Abstract:Abstract his study aims to analyze teachers’ strategies in implementing the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach to improve the quality of learning at Southwest Papua, as well as to examine the contribution…
bution of students from the Independent Student Exchange Program (PMM) in supporting the process. The research method employed is a literature review using the Publish or Perish application.The findings indicate that teachers play a crucial role in planning, implementing, and managing classrooms through contextual strategies that connect learning materials with the local environment and students’ real-life experiences. The application of CTL has been proven to enhance students’ motivation, active participation, and learning outcomes. In addition, PMM students provide practical suggestions such as the use of interactive methods including small group discussions, collective reflection, and projects based on everyday experiences.
Keywords: Teacher Strategies, Learning Quality, Elementary School.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Papua Barat Daya, serta meninjau kontribusi mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dalam mendukung proses tersebut. Metode penelitian menggunakan kajian literatur (literature review) dengan menggunakan Publish or Perish. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengelola kelas dengan strategi kontekstual yang mengaitkan materi ajar dengan lingkungan lokal dan pengalaman nyata siswa. Penerapan CTL terbukti meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, serta hasil belajar siswa. Selain itu, mahasiswa PMM memberikan saran praktis berupa penggunaan metode interaktif seperti diskusi kelompok kecil, refleksi bersama, dan proyek berbasis pengalaman sehari-hari.
Kata Kunci: Strategi Guru, Kualitas Pembelajaran, Sekolah Dasar
Abstract:Filsafat pendidikan merupakan fondasi krusial dalam menentukan arah, tujuan, dan metode pembelajaran, terutama pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan…
dan menganalisis perbandingan antara aliran filsafat idealisme versus realisme, serta pragmatisme versus positivisme, beserta implikasinya terhadap pengembangan pembelajaran di PGMI. Hasil kajian menunjukkan bahwa idealisme menekankan pada pembentukan karakter spiritual dan nilai moral yang berakar pada ide , sementara realisme menitikberatkan pada penguasaan ilmu pengetahuan objektif yang bersumber dari realitas alam dan pengalaman inderawi. Di sisi lain, pragmatisme memandang kebenaran berdasarkan manfaat praktis dan tindakan nyata , sedangkan positivisme mengutamakan metode ilmiah, logika, dan verifikasi empiris. Implikasi bagi PGMI adalah perlunya integrasi antara nilai-nilai moral-spiritual (idealisme) dengan keterampilan praktis dan penguasaan fakta nyata (realisme, pragmatisme, positivisme) guna melahirkan calon guru madrasah yang berakhlak mulia, terampil, dan mampu mengaitkan teori dengan realitas kehidupan
Abstract:Epistemologi modern merupakan landasan filosofis penting dalam memahami hakikat, sumber, dan validitas pengetahuan yang berimplikasi langsung terhadap pengembangan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara…
komparatif aliran-aliran utama dalam epistemologi modern, yaitu rasionalisme, empirisme, kritisisme, pragmatisme, dan positivisme, serta menganalisis implikasinya bagi pengembangan kurikulum dan pembelajaran dalam konteks Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rasionalisme menekankan peran akal sebagai sumber utama pengetahuan, empirisme menitikberatkan pengalaman indrawi, sementara kritisisme berupaya mensintesiskan keduanya. Selanjutnya, pragmatisme memandang kebenaran dari segi manfaat praktis, sedangkan positivisme menekankan verifikasi empiris melalui metode ilmiah. Implikasi epistemologi modern dalam PGMI terlihat pada pengembangan kurikulum yang holistik, tidak dogmatis, dan integratif antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam, serta pada pembelajaran yang mendorong penalaran logis, pengalaman langsung, pemikiran kritis, dan pemecahan masalah nyata. Selain itu, pemahaman epistemologi modern menuntut transformasi peran guru PGMI menjadi fasilitator yang reflektif dalam membimbing siswa membangun pengetahuan secara aktif. Dengan demikian, epistemologi modern memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, relevan, dan bermakna di Madrasah Ibtidaiyah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penggunaan media kartu gambar terhadap kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah sebelas artikel ilmiah…
ah yang membahas efektivitas media kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu gambar secara konsisten memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan membaca siswa. Media ini membantu siswa mengenali huruf dan kata secara visual, memahami makna kata secara kontekstual, serta meningkatkan minat dan motivasi belajar melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan. Temuan dari berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa media kartu gambar efektif diterapkan melalui berbagai pendekatan penelitian seperti Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kuantitatif, kualitatif, dan Research and Development (R&D). Secara keseluruhan, penggunaan media kartu gambar terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa kelas I SD Negeri 192 Pekanbaru terhadap penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis etnomatematika permainan tradisional Melayu pada materi geometri. Penelitian…
nelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 10 siswa. Instrumen penelitian berupa angket persepsi dengan 12 pernyataan yang mencakup empat aspek, yaitu aspek kognitif, afektif, konatif, dan praktis. Data dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keseluruhan persepsi siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis etnomatematika berada pada kategori sangat baik, dengan persentase aspek kognitif sebesar 92,5%, aspek afektif 93,3%, aspek konatif 89,3%, dan aspek praktis 97,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis etnomatematika permainan tradisional Melayu memberikan pengalaman belajar yang menarik, mudah dipahami, serta mampu memotivasi siswa dalam mempelajari konsep geometri. Dengan demikian, LKPD berbasis etnomatematika layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar karena dinilai mampu mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal secara kontekstual dan bermakna.
Abstract:Kurangnya pengetahuan mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan siswa sekolah dasar merupakan permasalahan kesehatan mendasar yang dapat menghambat tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan…
rtujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan praktis siswa dalam menerapkan PHBS di SD Inpres 1 Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang dilaksanakan pada 16 April 2026. Kegiatan melibatkan 20–40 siswa usia 7–12 tahun dan dilaksanakan melalui metode interaktif berupa ceramah singkat, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Materi yang disampaikan meliputi teknik cuci tangan yang benar, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, pentingnya olahraga rutin, bahaya asap rokok, serta pencegahan jentik nyamuk. Hasil kegiatan menunjukkan siswa aktif berpartisipasi dan mengalami peningkatan pemahaman tentang konsep PHBS serta mampu mempraktikkan cuci tangan dengan benar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wanasuka sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal dengan mengintegrasikan perspektif resource-based view (RBV), modal sosial, dan pariwisata berkelanjutan.…
kelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap berbagai pemangku kepentingan desa. Analisis data dilakukan secara tematik dan diperkuat dengan pendekatan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wanasuka memiliki potensi yang signifikan berupa sumber daya alam, budaya, dan modal sosial yang dapat menjadi dasar keunggulan kompetitif destinasi. Namun demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya teroptimalkan akibat keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, serta rendahnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Dari hasil analisis, dirumuskan strategi pengembangan yang mencakup optimalisasi potensi lokal, penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan tata kelola, serta integrasi teknologi digital dalam pengelolaan dan promosi destinasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis melalui pengembangan model strategi yang integratif dalam konteks desa wisata berbasis potensi lokal, serta kontribusi praktis sebagai dasar perumusan kebijakan dan pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan Desa Wanasuka diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing destinasi, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Abstract:Amanat konstitusional "Tri Dharma Perguruan Tinggi" mewajibkan institusi pendidikan tinggi di Indonesia untuk mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna menjembatani wacana teoretis dengan…
ngan realitas sosial. Penelitian ini mengkaji program distribusi makanan yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Widya Mataram (UWM) sebagai penerapan praktis dari logistik kemanusiaan. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini secara aktif melibatkan mahasiswa di setiap tahap, mulai dari identifikasi masalah hingga refleksi. Prinsip-prinsip teknik industri, khususnya logistik kemanusiaan, efisiensi distribusi, dan ergonomi lingkungan, diterapkan untuk mengelola distribusi paket dan memastikan keselamatan lalu lintas di Jalan Tatabumi Selatan yang padat kendaraan. Hasil dari pelaksanaan pada tanggal 13 Maret 2025 menunjukkan bahwa penggunaan Titik Distribusi Terpusat (Centralized Distribution Points/CDP) yang dimodifikasi dan manajemen antrean yang strategis telah berhasil menyediakan makanan bagi para komuter sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas dan mendukung UMKM lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa inisiatif semacam ini secara efektif mampu mengubah mahasiswa menjadi agen perubahan yang dapat memberikan solusi sosial yang inovatif. Program-program di masa depan sebaiknya mempertimbangkan penggunaan perangkat lunak optimasi rute dan memperluas kolaborasi dengan otoritas lokal untuk meningkatkan jangkauan sosial.
