Abstract:Abstract: The problem of disability is now a global health problem. As a result of disability, problems affect the productivity and quality of health of individuals and the community. Persons with disabilities are not just…
st people who have physical disabilities. People with mental disorders (ODGJ) are included in a group of people with disabilities. The stigma of Indonesian society that is still very strong regarding ODGJ is not as strong as that of other people with disabilities. This should not be allowed because it will result in a violation of dignity and value. The purpose of this activity is to establish and optimize the role of Mental Health Cadres (KKJ) in the community who are trained in the early detection of mental disorders in the community. This activity was carried out in the Magelang village in the Central Magelang subdistrict, Magelang city. With a population of 6,441 people, most of the community work in the Magelang village is working in the field of community services, government & individuals. In the 2019 Magelang sub-district has 18 patients with mental disorders. The results of the activities of the formation of mental health cadres (KKJ) in the community trained as many as 15 active cadres and are able to conduct early detection of mental disorders in the community so that the number of ODGJ of Magelang village is known to be 34 people and there are 2 people at risk of mental disorders. After knowing the number of ODGJ cadres implementing to the community one of them by providing psychological knowledge for families and communities.
Keywords: disability; mental health cadres; mental disorders
Abstrak: Masalah disabilitas saat ini menjadi masalah kesehatan global. Akibat adanya masalah disabilitas mempengaruhi produktivitas dan kualitas kesehatan perseorangan maupun masyarakat. Penyandang disabilitas bukan hanya orang yang mengalami kecacatan fisik saja. Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) termasuk dalam golongan penyandang disabilitas. Stigma masyarakat Indonesia yang masih sangat kuat mengenai ODGJ tidak sekuat pada penyandang disabilitas lainnya. Hal ini tidak boleh dibiarkan karena akan mengakibatkan pelanggaran martabat dan nilai. Tujuan dari kegiatan ini untuk membentuk dan mengoptimalkan peran Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) di masyarakat yang terlatih dalam melakukan deteksi dini kasus gangguan jiwa di masyarakat. kegiatan ini dilakukan dengan metode pendampingan kepada kader serta membantu para kader yang telah melakukan pelatihan tentang kesehatan jiwa. Dalam melakukan deteksi dini gangguan jiwa dimasyarakat dan pemetaan rumah penyandang disabilitas. Hasil kegiatan terbentuknya Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) di masyarakat yang terlatih sebanyak 15 kader aktif dan mampu melakukan deteksi dini gangguan jiwa dimasyarakat sehingga diketahui jumlah ODGJ kelurahan magelang sebanyak 34 orang dan resiko gangguan jiwa ada 2 orang. Setelah diketahuinya jumlah ODGJ kader melakukan implementasi ke masyarakat salah satunya dengan cara memberikan pengetahuan psikologis bagi keluarga dan masyarakat.
Kata Kunci: disabilitas; gangguan jiwa; kader kesehatan jiwa
Abstract:Abstract: This community service is provided to wives of civil servants called Darma Wanita at RSUD HAMS Kisaran, in creating positive activities at their homes and they also could get knowledge to be an entrepreneur through…
ough the activities. The community service is delivered in workshop and training method how to plant the vegetables such as water spinach (aka kangkung) in hydroponic wick system. The expected return is the wives could plant this hydroponic water spinach at their own yard so they can produce fresh and healthy Water Spinach for their family and they also can get additional income through the sales of the vegetables. Keywords: Entrepreneurship, Hydroponic, Wick system, Wives of civil servants, Abstrak:Pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada kelompok Ibu-ibu Darma Wanita Persatuan UP RSUD HAMS Kisaran, dimana selaku pendamping suami yang bertugas sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), para istri dapat melakukan kegiatan yang positif sekaligus menjadi peluang usaha dalam skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah memberikan informasi dan pelatihan menanam sayuran kangkung secara hidroponik sederhana dengan sistem sumbu (Wick System). Diharapkan nantinya, dengan bekal pengetahuan ini, para istri dapat melakukannya di rumah masing-masing dan nantinya akan dapat dengan mudah menyediakan sayuran segar dan bebas pestisida bagi keluarganya, sekalipun pada area pekarangan yang terbatas, dan sekaligus dapat pula dijadikan peluang usaha untuk menambah pendapatan keluarga. Keywords: darma wanita, hidroponik, peluang usaha, sistem sumbu
Abstract:Abstract: This service activity is carried out in the form of workshop where health and safe Internet became it's theme which was aimed to increasing the knowledge of women, especially the women of Bhayangkari Polsek Porsea…
sea in using the internet in a healthy and safe manner. The target audience of this Service Program are 20 women from bhayangkari Polsek Porsea. The method used are the lecture method, direct discussion and also question and answer. The material provided includes such as Women in the Technological Era, Empowering Women through Internet Technology, and also Healthy and Safe Internet. The benefits obtained from this service are the first is to improve current knowledge of technology for the women, the second is to increase the knowledge of the women roles in technology and the third is to educate the internet ethics and its benefits for herself and the family, children especially.
