Search Articles & Publications

Showing 2656 articles found for "Study"

KLASTERISASI DAERAH PESERTA KB AKTIF DI KABUPATEN ASAHAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

Munawar, Fajar, Utami, Aftari Swastika Dyah, Manurung, Sari Bunga Tiara
Abstract: Abstract: Active Family Planning (FP) participants are one of the indicators of the success of the FP program. This study aims to cluster the level of activity of active FP participants in Asahan Regency using the K-Means… s method. The data used is data on active FP participants in Asahan Regency in 2021. The results of the study showed that there are three groups of active FP participants based on their level of activity, namely the group with a low level of activity, the group with a medium level of activity, and the group with a high level of activity. The group with a low level of activity consists of 7 districts, namely B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, and Kisaran Barat. The impact of low active FP participants in a district is an increase in the number of unwanted births, an increase in the number of maternal and child deaths, and an increase in population density. The group with a medium level of activity consists of 15 districts, namely Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, and Silau Laut. The group with a high level of activity consists of 3 districts, namely Simpang Empat, Air Joman, and Kisaran Timur. The impact of the high number of active FP participants in a district is an increase in maternal and child health, an increase in family economy, and an increase in family welfare. The results of this clustering analysis can be used by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) of Asahan Regency to improve public understanding of the importance of birth control. This can be done through socialization throughout the regency, especially in districts where the results of the analysis show that the number of active FP participants is quite large. Keywords: Family Planning, K-Means, Cluster Abstrak: Peserta Keluarga Berencana (KB) aktif merupakan salah satu indikator keberhasilan program KB. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi tingkat keaktifan peserta KB aktif di Kabupaten Asahan menggunakan metode K-Means. Data yang digunakan adalah data peserta KB aktif di Kabupaten Asahan tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok peserta KB aktif berdasarkan tingkat keaktifannya, yaitu kelompok dengan tingkat keaktifan rendah, kelompok dengan tingkat keaktifan sedang, dan kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi. Kelompok dengan tingkat keaktifan rendah terdiri dari 7 Kecamatan, yaitu B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, dan Kisaran Barat. Dampak dari rendahnya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya angka kelahiran tidak diinginkan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, dan meningkatnya kepadatan penduduk. Kelompok dengan tingkat keaktifan sedang terdiri dari 15 Kecamatan, yaitu Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, dan Silau Laut. Kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi terdiri dari 3 Kecamatan, yaitu Simpang Empat, Air Joman, dan Kisaran Timur. Dampak dari tingginya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya kesehatan ibu dan anak, meningkatnya ekonomi keluarga, dan meningkatnya kesejahteraan keluarga. Hasil analisis klasterisasi ini dapat dimanfaatkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Asahan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengendalian kelahiran. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi di seluruh wilayah kabupaten, khususnya di kecamatan-kecamatan yang hasil analisisnya menunjukkan jumlah peserta KB aktif cukup banyak. Kata kunci: Keluarga Berencana, K-Means, Klaster  

