Search Articles & Publications

Showing 1194 articles found for "Penerapan"

PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK DENGAN PENDEKATAN SCOR MODEL (Studi Kasus : Rumah Magot Bedas 03 Babakan Penghulu, Kota Bandung)

Fadli Zaid Riyadi, Somadi
Abstract: Masalah sampah organik di Kota Bandung yang mencapai 1.946 ton per hari, dengan lebih dari 60% berupa sampah organik, menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan. Budidaya magot larva Black Soldier Fly dipandang… ndang sebagai solusi alternatif untuk mengurai sampah menjadi pakan dan pupuk organik. Namun, praktik budidaya pada unit usaha seperti Rumah Magot Bedas 03 Babakan Penghulu masih menghadapi kendala, antara lain ketidakstabilan pasokan bahan baku, fluktuasi hasil produksi, serta belum adanya sistem evaluasi kinerja rantai pasok yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja rantai pasok pada Rumah Magot Bedas 03 dengan menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR) Model yang mencakup lima proses inti Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara. Setiap proses dianalisis berdasarkan Key Performance Indicators (KPI), kemudian dievaluasi menggunakan Traffic Light System (TLS) sebagai alat visualisasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua indikator rantai pasok mencapai target optimal. Beberapa aspek seperti efisiensi produksi, ketersediaan pasokan bahan baku, dan ketepatan pengiriman berada pada kategori kuning (cukup) hingga merah (buruk), menandakan perlunya perbaikan segera pada proses-proses tersebut. TLS terbukti membantu dalam memetakan prioritas perbaikan secara lebih jelas. Penerapan SCOR model efektif dalam memberikan gambaran objektif mengenai kinerja rantai pasok budidaya magot. Evaluasi ini mengidentifikasi titik-titik kritis yang harus ditingkatkan agar proses produksi dan distribusi lebih efisien, berkelanjutan, serta mendukung pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.

PENGARUH SISTEM PEMBAYARAN NON TUNAI TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN SERTA IMPLIKASINYA PADA KUALITAS PELAYANAN (SUATU SURVEY PADA METRO JABAR TRANS)

Yeni Juniarti, Wentri Merdiani
Abstract: Perkembang teknologi mendorong terciptanya cashless society melalui penerapan sistem pembayaran non tunai yaitu Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang diluncurkan oleh pemerintah melalui Bank Indonesia, adanya gerakan ini… i memunculkan inovasi yang bernama elektronifikasi pada sektor transportasi. Salah satunya di implementasikan oleh Metro Jabar Trans. Hasil pra survei yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa terdapat ketidakpuasan pengguna terkait pelayanan dan juga kendala yang terjadi pada proses pembayaran non tunai. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh sistem pembayaran non tunai terhadap kepuasan pelanggan dengan kualitas pelayanan sebagai variabel mediasi pada Metro Jabar Trans. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan verifikati dengan sampel 385 responden yang diperoleh melalui kuesioner, data dianalisis dengan teknik path analysis dan uji sobel. Hasil menunjukkan pengaruh positif dan signifikan pada setiap variabel yang diteliti.

PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK KOSMETIK TERHADAP MINAT BELI BELANJA ONLINE DI MARKETPLACE LAZADA

Shiva Windria Fauziahwati, Sindrawati
Abstract: Perkembangan teknologi digital dan pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk dalam pembelian produk kosmetik. Marketplace seperti Lazada menjadi alternatif utama bagi… konsumen untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus berbelanja langsung di toko fisik. Dalam proses menentukan keputusan pembelian, konsumen cenderung memberi perhatian utama pada dua faktor penting, yaitu harga dan kualitas produk. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana pengaruh kedua faktor tersebut terhadap minat beli produk kosmetik secara online di platform Lazada, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi mahasiswa International Women University yang pernah melakukan pembelian produk kosmetik melalui Lazada. Sampel penelitian terdiri atas 94 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui aplikasi IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel harga (X1) dan kualitas produk (X2) berpengaruh positif serta signifikan terhadap minat beli (Y), baik secara parsial maupun simultan. Koefisien regresi harga sebesar 0,484, sementara kualitas produk sebesar 0,443, yang mengindikasikan bahwa harga memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan kualitas produk. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 78,5% variasi minat beli konsumen terhadap produk kosmetik di marketplace Lazada. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi harga yang kompetitif serta penyediaan produk berkualitas tinggi merupakan elemen kunci untuk mendorong minat beli konsumen di pasar digital. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai perilaku konsumen digital, sementara secara praktis, memberikan masukan bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan strategi pemasaran online dengan memperhatikan kedua faktor tersebut. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan penambahan variabel lain seperti promosi digital, tingkat kepercayaan terhadap platform, dan ulasan pelanggan, serta memperluas jangkauan sampel agar hasil penelitian memiliki daya generalisasi yang lebih tinggi.

STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN LOYALITAS PELANGGAN DI ERA MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS PT INDIGA NUSA DIGITAMA)

Senny Kresna Triaryanti Fransiska, Muhammad Sahlan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh PT Indiga Nusa Digitama dalam upaya meningkatkan loyalitas pelanggan di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif… alitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital perusahaan meliputi pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok, penggunaan Google Ads dan artikel SEO, serta penerapan pendekatan content marketing dan engagement yang terstruktur. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan loyalitas pelanggan melalui tiga tahapan: kognitif, afektif, dan perilaku. Pengelolaan sumber daya manusia yang fleksibel, sistematis, serta budaya kerja kolaboratif menjadi faktor pendukung utama. Evaluasi menggunakan bauran pemasaran 7P menunjukkan bahwa setiap elemen strategi berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan, sementara analisis SWOT membantu mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan dan kendala yang mempengaruhi implementasi strategi. Penelitian ini juga menyoroti bahwa pendekatan pemasaran yang adaptif dan edukatif dapat membuka peluang pemberdayaan pelaku UMKM, termasuk perempuan, dalam ekosistem digital yang inklusif.

STRATEGI PEMASARAN DIGITAL RESTORAN MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM KEPUTUSAN BERKUNJUNG (STUDI PADA RESTORAN BUMI KAYU DI KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT)

Farah Ainun Agustin, Wentri Merdiani
Abstract: Triwulan III-2024 mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3,57%. Kondisi ini membuat persaingan usaha semakin ketat, termasuk bagi Restoran Bumi Kayu di Kabupaten Garut. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan… strategi pemasaran digital melalui media sosial, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya tarik dan retensi konsumen. Metode penulisan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT. Data penulisan diperoleh melalui wawancara dengan tujuh informan serta sumber pendukung lainnya.Hasil penulisan menunjukkan bahwa Restoran Bumi Kayu memiliki kekuatan berupa konsep bernuansa alam, menu yang selalu diperbarui, serta pelayanan yang ramah, sementara kelemahan utama terletak pada pengelolaan media sosial dan keterbatasan promosi digital.             Dari sisi eksternal, terdapat peluang berupa tren pertumbuhan industri makanan dan meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, namun juga terdapat ancaman berupa persaingan usaha yang semakin ketat dan perubahan tren konsumen yang cepat. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang paling sesuai adalah strategi S-O, yaitu penguatan branding melalui media sosial dengan menonjolkan konsep alam dan inovasi menu, disertai inovasi konten digital serta peningkatan kapasitas pengelola dalam literasi digital. Penerapan strategi ini diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, menarik konsumen baru terutama kalangan muda, membangun interaksi yang lebih kuat dengan pelanggan, serta memperkuat daya saing Restoran Bumi Kayu di tengah kompetisi industri kuliner yang semakin dinamis.

EFEKTIVITAS STRATEGI PEMASARAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) PRODUK KULIT LUMPIA SUGEMA RASA (SR) DIKECAMATAN SINDANG KERTA, KABUPATEN BANDUNG BARAT

Nadia Nur Hopipah, Agnesia Natania Lumiu
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia, termasuk pada sektor olahan pangan seperti kulit lumpia. Di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, terdapat… dapat pelaku UMKM yang mengelola produksi kulit lumpia secara tradisional namun tetap mampu bersaing. Penelitian ini bertujuan mengungkap strategi pemasaran yang digunakan, menilai efektivitasnya terhadap peningkatan penjualan, serta mengidentifikasi faktor yang mendukung keberhasilan dan kendala yang dihadapi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemilik usaha, anggota keluarga yang terlibat, pegawai, pelanggan, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dijalankan mencakup pemeliharaan kualitas produk, penetapan harga yang terjangkau, pemilihan lokasi usaha yang strategis, pemanfaatan media sosial, pengembangan jaringan reseller, keterbukaan proses produksi kepada konsumen, dan penyediaan variasi ukuran produk. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan volume penjualan, terutama pada periode tertentu seperti bulan Ramadan, serta membangun loyalitas pelanggan. Faktor keberhasilan meliputi kualitas produk yang terjaga, hubungan sosial yang harmonis, harga yang bersaing, dukungan keluarga, promosi dari mulut ke mulut, dan penggunaan media sosial. Sementara itu, kendala yang muncul antara lain keterbatasan tenaga kerja, cuaca yang menghambat proses pengeringan, kemasan yang belum optimal, dan promosi digital yang belum maksimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pemasaran yang sederhana namun konsisten dapat menjaga keberlangsungan UMKM di daerah pedesaan. Selain itu, ditemukan kontribusi signifikan dari peran perempuan dalam usaha keluarga, yang berdampak pada peningkatan ekonomi rumah tangga sekaligus memperkuat pemberdayaan sosial di lingkungan masyarakat.

