Search Articles & Publications

Showing 1194 articles found for "Penerapan"

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EDUTAINMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMKN NEGERI 2 NUANGAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Kairupan, Maharani, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran edutainment terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMKN Negeri 2 Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.&#8230; r. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada siswa sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis yang meliputi uji t dan uji F dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal serta tidak ditemukan gejala multikolinearitas maupun heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa model pembelajaran edutainment berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Selain itu, hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti model pembelajaran edutainment secara simultan berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran edutainment mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, menyenangkan, serta meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMPN 2 TUTUYAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Mokoginta, Chandra, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter siswa di SMPN 2 Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menganalisis nilai-nilai karakter yang ditanamkan,&#8230; serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam pembentukan karakter dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan melalui perencanaan pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, penerapan aturan kelas, konsekuensi logis, kegiatan keagamaan, serta kerja sama dengan kepala sekolah, wali kelas, dan orang tua. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan meliputi religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, hormat, peduli sosial, empati, kerja sama, dan gotong royong. Faktor pendukung pembentukan karakter meliputi budaya sekolah yang positif, kegiatan keagamaan, keteladanan guru, dan dukungan pihak sekolah. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah rendahnya motivasi siswa, pengaruh pergaulan, penggunaan media sosial, serta kurangnya keterlibatan orang tua.

PERAN GURU AL QUR'AN DALAM MENINGKATKAN KWALITAS KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR'AN SANTRI DI RUMAH QUR'AN DAARUSSUNNAH TAMBUN BEKASI

Khotami, Ahmad, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Al-Qur’an dalam meningkatkan kemampuan membaca santri di Rumah Qur’an Daarussunnah Tambun Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi&#8230; studi kasus. Subjek penelitian meliputi penanggung jawab lembaga, guru Al-Qur’an, dan santri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan evaluator. Penerapan metode talaqqi dan tikrar terbukti efektif dalam membantu santri memperbaiki bacaan sesuai kaidah tajwid, makhraj, dan sifat huruf, serta didukung oleh koreksi langsung. Faktor pendukung meliputi lingkungan religius yang kondusif, intensitas latihan, dan praktik spiritual seperti mujahadah yang memperkuat motivasi belajar. Adapun kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan media pembelajaran makhraj dan perbedaan kemampuan santri. Dampak pembelajaran terlihat pada peningkatan kelancaran membaca, ketepatan tajwid, serta pemahaman hukum bacaan, bahkan sebagian santri mencapai hafalan yang signifikan. Dengan demikian, keberhasilan pembelajaran membaca Al-Qur’an sangat dipengaruhi oleh kualitas guru, efektivitas metode pembelajaran, serta dukungan lingkungan belajar yang kondusif dan religius.

ANALISIS PERBANDINGAN KONSEP DASAR DAN URGENSI EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

HM, Nawal Sa’adah, Herdah, Herdah
Abstract: Evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena berfungsi untuk mengetahui tingkat keberhasilan peserta didik serta efektivitas proses pembelajaran. Dalam kajian evaluasi pendidikan terdapat tiga istilah&#8230; ah yang sering digunakan, yaitu pengukuran (measurement), penilaian (assessment), dan evaluasi (evaluation), yang memiliki konsep dan fungsi yang berbeda. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep pengukuran, penilaian, dan evaluasi serta mengkaji urgensi penerapannya dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber buku dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengukuran berkaitan dengan proses memperoleh data kuantitatif melalui pemberian skor, penilaian merupakan proses menafsirkan hasil pengukuran untuk mengetahui tingkat pencapaian belajar peserta didik, sedangkan evaluasi merupakan proses pengambilan keputusan terhadap keberhasilan pembelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Arab, evaluasi sangat penting karena mencakup empat keterampilan berbahasa, yaitu istima’, kalam, qira’ah, dan kitabah, sehingga dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kemampuan berbahasa peserta didik.

KH. HASYIM MUZADI DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM

Imam Adi Marianto, Maragustam Siregar
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran KH. Hasyim Muzadi serta kontribusinya terhadap transformasi pendidikan Islam kontemporer, sebagai respons terhadap kebutuhan integrasi nilai tradisional pesantren dengan tuntutan pendidikan&#8230; endidikan modern yang adaptif dan berkarakter. Penelitian bertujuan menganalisis, mensintesis, dan mengembangkan konsep pendidikan Islam moderat berdasarkan karya, ceramah, dan praktik KH. Hasyim Muzadi. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif studi pustaka, dengan sumber data dari literatur akademik dan karya tulis terkini (2020–2025), dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menilai relevansi pemikiran tokoh terhadap pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan pemikiran KH. Hasyim Muzadi menekankan moderasi, integrasi kurikulum agama dan umum, pendidikan karakter, serta pendekatan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, transformasi pendidikan Islam dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip moderasi, pedagogi kontekstual, dan inovasi kurikulum, sehingga menghasilkan generasi yang adaptif, kompeten, dan berkarakter.

