Search Articles & Publications

Showing 4184 articles found for "Menu"

PENERAPAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING UNTUK PEMILIHAN BIBIT CABAI UNGGUL

Kurniawan, Edi, Rahmadani, Nurul
Abstract: Abstract: chili is a plant that many of us have encountered in Indonesia, usually used as a cooking spice and flavor enhancer in food. Chili includes members of the genus Capsicum. The high number of chili enthusiasts has… s made the need for chili higher in Indonesia while chili is used in various fields such as medicine, cooking spices, and the food industry. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) in July the first 2019, retail red chili prices are set at Rp 62,099 per kilogram. This price increased by 21.76 percent when compared to the average price of chili in June 2019. In recent months the price of chili has increased very high, this is due to the reduced yields of chili farmers. Increasing the supply of chili is reduced and can not meet market needs. To control the soaring chili prices, the government is making important imports from India. The problem experienced by local farmers is the selection of superior chili seeds. The process of selecting chili seeds carried out so far by farmers is still by manual and traditional methods. Because this adds to the knowledge that is qualified to choose superior chili seeds based on certain criteria and which choices of chili seeds are suitable for cultivation. The process of cultivating chili seeds becomes more complete with maximum results. The technology used is using the Fuzzy Multi-Criteria Decision Making Method in determining superior chili seeds. From this method, it is expected to provide a solution to the chili farmers about the alternative selection of superior chili seeds.   Keywords: Chili Seeds; Decision Support System; Fuzzy Multi Criteria Decision Making   Abstrak: cabai merupakan tanaman yang banyak kita jumpai di Indonesia, biasanya digunakan sebagai bumbu masakan dan penguat rasa pada makanan. Cabai termasuk anggota genus Capsium. Banyaknya peminat cabai membuat kebutuhan akan cabai semakin tinggi di Indonesia  cabai digunakan dalam berbagai bidang seperti obat-obatan, bumbu masakan dan industri makanan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan juli pecan pertama 2019, harga cabai merah eceran tercatat Rp 62.099 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 21,76 persen jika dibandingkan rata-rata harga cabai pada juni 2019. Beberapa bulan terakhir ini harga cabai mengalami lonjakan yang sangat tinggi hal tersebut karena berkurangnya hasil panen para petani cabai. Sehingga pasokan cabai berkurang dan tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar. Dalam rangka mengendalikan harga cabai yang melonjak tinggi pemerintah melakukan impor cabai dari India. Masalah yang dialami oleh para petani lokal yaitu pemilihan bibit cabai unggul. Proses pemilihan bibit cabai yang dilakukan selama ini oleh petani masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit cabai unggul berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif bibit cabai mana yang cocok untuk dibudidayakan. Sehingga dengan demikian proses pembudidayaan  bibit cabai menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dalam menetukan bibit cabai unggul. Dari metode tersebut diharapkan dapat memberikan solusi kepada para petani cabai mengenai alternatif pemilihan bibit cabai unggul.   Kata Kunci: Bibit Cabai; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem pendukung keputusan

ANALISIS SISTEM INFORMASI KUALITAS PRODUKSI SULAMAN MAYANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE MC CALL

Yenila, Firna, Rianti, Eva
Abstract: Abstract: Sulaman Mayang's Industry has implemented a desktop-based system in data processing, a one-way system involving only one actor/user of the system. So that in use there are some new problems that have arisen that… t affect the performance of services to customers. This study aims to analyze and test the quality of the Mayan embroidery information system using the McCall method. Analysis is carried out on several aspects of the product operation including the quality factors of correctness (truth), reliability (reliability), efficiency (efficiency), integrity (integrity) and usability (usability). Data was collected through questionnaires from 38 respondents involving workers/employees and customers. The results showed that overall the quality of the Sulaman Mayang  information system was at the level of 76% (the quality of the information system was good according to the scale interpretation of the percentage of quality factors). Thus the quality of Mayang embroidery information systems needs to be improved in accordance with recommendations which are improvements to the quality of Mayan embroidery information systems.             Keywords: McCall Method; Sulaman Mayang; the quality of information system.     Abstrak: Industri Sulaman mayang sejauh ini menerapkan sistem berbasiskan dekstop dalam pengolahan data, sistem yang digunakan satu arah hanya melibatkan satu aktor/pengguna sistem saja. Sehingga dalam penggunaan ada beberapa persoalan baru yang bermunculan yang mempengaruhi kinerja layanan terhadap pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menguji kualitas sitem informasi sulaman mayang dengan meggunakan metode McCall. Analisa dilakukan terhadap beberapa aspek dalam product operation diantaranya faktor kualitas correctness (kebenaran), reliability (keandalan), effisiensy (efisien), integrity (integritas) dan usability (kegunaan). Data dikumpulkan melalui kuosioner dari 38 responden yang melibatkan pekerja/karyawan dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa secara keseluruhan kualitas sistem informasi sulaman mayang berada pada level 76% (kualitas sistem informasi tersebut baik menurut skala penafsiran persentase faktor kualitas). Dengan demikian kualitas sistem informasi sulaman mayang perlu ditingkatkan sesuai dengan rekomendasi yang merupakan perbaikan kualitas sistem informasi sulaman mayang.   Kata kunci: kualitas sistem informasi; metode McCall; Sulaman Mayang  