STRATEGI PEMERINTAH DESA ADAT DALAM PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA SUWAT WATERFALL DI DESA SUWAT KABUPATEN GIANYAR

I Wayan Raditya Wargata, I Putu Dharmanu Yudartha, Gek Aris Veratiani
Abstract: Penelitian ini membahas strategi Pemerintah Desa Adat Suwat dalam mengembangkan objek wisata Suwat Waterfall di Kabupaten Gianyar, Bali. Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi yang telah diterapkan serta merumuskan… an rekomendasi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan destinasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Adat Suwat menerapkan strategi peningkatan infrastruktur, promosi berbasis media sosial, serta pemberdayaan masyarakat lokal. Tantangan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan dana, rendahnya kualitas sumber daya manusia, dan minimnya pemanfaatan teknologi. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan utama terletak pada keunikan alam dan aksesibilitas, kelemahan pada keterbatasan SDM, peluang pada perkembangan teknologi dan lokasi strategis, serta ancaman pada persaingan destinasi lain. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas SDM, kolaborasi dengan pemerintah dan swasta, promosi digital yang lebih masif, serta penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan. Dengan strategi tersebut, Suwat Waterfall berpotensi menjadi destinasi wisata yang kompetitif, berkelanjutan, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

PENERAPAN TEKNOLOGI BERBASIS AI DALAM PENILAIAN KETERAMPILAN PRAKTIS SISWA: STUDI EKSPERIMEN DI MI NU MANBAUL HUDA

Supriyanto, Fitriyana, Naila
Abstract: Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi berbasis AI dalam penilaian keterampilan praktis siswa melalui pendekatan eksperimen di MI NU Manbaul Huda. Latar belakang penelitian ini berawal dari tantangan metode penilaian… n tradisional yang seringkali subjektif, memakan waktu, dan tidak konsisten. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas sistem penilaian berbasis AI dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi penilaian keterampilan praktis. Metodologi yang digunakan adalah desain eksperimen semu, membandingkan kelompok eksperimen yang menggunakan sistem AI dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode tradisional. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem AI mencapai akurasi sebesar 89%, lebih tinggi secara signifikan dibandingkan metode tradisional sebesar 75%. Selain itu, 85% guru dan 90% siswa menyatakan persepsi positif terhadap sistem AI. Studi ini menyimpulkan bahwa teknologi berbasis AI berpotensi mentransformasi penilaian keterampilan praktis dengan memberikan umpan balik yang objektif dan real-time. Penelitian ini berkontribusi pada bidang teknologi pendidikan dengan menunjukkan kelayakan dan manfaat AI di tingkat pendidikan dasar, khususnya di sekolah berbasis Islam. Rekomendasi mencakup pelatihan guru dan peningkatan infrastruktur untuk mendukung implementasi yang lebih luas.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA WOODEN LACING DALAM MENINGKATKAN LINE AWARENESS PADA KEMAMPUAN MENULIS ANAK TUNAGRAHITA

Ash-shaffa Mahaputri Santoso, Toni Yudha Pratama, Sayidatul Maslahah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan media wooden lacing dalam meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak tunagrahita di Yayasan Amani Insan Mandiri Kabupaten Serang. Jenis penelitian… litian dari penelitian ini adalah eksperimen dengan Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan desain A-B-A dengan rentang sesi yaitu basenilne 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan di tampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penggunaan media wooden lacing dapat meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak dengan hasil yang diperoleh pada fase baseline 1 (A1) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 33%. Fase intervensi (B) nilai rata-rata yang diperoleh meningkat menjadi 86% sedangkan pada fase baseline 2 (A2) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 66%. Hasil data yang di peroleh selama melakukan penelitian dengan rentang baseline 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi menunjukkan hasil yang memuaskan dimana penerapan media wooden lacing dapat mempengaruhi subjek dalam meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak tunagrahita.

Penerapan Penerapan Teknologi Berbasis AI dalam Penilaian Keterampilan Praktis Siswa: Studi Eksperimen di MI NU Manbaul Huda

Supriyanto, supriyanto, Naila Fitriyana, Naila Fitriyana
Abstract: This study explores the application of AI-based technology in assessing students' practical skills through an experimental approach at MI NU Manbaul Huda. The background of this research stems from the challenges of traditional… itional assessment methods, which are often subjective, time-consuming, and inconsistent. The study aims to evaluate the effectiveness of an AI-based assessment system in improving the accuracy and efficiency of practical skill evaluation. The methodology involves a quasi-experimental design, comparing an experimental group using the AI system with a control group using traditional methods. Data were collected through observation, questionnaires, and interviews with teachers and students. The results show that the AI system achieved an accuracy rate of 89%, significantly higher than the traditional method's 75%. Additionally, 85% of teachers and 90% of students expressed positive perceptions of the AI system. The study concludes that AI-based technology has the potential to transform practical skill assessment by providing objective, real-time feedback. This research contributes to the field of educational technology by demonstrating the feasibility and benefits of AI in primary education, particularly in Islamic-based schools. Recommendations include teacher training and infrastructure improvements to support broader implementation. Keywords: AI-based assessment, practical skills, primary education, Islamic schools, educational technology.