Keywords: Insan, health and safe, Women, Internet
Abstrak: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Workhshop yang bertemakan Internet sehat dan aman yang bertujuan meningkatkan pengetahuan perempuan khususnya ibu-ibu Bhayangkari dalam menggunakan internet secara sehat dan aman. Khalayak sasaran dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Ibu-Ibu bhayangkari yang berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan tanya jawab secara langsung. Materi yang diberikan diantaranya seperti Perempuan di Era Teknologi, Pemberdayaan Perempuan Melalui Teknologi Internet, serta Internet Sehat dan Aman. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini pertama meningkatkan pengetahuan. Teknologi masa kini kepada perempuan, kedua meningkkat pengetahuan tentang peran perempuan dalam Teknologi dan ketiga melakukan edukasi etika berinternet serta manfaat bagi dirinya dan keluarga, terutama kepada anak-anak.
Kata kunci: Insan, Sehat dan Aman, Wanita, Internet
Abstract:Abstract: Housewives can be entrepreneurs by conducting productive innovation activities at home, so they do not need to leave their home but they also can help increase family income through entrepreneurship. The initial…
l motivation that arises in a housewife for entrepreneurship is for family financial reasons. In addition there is also another motivation, having a particular hobby so that the products from that activities can be sell. Another motivation reason is to do their own career and to get their achievement. From the training conducted for 2 (two) days at Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat he results were obtained that it is believed that participants gained knowledge, full understanding of entrepreneurship, motivation to do entrepreneurship, the development of the creative economy, strengthening encouragement for housewives to make decision to do entrepreneurship in creative industries.
Keywords: Motivation, Entrepreneurship, Housewives
Abstrak: Para ibu rumah tangga dapat menjadi entrepreneur (wirausaha) dengan melakukan kegiatan-kegiatan inovasi yang produktif dari rumah, sehingga mereka tidak perlu meninggalkan rumah tetapi juga dapat membantu menambah pendapatan keluarga melalui wirausaha. Motivasi awal yang muincul pada diri seorang ibu rumah tangga untuk berwirausaha adalah karena alasan keuangan keluarga. Selain itu ada juga motivasi lain yaitu memiliki hobby tertentu sehingga produk yang muncul dari kegiatan menyalurkan hobby yang dapat dijual. Motivasi lainnya adalah keinginan untuk memiliki karir sendiri dan untuk berprestasi. Dari hasil pelatihan yang dilakukan selama 2 (dua) hari di Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat diperoleh hasil bahwa diyakini peserta mendapatkan pengetahuan, pemahaman tentang apa itu wirausaha, motivasi untuk berwirausaha, perkembangan ekonomi kreatif dan penguatan dorongan bagi para ibu untuk mengambil keputusan melakukan wirausaha pada bidang industri kreatif.