EFEKTIFITAS APLIKASI INSPEKTA DALAM PENINGKATAN BUDAYA K3 DI PLN ULP KISARAN

Sukoco, Duwi Irpan, Puariesthaufani, Achmad
Abstract: Abstract: Enhancing Occupational Health and Safety (OHS) culture is of paramount importance in industrial settings, especially in energy sectors like PLN. Inspekta, an information technology-based application, has emerged… d as a potential solution to boost awareness and compliance with OHS practices at PLN ULP Kisaran. However, a comprehensive evaluation of this application's effectiveness is still necessary. This research aims to assess the effectiveness of the Inspekta Application in fostering an OHS culture at PLN ULP Kisaran. Utilizing a combined approach of literature review, questionnaire surveys, and statistical analysis, the study collected and analyzed relevant data.The research findings reveal that the implementation of the Inspekta Application has had a positive impact on elevating the OHS culture at PLN ULP Kisaran. Improved employee awareness regarding OHS aspects and more efficient incident reporting stand out as significant outcomes. Statistical analysis also indicates a positive correlation between the utilization of the Inspekta Application and the enhancement of the OHS culture. Based on the research insights, it can be concluded that the Inspekta Application is effective in enhancing the OHS culture at PLN ULP Kisaran. The integration of information technology through such applications holds the potential to mitigate workplace accident risks and foster a safer and healthier working environment.   Keywords: inspekta; ohs culture; workplace safety     Abstrak: Peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memiliki peran yang sangat penting dalam lingkungan industri, terutama di sektor energi seperti PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN). Inspekta, sebuah aplikasi berbasis teknologi informasi, telah muncul sebagai solusi potensial untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap budaya K3 di PT. PLN (Persero). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Aplikasi Inspekta dalam meningkatkan budaya K3 di PLN ULP Kisaran. Dengan pendekatan kombinasi studi literatur, survei kuesioner, dan analisis statistik, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data yang relevan. Hasil penelitian baik dari kajian literature, observasi dan wawancara partisipatif menunjukkan bahwa Aplikasi Inspekta mendapat tanggapan positif yang signifikan dengan rata-rata indikator tanggapan diatas 50%, sehingga berdampak dalam memperkuat pemahaman budaya K3 di lingkungan kerja PLN. Penerapan Aplikasi Inspekta juga terbukti membantu dalam mengidentifikasi potensi bahaya K3, mendorong pelaporan bahaya, serta memungkinkan tindakan cepat setelah pelaporan melalui integrasi teknologi informasi guna mengurangi risiko kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat.   Kata Kunci: inspekta; budaya k3; keselamatan kerja

KOMPARASI METODE SES DAN WMA PADA PREDIKSI BAHAN BAKU TOP FRESH CHICKEN

Ramadhan, Raihan, Fauziah, Rizky, Yuma, Febby Madonna
Abstract: Abstract: Top Fresh Chicken is one of the UKM that produces food made from chicken. The problem faced by Top Fresh Chicken is the excess supply of raw materials which results in high inventory holding costs and hampered… capital allocation. In this study, historical data on stock of chicken raw materials will be used to test forecasting using the SES and WMA methods. The SES method is a simple forecasting method and relies on exponential smoothing to forecast the value of raw material inventories in the future. Meanwhile, the WMA method uses certain weights to calculate moving averages from historical data, where the highest weight is given to the most recent data. In the method comparison process, several evaluation factors will be used, including the level of accuracy, level of stability, and ease of implementation. By comparing the performance of the two methods, this study aims to determine the most accurate and appropriate method for forecasting chicken raw material stocks. The results of this study are expected to provide clear recommendations regarding the most suitable forecasting method used by Top Fresh Chicken. By using accurate and effective forecasting methods, companies can optimize the use of resources, reduce inventory costs, increase production efficiency, and avoid excess or shortage of raw material inventories.   Keywords: comparison of methods; single exponential smoothing; weighted moving average; raw materials; top fresh chicken. Abstrak: Top Fresh Chicken merupakan salah satu UKM yang memproduksi makanan yang berbahan baku ayam. Permasalahan yang dihadapi oleh Top Fresh Chicken adalah kelebihan persediaan bahan baku yang mengakibatkan biaya simpan persediaan yang tinggi dan alokasi modal yang terhambat.Dalam penelitian ini, data historis persediaan bahan baku ayam akan digunakan untuk menguji peramalan menggunakan metode SES dan WMA. Metode SES merupakan metode peramalan yang sederhana dan mengandalkan eksponensial smoothing untuk meramalkan nilai persediaan bahan baku di masa depan. Sedangkan metode WMA menggunakan bobot tertentu untuk menghitung rata-rata bergerak dari data historis, di mana bobot tertinggi diberikan pada data terbaru.Dalam proses komparasi metode, beberapa faktor evaluasi akan digunakan, termasuk tingkat akurasi, tingkat kestabilan, dan kemudahan implementasi. Dengan membandingkan kinerja kedua metode, penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode yang paling akurat dan tepat untuk meramalkan persediaan bahan baku ayam.Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang jelas tentang metode peramalan yang paling cocok digunakan oleh Top Fresh Chicken. Dengan menggunakan metode peramalan yang akurat dan efektif, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya, mengurangi biaya persediaan, meningkatkan efisiensi produksi, dan menghindari terjadinya kelebihan atau kekurangan persediaan bahan baku. Kata kunci : komparasi metode; single exponential smoothing; weighted moving average; bahan baku; top fresh chicken.

