Search Articles & Publications

Showing 1194 articles found for "Penerapan"

EVALUASI DAN SUPERVISI PEMBELAJARAN ANALISIS DI SMK BUDI BAKTI UTAMA (SMK BBU)

Atep Jalaluddin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan supervisi pembelajaran di SMK Bina Budi Utama (SMK BBU) dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mengidentifikasi kendala… la yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi supervisi yang lebih sistematis dan relevan dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru-guru produktif di SMK BBU. Validitas data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sementara analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU telah berjalan secara terstruktur dan memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran. Guru menunjukkan antusiasme terhadap proses supervisi dan aktif menerapkan masukan yang diberikan. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti terbatasnya waktu pengawas, kurangnya instrumen evaluasi baku, dan belum optimalnya proses pendampingan setelah supervisi. Strategi yang disarankan meliputi penguatan tim supervisi internal, penggunaan pendekatan kolaboratif dalam supervisi, serta penerapan evaluasi pembelajaran berbasis karakteristik pendidikan kejuruan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU sudah efektif, tetapi perlu ditingkatkan secara sistematis agar lebih sesuai dengan kebutuhan guru kejuruan dan tuntutan dunia industri. Supervisi yang berbasis data dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis dalam pengembangan kajian supervisi pendidikan, maupun secara praktis sebagai acuan kebijakan sekolah dalam pelaksanaan supervisi yang berkelanjutan.

INTEGRASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA DAN PENGUATAN ETIKA SOSIAL

Nelci Halla, Chirtovorus Ardoardus Roberto Tukan, Rosalia Knira Puka, Candra Abidin RM
Abstract: Degradasi moral dan etika sosial di kalangan peserta didik menjadi tantangan signifikan dalam pendidikan nasional saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam efektivitas integrasi nilai-nilai Pancasila… ila dalam Kurikulum Merdeka dalam upaya penguatan etika sosial siswa. Kurikulum Merdeka, dengan pendekatannya yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik, menawarkan ruang yang lebih luas untuk penggabungan karakter dan kompetensi dasar. Integrasi ini diharapkan dapat menjadi benteng moral bagi siswa, memungkinkan mereka menyaring pengaruh budaya luar tanpa kehilangan identitas kebangsaan, serta menumbuhkan sikap toleransi dan gotong royong. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, artikel ilmiah, buku, dan sumber teoretis relevan yang mencakup konsep Kurikulum Merdeka, nilai-nilai Pancasila, dan penguatan etika sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menyediakan kerangka kerja yang kondusif untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila secara holistik ke dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan kokurikuler, seperti melalui proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Nilai-nilai seperti keadilan sosial, penghargaan terhadap keragaman, dan musyawarah telah diintegrasikan ke dalam rencana pembelajaran dan bahan ajar. Namun, efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan pembelajaran masih memerlukan penyesuaian dan kolaborasi yang lebih erat antara guru, orang tua, dan komunitas. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda yang berlandaskan moral dan etika sosial yang kuat. Paradigma pendidikan ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter yang relevan dengan kebutuhan zaman.

SPIRITUALITAS SEBAGAI JALAN KEHIDUPAN DALAM PENGHAYATAN SPIRITUALITAS HENRICUS LEVEN

Thomas Aguino Tube Mukin, Eugenius A.B Hera, Timontius Pamlis Leton
Abstract: Spiritualitas merupakan dimensi terdalam dalam diri manusia yang menuntun hidup menuju makna sejati. Henricus Leven memandang spiritualitas sebagai jalan kehidupan yang diwujudkan melalui penghayatan nilai-nilai luhur seperti… perti disiplin, kerja sama, toleransi, tanggung jawab, dan kasih kepada sesama. Melalui penghayatan nilai-nilai tersebut, manusia dapat hidup secara utuh dalam relasi dengan Tuhan, diri sendiri, dan sesama. Artikel ini bertujuan menggali makna spiritualitas menurut Henricus Leven dan menguraikan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