IMPLEMENTASI CERTAINTY FACTOR DALAM MENGATASI KETIDAKPASTIAN PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT KUDA LAUT

Borman, Rohmat Indra, Napianto, Riduwan, Nurlandari, Putri, Abidin, Zaenal
Abstract: Abstract: In analyzing information, it is possible for experts to disclose information with uncertain recognition. For example, with the use of consent, the use is large and almost certain. In overcoming uncertainty in the… he system, experts can use the certainty factor (CF) method. This method can overcome reality with a level of certainty based on facts so that it can explain the confidence of an expert. CF can be applied in an expert system to build a program that can diagnose a set of rules. In this study CF was implemented in an expert system diagnosing seahorse disease. Sea horses have a high trading value, both in living and dead conditions. Therefore, sea horses, including animals that are protected by population. In this study, developing an expert system application that can diagnose seahorse disease can help determine the level of trust of experts and users who use related cases. Based on the test results, it shows that CF is able to cope well and has a high level of accuracy.             Keywords: certainty factor;  expert system; seahorses.     Abstrak: Informasi yang dihasilkan dalam diagnosa dimungkinkan  menggunakan ungkapan ketidakpastian. Misalkan dengan penggunaan pernyataan mungkin (maybe), kemungkinan besar (probably not), hampir pasti (almost certainty) dan pernyataan tidak pasti lainya.  Untuk mengatasi ketidak pastian pada sistem pakar dapat menerapkan pendekatan certainty factor (CF). Metode ini mampu mengatasi ketidakpastian dengan mendefinisikan tingkat kepastian berdasarkan fakta sehingga dapat memaparkan keyakinan seorang pakar. CF dapat diterapkan dalam sistem pakar untuk membangun suatu program yang dapat mendiagnosa berdasarkan suatu set aturan. Pada penelitian ini CF diimplementasikan pada sistem pakar diagnose penyakit kuda laut. Kuda laut memiliki nilai jual perdagangan yang tinggi, baik dalam keadaan hidup maupun mati. Oleh sebab itu kuda laut termasuk hewan yang dilindungi populasinya. Penelitian yang dilakukan menghasilkan sistem pakar yang mampu mendiagnosis serta memberikan solusi untuk penyakit kuda laut dengan menggunakan pendekatan CF dalam penanganan ketidakpastian. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan CF mampu mengatasi ketidakpastian dengan baik dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.   Kata kunci: certainty factor; sistem pakar; kuda laut

KOMBINASI METODE AHP DAN MFEP DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN

Nata, Andri, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,… 2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.   Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.   Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097. Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.