PENGGUNAAN METODE FUZZY PADA PENGISIAN TANDON AIR OTOMATIS DENGAN MICROCONTROLLER

Suherman, Suherman, Risnawati, Risnawati, Ananda, Ricki
Abstract: Abstract : A mosque is a building used by Muslims to get closer to the creator by worshiping and observing Islamic law. Efficient water management in mosques is essential to support the sustainability and efficiency of natural… atural resources. This study proposes an automatic water reservoir filling system in mosques using microcontroller technology. The fuzzy method is useful in filling automatic water reservoirs with microcontroller technology as an optimization and regulating the water filling process automatically. This system is to automate the process of filling water reservoirs by utilizing intelligent water level sensors and microcontrollers. In this research, I created a system that is able to detect the water level in the reservoir and regulate the filling process automatically. The use of a water level sensor allows accurate measurement of the water level, while the microcontroller controls the water pump according to the detected needs. The test results show that the implementation of microcontroller technology in filling automatic water reservoirs in mosques can increase water use efficiency and reduce waste. The system provides an effective and environmentally friendly solution for managing the mosque's water needs, contributing significantly to water conservation and maintenance of natural resources.   Keywords : water reservoir; mosque; microcontroller; fuzzy method; water level sensor    Abstrak : Masjid adalah sebuah bangunan yang digunakan umat muslim untuk  mendekatkan diri kepada sang pencipta dengan beribadah dan menjalankan syariat agama Islam. Pengelohan air yang efisien di masjid sangat penting untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi sumber daya alam. Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem pengisian tandon air otomatis di masjid menggunakan teknologi microcontroller. Metode fuzzy berguna dalam pengisian tandon air otomatis dengan teknologi microcontroller sebagai pengoptimalkan dan mengatur proses pengisian air dengan secara otomatis. Sistem ini untuk mengotomatiskan proses pengisian tandon air dengan memanfaatkan sensor water level dan microcontroller yang cerdas. Dalam penelitian ini, dibuat sistem yang mampu mendeteksi tingkat air dalam tandon dan mengatur proses pengisian secara otomatis. Penggunaan sensor water level memungkinkan pengukuran yang akurat terhadap tingkat air, sementara microcontroller mengontrol pompa air sesuai dengan kebutuhan yang terdeteksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi teknologi microcontroller dalam pengisian tandon air otomatis di masjid dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengurangi pemborosan. Sistem ini memberikan solusi yang efektif dan ramah lingkungan untuk mengelola kebutuhan air masjid, memberikan kontribusi signifikan terhadap konservasi air dan pemeliharaan sumber daya alam.   Kata kunci: tandon air; masjid; microcontroller; metode fuzzy; sensor water level

IMPLEMENTASI PENGAMBILAN JURUSAN SISWA MADRASAH ALIYAH SWASTA DI TANJUNGBALAI DENGAN METODE SAW

Melati, Putri, Siregar, Iqbal Kamil, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: The school management routinely determines the majors of private students at Madrasah Aliya (MAS) every year. YMPI Private Madrasah Ariyah (MAS) is one of the MAs that implements the 2013 curriculum. One of the… work programs in the MAS Curriculum is to register for the first year majors which will continue to the second year. In this case, a decision support system (DSS) is a computer interactive system that assists school management in making decisions. In this study the system development method used is the Prototyping Method. Prototyping is a system development method that is widely used. With this method, developers and customers can interact with each other during the system creation process. The system prototype method involves the user directly with analysis and design, very effective for system correction. A decision support system with the SAW (Simple Additive Weighting) method is used to solve the problem of choosing a major. The application of the SAW method is expected to support the decision-making process to choose a major that is in accordance with the students' academic grades while still in junior high schools beforehand as well as the IQ abilities of each student and the results of their interest in the chosen major. The research resulted in an application that is able to determine the choice of majors with the results of an application by determining the value/weight using the SAW method so that it can be determined that Abdul Rozak entered the Science major and Abil Akbar entered the Social Sciences major.   Keywords: decision making system; selection of majors; SAW; criteria.   Abstrak: Pihak manajemen sekolah rutin menentukan jurusan siswa swasta di Madrasah Aliya (MAS) setiap tahun. Madrasah Ariyah Swasta YMPI (MAS) merupakan salah satu MA yang menerapkan kurikulum 2013. Salah satu program kerja dalam Kurikulum MAS adalah mendaftar ke jurusan tahun pertama yang akan melanjutkan ke tahun kedua. Dalam hal ini, sistem pendukung keputusan (DSS) adalah sistem interaktif komputer yang membantu pihak manajemen sekolah dalam mengambil keputusan. Dalam penelitian ini metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Metode kuantitatif.  Dengan mengumpulkan data berupa angka dengan kriteria yang telah ditentukan mulai dari data nilai akademik IPA dan IPS, Nilai tingkat kecerdasan (IQ) serta nilai minat dari setiap siswa yang diperoleh dari kuisoner.Sistem pendukung keputusan dengan metode SAW (Simple Additive Weighting) digunakan untuk menyelesaikan masalah pemilihan jurusan. Penerapan metode SAW diharapkan dapat mendukung proses pengambilan keputusan untuk memilih jurusan yang sesuai dengan nilai akademik siswa saat masih di sekolah SLTP sebelmumnya serta kemampuan IQ masing-masing siswa serta hasil minat mereka ke jurusan pilihan tersebut. Penelitian menghasilkan aplikasi yang mampu menentukan pilihan jurusan dengan hasil sebuah aplikasi dengan menentukan nilai/bobot dengan menggunakan metode SAW sehingga dapat ditentukan bahwa Abdul Rozak masuk ke jurusan IPA serta Abil Akbar masuk kejurusan IPS.   Kata kunci: sistem penentuan keputusan; pemilihan jurusan; SAW; kriteria  

PENERAPAN SISTEM REKAM MEDIS PASIEN BERBASIS WEBSITE DI PUSKESMAS KELURAHAN SIDODADI

Tisa, Yunita Afril, Saputra, Herman, Marpaung, Nasrun
Abstract: Abstract: Puskesmas as a public health technical service unit (UPT) facilitated by the government. Medical record data at the Sidodadi Health Center is processed manually and has a weakness, which requires a long time to… find medical record data, because the data is still in the form of print media. The purpose of this study can be to build and design applications that can find out the process of managing patient medical records, to design a medical record information system equipped with facilities to facilitate admins in inputting patient data. This research method is carried out with a qualitative descriptive method approach while the method in system development uses a waterfall model. Based on the results of the following study, the application of this medical record system to conduct examinations on patients based on websites so that it is easier and more accurate. It can be concluded that the medical record system applied based on the Website can manage medical record data faster because the management process is no longer handwritten which results in very long queues so many patients have to wait for medical record examinations Keywords : e-application; puskesmas; information system.   Abstrak: Puskesmas menjadi layanan kesehatan masyarakat yang difasilitasi oleh pemerintah. permasalahan yang terjadi pada Puskesmas Sidodadi dalam pengolahan ata rekam medis yang dilakukan dengan cara manual, karena data masih berbentuk media cetak. Tujuan penelitian ini dapat membangun dan merancang aplikasi yang dapat mengetahui proses pengelolaan rekam medis pasien, untuk merancang sistem informasi rekam medis yang dilengkapi dengan fasilitas untuk memudahkan admin dalam menginputkan data-data pasien. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode deskriptif kualitatif sedangkan metode dalam pengembangan sistem menggunakan model waterfall. Berdasarkan hasil penelitian berikut penerapan system rekam medis ini untuk melakukan pemeriksaan pada pasien berbasis website sehingga lebih mudah dan akurat. Dapat disimpulkan system rekam medis yang diterapkan berbasis Website dapat mengelola data rekam medis lebih cepat karena  pada proses pengelolaannya tidak lagi ditulis tangan yang mengakibatkan antrian sangat panjang sehingga banyak pasien harus menunggu dalam pemeriksaan rekam medis. Kata kunci : e-aplikasi; puskesmas; sistem informasi.  

