of the main components of the EA framework, namely TOGAF ADM. This design produces an output in the form of an Electronic-Based Government Administration Service Catalog. It is expected to be used as a reference in developing technology in the Regency Government Sukabumi both from practical contributions and academic contributions. Keywords: Enterprise Architecture; Service Architecture; SPBE; TOGAF ADM     Abstrak: Dalam rangka meningkatkan tingkat kematangan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dan mematuhi Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Sukabumi perlu melakukan standarisasi terhadap perancangan SPBE agar dapat terimplementasi dan terintegrasi dengan baik dalam memanfaatkan kemajuan teknologi secara optimal. Salah satu kerangka kerja yang bisa digunakan untuk merancang Arsitektur SPBE yaitu menggunakan Enterprise Architecture (EA). EA bertujuan untuk memenuhi kesenjangan antara kebutuhan pemangku kepentingan dengan ketersediaan layanan administrasi pemerintahan. Fokus jurnal pada perancangan EA SPBE ini yaitu pada Domain Layanan SPBE di bagian Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik. Perancangan yang dilakukan memanfaatkan kombinasi antara referensi pada Perpres SPBE dan Lampiran Rencana Induk SPBE Nasional serta salah satu komponen utama framework EA yaitu TOGAF ADM. Perancangan ini menghasilkan keluaran berupa Katalog Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan teknologi di Pemkab. Sukabumi baik dari kontribusi praktis maupun kontribusi akademik.      Kata kunci: Arsitektur Layanan; Enterprise Architecture; SPBE; TOGAF ADM

IMPLEMENTASI FIREWALL PADA DATA LINK LAYER MENGGUNAKAN ARSITEKTUR SOFTWARE DEFINED NETWORK

Saputra, Herman, Dalimunthe, Ruri Ashari
Abstract: Abstract:  Software Defined Network has recently become a new architecture in computer network systems that offer convenience with a centralized control system. The Software Defined Network Architecture will separate the… e control plane and the data plane. Where the control plane will be placed on the controller that is stored and provides all the needs that exist in the network system. In Software Define Network, it still needs a lot of research, especially security, because it is the most important part in the network. One solution that can be used as security is a firewall. With the firewall, every data traffic will be monitored and also determine the entry and exit of data. In this research, a firewall will be implemented at the data link layer which will use a tree topology in the software define network and POX as the controller. The results of this study produce a firewall program with the python programming language which is placed on the POX controller. The code modification has successfully blocked, controlled, and monitored each packet based on the rules on the firewall.             Keywords: data link; firewall; pox controller; software defined network     Abstrak: Software Defined Network belakangan ini menjadi satu arsitektur baru pada sistem jaringan komputer yang menawarkan satu kemudahan dengan sistem kontrol terpusat. Pada arsitektur Software Defined Network akan memisahkan control plane dan data plane. Dimana control plane akan ditempatkan  pada controller yang bertugas mengatur serta menyediakan segala keperluan yang ada pada sistem jaringan. Pada Software Define Network masih perlu dilakukannya banyak riset khususnya bidang keamanan, karena keamanan merupakan bagian terpenting dalam jaringan. Salah satu solusi yang dapat digunakan sebagai keamanan adalah firewall. Dengan adanya firewall maka setiap lalu lintas data akan dapat dimonitoring dan juga menentukan keluar masuknya suatu data. Pada penelitian ini akan diimplementasikan firewall pada data link layer yang akan menggunakan topologi tree pada software defined network dan POX sebagai Controllernya.  Hasil pada penelitian ini menghasilkan satu program firewall dengan bahasa pemrograman python yang ditempatkan pada pox controller. Modifikasi kode telah berhasil untuk memblokir, mengontrol dan memonitoring setiap paket berdasarkan rule pada firewall.   Kata kunci: data link; firewall; pox controller; software defined network  

PERBANDINGAN ALGORITMA KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE DAN NAIVE BAYES PADA IMBALANCE DATA

Puspita, Chika Enggar, Pratiwi, Oktariani Nurul, Sutoyo, Edi
Abstract: Abstract: Question classification is a computer science system, which aims to analyze questions and can label each question based on existing categories. Questions can be collected from several materials or topics that are… re many and different. Therefore, the researcher intends to create a classification system for quiz questions Data Warehouse and Business Intelligence which can be grouped into topics Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analytics, and Performance Measurement. One way to solve this problem is by approach machine learning. In this study, researchers used a comparison of machine learning algorithms, namely the algorithm NaïveBayes and SupportVectorMachine using SMOTE and methods Cross-Validation The results of this study show the best accuracy results and are very helpful. The results obtained in the method cross-validation before SMOTE resulted in an accuracy rate of 82.02% for the results after going through the SMOTE stage of 94.79% on the algorithm Naïve Bayes, while the algorithm SupportVectorMachine get accuracy of 81.39% in the process before SMOTE for the results after going through SMOTE of 96.52%.  Keywords: Cross-Validation; Machine Learning; Naive Bayes; Support Vector Machine; Question Classification     Abstrak: Klasifikasi pertanyaan merupakan sebuah sistem ilmu komputer, yang bertujuan untuk menganalisis pertanyaan serta dapat memberi label pada setiap pertanyaan berdasarkan kategori yang ada. Pertanyaan soal dapat dikumpulkan dari beberapa materi atau topik yang banyak dan berbeda. Oleh karena itu, bermaksud untuk membuat sistem klasifikasi pertanyaan soal kuis Data Warehouse dan Business Intelligence yang dapat dikelompokkan menjadi topik Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analitik, dan Pengukuran Kinerja. Cara  yang dapat dilakukan untuk permasalahan ini dengan menggunakan pendekatan MachineLearning. Pada penelitian kali ini menggunakan perbandingan algoritma MachineLearning yaitu algoritma NaïveBayes dan SupportVectorMachine menggunakan metode SMOTE dan Cross-Validation. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil akurasi yang terbaik dan sangat membantu. Hasil yang diperoleh pada metode cross-validation sebelum SMOTE menghasilkan tingkat akurasi sebesar 82.02% untuk hasil sesudah melalui tahap SMOTE sebesar 94.79 %  pada algoritma Naïve Bayes, sedangkan pada algoritma Support Vector Machine menghasilkan akurasi sebesar pada proses sebelum SMOTE 81.39% untuk hasil sesudah melalui SMOTE sebesar 96.52%.   Kata kunci: Klasifikasi Pertanyaan; Pembelajaran Mesin; Naive Bayes; Support Vector Machine; Cross-Validation