KOMBINASI METODE ANALITICAL HIERARCHY PROCESS DAN WEIGHTED PRODUCT DALAM PENENTUAN BENIH CABAI UNGGUL

Andriyani, Suci, Yuma, Febby Madonna
Abstract: Abstract: Chili consumption in Indonesia continues to increase. Imports are carried out by the government to meet domestic needs such as those from Malaysia and Vietnam. To overcome this chili import problem, it is necessary… sary to maximize the efforts made by local farmers to produce chili yields with optimal quantity and quality. Efforts that can be made besides increasing unproductive agricultural land are applying technology to determine the best / superior chili seeds. So far, local farmers use hereditary concepts such as trial and error in determining the chili seeds to be planted. As a result of which occurs that the harvest is unstable and tends to fall even the possibility of crop failure. The purpose of the analysis of this research is to apply technology that can improve chili crop yields through the application of a Decision Support System. To get more optimal results, the application of technology is carried out using the concept of a combination of 2 methods based on the superiority of each method. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) because it has accurate criteria analysis. Furthermore, the Weighted Product (WP) method is applied because it can find alternative preference values that are quick and easy. Based on the process and results of the analysis that has been done, the application of the AHP method can produce priority factors for selecting superior chili seeds that are weighted for ranking WP method. Whereas the WP method can produce an alternative ranking quickly with the highest alternative being A5 with a value of 0.153.   Keywords: Chili Seeds; AHP; Weighted Product; SPK.     Abstrak: Konsumsi cabai di Indonesia terus mengalami peningkatan. Impor dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri seperti dari negara Malaysia dan Vietnam. Untuk mengatasi masalah impor cabai ini, perlu upaya maksimal yang dilakukan oleh petani lokal untuk menghasilkan hasil panen cabai dengan kuantitas dan kualitas yang optimal. Upaya yang dapat dilakukan selain memperbanyak lahan pertanian yang belum produktif yaitu menerapkan teknologi teknologi untuk menentukan benih cabai yang terbaik/unggul. Selama ini petani lokal menggunakan konsep turun temurun seperti coba-coba dalam menentukan benih cabai yang akan ditanam. Akibat yang terjadi yaitu hasil panen yang tidak stabil dan cendrung turun bahkan kemungkinan gagal panen. Adapun tujuan dari analisis penelitian ini adalah untuk menerapkan teknologi yang dapat meningkatkan hasil panen tanaman cabai melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, penerapan teknologi dilakukkan menggunakan konsep kombinasi 2 metode yang didasarkan pada keunggulan dari masing-masing metode. Metode yang digunakan Analitical Hierarchy Process (AHP) karena memilki analisis kriteria yang akurat. Selanjutnya diterapkan metode Weighted Product (WP) karena memiliki kemampuan penemuan nilai preferensi alternatif yang cepat dan mudah. Berdasarkan proses dan hasil analisis yang telah dilakukan, penerapan metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas pemilihan benih cabai unggul yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Sedangkan metode WP mampu menghasilkan perankingan alternatif dengan cepat dengan alternatif tertinggi yaitu A5 dengan nilai 0,153.   Kata Kunci: AHP; Benih Cabai; SPK; Weighted Product.

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN CV MITRA TANI MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE

Simamora, Hermanda Ihut Tua
Abstract:   Abstract:  Information technology produces innovation, which can be the initial stage of the success of any business. Many businesses use the sales information system in daily sales. Using a sales information system can… can improve the effective and efficient procedure of working, as well as system easy to generate sales data, price information, inventory data, and invoice. Business process in CV Mitra Tani still manual, where is price information writes on paper and there is no sales data, inventory data, and invoice. Problems using manual business processes faced by CV Mitra Tani are needed a long time to serve customers, there is no data used to know profit loss, and there is no data used to decide between stocking. To solve this problem, CV Mitra Tani will develop a sales information system based on the web.  The features of the build system generate sales data, inventory data, price information, and print invoice. The system will be developed by using prototype methodology dan built-in PHP language, while the database will use MySQL. Based on the research, using a sales information system can be useful to improve the efficiency and effectiveness of the procedure sales business processes, by easily know information price, generate sales data, inventory data, and print invoice.             Keywords: MySQL; PHP; Prototype; Sales Information System;     Abstrak: Teknologi informasi mendorong inovasi dan inovasi adalah jalan menuju kesuksesan sebuah bisnis. Banyak bisnis yang menggunakan sistem informasi penjualan dalam penjualan sehari-harinya. Penggunaan sistem informasi penjualan akan meningkatkan efektivitas dan effesiensi dalam proses kerja, seperti kemudahan dalam menghasilkan laporan penjualan, data inventaris, informasi harga dan cetak faktur. CV Mitra Tani adalah salah satu mini market yang menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat. Bisnis proses yang ada di CV Mitra Tani masih manual, dimana informasi harga masih dicatat di buku, tidak ada data penjualan, inventaris dan tidak ada faktur. Masalah yang dihadapi oleh CV Mitra Tani dengan bisnis proses yang masih manual adalah waktu yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan lama, tidak ada data yang dapat digunakan untuk mengetahui untung atau rugi, dan ketika melakukan stok barang tidak ada.  Permasalahan tersebut akan diatasi oleh CV Mitra Tani dengan membangun sistem informasi penjualan berbasis web. fitur dari sistem yang akan dibangun adalah menghasilkan data penjualan, inventaris barang, informasi harga, dan cetak faktur. Sistem akan dikembangkan menggunakan metode prototype dan bahasa pemograman PHP, sedangkan databasenya akan menggunakan MyQL. Berdasarkan penelitian, penggunaan sistem informasi penjualan dapat meningkatkan efektitivitas dan efesiensi Cara kerja bisnis proses, seperti kemudahan dalam mengetahui harga, kemudahan menghasilkan laporan penjualan, inventasi dan kemudahan dalam mencetak faktur.   Kata kunci: MySQL; PHP; Prototype; Sistem Informasi Penjualan;

ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN PADA GEPREK BENSU MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES

Asynari, Ellin, Wahyudi, Dede, Aeni, Qurrotul
Abstract: Abstract: Demand forecasting for ayam geprek at Geprek Bensu is needed to make chicken inventory decisions to reduce inventory that often out of stock. This study uses  time series single  moving average (SMA) and single… le exponential smoothing (SES) method to make geprek chicken requests in Geprek Bensu. This study sampled sales reports in October 2018 - September 2019. Results obtained from recognition using Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), and mean squared error (MSE = 2,762) shows that Single Moving Average produces more accurate results  compared to the Single exponential smoothing method. Keywords: Demand Forecasting; Single moving average; Single exponential smoothing; Time Series.     Abstrak: Peramalan permintaan ayam geprek pada Geprek Bensu sangat dibutuhkan untuk pengambilan keputusan penyediaan stok ayam dan mengurangi out of stock yang sering terjadi. Penelitian menggunakan metode seri waktu Single moving average (SMA) dan Single exponential smoothing (SES) untuk membuat peramalan permintaan ayam geprek di Geprek Bensu. Penelitian ini mengambil sample laporan penjualan pada bulan Oktober 2018 – September 2019. Hasil yang di dapatkan dari perbandingan akurasi menggunakan Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), dan mean squared error (MSE = 2,762) menunjukkan bahwa Single Moving Average memiliki hasil yang lebih akurat jika dibandingkan dengan metode Single exponential smoothing.   Kata kunci: Peramalan permintaan; Pemulusan eksponensial; Rata-rata bergerak; Seri waktu.

SISTEM INFORMASI INVENTORY P.O.S (POINT OF SALES) BERBASIS WEB PADA COUNTER CELLULAR

Afrianto, Yuggo, Br Ginting, Novita, Suratun, Suratun, Nelawati, Yashintya
Abstract: Abstract: Data from the National Socio-Economic Survey of the National Central Bureau of Statistic (Susenas, BPS) 2016 shows that the average amount of national top up the balance spending per month in 2016 reaches Rp 22,182… ,182 per capita. It is becoming a business opportunity for top up the balance of retail entrepreneurs. However, in the process of managing the process of input, output and reporting of goods that are done manually (still using paper) are not monitored properly, often there are outgoing or incoming goods whose data is not recorded. This, in the long run, will cause large losses. The purpose of this study is to build applications that function to help provide information that makes it easy to control the process of entry and exit of goods. The system development methodology used is object-oriented system development using the Unified Modeling Language (UML). The results obtained from this research are the design and construction of Inventory Information System POS (Point of Sales) in the form of Context Diagrams and UML Diagrams (Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Sequence Diagrams), with the results of black box testing conducted already in operation properly according to the needs of the retail owner.           Keywords: Point of Sales, Retail, UML     Abstrak: Data Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (Susenas, BPS) 2016 menunjukkan, jumlah rata-rata pengeluaran pulsa secara nasional per bulan pada 2016 mencapai Rp 22.182 per kapita [1]. Tentu saja hal ini menjadi peluang usaha untuk para pengusaha retail counter. Namun, dalam proses pengelolaannya proses input, output dan pelaporan barang yang dilakukan secara manual (masih menggunakan kertas) tidak termonitoring dengan baik, seringkali terjadi adanya barang keluar ataupun barang masuk yang tidak tercatat datanya. Hal ini dalam jangka panjang akan menimbulkan kerugian yang besar. Tujuan penelitian ini adalah membangun aplikasi yang berfungsi dalam membantu memberikan informasi yang memudahkan dalam pengontrolan proses keluar masuknya barang. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem berorientasi objek menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perancangan dan pembangunan Sistem Informasi Inventory P.O.S (Point of Sales) berupa Diagram Konteks dan UML Diagram (Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram), dengan hasil pengujian black box yang dilakukan telah beroperasi dengan baik sesuai kebutuhan owner retail.   Kata kunci: Point of Sales, Retail, UML