SPIRITUALITAS DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PEMIKIRAN HENDRIKUS LEVEN

Skolastika Febriana Peni Kabelen, Elisabeth Ene Balun
Abstract: Studi ini bertujuan menganalisis integrasi erat antara spiritualitas pengabdian dan nilai-nilai lokal dalam pandangan Mgr. Hendrikus Leven, S.V.D. (1883–1953). Fokus utama Leven terletak pada penerapan budaya yang progresif… resif serta komitmen kuatnya untuk menghasilkan perubahan masyarakat melalui jalur pendidikan. Kami menggunakan metode analisis konsep dan historis terhadap inisiatif dan tulisan Leven. Hasil penelitian mengidentifikasi kerangka spiritualitas universal, nilai-nilai asli daerah (Gotong Royong), serta model khas Leven yang disebut Spiritualitas Praksis Misioner melalui pembentukan Kongregasi CIJ (Komisi CIJ, 2015) Disimpulkan bahwa Leven menawarkan sebuah model teologi yang berakar pada konteks lokal. Model ini secara autentik mewujudkan nilai-nilai spiritual universal dengan cara menghargai dan menyatukan kekayaan budaya setempat, yang menjadi pondasi penting bagi kemandirian Gereja di Nusa Tenggara.

SPIRITUALITAS HENRICUS LEVEN : KEHIDUPAN BERAKAR PADA IMAN DAN PELAYANAN

Philipus Penana Ruron, Fransiskus Xaverius Leo Baur
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis spiritualitas Henricus Leven serta relevansinya bagi kehidupan iman dan pelayanan gereja masa kini. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena menurunnya&#8230; nurunnya kedalaman spiritualitas umat Kristen, khususnya generasi muda, di tengah pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi yang menggeser orientasi hidup ke arah individualisme dan hedonisme. Henricus Leven dipandang sebagai figur historis yang menampilkan spiritualitas holistik — berakar pada iman yang mendalam, diwujudkan dalam pelayanan sosial, dan berorientasi pada komunitas marginal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta inferensial (korelasi dan regresi sederhana). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi jemaat terhadap spiritualitas Leven berada pada kategori tinggi (M = 4,32) dengan hubungan positif yang signifikan antara pemahaman spiritualitas dan relevansinya terhadap pelayanan gereja masa kini (r = 0,67; p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman jemaat terhadap nilai iman dan pelayanan Leven, semakin tinggi pula apresiasi mereka terhadap penerapannya dalam konteks modern. Secara praktis, spiritualitas Henricus Leven dipersepsikan sebagai model hidup beriman yang autentik dan kontekstual, mampu menginspirasi pelayanan gereja yang humanis, transformatif, dan berakar pada iman yang hidup.

MENCIPTAKAN KEHIDUPAN SEIMBANG DENGAN SPIRITUALITAS LEVEN

Niswah Eka, Maria Yuni Ayu Welo, Elisabeth Putri Sogen, Agnes Widyatriz Barek Badin
Abstract: :  Keseimbangan hidup merupakan kondisi ideal yang diupayakan banyak individu di tengah dinamika modern yang penuh tekanan, tuntutan sosial, serta perubahan nilai yang cepat. Artikel ini mengkaji konsep Spiritualitas Leven&#8230; ven sebagai pendekatan komprehensif dalam menciptakan kehidupan yang seimbang secara fisik, emosional, mental, sosial, dan spiritual. Spiritualitas Leven dipahami sebagai kesadaran mendalam akan makna hidup, hubungan harmonis dengan diri sendiri, sesama, alam, serta dimensi transenden yang diyakini sebagai sumber nilai dan kedamaian batin. Melalui pembahasan teoritis dan refleksi praktis, artikel ini menyoroti bagaimana integrasi spiritualitas dalam rutinitas harian dapat meningkatkan kualitas kesadaran diri, ketenangan batin, kecerdasan emosional, serta kemampuan adaptasi terhadap tantangan hidup. Berbagai prinsip kunci seperti penerimaan diri, rasa syukur, mindfulness, kepedulian, dan pencarian makna dibahas sebagai fondasi untuk membangun keseimbangan hidup yang berkelanjutan. Selain itu, artikel ini menelusuri peran komunitas, budaya, dan lingkungan dalam mendukung pertumbuhan spiritual seseorang. Dengan menggabungkan perspektif psikologi positif, etika, dan nilai-nilai spiritual. Spiritualitas Leven menawarkan jalan bagi individu untuk menemukan harmoni antara pencapaian material dan kedamaian batin. Pada akhirnya, artikel ini menegaskan bahwa penguatan spiritualitas bukan hanya kebutuhan personal, tetapi juga kontribusi kolektif dalam membangun masyarakat yang lebih humanis, berempati, dan berkesadaran tinggi. Dengan demikian, penerapan Spiritualitas Leven Diharapkan dapat menjadi strategi transformatif untuk menciptakan kehidupan yang lebih bermakna, seimbang, dan penuh keberkahan.

ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN PLATFORM DAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN UMKM KULINER DI KABUPATEN BANDUNG

Riyandi, Asep Zulkifli Achmad
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan platform digital dan strategi pemasaran digital dalam meningkatkan volume penjualan UMKM kuliner di Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan&#8230; kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga UMKM, yaitu Kopi Lembah Cimanong, Dan’Steak, dan D’Blas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta didukung oleh analisis SWOT dan triangulasi data untuk memastikan keabsahan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga UMKM telah memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran, namun pemanfaatannya belum optimal. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital, sumber daya manusia, waktu pengelolaan, serta pemahaman terhadap strategi pemasaran digital yang terintegrasi. Meskipun demikian, penerapan konten digital, interaksi dengan konsumen, dan konsistensi pemasaran digital terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan volume penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemanfaatan platform digital dan penerapan strategi pemasaran digital yang terencana berperan penting dalam meningkatkan volume penjualan UMKM kuliner.

PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA E-COMMERCE TOKOPEDIA

Meidita, Ranti, Sarah, Siti, Rizal, Iwan
Abstract: Pertumbuhan pesat teknologi digital telah meningkatkan persaingan antarplatform e-commerce, sehingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan literasi digital menjadi faktor penting dalam membentuk loyalitas pelanggan.&#8230; langgan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh AI dan literasi digital terhadap loyalitas pelanggan pengguna Tokopedia di Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal. Data dikumpulkan dari 97 pengguna aktif Tokopedia melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dengan literasi digital memiliki pengaruh yang lebih dominan. Penerapan AI mampu meningkatkan pengalaman pelanggan melalui personalisasi dan layanan otomatis, sedangkan tingkat literasi digital yang lebih tinggi meningkatkan kepercayaan diri dan rasa aman pengguna dalam bertransaksi secara daring. Secara simultan, AI dan literasi digital berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, yang menunjukkan bahwa platform e-commerce perlu menyeimbangkan inovasi teknologi dengan upaya peningkatan literasi digital pengguna agar tetap kompetitif.

PENDIDIKAN KARAKTER DAN ETIKA DALAM PENDIDIKAN

Evania Kristanti Yaku Danga, Gralesia Tenti Septiwita Sobeukum, Grace Imanuela Bili Katoda, Erdin Edward Fatuli, Gayus Bere
Abstract: Pendidikan karakter dan etika adalah elemen krusial dalammenciptakan generasi yang tidak hanya berhasil dalam bidangakademik, tetapi juga memiliki moralitas dan kepribadianyang kuat. Penelitian ini menerapkan metode studi&#8230; i literaturuntuk mengeksplorasi pentingnya integrasi pendidikankarakter dan etika di dalam lingkungan pendidikan,Temuandari penelitian tersebut menunjukkan bahwa tujuanpendidikan karakter adalah untuk menanamkan nilai-nilaimoral seperti tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan empati.Di sisi lain, etika berfungsi sebagai panduan perilaku yangmengatur hubungan di dalam lingkungan belajar. Penerapankarakter dan etika terlihat dalam perilaku siswa danmahasiswa di berbagai kegiatan akademik maupun sosial,seperti menghargai dosen dan teman, menghindari tindakanyang tidak etis, bekerja sama, serta berpartisipasi dalamkegiatan masyarakat. Namun, implementasi pendidikankarakter dan etika menghadapi banyak tantangan, termasukdampak negatif dari media sosial, kurangnya teladan dariorang dewasa, perbedaan nilai antarbudaya, serta lemahnyapembiasaan dan pengawasan lingkungan. Meskipun begitu,pendidikan karakter dan etika membawa pengaruh positifyang besar bagi perkembangan mahasiswa, sepertimembangun rasa tanggung jawab, meningkatkan rasa percayadiri, memperkuat keterampilan sosial, serta menumbuhkankepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Karena itu,kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangatpenting untuk menciptakan suatu lingkungan pendidikan yangetis dan berkarakter, demi menyiapkan generasi yangberintegritas dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERMATA IMAN 1 MALANG

Dea Kaffah Amelia, Eny Nur Aisyah, Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis anak usia dini usia 5–6 tahun di TK Permata Iman I Malang. Penelitian menggunakan pendekatan&#8230; ndekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen Pretest–Posttest Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 40 anak yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar ceklis keterampilan berpikir kritis yang mencakup indikator analisis, inferensi, evaluasi, dan pengaturan diri. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata keterampilan berpikir kritis pada kedua kelompok, dengan peningkatan yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan PBL mampu memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis anak usia dini. Dengan demikian, PBL dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang bermakna dalam pembelajaran kecakapan hidup di PAUD.