Abstract:Statistik produksi perikanan penting untuk memahami perubahan jangka panjang perikanan pelagis kecil, tetapi data tahunan sering belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan literasi dan kemampuan interpretasi data.…
ata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi data perikanan mahasiswa melalui analisis produksi ikan tembang (Sardinella fimbriata) di Kabupaten Lamongan, Indonesia, tahun 1990–2024. Kegiatan melibatkan enam mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pengenalan data, pengolahan menggunakan Microsoft Excel, visualisasi deret waktu, latihan perhitungan, interpretasi terbimbing, dan diskusi kritis. Dataset transparan yang terdiri atas 35 observasi tahunan dianalisis menggunakan total dan rata-rata produksi, nilai minimum dan maksimum, perubahan absolut dan relatif antartahun, perbandingan antarperiode, serta Compound Annual Growth Rate (CAGR). Total produksi mencapai 191.156,2 ton dengan rata-rata 5.461,61 ton per tahun dan CAGR keseluruhan 1,87% per tahun. Produksi terendah sebesar 248,5 ton terjadi pada 2009, sedangkan produksi tertinggi mencapai 24.676,8 ton pada 2016. Kenaikan terbesar terjadi pada 2015–2016 sebesar 21.567,8 ton atau 693,72%, sementara penurunan terbesar terjadi pada 2022–2023 sebesar 9.544,1 ton atau 53,84%. Pengamatan deskriptif terhadap luaran pembelajaran menunjukkan bahwa peserta mampu membaca tren produksi, membedakan perubahan absolut dan relatif, membandingkan rata-rata antarperiode dan CAGR, serta menjelaskan bahwa data produksi tidak dapat langsung diartikan sebagai kelimpahan stok ikan. Data perikanan jangka panjang yang transparan dapat digunakan sebagai media pembelajaran kontekstual untuk memperkuat literasi data perikanan yang kritis, sistematis, dan dapat direplikasi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membangun toleransi antarumat beragama, menganalisis tren penelitian, mengidentifikasi efektivitas, serta tantangan implementasinya.…
mplementasinya. Menggunakan metode tinjauan sistematis literatur atas publikasi dalam lima tahun terakhir, studi ini menemukan peningkatan signifikan dalam perhatian akademis, mencapai puncak publikasi sembilan artikel pada 2023 dan delapan artikel pada 2025. PKn terbukti efektif menumbuhkan pemahaman kognitif tentang keberagaman, keterampilan berpikir kritis, dan sikap empatik, terutama pada mahasiswa yang umumnya menunjukkan tingkat toleransi sangat tinggi serta internalisasi nilai kerukunan. Lembaga pendidikan formal, didukung guru sebagai teladan dan fasilitator, mengintegrasikan nilai multikultural dan moderasi beragama dalam kurikulum, membentuk sikap inklusif. Namun, studi mengidentifikasi tantangan seperti kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan perilaku praktis, munculnya sikap eksklusif pada mahasiswa, penurunan standar perilaku antaragama di beberapa periode, serta pengaruh lingkungan luar sekolah dan perbedaan latar belakang siswa. Faktor kearifan lokal dan kebijakan publik adaptif juga berperan penting. Studi ini berkontribusi dengan mensintesis literatur yang terfragmentasi, menyajikan gambaran holistik tentang dinamika PKn dalam konteks toleransi, dan menyoroti celah kunci untuk penelitian mendatang. PKn merupakan instrumen krusial, namun efektivitasnya sangat bergantung pada implementasi holistik, menuntut penelitian longitudinal dan kontekstual untuk menjembatani kesenjangan teori-praktik.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sains digital, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pelatihan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM)…
) di MA Pergis Ganra. Program dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran sains serta masih dominannya metode pembelajaran konvensional. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan melibatkan 80 siswa dengan pendekatan pembelajaran aktif melalui ceramah, diskusi, praktik, dan pemecahan masalah kontekstual. Luaran yang diharapkan adalah meningkatnya kemampuan literasi sains digital, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pemanfaatan teknologi digital secara produktif dalam pembelajaran sains. Program ini juga mendukung implementasi MBKM dan penguatan kompetensi abad ke-21.
Abstract:Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis pada anak sekolah dasar. Salah satu materi dasar yang harus dikuasai peserta didik…
adalah operasi hitung pengurangan. Namun, berdasarkan hasil observasi awal pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat, masih ditemukan anak-anak yang mengalami kesulitan memahami konsep pengurangan karena proses belajar lebih banyak menggunakan metode konvensional tanpa didukung media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, tim pengabdian melaksanakan kegiatan sosialisasi penggunaan media pembelajaran Papan Jurang (Papan Pengurangan) sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat membantu anak memahami konsep pengurangan secara konkret. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan cara penggunaan media Papan Jurang sekaligus meningkatkan kemampuan berhitung pengurangan pada anak sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, pendampingan, praktik langsung, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dengan memperkenalkan media, mendemonstrasikan penggunaannya, memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba secara langsung, serta melakukan pendampingan selama proses belajar berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mampu menggunakan media pembelajaran dengan baik, serta lebih mudah memahami konsep pengurangan. Penggunaan media Papan Jurang menjadikan proses pembelajaran lebih aktif, menyenangkan, dan meningkatkan kepercayaan diri anak dalam menyelesaikan soal-soal pengurangan. Dengan demikian, media Papan Jurang dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran matematika yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung pengurangan pada anak sekolah dasar.
Abstract:Penanaman literasi keagamaan moderat menjadi kebutuhan penting dalam konteks pendidikan menengah kejuruan yang memiliki karakter peserta didik heterogen. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Pengalaman Praktik Lapangan…
gan (PPL) 2025 di SMK PGRI 1 Tulungagung dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai moderasi beragama melalui pendekatan Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan meliputi observasi, analisis kebutuhan, implementasi strategi pembelajaran moderat, serta refleksi pelaksanaan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemahaman keagamaan siswa sebelumnya masih bersifat tekstual, kurang kritis, dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai moderasi. Implementasi model literasi keagamaan moderat dilakukan melalui diskusi kelas, telaah kasus, penguatan budaya religius inklusif, dan penggunaan media pembelajaran kontekstual. Program ini terbukti meningkatkan kemampuan siswa memahami konsep moderasi beragama, memperkuat sikap toleran, serta membangun keterampilan dialogis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang multikultur. Temuan ini menegaskan bahwa PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderat di sekolah kejuruan, sekaligus menjadi model alternatif pembelajaran untuk memperkuat karakter religius dan sosial siswa secara seimbang.
Abstract:Artikel ini meninjau perkembangan riset terkini di Indonesia terkait topik penelitian jurnal ini, mengevaluasi metodologi yang digunakan, dan merumuskan rekomendasi praktis.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat membangun, menyampaikan, menerima, dan menanggapi pesan. Komunikasi yang sebelumnya banyak bergantung pada interaksi tatap muka dan media konvensional kini…
berlangsung melalui internet, media sosial, aplikasi pesan instan, surat elektronik, konferensi video, dan berbagai platform digital. Artikel ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung komunikasi digital serta mengidentifikasi manfaat, perubahan pola komunikasi, dan tantangan yang muncul dalam penggunaannya. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Literatur diperoleh dari artikel ilmiah, laporan lembaga resmi, serta regulasi yang relevan, dengan prioritas pada publikasi dalam sepuluh tahun terakhir. Literatur dianalisis melalui tahap identifikasi, seleksi, klasifikasi, analisis, dan sintesis berdasarkan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi informasi telah berkembang dari sekadar perangkat pengolahan data menjadi infrastruktur komunikasi yang menghubungkan individu, kelompok, organisasi, pemerintah, dan masyarakat secara lebih cepat dan luas. Teknologi digital meningkatkan kecepatan penyampaian informasi, interaktivitas, aksesibilitas, dokumentasi, serta kemampuan melakukan komunikasi lintas ruang dan waktu. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti persoalan berupa misinformasi, disinformasi, pelanggaran privasi, keamanan data, cyberbullying, ujaran kebencian, tekanan untuk selalu terhubung, dan kesenjangan digital. Oleh karena itu, efektivitas komunikasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh literasi digital, etika komunikasi, kemampuan mengevaluasi informasi, dan kesadaran terhadap keamanan data. Kajian ini menghasilkan model integratif yang menempatkan literasi digital, etika digital, kemampuan berpikir kritis, dan keamanan informasi sebagai faktor penguat pemanfaatan teknologi informasi untuk menciptakan komunikasi digital yang efektif dan bertanggung jawab.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam makna etika bisnis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon melalui pendekatan kualitatif fenomenologi. Fokus utama penelitian difokuskan pada…
ada pemahaman moral, pengalaman menghadapi dilema etis, internalisasi nilai kearifan lokal, serta peran kepercayaan dalam menjamin keberlangsungan usaha. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) secara semi-terstruktur terhadap informan pemilik UMKM di Kota Ambon yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data didasarkan pada prosedur fenomenologi Moustakas yang mencakup tahapan epoché, horisonalisasi, klaster tema, hingga deskripsi struktural-tekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bisnis dimaknai bukan sekadar sebagai instrumen kepatuhan hukum normatif, melainkan sebagai manifestasi integritas personal dan spiritualitas kerja. Hubungan interaktif bisnis sangat dipengaruhi oleh modal sosial kearifan lokal (seperti semangat kebersamaan berbasis trans-komunitas). Kepercayaan konsumen diidentifikasi sebagai jembatan kritis yang mengaitkan perilaku etis dengan keberlanjutan hidup usaha di Tengah tingginya volatilitas pasar. Temuan ini menyimpulkan pentingnya integrasi nilai moral kultural ke dalam manajemen UMKM guna menciptakan ekosistem bisnis lokal yang resilien dan berkelanjutan.
Abstract:Artikel ini meninjau perkembangan riset terkini di Indonesia terkait topik penelitian jurnal ini, mengevaluasi metodologi yang digunakan, dan merumuskan rekomendasi praktis.
Abstract:Artikel ini meninjau perkembangan riset terkini di Indonesia terkait topik penelitian jurnal ini, mengevaluasi metodologi yang digunakan, dan merumuskan rekomendasi praktis.