Abstract:Artikel ini mengkaji pemberdayaan masyarakat melalui perspektif Al-Qur'an dengan penekanan pada peningkatan kohesi sosial di Kelurahan Petukangan Selatan. Penelitian lapangan dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan…
engan teknik sampling purposive dan instrumen wawancara mendalam serta observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur'an berkontribusi signifikan terhadap terbentuknya kohesi sosial, peningkatan rasa saling percaya, dan penguatan identitas keagamaan di tingkat komunitas. Temuan ini didukung oleh telaah literatur dan data empiris yang diperoleh di lapangan, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pemangku kebijakan dan praktisi pemberdayaan masyarakat. Studi ini menyoroti pentingnya peran Al-Qur'an dalam merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat yang berbasis nilai dan norma sosio-kultural, khususnya di lingkungan Kelurahan Petukangan Selatan. Dengan mengintegrasikan perspektif keislaman dan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, penelitian ini menegaskan pentingnya peran Al-Qur'an sebagai sumber inspirasi dalam merancang kebijakan komunitas yang efektif, responsif, dan berkelanjutan. Sejalan dengan tujuan strategis dalam meningkatkan kohesi sosial, temuan ini diharapkan dapat mendorong refleksi mendalam dan inovasi dalam program-program pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana akademis dan praktik lapangan dengan menyajikan model konseptual pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an dan meningkatkan kohesi sosial secara signifikan. Diharapkan, penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan studi dan menguji relevansi model ini di konteks geografis dan kultural yang berbeda.
Abstract:Penelitian ini mengulas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengajaran Al-Qur'an dan penerapan gaya hidup nol sampah di Kelurahan Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah…
lah meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur'an serta mengintegrasikan prinsip-prinsip keislaman dengan manajemen sampah organik di lingkungan sekitar Majelis Taklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif, observasional, dan evaluatif dalam rangka melihat efektivitas pengajaran serta dampak penerapan gaya hidup berkelanjutan pada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keagamaan, kesadaran lingkungan, dan kemandirian dalam pengelolaan sampah setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pembahasan difokuskan pada relevansi antara nilai-nilai Al-Qur'an dengan prinsip gaya hidup nol sampah, yang memberikan landasan konseptual untuk pembangunan karakter dan lingkungan hidup yang lestari. Rekomendasi praktis disampaikan guna mendukung pengembangan model pengabdian masyarakat yang integratif. Artikel ini diharapkan dapat berkontribusi bagi akademisi dan praktisi pengabdian masyarakat dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Pemahaman mendalam mengenai keterkaitan antara ajaran Al-Qur'an dan prinsip gaya hidup nol sampah memberikan dasar konseptual yang kokoh dalam menyusun program-program pengabdian masyarakat ke depan di tengah tantangan urbanisasi dan krisis lingkungan, sinergi antara pendidikan agama dan keberlanjutan lingkungan menjadi relevan untuk membangun komunitas yang lebih tangguh dan peduli. Hasil penelitian ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga sebagai acuan praktis bagi penyelenggara pengabdian masyarakat untuk terus mengembangkan model-model inovatif dalam mendidik dan memberdayakan masyarakat.