Search Articles & Publications

Showing 1179 articles found for "Pengguna"

TAFSIR SURAT AL-FATIHAH DITINJAU DARI BALAGHAH AL-QUR’AN

Supriadi, Yusup, Solahudin, Solahudin, Arifin, Arifin
Abstract: Surat Al-Fatihah merupakan inti ajaran Al-Qur’an yang mencakup aspek akidah, ibadah, dan doa. Selain kandungan teologisnya, Al-Fatihah juga memiliki keindahan bahasa yang sangat tinggi, sehingga menjadi objek kajian penting… nting dalam ilmu balaghah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan ilmu ma‘ani, bayan, dan badi‘ dalam Surat Al-Fatihah serta menjelaskan fungsi balaghah tersebut dalam memperkuat makna dan pesan ayat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui analisis teks ayat-ayat Al-Fatihah berdasarkan teori balaghah klasik sebagaimana dikemukakan oleh para ulama seperti Al-Jurjani, As-Sakkaki, dan Al-Qazwini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surat Al-Fatihah mengandung struktur kalimat yang sangat efektif (ma‘ani), penggunaan majaz dan tasybih yang halus (bayan), serta keindahan lafaz dan makna melalui berbagai uslub keindahan (badi‘). Kesimpulannya, balaghah dalam Surat Al-Fatihah tidak hanya berfungsi sebagai hiasan bahasa, tetapi berperan penting dalam memperdalam makna, menguatkan akidah, dan menegaskan kemukjizatan Al-Qur’an.

PENGGUNAAN VARIAN QIRA’AT DALAM TAFSĪR AL-QUR’ĀN AL-‘AẒĪM KARYA IBNU KAṠIR TERHADAP PENAFSIRAN Q.S. AL-FATIHAH [1] : 4

Supriadi, Yusup, Wahidin, Ade, Saputra, Apud
Abstract: Artikel ini mengkaji penggunaan varian qira’at dalam penafsiran Ibnu Kaṡir terhadap frasa Māliki/Maliki Yawm al-Dīn (QS. Al-Fātiḥah [1]: 4). Fokus penelitian meliputi identifikasi riwayat qira’at yang dikutip, status kesahihannya,… status kesahihannya, serta metode Ibnu Kaṡir dalam menyikapi keragaman bacaan—apakah beliau menggabungkan (jam‘) seluruh qira’at sahih atau cenderung (tarjīḥ) pada salah satunya. Dengan menggunakan metode analisis konten kualitatif terhadap kitab Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm dan didukung literatur qira’at primer, ditemukan bahwa Ibnu Kaṡir menyebutkan lima varian bacaan: māliki, maliki, malīki, malikī (isybā‘ Nāfi‘), dan malaka (Abū Ḥanīfah). Dua yang pertama ditegaskan sebagai ṣaḥīḥ mutawātir dalam Qirā’āt Sab‘ah, bacaan ketiga dan keempat tidak dikritik serta merupakan bagian dari qira’at sahih lainnya, sedangkan bacaan kelima dinilai syāż gharīb jiddan. Ibnu Kaṡir tidak mentarjīḥ antara māliki dan maliki, melainkan menerapkan metode jam‘ dengan menghimpun makna “Pemilik” dan “Raja” sekaligus sebagai cerminan otoritas mutlak Allah di Hari Pembalasan. Sikap ini sekaligus mendamaikan klaim historis tentang bacaan Marwān bin al-Ḥakam, menunjukkan bahwa Ibnu Kaṡir mengakui autentisitas kedua qira’at tanpa terjebak polemik politik. Temuan ini memperkuat posisi Ibnu Kaṡir sebagai mufasir yang mengintegrasikan keragaman qira’at mutawatir tanpa harus menjatuhkan pilihan, serta menawarkan model harmonisasi qira’at dalam tafsir bi al-ma’ṡūr.

STRATEGI GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN NILAI-NILAI KARAKTER ISLAMI SISWA PADA SDN 8 NAGRIKAKER PURWAKARTA

Saprudin, Saprudin, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan nilai-nilai karakter Islami siswa di SDN 8 Nagrikaker Purwakarta, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat,… at, serta menganalisis hasil pembentukan karakter Islami siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari dua guru PAI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dilakukan melalui pembiasaan religius, keteladanan, integrasi nilai-nilai Islami dalam pembelajaran, serta pemberian tanggung jawab kepada siswa. Kegiatan pembiasaan seperti salat dhuha, tadarus Al-Qur’an, membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, serta budaya sopan santun diterapkan secara konsisten di sekolah. Faktor pendukung keberhasilan strategi meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama antar guru, keterlibatan orang tua, dan budaya sekolah yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi latar belakang keluarga siswa yang beragam, kurangnya pengawasan orang tua, serta pengaruh penggunaan gadget dan lingkungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan karakter Islami siswa, seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan kesadaran beribadah. Dengan demikian, strategi guru PAI dinilai efektif dalam membentuk karakter Islami siswa secara berkelanjutan.