Kata Kunci: Motivasi, Wirausaha, Ibu Rumah Tangga
Abstract:Some housewives in Batam City do not work, relying solely on income from their husbands. During this time, housewives use their free time to socialize and have a good time with their neighbors without producing anything…
useful, so it's time to take advantage of these habits in order to produce something to support their family's economy. In order for income housewives to have new knowledge and abilities, crafting activities are carried out by using patchwork. This training is carried out to use patchwork to have more selling value such as hijab accessories. This training was carried out twice, which was given the understanding of housewives about the use of patchwork and then given the practice of learning by doing. In the implementation of the service carried out by practicing directly how to make a brooch with several models of patchwork. Aside from the guidance of making brooches from patchwork, researchers also provide assistance in managing financial management, so that in the future it can be used as a home business that can help support the family's economy. From the results of the evaluation at the service of the mothers, thousands of households have been able to make patchwork brooches with several variations and models
Abstract:Abstract: The use of intravenous infusion sets has greatly increased, but there are some problemscaused by various causes, namely negligence by nurses, lack ofsupervision by the patient's family and from the actions of the…
he patient who caninterfere with the infusion system. The urgency expected to be madeone of the effective and efficient solutions in the automation system for detecting the volume of infusion water and this innovation is expected to help nurses in monitoring intravenous fluid replacement, reducing the risk of delays in replacing intravenous fluids for patients and the public to know the system is running out of infusion water with the sound of an alarm/buzzer. The purpose of this study was to design an infusion control device by detecting the volume of infusion water based on the weight of the infusion using a Wireless Sensor Network. The Wireless Sensor Network used by the load cell sensor functions to detect the weight value of the infusion water in the infusion bag. The buzzer becomes an indicator indicating that the infusion bag is ready to be replaced and also through the Stuffing Machine the Internet of Things will inform the nurse via the Telegram application to inform that the infusion bag is worth replacing. So that nurses can monitor the process of detecting the volume of infused water remotely. Keywords: Arduino, Blind Detector, Indicator system, Prototype
Abstrak: Penggunaan infus set intravena sangat meningkat, namun ada beberapa masalah
yang disebabkan oleh berbagai penyebab yaitu kelalaian oleh perawat, kurangnya
pengawasan oleh keluarga pasien dan dari tindakan pasien yang dapat
menghambat sistem kerja pada infus. Urgensi yang diharapkan agar dapat dijadikan
salah satu solusi yang efektif dan efisien dalam sistem otomatisasi pendeteksian volume air infus dan inovasi ini diharapkan bisa membantu perawat dalam pemantauan penggantian cairan intravena, mengurangi resiko keterlambatan penggantian cairan intravena bagi pasien dan masyarakatpun mengetahui sistem habisnya air infus dengan bunyinya alarm/buzzer. Tujuan penelitian ini menghasilkan rancangan alat pengontrolan infus dengan cara mendeteksi volume air infus berdasarkan berat dari air infus dengan menggunakan Wireless Sensor Network. Wireless Sensor Network yang digunakan sensor load cell berfungsi untuk mendeteksi nilai berat air infus yang ada pada kantung infus. Buzzer menjadi sebuah indikator yang menandakan bahwa kantung airinfus sudah layak diganti dan juga melalui Stuffing Machine Internet Of Things akan menginformasikan ke perawat melalui aplikasi Telegram menginformasikan kantung air infus sudah layak diganti. Sehingga perawat dapat memonitoring proses pendeteksi volume air infus dari jarak jauh..
Kata kunci: Infused Water; Load Cells; Prototypes; Stuffing Machine Internet Of Things; Volume
Abstract:Abstract: This research was conducted in the Bangka Belitung region specifically observing what criteria could support and hinder the development of home industries. The home industry is a small-scale industry that is generally…
nerally carried out in the family sphere and is driven by women. Home industries need to receive support from the provincial government to survive and increase the scale of production. To make support for home industries more targeted, this research summarizes several criteria related to the conditions of home industries and the businesses they run. In Bangka Belitung Province there are several types of businesses that are run on a home industry scale. Based on the condition of the home industry which has multiple criteria and multiple alternatives, this research uses the Analytical Hierarchy Process method and Expert Choice software as data processing aids. The results of data processing show that industrial business is the highest alternative with a weight of 24.7% and the highest criterion is strategy at 23.7%. These results indicate that the largest portion of home industry business actors is engaged in the industrial sector and to encourage the progress of the home industry the most important factor is strategy, namely understanding the type of business they are involved in, labor-intensive industries, paying attention to production factors, electricity capacity, and business operations. While the next stage is to design a user interface for a web-based system as a means of collecting home industry data.
Keywords: AHP; collecting home industry data; home industries
Abstrak: Penelitian ini dilakukan di wilayah Bangka Belitung secara khusus melihat kriteria apa saja yang dapat mendukung dan menghambat perkembangan industri rumah tangga. Industri rumah tangga merupakan industri kecil yang umumnya dilakukan dalam lingkup keluarga dan digerakkan oleh perempuan. Industri rumah tangga perlu mendapat dukungan dari pemerintah provinsi agar bisa bertahan dan meningkatkan skala produksinya. Agar dukungan industri rumah tangga lebih tepat sasaran, penelitian ini merangkum beberapa kriteria terkait kondisi industri rumah tangga dan usaha yang dijalankannya. Di Provinsi Bangka Belitung terdapat beberapa jenis usaha yang dijalankan dalam skala industri rumah tangga. Berdasarkan kondisi industri rumah tangga yang memiliki banyak kriteria dan banyak alternatif, maka penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan software Expert Choice sebagai alat bantu pengolahan data. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa bisnis industri merupakan alternatif tertinggi dengan bobot 24,7% dan kriteria tertinggi adalah strategi 23,7%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa porsi terbesar pelaku usaha industri rumah tangga bergerak di sektor industri dan untuk mendorong kemajuan industri rumah tangga faktor yang paling penting adalah strategi yaitu memahami jenis usaha yang digeluti, industri padat karya, pembayaran, memperhatikan faktor produksi, kapasitas listrik, dan operasional usaha. Sedangkan tahap selanjutnya adalah merancang antarmuka untuk sistem berbasis web sebagai sarana pendataan industri rumahan.