LANDASAN TEOLOGIS PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAT AZ-ZUMAR AYAT 9: ANALISIS RELEVANSI DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA

Azizah Tri Marsita, Sarwadi Sulisno
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isi teologis, nilai pendidikan, serta penerapan praktis dari QS. Ayat 9 Az-Zumar dalam perspektif pendidikan Islam di Indonesia. Melalui metode kajian tafsir tematik dan analisis isi,&#8230; si, penelitian ini menunjukkan bahwa ayat tersebut menegaskan keterkaitan mendasar antara iman, pengetahuan, dan tindakan sebagai dasar teologis pendidikan Islam. Ayat ini menyoroti pentingnya orang berilmu dan beribadah dengan kesadaran akan kehidupan setelah mati, serta menjadikan ilmu sebagai faktor penentu utama antara manusia yang berpikir (ulul albab) dan yang tidak. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai dalam QS. Ayat 9 Az-Zumar telah diterapkan melalui: peningkatan pembelajaran Al-Qur’an dan akhlak mulai dari PAUD/RA, kebiasaan ibadah mahdhah dan muamalah, pengintegrasian ilmu umum dan agama dalam kurikulum, serta pendekatan belajar yang menonjolkan kesadaran dunia dan akhirat. Namun, pelaksanaan tersebut tetap menghadapi permasalahan berupa ketidakcukupan infrastruktur, kurangnya sumber daya, dan keperluan penyesuaian terhadap kondisi saat ini tanpa mengurangi nilai spiritual.

INTEGRASI ISLAM DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN KIMIA

Lisa Amelia, Kadar M. Yusuf
Abstract: Ilmu kimia merupakan salah satu kontribusi penting yang diwariskan oleh para ilmuwan Muslim pada masa keemasan peradaban Islam, yang diakui oleh sejarawan Barat sebagai dasar bagi perkembangan ilmu kimia modern. Jabir Ibnu&#8230; nu Hayyan, yang dikenal sebagai "Bapak Kimia Modern," dan tokoh lainnya seperti Al-Razi telah memberikan sumbangan signifikan dalam pengembangan teknik dan penemuan senyawa kimia penting. Al- Qur'an juga memberikan pandangan mengenai ilmu kimia, dengan penjelasan tentang unsur-unsur seperti besi dan konsep atom yang disebut "zarrah." Untuk memahami hubungan antara ilmu kimia dan Islam, serta untuk mengintegrasikan pengetahuan sains dengan nilai-nilai agama. Integrasi dalam pembelajaran kimia merupakan pendekatan pembelajaran yang mengaitkan konsep-konsep kimia dengan disiplin ilmu lain serta dengan konteks kehidupan sehari-hari guna menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan. Pembelajaran kimia yang disajikan secara terpisah dan berorientasi pada hafalan konsep sering kali menyebabkan rendahnya pemahaman, motivasi, dan keterampilan berpikir peserta didik. Oleh karena itu, penerapan integrasi pembelajaran kimia menjadi penting untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji pentingnya integrasi dalam pembelajaran kimia serta perannya dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan sikap ilmiah peserta didik.Tujuan artikel ini untuk mengembangkan model integrasi antara kimia dan islam untuk mendapatkan materi kimia terintegrasi keislaman. Materi kimia terintegrasi keislaman memperkaya khasanah keilmuan yang berkembang di lingkungan masyarakat pendidikan islam.

EDUPRENEURSHIP SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI

Minatu Dhorifah, Dewi Fatimah Azzahra, Padmisari Kumara, Lestari, Reva Indah, Ferida Rahmawati
Abstract: Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai&#8230; ai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.

ANALISIS PENERAPAN KEPEMIMPINAN PROFETIK ERA SOCIETY 5.0 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI PALOPO

Susiyanti, Alauddin, Tasdin Tahrim
Abstract: Skripsi ini membahas tentang penerapan kepemimpinan profetik era society 5.0 di MAN Palopo. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui penerapan kepemimpinan profetik di MAN Palopo, untuk mengetahui tantangan yang di hadapi&#8230; api kepala madrasah, guru dan siswa dalam menerapkan kepemimpinan profetik di MAN Palopo dan untuk mengetahui peran teknologi dalam mendukung penerapan kepemimpinan profetik dalam menghadapi tuntutan society 5.0 di MAN Palopo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu kepala madrasah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik di MAN Palopo diimplementasikan melalui empat dimensi utama: siddiq (kejujuran), amanah (dapat dipercaya), tabligh (komunikasi efektif), dan fathanah (kecerdasan) yang terintegrasi dalam manajemen sekolah dan kurikulum pembelajaran. Tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan digital di kalangan tenaga pendidik, keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi terhadap perubahan, serta kompleksitas dalam menyeimbangkan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi. Sementara itu, teknologi berperan signifikan sebagai enabler dalam implementasi kepemimpinan profetik melalui pengembangan sistem informasi manajemen yang transparan, platform komunikasi digital, personalisasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam kontemporer serta implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dalam transformasi lembaga pendidikan Islam menghadapi era Society 5.0.

PENERAPAN HERMENEUTIKA WILHELM DILTHEY DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN

Panigoro, Muhammad Rizal
Abstract: Penelitian ini membahas penerapan hermeneutika Wilhelm Dilthey dalam penafsiran Al-Qur’an dengan menekankan pada dimensi sosio-historis yang melatarbelakangi lahirnya sebuah tafsir. Dilthey menegaskan bahwa makna teks tidak&#8230; tidak semata-mata terletak pada teks itu sendiri, tetapi dipengaruhi oleh kondisi sosial, budaya, dan historis penulisnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menyoroti tiga konsep utama Dilthey, yaitu ausdruck (ungkapan), erlebnis (pengalaman hidup), dan verstehen (pemahaman), yang diaplikasikan dalam kajian tafsir. Analisis dilakukan dengan menelaah bagaimana faktor sosio-historis memengaruhi tafsir tokoh-tokoh seperti M. Quraish Shihab dan Sayyid Quthb dalam isu nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan latar sosial, politik, dan budaya para mufassir sangat menentukan corak penafsirannya. Dengan demikian, hermeneutika Dilthey memberikan kontribusi penting dalam memahami keragaman tafsir Al-Qur’an dan membuka ruang bagi penafsiran yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.