PENERAPAN METODE MAUT UNTUK PENILAIAN KINERJA PEGAWAI PADA BANK SYARIAH INDONESIA KCP KISARAN

Mayhaky, Ade, Irianto, IriantoR, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstract: In a company, it takes employees who are able to carry out the work in accordance with the objectives in achieving a target which is the evaluation of employees by the leadership. If in general Discipline is the… e standard in conducting assessments, teamwork, loyalty, attendance and appearance also need to be used as indicators for evaluating employee performance. Employee performance appraisal aims to evaluate employee performance to increase productivity and achievement of a company. Decision Support System is very necessary in evaluating employee performance. This study uses a Multi Attribute Utility Theory method, which is a quantitative comparison method that usually combines measurements of different costs, risks and benefits. The data processed for evaluating employee performance in this study comes from Bank Syariah Indonesia KCP Kisaran. This assessment is based on several specified criteria and weights. There are 5 criteria used in assessing employee performance. Such as Discipline, teamwork, loyalty, presence and appearance. The results of evaluating employee performance using the MAUT method are expected to assist in evaluating employee performance using predetermined criteria. So that the highest score is obtained in the 2nd alternative with a value of 0.8889 and the lowest value is in the 1st alternative with a value of 0.4722.   Keywords: Decision Support System; MAUT; Assessment; Performance; Employees.      Abstrak: Pada suatu perusahaan, dibutuhkan pegawai yang mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tujuan dalam mencapai suatu target yang menjadi penilaian oleh pimpinan terhadap pegawai. Jika pada umumnya Kedisiplinan menjadi standar dalam melakukan penilaian, namun kerjasama tim, loyalitas, kehadiran, dan penampilan juga perlu dijadikan indikator untuk melakukan penilaian kinerja pegawai. Penilaian kinerja pegawai bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pegawai untuk meningkatkan produktivitas dan prestasi suatu perusahaan. Sistem Pendukung Keputusan sangat diperlukan dalam penilaian kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan sebuah metode Multi Attribut Utility Theory yaitu suatu metode perbandingan kuantitatif yang biasanya mengkombinasikan pengukuran atas biaya resiko dan keuntungan yang berbeda. Data yang diolah untuk penilaian kinerja pegawai dalam penelitian ini bersumber dari Bank Syariah Indonesia KCP Kisaran. Penilaian ini didasarkan terhadap beberapa kriteria dan bobot yang ditentukan. Ada 5 kriteria yang digunakan dalam penilaian kinerja pegawai. Seperti Kedisiplinan, kerjasama tim, loyalitas, kehadiran dan penampilan. Hasil dari penilaian kinerja pegawai dengan metode MAUT diharapkan dapat membantu dalam melakukan penilaian kinerja pegawai menggunakan kriteria yang telah ditentukan. Sehingga didapat nilai tertinggi pada alternatif ke 2 dengan nilai 0.8889 dan nilai yang terendah pada alternatif ke 1 dengan nilai 0.4722.   Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan; MAUT; Penilaian; Kinerja; Pegawai.

PEMETAAN LOKASI RAWAN KRIMINALITAS PADA SATRESKRIM POLRES ASAHAN

Agustina, Yuli, Syafwan, Havid, Handayani, Masitah
Abstract: Abstract: One of the very dangerous and unacceptable crimes is called criminality, which is related to the morals of society, is detrimental to society, and violates the law. In this case, the law enforcers, namely the police,… olice, play an essential role in dealing with crimes in society. The crimes that often occur are cases of theft which can be divided into three forms, namely motor vehicle theft (Curanmor), Theft with Weighting (Curat), and Theft with Violence (Curas). As for the Satreskrim Polres Asahan sub-section of Crime and Violence, in this case, they want to provide information to the public about places or locations prone to crime, so an application is made that will help the people in obtaining information about crime-prone areas which can later be used to prevent and monitor these crimes. This study uses a Geographic Information System (GIS), which is part of knowledge based on computer software that is utilized to present information in digital form and analyze the earth's geography to form spatial information. This study aims to apply web-based geographic information in providing information on crime-prone locations in Kisaran City and later to assist the public in obtaining information on crime-prone sites in Kisaran City. The results of this web-based GIS can help and facilitate the community and users in knowing crime-prone locations in the City of Kisaran in knowing crime-prone places or locations at the Asahan Police Criminal Investigation Unit.       Keywords: GIS; criminality; polres asahan; kisaran city  Abstrak: Salah satu tindak kejahatan yang sangat membahayakan dan tidak bisa diterima disebut dengan kriminalitas yang berhubungan dengan moral masyarakat, merugikan masyarakat, dan melanggar hukum. Adapun tindak kejahatan yang sering terjadi berupa kasus pencurian yang dapat dibagi dalam 3 bentuk yaitu pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Pencurian dengan Pemberatan (Curat), dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas). Adapun pihak Satreskrim Polres Asahan sub bagian Jatanras dalam hal ini ingin memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tempat atau lokasi rawan kriminalitas,  sehingga dibuatlah sebuah aplikasi yang nantinya akan membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai lokasi rawan kriminalitas yang nantinya dapat digunakan dalam mencegah dan memantau tindak kriminalitas tersebut. Penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) yang merupakan bagian dari pengetahuan berdasarkan pada perangkat lunak komputer yang dimanfaatkan dalam menyajikan informasi dalam bentuk digital dan analisa terhadap geografis bumi sehingga membentuk suatu informasi keruangan. Tujuan penelitian ini menerapkan informasi geografis berbasis web dalam memberikan informasi lokasi-lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran dan nantinya membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran. Hasil dari SIG berbasis web ini dapat membantu dan memudahkan masyarakat dan user dalam mengetahui titik lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran dalam mengetahui tempat atau lokasi rawan kriminalitas pada Satreskrim Polres Asahan.   Kata kunci: SIG; kriminalitas; polres kab.asahan; kota kisaran.

PENERAPAN ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK PREDIKSI WAKTU TUNGGU ALUMNI MENDAPATKAN PEKERJAAN PADA LEMBAGA PUSAT LAYANAN KARIR STMIK ROYAL