Kata kunci: AHP; industri rumahan; pendataan industri rumahan
Abstract:Abstract: Population growth in some regions such as Asia is still high, especially in the number of births in children. Indonesia is one of the many countries whose birth rate growth is still high. With this high birth rate,…
ate, it will cause problems for the region such as the problem of uncontrolled population growth if the birth rate continues to be high in addition to the social and economic impact of the region. To reduce the birth rate, the government created a family planning program to minimize the high birth rate. In birth control with this birth control program, contraceptive devices and drugs (ALOKON) are used as a prevention of pregnancy. This is intended to determine the level of allocone use in family planning patients in the outpatient unit and recap reports of birth control patients in the outpatient unit. In addition, the era of digitalization of technology utilization with information systems that have been increasingly developed and advanced, especially in the health sector. The system development method used in this journal is the waterfall method which consists of analysis, system design, implementation, unit testing, and maintenance. The results obtained are in the form of developing implementation results from the design made into a family planning information system in the outpatient unit. This research was made to develop an existing information system and can assist medical record officers in processing data and reports more effectively and efficiently.
Keywords: alokon; growth of birth rate; information system; kb
Abstrak: Pertumbuhan penduduk dibeberapa wilayah seperti di Asia masih tinggi terutama pada angka kelahiran pada anak. Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang pertumbuhan angka kelahirannya masih tinggi. Dengan tingginya angka pertumbuhan kelahiran ini akan menimbulkan masalah bagi wilayah itu seperti permasalahan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali jika angka kelahiran terus tinggi selain itu berdampak pada kehidupan social dan ekonomi wilayah itu. Untuk menekan angka kelahiran pemerintah membuat program KB (Keluarga Berencana) dalam meminimalisir angka kelahiran yang tinggi. Dalam pengendalian kelahiran dengan program KB ini digunakan alat dan obat kontrasepsi (ALOKON) sebagai pencegah kehamilan. Hal ini ditujukan untuk mengetahui tingkat pemakaian alokon pada pasien KB di unit rawat jalan serta rekapan laporan pasien KB di unit rawat jalan tersebut. Selain itu era digitalisasi pemanfaatan teknologi dengan sistem informasi yang sudah semakin berkembang dan maju, terutama pada bidang Kesehatan. Metode pengembangan sistem yang digunakna pada jurnal ini adalah metode waterfall yang terdiri dari analisis, perancangan system, implementasi, pengujian unit, dan pemeliharaan. Hasil yang diperoleh berupa pengembangan hasil implementasi dari perancangan yang dibuat menjadi system informasi KB di unit rawat jalan. Penelitian ini dibuat untuk mengembangkan system informasi yang telah ada serta dapat membantu petugas rekam medis dalam pengolahan data dan laporan yang lebih efektif dan efisien.
Kata kunci: alokon; kb; pertumbuhan angka kelahiran; sistem informasi
Abstract:Abstract: The poor community is a condition in which the community does not have adequate facilities and infrastructure and an adequate environment, with the quality of housing and settlements far below the eligibility standard…
tandard and uncertain livelihoods covering all multidimensional dimensions. The Pasiran Village Office, Sei Dadap District, is one of the agencies located in the Pasiran area, Sei Kamah. Where the Pasiran Village Hall Office carries out activities to distribute assistance to village communities who are declared to be underprivileged or have low incomes below 3.5 million. With such a large number of village people, an in-depth analysis is needed to determine which poor people are entitled to receive Non-Cash Food Assistance from the government. The solution to this problem is to use data mining with the Naïve Bayes algorithm for data classification. Data mining is the science of extracting information by utilizing data sets to obtain valuable information with a large enough data size through the process of extracting data or filtering data. The classification application uses the naïve Bayes algorithm used at the Pasiran Village Office to produce a classification of beneficiaries, namely Worthy and Unworthy based on the attributes of Citizenship, Family Group, ASN Status, and Having a Healthy Family Card.