PENERAPAN FRAMEWORK CODEIGNITER PADA SISTEM ABSENSI QR CODE DISKOMINFO KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN

Wahyudi, Dicky, Juledi, Angga Putra, Irmayanti, Irmayanti
Abstract: Abstract: Attendance is evidence of the presence of an activity carried out by an employee. The attendance system at the Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan office is currently still manual, namely by signing an attendance… endance form. This raises various problems namely; data input errors, attendance manipulation, inefficient recapitulation processes, and waste in the use of paper. This study aims to apply the codeigniter framework to the attendance system that uses QR Code at the Communication and Information Office of South Labuhanbatu Regency. The system development applies the Waterfall method, and the design uses the UML modeling language. This system is designed to make the attendance process effective for employees at the Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan office. From the results of the study, it was found that the codeigniter framework can be applied to an attendance system that uses a QR Code with a more efficient program code processing process.             Keywords: attendance; codeigniter; information system; qr code; web     Abstrak: Absensi merupakan bukti kehadiran dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang karyawan. Sistem absensi pada kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat ini masih manual yaitu dengan menandatangani formulir absensi. Hal ini menimbulkan berbagai masalah yakni; kesalahan penginputan data, manipulasi absensi, proses rekapitulasi yang tidak efisien, serta pemborosan dalam penggunaan kertas. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan framework codeigniter pada sistem absensi yang menggunakan QR Code di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pengembangan sistem menerapkan metode Waterfall, dan perancangan menggunakan bahasa pemodelan UML. Sistem ini dirancang untuk membuat efektif proses absensi kehadiran karyawan pada kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa framework codeigniter dapat diterapkan pada sistem absensi yang menggunakan QR Code dengan proses pengerjaan kode program yang lebih efisien.   Kata kunci: absensi; codeigniter; qr code; sistem informasi; web

TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 2019 PADA PSI UNIVERSITAS MURIA KUDUS

Wabang, Keszya, Rahma, Yusiana, Widodo, Aris Puji, Nugraha, Fajar
Abstract: Abstract: This research aims to analyze IT governance related to academic services at Muria Kudus University, which is responsibility of Information System Center division. Analysis did by measuring maturity level of IT… governance using COBIT 2019 framework to know about current maturity and expected maturity, also analyze the gap. It purposes to increase IT governance and forming recommendations that organization can do in the future. The results show that the average of current maturity level of 11 processes domain is 3,37 on level 3 (defined). It represents enterprisewide standards provide guidance across the enterprise to reach it goals. The result of gap analysis obtained the average of gap values is 1,63 and represents Information System Center MKU needs to do IT governance and management evaluations that aims to reach enterprise goals or expected maturity level. We give some recommendations into it. Keywords: COBIT 2019; gap analysis; IT governance; maturity level   Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam menganalisis tata kelola TI terkait layanan akademik yang ada di Universitas Muria Kudus (UMK), dimana aktivitas ini menjadi tanggung jawab divisi Pusat Sistem Informasi (PSI). Analisis dilakukan melalui pengukuran menjadikan tingkat kematangan (maturity level) pengelolaan TI dengan standar COBIT 2019 guna mengetahui kondisi tata Kelola TI saat ini diharapkan serta menganalisis kesenjangan (gap) yang terjadi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan tata kelola TI serta merumuskan rekomendasi yang bisa dilakukan selanjutnya oleh Pusat Sistem Informasi UMK di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata tingkat kematangan 11 domain proses yang dianalisis adalah sebesar 3,37 dan berada pada level 3 (ditetapkan). Hal tersebut merepresentasikan, bahwa organisasi telah memiliki standar proses yang berlaku diseluruh lingkup organisasi tersebut untuk mencapai tujuan. Sedangkan dari hasil analisis kesenjangan (gap) diperoleh rata-rata nilai kesenjangan sebesar 1,63 yang merepresentasikan, bahwa Pusat Sistem Informasi UMK perlu melakukan perbaikan-perbaikan tata kelola dan manajemen TI guna mencapai tujuan organisasi atau tingkat kematangan yang diharapkan. Terhadap hal tersebut diberikan beberapa rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan organisasi.   Kata kunci: analisis kesenjangan; COBIT 2019; tata kelola TI; tingkat kematangan  

ANALISIS RELEVANSI INFORMATION SYSTEM ARCHITECTURE BERDASARKAN KERANGKA KERJA KUALITAS MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE

Putri, Indah Faradhila, Izzati, Berlian Maulidya, Nur Fajrillah, Asti Amalia
Abstract: Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture… itecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework.   Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA.   Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi