Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan alokasi dana desa diterapkan di Desa Kasia Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara. Fokus utama penelitian ini adalah (1) penerapan kebijakan alokasi…
okasi dana desa ADD di Desa Kasia Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara, dan (2) faktor-faktor yang memengaruhi penerapan kebijakan alokasi dana desa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, laporan, dan pertanggung jawaban di desa Kasia, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, berjalan dengan baik. Namun, masih ada beberapa hambatan dalam proses pelaksanaan yang belum optimal. Hasil penelitian mengenai pelaksanaan kebijakan Alokasi Dana Desa melihat aspek seperti komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi pemerintah desa yang telah melakukan yang terbaik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Malaka Tengah. Latar belakang penelitian ini didasarkan…
asarkan pada rendahnya kemampuan menulis teks eksplanasi, khususnya dalam mengembangkan ide, menyusun struktur teks, dan menggunakan kaidah kebahasaan yang tepat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Quasi experimental design) dan desain nonequivalent control group design Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Malaka Tengah yang berjumlah 102 siswa. Sampel penelitian berjumlah 24 siswa yang terdiri atas kelas VIII A sebanyak 11 siswa dan kelas VIII C sebanyak 13 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menulis teks eksplanasi berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji-t dengan bantuan program SPSS versi 23.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks eksplanasi siswa mengalami peningkatan setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata posttest dibandingkan nilai rata-rata pretest pada kelas eksperimen. Selain itu, hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Malaka Tengah. Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman kalimat thayyibah melalui media flashcard pada anak usia 5–6 tahun di PAUDQ Al Kamal Kota Bekasi. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)…
(PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 9 anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media flashcard dilakukan melalui kegiatan pembuka, inti, dan penutup yang melibatkan penggunaan gambar konkret, permainan edukatif, serta praktik langsung sesuai dengan situasi kehidupan sehari-hari anak. Penggunaan media flashcard terbukti dapat meningkatkan pemahaman kalimat thayyibah yang mencakup aspek pemahaman makna, penggunaan kalimat thayyibah sesuai konteks, dan konsistensi pengucapan. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata persentase pemahaman anak dari 35% pada tahap prapenelitian menjadi 61% pada siklus I dan meningkat menjadi 90% pada siklus II. Dengan demikian, media flashcard efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman kalimat thayyibah pada anak usia dini di PAUDQ Al Kamal Kota Bekasi.
Abstract:Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu inovasi teknologi yang berkembang pesat pada era modern dan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji…
kaji konsep dasar, sejarah perkembangan, prinsip-prinsip utama, serta implementasi Artificial Intelligence dalam berbagai sektor kehidupan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan berbagai publikasi akademik yang relevan dengan topik AI. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perkembangan, karakteristik, serta penerapan teknologi AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intelligence merupakan teknologi yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia melalui proses pembelajaran, penalaran, pengenalan pola, dan pengambilan keputusan. AI telah diterapkan secara luas dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, bisnis, transportasi, keamanan, pertanian, dan industri digital. Pemanfaatan AI mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, akurasi, serta kualitas layanan pada berbagai sektor. Namun demikian, perkembangan AI juga menghadirkan tantangan berupa persoalan etika, keamanan dan privasi data, ketergantungan teknologi, serta kebutuhan peningkatan literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan AI perlu diimbangi dengan tata kelola yang bertanggung jawab serta pengembangan sumber daya manusia yang memadai guna mengoptimalkan manfaat teknologi secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Balate Jaya Kecamatan Paguyaman. Fokus penelitian ini adalah implementasi kebijakan Program Keluarga…
luarga Harapan (PKH) yang ditinjau dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi (sikap pelaksana), dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan aparat desa, pendamping sosial PKH, dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang didukung dengan observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Balate Jaya secara umum telah berjalan cukup baik, namun belum sepenuhnya optimal. Pada aspek komunikasi, penyampaian informasi telah dilakukan melalui pertemuan kelompok dan media komunikasi digital, meskipun masih terdapat kendala keterjangkauan informasi bagi sebagian KPM. Pada aspek sumber daya, pelaksanaan program masih menghadapi keterbatasan jumlah pendamping sehingga memengaruhi intensitas pendampingan. Sementara itu, aspek disposisi menunjukkan sikap pelaksana yang responsif, ramah, dan bertanggung jawab dalam mendampingi KPM. Adapun pada aspek struktur birokrasi, pelaksanaan program telah didukung oleh pembagian tugas yang jelas, penerapan prosedur kerja, serta koordinasi yang cukup baik antar pelaksana.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan di Desa Balate Jaya telah memberikan kontribusi positif dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Optimalisasi implementasi program perlu dilakukan melalui penguatan komunikasi yang lebih adaptif, peningkatan kapasitas sumber daya pelaksana, serta penguatan koordinasi antar pelaksana agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi informasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru. Kajian penelitian difokuskan pada pengelolaan data dan informasi,…
ormasi, pemanfaatan komunikasi serta kolaborasi digital, otomatisasi layanan administrasi, dan berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang melibatkan kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa, operator Sistem Informasi Desa (SID), serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Selain itu, data pendukung diperoleh melalui kegiatan observasi langsung di lapangan dan dokumentasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan administrasi berbasis teknologi informasi di Desa Pantungo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi di Desa Pantungo telah dimanfaatkan dalam pengelolaan data administrasi, penyebaran informasi melalui website dan media sosial, serta mendukung proses pelayanan dan pengambilan keputusan desa. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan, pemanfaatan teknologi informasi telah memberikan kemudahan dalam pengelolaan data, mempercepat pelayanan administrasi, dan mendukung koordinasi antarperangkat desa. Namun, penerapannya belum berjalan optimal karena pengelolaan data masih sebagian dilakukan secara manual, komunikasi digital belum dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat, serta pelayanan administrasi belum sepenuhnya terintegrasi dalam satu sistem digital. Analisis penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan teknologi informasi masih dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital masyarakat, dan keterbatasan infrastruktur jaringan internet. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem pelayanan digital yang lebih terintegrasi, peningkatan kapasitas aparatur desa, serta penguatan sarana dan prasarana teknologi informasi guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Abstract:Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah komponen penting dalam administrasi layanan publik dan pemerintahan. Kehadiran ASN sangat penting dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional dan jaminan pelaksanaan pemerintahan yang…
berorientasi pada masyarakat, efektif, dan efisien. Keberhasilan organisasi pemerintah dalam memenuhi tanggung jawab dan fungsinya, termasuk pelaksanaan kebijakan publik, layanan publik, dan administrasi pemerintahan, diukur oleh kinerja ASN. Oleh karena itu, peningkatan kinerja ASN merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diupayakan oleh setiap instansi pemerintah. Motivasi kerja merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan hasil kerja pegawai. Hasil penelitian (Hanasi et al., 2024) menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan publik. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pegawai yang memiliki motivasi kerja tinggi cenderung mampu menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan pegawai yang memiliki motivasi kerja rendah.
Keberhasilan penerapan e-governance tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dan dukungan organisasi. (Hulopi et al., 2025) menjelaskan bahwa pelayanan digital yang efektif memerlukan integrasi antara teknologi informasi, kompetensi aparatur, serta komitmen organisasi dalam mendukung transformasi digital.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan kausal antar variaberl pernerlitian serrta merlakukan perngujian hipotersis. Moderl statistik yang digunakan untuk mernguji hipotersis dalam pernerlitian ini adalah analisis rergrersi linierr berrganda, yang digunakan untuk merngertahui perngaruh motivasi kerrja dan pernerrapan er-goverrnancer terrhadap kinerrja Aparatur Sipil Nergara (ASN) di Badan Kerpergawaian Perndidikan dan Perlatihan Kota Gorontalo.