KLASIFIKASI KATEGORI CITRA DIGITAL DENGAN METODE BAG OF VISUAL WORDS

Prawira Tanjung, Mahardika Abdi
Abstract: Abstract: The human eye can distinguish objects from digital images, however, computers do not have the ability as human eyes that can directly distinguish objects from digital images. Therefore the bag of visual words method… ethod was created. Bag of visual words is a method for presenting digital images based on local features. Bag of visual words illustrates how an image can be taken its characteristics, so that computers can distinguish objects on digital images. The test results show that the bag of visual words are still not maximal in classifying digital image categories, especially the chair category, which is only able to produce the most accurate accuracy of 75%. To improve the performance quality of bag of visual words in classifying digital image categories, especially the chair category, you can add an approach to determine the good number of K in clustering the visual words pattern.             Keywords: Bag Of Visual Words, Classification, Digital Image, Speed-Up Robust Feature, Support Vector Machine       Abstrak: Secara kasat mata manusia bisa membedakan objek pada citra digital, namun, komputer tidak memiliki kemampuan sebagai mata manusia yang dapat secara langsung membedakan objek pada citra digital. Maka dari itu diciptakanlah metode bag of visual words. Bag of visual words adalah metode untuk menyajikan citra digital berdasarkan fitur lokal. Bag of visual words menggambarkan bagaimana suatu gambar dapat diambil karakteristiknya, sehingga komputer dapat membedakan objek pada citra digital. Hasil  pengujian  menunjukkan  bag of visual words   masih belum maksimal dalam  mengklasifikasi  kategori citra digital khususnya kategori chair, yang hanya mampu menghasilkan akurasi paling akurat sebesar 75 %. Untuk       meningkatkan        kualitas kinerja bag of visual words dalam mengklasifikasi kategori citra digital khususnya kategori chair, dapat menambahkan pendekatan untuk menentukan jumlah K yang baik dalam mengkluster pola visual words.     Kata kunci: Bag Of Visual Words, Klasifikasi, Citra Digital, Speed-Up Robust Feature, Support Vector Machine

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENENTUAN MITRA JASA PENGIRIMAN BARANG TERBAIK DI KOTA KISARAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS

Risnawati, Risnawati, Manurung, Nuriadi
Abstract: Abstract: The development of the freight forwarding service industry has increased quite rapidly. The era of globalization requires people to have high mobility. Since the enactment of the free market in Indonesia, opening… ng up the trade flow of goods or services has become unlimited. The need for freight forwarding services is increasing to meet people's needs. The number of goods delivery service partners makes it difficult for the community to choose and determine the best freight forwarding partners. The increasingly fierce competition conditions, making every company must be able to survive, even must be able to continue to grow. One important thing that needs to be done and considered by every company to be able to survive and develop is to maintain the quality of service to the consumer's satisfaction. In choosing the best freight forwarding partner, a mechanism is needed to be able to deliver goods that are truly feasible. One of them can be done using the Decision Support System using the TOPSIS method. based on predetermined criteria which will be considered to be the best partner in the delivery of goods services in Kota Kisaran based on the concept by comparing existing alternatives such as JNE, TIKI, Post Office Indonesia, J & T, and Indah Cargo. Based on each criterion by determining the value of the weight taken from the appropriate research from the object that has been determined Keywords: Decision Support System, Topsis Method, Freight Forwarding Partner   Abstrak: Perkembangan industri jasa pengiriman barang mengalami peningkatan yang cukup pesat. Era globalisasi menuntut manusia untuk memiliki mobilitas yang tinggi. Sejak diberlakukannya pasar bebas di Indonesia, membuka arus perdagangan barang atau jasa menjadi tidak terbatas. Kebutuhan akan jasa pengiriman barang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Banyaknya mitra jasa pengiriman barang membuat para masyarakat sulit dalam memilih dan menentukan mitra jasa pengiriman barang yang  paling baik. Kondisi persaingan yang semakin ketat, membuat setiap perusahaan harus mampu bertahan hidup, bahkan harus dapat terus berkembang. Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dan diperhatikan oleh setiap perusahaan untuk dapat bertahan hidup dan berkembang adalah mempertahankan kualitas layanan terhadap kepuasaaan konsumen. Dalam pemilihan mitra jasa pengiriman barang yang terbaik diperlukan mekanisme untuk dapat mengirimkan barang yang benar-benar layak. Salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan dengan metode TOPSIS. berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan yang akan dianggap menjadi mitra jasa pengiriman barang terbaik di Kota Kisaran berdasarkan konsep dengan membandingkan alternatif-alternatif yang ada seperti JNE, TIKI, Kantor Pos Indonesia, J&T, dan Indah Cargo. Berdasarkan setiap kriteria dengan menentukan nilai bobot yang diambil dari penelitian yang sesuai dari objek yang sudah ditentukan   Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Metode Topsis, Mitra Jasa Pengiriman Barang