Aulia, Tasyia Dita, Siagian, Yessica, Putri, Pristiyanilicia
Abstract: Abstract: Getting a job is a goal by graduates after completing their studies. But in this process, getting a job inevitably requires waiting time. If one measure of success in the field of education of a tertiary institution… ution is the number of graduates entering the workforce. So to implement this goal, alumni data is needed that can be used in decision making. Existing tracer study data at the STMIK Royal Career Service Center (LPLK) have not been utilized optimally by the campus. If we dig deeper, we will get some knowledge from this data by applying data mining techniques. Therefore, it is clear that using data mining to predict alumni waiting time is important for a university to determine its strategy. The purpose of this study is to predict the waiting time for alumni to get a job using data mining by applying the Naive Bayes algorithm. Training and testing data were taken from 193 data tracer study alumni of STMIK Royal in 2021 who had graduated and were working. The criteria used to predict alumni waiting time are gender, major, year of entry, year of graduation, GPA, and length of time getting a job. The results of modeling using the Naive Bayes algorithm produce an accuracy of 94%.   Keyword: data mining; naive bayes; waiting time     Abstrak: Mendapatkan pekerjaan merupakan tujuan oleh lulusan setelah menyelesaikan studi mereka. Tetapi dalam proses ini, mendapatkan pekerjaan pasti membutuhkan waktu tunggu. Jika salah satu ukuran keberhasilan di bidang pendidikan suatu perguruan tinggi adalah banyaknya lulusan yang masuk ke dunia kerja. Maka untuk menerapkan tujuan itu, maka diperlukan data alumni yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan. Data tracer study yang ada di Lembaga Pusat Layanan Karir (LPLK) STMIK Royal belum dimanfaatkan secara optimal oleh kampus. Jika kita gali lebih dalam, kita akan mendapatkan suatu pengetahuan dari data ini dengan menerapkan teknik data mining. Oleh karena itu, jelas bahwa menggunakan data mining untuk memprediksi waktu tunggu alumni penting bagi suatu perguruan tinggi untuk menentukan strateginya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi waktu tunggu alumni mendapatkan pekerjaan  menggunakan data mining dengan menerapkan algoritma naive bayes. Data training dan testing diambil dari 193 data tracer study alumni STMIK Royal tahun 2021 yang sudah lulus dan bekerja. Kriteria yang digunakan untuk memprediksi waktu tunggu kerja alumni yaitu jenis kelamin, jurusan, tahun masuk, tahun lulus, IPK, dan lama mendapatkan pekerjaan. Hasil pemodelan dengan menggunakan algoritma naive bayes menghasilkan akurasi sebesar 94%.   Kata Kunci: data mining; naive bayes; waktu tunggu

DECISION SUPPORT SYSTEM PRIORITAS PEMBANGUNAN JALAN DIDESA SEI ALIM ULU DENGAN METODE TOPSIS

Ningsi, Fitria, Wardani, Intan Kusuma, Siregar, Maya, Pramudja, Siska Damayanti
Abstract: Abstract: Road construction infrastructure has an important role, especially in supporting the economic, social and cultural fields. Sei Alim Ulu Village is an area that is still lagging behind due to the lack of attention… on from the government, especially in terms of road construction. Road construction in the area can be said to be still bad, making it difficult for the community to do their activities. To facilitate the decision-making process related to development priorities in the village, a decision support system program was created. Decision support systems are systems that help users make decisions in a systematic process. Development priorities in the village are determined using the Topsis method. This study aims to obtain a decision model for the development of priority areas with criteria based on road damage, location requirements, cost estimates, road pavements, and road conditions. Of the 6 alternatives tested, v1 with a value of 0.6301303 obtained the highest score which means it is a priority area for road construction in Sei Alim Ulu Villag.   Keywords : SPK; topsis method; village infrastructure     Abstract:Infrastruktur pembangunan jalan memiliki peranan penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi, sosial dan budaya. Desa Sei Alim Ulu merupakan daerah yang masih tertinggal akibat kurangnya perhatian dari pemerintah terutama dalam hal pembangunan jalan. Pembangunan jalan di daerah tersebut bisa dibilang masih buruk sehingga menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas. Untuk memudahkan proses pengambilan keputusan terkait dengan prioritas pembangunan didesa, maka dibuatlah program sistem pendukung keputusan. Sistem pendukung keputusan adalah sistem yang membantu pengguna membuat keputusan dalam proses yang sistematis. Prioritas pembangunan didesa ditentukan dengan metode Topsis. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model keputusan pengembangan kawasan prioritas dengan kriteria berdasarkan kerusakan jalan, kebutuhan lokasi, perkiraan biaya, perkerasan jalan, dan kondisi jalan. Dari 6 alternatif yang diuji, v1 dengan nilai  0,6301303 diperoleh nilai tertinggi yang berarti Sebagai Kawasan prioritas pembangunan jalan di Desa Sei Alim Ulu.   Kata Kunci : infrastruktur, metode topsis, SPK.