Motivasi kerrja dan Pernerrapan ER-Goverrnancer sercara simurltan berrperngarurh signifikan terrhadap kinerrja aparaturr sipil nergara (ASN) di Badan Kerpergawaian dan Perngermbangan Surmberr Daya Manursia Kota Gorontalo derngan nilai derterrminan serbersar 73,00%, serdangkan sisanya serbersar 27,00% dapat diperngarurhi olerh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil ini bermakna bahwa kombinasi antara motivasi kerja dan penerapan E-Governance mampu meningkatkan kinerja ASN di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota
Abstract:Kemampuan menyimak (maharah istima’) merupakan salah satu keterampilan dasar yang paling krusial sekaligus paling sulit dikuasai dalam pembelajaran bahasa Arab, terutama di konteks perguruan tinggi Islam di Indonesia. Mahasiswa…
Mahasiswa kerap menghadapi hambatan berupa minimnya paparan audio autentik, terbatasnya umpan balik yang segera, dan kurangnya media pembelajaran yang adaptif. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat diimplementasikan secara efektif untuk meningkatkan kemampuan istima’ mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAI Nurul Falah Air Molek. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan delapan mahasiswa dan dua dosen, serta analisis dokumen pembelajaran selama satu semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi platform AI berbasis pengenalan suara otomatis (Automatic Speech Recognition/ASR), seperti Google Speech API, Forvo, dan aplikasi Duolingo Arabic, secara signifikan meningkatkan intensitas dan kualitas latihan menyimak mahasiswa. Mahasiswa melaporkan peningkatan pemahaman kosakata kontekstual sebesar 40–60%, dan kepercayaan diri dalam menyimak teks Arab autentik meningkat secara terukur. Temuan ini menegaskan bahwa AI bukan sekadar alat bantu, melainkan dapat berperan sebagai mitra belajar adaptif yang mampu menjawab kelemahan metode konvensional dalam pengajaran maharah istima’.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembiasaan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter Islami peserta didik di SDN 1 Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menganalisis…
dampaknya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembiasaan dilakukan melalui kegiatan rutin, spontan, terprogram, dan keteladanan. Bentuk kegiatan tersebut meliputi doa sebelum dan sesudah belajar, zikir bersama, tadarus, literasi Al-Qur’an, shalat dhuha, shalat dzuhur berjamaah, infak, kegiatan sosial, serta pembinaan adab sehari-hari. Dampak penerapan metode pembiasaan terlihat pada meningkatnya religiusitas, sopan santun, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kepedulian sosial peserta didik. Faktor pendukung meliputi kebijakan sekolah, sarana prasarana, keterlibatan guru, budaya sekolah, dan dukungan orang tua. Adapun hambatannya meliputi pengaruh gadget, pergaulan teman sebaya, kurangnya pengawasan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, pembiasaan perlu dilaksanakan secara konsisten melalui kerja sama sekolah dan keluarga.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan minat baca Al-Qur’an pada siswa di SDN 1 Pinonobatuan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengidentifikasi faktor pendukung…
ndukung dan penghambat, serta menganalisis dampak penerapan strategi tersebut terhadap siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan beberapa strategi, yaitu pembelajaran yang menyenangkan, pembiasaan membaca Al-Qur’an selama 10–15 menit sebelum pembelajaran, penggunaan metode tahsin dan talaqqi, pemberian apresiasi, pendampingan khusus, pemanfaatan media pembelajaran, serta kegiatan ekstrakurikuler BTQ. Faktor pendukung pelaksanaan strategi ini meliputi dukungan kepala sekolah, guru sejawat, orang tua, dan fasilitas sekolah. Adapun faktor penghambatnya meliputi rendahnya minat sebagian siswa, perbedaan kemampuan membaca, kurangnya penguasaan makharijul huruf dan tajwid, serta pengaruh gadget. Penerapan strategi guru PAI memberikan dampak positif terhadap peningkatan antusiasme, kemampuan membaca, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan sikap religius siswa. Dengan demikian, strategi guru PAI berperan penting dalam menumbuhkan minat baca Al-Qur’an secara bertahap dan berkelanjutan.