PENANAMAN NILAI-NILAI DIGITAL ISLAMI MELALUI PEMBELAJARAN PAI PADA SISWA DI SMP ISLAM SUMBER GUNDANG BANGKALAN

Daroini, Moh Tarud, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai-nilai digital Islami melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampaknya terhadap… ap sikap dan perilaku digital siswa di SMP Islam Sumber Gundang Bangkalan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan siswa yang dipilih secara purposif karena terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai digital Islami dilakukan melalui integrasi nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan etika bermedia dalam pembelajaran PAI melalui diskusi, video edukasi Islami, pembiasaan, serta keteladanan guru. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, lingkungan religius, peran guru, dan media pembelajaran digital. Faktor penghambat berasal dari pengaruh negatif media sosial, kurangnya pengawasan orang tua, rendahnya kesadaran siswa, dan keterbatasan fasilitas teknologi. Pembelajaran PAI memberikan dampak positif terhadap peningkatan sikap dan perilaku digital Islami siswa, seperti penggunaan media sosial secara sopan, bijak, dan bertanggung jawab.

STRATEGI GURU PAI DALAM IMPLEMENTASI NILAI-NILAI TOLERANSI DI SDN 1 LIBERIA KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Nggilu, Fitriati, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengimplementasikan nilai-nilai toleransi di SDN 1 Liberia Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengidentifikasi faktor pendukung dan… an penghambat implementasi nilai toleransi, serta menganalisis peran guru PAI dalam membentuk sikap toleran peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI dan beberapa peserta didik di SDN 1 Liberia. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan strategi pembelajaran berbasis toleransi melalui integrasi nilai-nilai toleransi dalam RPP dan materi pembelajaran, penggunaan metode cerita, diskusi, cooperative learning, serta pembiasaan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung implementasi toleransi meliputi dukungan warga sekolah, lingkungan yang harmonis, dan kurikulum pendidikan karakter. Adapun faktor penghambat berasal dari latar belakang keluarga dan pengaruh lingkungan luar. Guru PAI berperan sebagai pendidik, teladan, fasilitator, dan pembimbing dalam membentuk sikap toleran peserta didik sehingga tercipta lingkungan sekolah yang inklusif, harmonis, dan menghargai keberagaman.

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMPN 2 TUTUYAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Mokoginta, Chandra, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter siswa di SMPN 2 Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menganalisis nilai-nilai karakter yang ditanamkan,… serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam pembentukan karakter dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan melalui perencanaan pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, penerapan aturan kelas, konsekuensi logis, kegiatan keagamaan, serta kerja sama dengan kepala sekolah, wali kelas, dan orang tua. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan meliputi religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, hormat, peduli sosial, empati, kerja sama, dan gotong royong. Faktor pendukung pembentukan karakter meliputi budaya sekolah yang positif, kegiatan keagamaan, keteladanan guru, dan dukungan pihak sekolah. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah rendahnya motivasi siswa, pengaruh pergaulan, penggunaan media sosial, serta kurangnya keterlibatan orang tua.

PERAN ILMU BALAGHAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI BAHASA ARAB

Husein, Ahmad, Sidik, Anwar
Abstract: Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa internasional yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang, khususnya keagamaan, pendidikan, dan komunikasi global. Salah satu ilmu yang menunjang kemampuan komunikasi bahasa… Arab adalah ilmu balaghah, yakni ilmu yang mengkaji keindahan, ketepatan, dan efektivitas penggunaan bahasa dalam menyampaikan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ilmu balaghah dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa Arab. Dengan menggunakan metode library research melalui analisis konten dan pendekatan deskriptif, penelitian ini menganalisis jurnal ilmiah dan sumber akademik yang relevan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa balaghah yang mencakup tiga cabang utama yaitu ma’ani, bayan, dan badi’ memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Arab peserta didik, baik secara reseptif maupun produktif. Balaghah tidak hanya berfungsi sebagai kajian teoritis estetika bahasa, tetapi juga sebagai instrumen praktis dalam membangun keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan kontekstual. Integrasi balaghah dalam pembelajaran bahasa Arab terbukti meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami makna secara mendalam, memilih diksi yang tepat, serta menyusun kalimat yang sesuai dengan konteks komunikasi.