Keywords: data mining; naïve bayes; classification, beneficiary
Abstrak: Masyarakat miskin merupakan suatu kondisi dimana keadaan masyarakat yang tidak memiliki sarana dan prasarana serta lingkungan yang memadai, dengan kualitas perumahan dan pemukiman yang jauh dibawah standar kelayakan serta mata pencaharian yang tidak menentu yang mencakup seluruh multidimensi. Kantor Balai Desa Pasiran Kecamatan Sei Dadap merupakan salah satu instansi yang berada di daerah Pasiran, Sei Kamah. Dimana Kantor Balai Desa Pasiran melakukan kegiatan pembagian bantuan terhadap masyarakat desa yang dinyatakan kurang mampu atau memiliki penghasilan rendah dibawah 3,5 juta. Dengan jumlah masyarakat desa yang begitu banyak, diperlukan analisis yang mendalam untuk menentukan masyarakat tidak mampu yang berhak untuk mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai dari pemerintah. Solusi dari permasalahan tersebut adalah menggunakan data mining dengan algoritma naïve bayes untuk klasifikasi data. Data mining merupakan suatu ilmu untuk menggali informasi dengan memanfaatkan kumpulan data untuk mendapatkan berbagai informasi yang berharga dengan ukuran data yang cukup besar melalui proses penggalian data atau penyaringan data. Aplikasi klasifikasi menggunakan algoritma naïve bayes yang terapkan pada Kantor Balai Desa Pasiran menghasilkan klasifikasi warga penerima bantuan yaitu Layak dan Tidak Layak berdasarkan atribut Kewarganegaraan, Golongan Keluarga, Status ASN dan Memiliki Kartu Keluarga Sehat.
Kata kunci: data mining; naïve bayes; klasifikasi, penerima bantuan
Abstract:Abstract: Determination of the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service aims to increase responsibility and high loyalty to get satisfactory performance results and award parking…
ng attendants with the best performance. The assessment of the best performance of parking officers was carried out by 3 assessors namely traffic engineering management, parking section, parking administration staff. The problem in assessing the best performance of parking attendants is that there is no structured system so that the assessment time is quite long, around 2-3 weeks. In addition, the assessment still tends to be subjective, for example the parking attendant's assessment is based on closeness and kinship, causing jealousy. Overcoming this requires a computer system that helps decision making, namely a decision support system for determining the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service in this study using the BORDA method. The borda method is used to combine the results of the decision assessment of each appraiser so that the final result is the best performance of the parking attendant. The purpose of this research is to create a computerized system that will later assist in determining the best performance appraisal of parking attendants every year. Based on the research results of the system for determining the best performance of parking attendants in the form of ranking the final score of each parking attendant. The highest value is used as the best performance suggestion for parking attendants.
Keywords: borda method; decision support system; parking attendant performance
Abstrak: Penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan bertujuan untuk perlu meningkatkan tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi mendapatkan hasil kinerja yang memuaskan dan pemberian perhargaan bagi petugas parkir memiliki kinerja terbaik. Penilaian kinerja terbaik petugas parkir dilakukan oleh 3 penilai yaitu manajemen rekayasa lalu lintas, seksi parkir, staff administrasi parkir. Permasalahan dalam penilaian kinerja terbaik petugas parkir adalah belum ada sistem yang terstruktur sehingga waktu penilaian cukup lama sekitar kurang lebih 2-3 minggu. Selain itu penilaian masih cenderung subjektif misalnya penilaian petugas parkir berdasarkan kedekatan dan kekeluargaan sehingga menyebabkan kecemburuan. Mengatasi hal tersebut diperlukan suatu sistem komputer yang membantu pengambilan keputusan yaitu sistem pendukung keputusan penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan dalam penelitian ini menggunakan metode BORDA. Metode borda digunakan untuk menggabungkan hasil penilaian keputusan dari tiap penilai sehingga dapat memperoleh hasil akhir berupa kinerja terbaik petugas parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat suatu sistem komputerisasi yang nantinya akan membantu dalam menentukan penilaian kinerja terbaik petugas parkir disetiap tahunnya. Berdasarkan hasil penelitian dari sistem penentuan kinerja terbaik petugas parkir berupa perangkingan dari nilai akhir setiap petugas parkir. Nilai tertinggi dijadikan sebagai saran kinerja terbaik petugas parkir.
Kata kunci: metode borda; sistem pendukung keputusan; kinerja petugas parkir