INTEGRASI ISLAM DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN FIQIH

An Nisa Alya, Kadar M. Yusuf
Abstract: Dalam proses pembelajaran, kualitas atau mutu menjadi suatu hal yang mutlak harus ada. Oleh karenanya, dalam perkembangan banyak model yang ditawarkan oleh beberapa pakar pendidikan, salah satunya adalah integrasi sains… dan agama dalam proses pendidikan. Pembelajaran pendidikan agama Islam harus mampu mengubah sesuatu yang masih bersifat kognitif menjadi makna dan nilai serta harus di internalisasikan dalam diri perserta didik. Sains dan agama dalam perspektif Islam yaitu memiliki dasar metafisik yang sama, dengan tujuan pengetahuan yang diwahyukan maupun diupayakan adalah mengungkapkan ayat-ayat Tuhan, motivasi dibalik pencarian kealaman matematis-upaya mengetahui ayat-ayat Tuhan di alam semesta. Dengan integrasi pendidikan agama Islam dengan sains dan teknologi diharapkan pembelajaran yang dilaksanakan menjadi lebih bermakna dan mudah dipahami. Sehingga tujuan pendidikan agama Islam dalam mengarahkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, bertaqwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya yaitu kitab suci Al- Quran dan Al- Hadits, melalui kegiatan bimbingan pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman dapat terlaksana. Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran fikih bertujuan untuk menyatukan ilmu agama dan sains secara harmonis untuk menghasilkan pemahaman yang holistik, tidak memisahkan keduanya secara dikotomi. Pendekatan ini mengaitkan materi fikih dengan prinsip-prinsip sains untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang ilmiah dan keimanan yang kuat, membentuk pribadi berakhlak mulia, dan mampu menerapkan ilmunya secara bertanggung jawab untuk kebaikan manusia dan alam.

ANALISIS NASKAH AL-QUR'AN BERAKSARA JAWA: PERSPEKTIF PALEOGRAFI DAN SEJARAH KESULTANAN ZAMAN MATARAM

Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini menyelidiki naskah-naskah Al-Qur'an yang ditulis dalam aksara Jawa tradisional dari era Kesultanan Mataram, dengan fokus khusus pada naskah-naskah dari pesantren-pesantren lama di Jawa Tengah. Dengan menggunakan… unakan pendekatan analisis isi kualitatif dalam kerangka paleografi Arab-Jawa, penelitian ini meneliti aspek-aspek historis, material, dan gaya naskah-naskah ini. Temuan-temuan mengungkapkan ciri-ciri khas mengenai penggunaan dan variasi harakat (tanda diakritik) dan tanda baca, integrasi kreatif elemen-elemen dekoratif lokal, dan interaksi dinamis antara tradisi Islam dan Jawa dalam produksi naskah. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang proses akulturasi Islam di Jawa dan menetapkan kategorisasi tipologis berdasarkan fase-fase kronologis. Katalogisasi digital yang komprehensif dan analisis naskah-naskah terpilih mendukung kesimpulan-kesimpulan ini, yang menawarkan kontribusi orisinal untuk studi tradisi naskah Al-Qur'an di Asia Tenggara  

INTEGRASI TERAPI AL-QURAN DALAM PENGOBATAN ISLAM: SEJARAH, EFEKTIVITAS, DAN TANTANGAN DI DUNIA MEDIS

Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza, Isdianto, Andik
Abstract: Terapi Al-Quran telah diakui secara luas sebagai metode komplementer dalam pengobatan Islam yang memberikan manfaat psikologis dan fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif… f mengenai peran terapi Al-Quran dalam praktik medis modern, dengan menyoroti efektivitas, tantangan, serta potensi integrasinya ke dalam sistem kesehatan konvensional. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis artikel jurnal yang telah ditelaah sejawat serta prosiding konferensi dari database seperti Scopus dan Google Scholar. Temuan menunjukkan bahwa terapi Al-Quran berperan penting dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta berfungsi sebagai pendekatan penyembuhan spiritual. Namun, meskipun memiliki manfaat yang menjanjikan, tantangan masih ada dalam hal validasi ilmiah dan penerimaannya di komunitas medis. Banyak profesional kesehatan mempertanyakan dasar empiris terapi ini karena kurangnya uji klinis yang terstandarisasi. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai penggunaannya sebagai metode utama dibandingkan sebagai terapi pelengkap. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi interdisipliner antara ilmuwan medis dan ulama guna menjembatani kesenjangan antara praktik penyembuhan berbasis keimanan dan berbasis bukti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aplikasinya dalam berbagai kondisi medis dan psikologis guna memastikan integrasinya ke dalam pendekatan kesehatan holistik.