Search Articles & Publications

Showing 1942 articles found for "Nilai"

KONSEP HIMPUNAN DALAM KLASIFIKASI AYAT MAKKIYAH DAN MADANIYAH PADA KODIFIKASI AL-QUR’AN

Inez Noor Apsarini, Nur Efendi, Kojin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan klasifikasi ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah menggunakan konsep teori himpunan, memodelkan perbedaan pendapat ilmiah melalui operasi himpunan, dan mengintegrasikan temuan-temuan… temuan ini sebagai konteks pembelajaran matematika berdasarkan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kepustakaan, menggabungkan disiplin ilmu Ulum Al-Qur'an dan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua ayat Al-Qur'an membentuk himpunan universal S, dengan himpunan M untuk ayat-ayat Makkiyah dan himpunan N untuk ayat-ayat Madaniyah membentuk partisi S melalui relasi M ∪ N = S dan M ∩ N = ∅ pada tingkat surah. Perbedaan pendapat ilmiah mengenai ayat-ayat mukhtalaf fih dimodelkan melalui operasi gabungan, irisan, dan komplemen, dan divisualisasikan menggunakan diagram Venn. Temuan-temuan ini diintegrasikan sebagai konteks pembelajaran teori himpunan yang memenuhi tujuan kurikulum sekaligus mengembangkan karakter ketelitian dan konsistensi logis siswa.  

TRANSFORMASI KOMPETENSI SDM PADA ERA SOCIETY 5.0: TINJAUAN LITERATUR

Sabilillah, Aegiza Al, Alrasyid, Harun, Anggraeni, Reski
Abstract: Era Society 5.0 menghadirkan perubahan fundamental dalam dunia kerja melalui integrasi teknologi digital, kecerdasan buatan, dan pendekatan yang berpusat pada manusia. Perubahan tersebut mendorong organisasi untuk melakukan… kan transformasi kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan lingkungan kerja yang semakin dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kompetensi SDM yang dibutuhkan pada era Society 5.0 melalui pendekatan library research. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa artikel ilmiah, buku, prosiding, dan publikasi akademik yang relevan dengan tema pengembangan SDM, transformasi digital, dan Society 5.0. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis berbagai temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi kompetensi SDM pada era Society 5.0 berfokus pada empat kompetensi utama, yaitu kompetensi digital, soft skills, kompetensi adaptif, dan kompetensi humanis. Kompetensi digital meliputi literasi teknologi, data, dan kecerdasan buatan, sedangkan soft skills mencakup kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan kepemimpinan. Kompetensi adaptif diwujudkan melalui kemampuan belajar sepanjang hayat dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan, sementara kompetensi humanis menekankan etika, empati, integritas, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan organisasi dalam menghadapi era Society 5.0 sangat ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan kompetensi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pengembangan SDM.

KONTROVERSI KONTEN VIRAL DAN PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK DI MEDIA DIGITAL: STUDI KASUS RESEPSI AUDIENS TERHADAP KASUS GIVEAWAY WILLIE SALIM

Natalia Sari Pujiastuti, Jovan Sakti Nilnamuna, Dela Kristiyani, Fazil Miftakhul Hakim, Nadjuwa Aprilia Wansa, Khasana Puja
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana opini publik terbentuk di media sosial terkait kontroversi dugaan manipulasi program giveaway yang dilakukan oleh creator TikTok Willie Salim. Penelitian menggunakan metode… de kualitatif deskriptif dengan pendekatan Teori Resepsi Encoding/ Decoding dari Stuart Hall untuk melihat bagaimana Masyarakat menafsirkan informasi yang beredar di berbagai platform media sosial. Fokus penelitian diarahkan perbedaan antara citra positif yang ditampilkan dalam video TikTok dengan fakta di balik layar yang kemudian diungkap melalui kanal  YouTube Podcast Bang Denny Sumargo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Willie Salim sebagai kreator dermawan yang aktif membantu masyarakat selama periode 2023–2025 mengalami penurunan kepercayaan setelah muncul dugaan bahwa sebagian konten giveaway dibuat secara terencana atau settingan. Konten-konten tersebut sebelumnya berhasil menarik perhatian publik dengan jutaan penonton dan ratusan ribu likes. Temuan Penelitian juga memperlihatkan bahwa banyak netizen menganggap konten tersebut sebagai bentuk eksploitasi kemiskinan atau poverty porn demi mendapatkan perhatian dan popularitas di media sosial. Reaksi  masyarakat kemudian terbagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian besar berada pada posisi oposisi, yaitu menolak dan mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak jujur. Sebagian lainnya berada pada posisi negosiasi, yaitu tetap mengkritik kebohongan dalam konten tetapi masih menghargai adanya bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Sementara itu, kelompok yang sepenuhnya mendukung Willie Salim semakin sedikit dan umumnya berasal dari pengikut setia yang tetap percaya pada sang kreator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terbukanya informasi dari berbagai platform media sosial membuat audiens tidak lagi menjadi penonton pasif, tetapi lebih kritis dalam menilai konten digital. Fenomena ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyrakat terhadap pentingnya kejujuran, etika komunikasi, dan tanggung jawab moral dalam dunia media sosial.

POLA ASUH, KETERLIBATAN ORANG TUA, DAN SPIRITUALITAS TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK SANTRI DI PONDOK PESANTREN

Novita Maulidya Jalal
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pola asuh, keterlibatan orang tua, dan spiritualitas dalam membentuk resiliensi akademik santri di pondok pesantren. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research)… esearch) dengan analisis isi dan analisis tematik terhadap berbagai artikel ilmiah relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa resiliensi akademik santri merupakan konstruk multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi keluarga secara sistemik. Pola asuh, khususnya tipe otoritatif, berperan dalam membentuk regulasi emosi, kemandirian, dan motivasi belajar santri. Keterlibatan orang tua melalui komunikasi intensif, dukungan emosional, informasional, dan instrumental berfungsi sebagai faktor protektif yang meningkatkan rasa aman psikologis, motivasi intrinsik, serta kemampuan adaptasi terhadap tekanan akademik. Selain itu, spiritualitas keluarga yang diinternalisasi melalui nilai-nilai religius seperti sabar, tawakal, dan ikhlas berperan sebagai mekanisme coping adaptif yang membantu santri memaknai tekanan akademik secara positif. Ketiga variabel tersebut saling berinteraksi dan membentuk ketahanan psikologis yang lebih kuat dalam menghadapi tuntutan kehidupan pesantren. Kesimpulannya, resiliensi akademik santri tidak hanya ditentukan oleh faktor individual, tetapi merupakan hasil konstruksi ekologis yang melibatkan kualitas pengasuhan, keterlibatan orang tua, dan spiritualitas keluarga secara simultan.  

TANTANGAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MI DI ERA DIGITAL

Muthmainnah, Fitria, Jihan Khairum Nisa, Siti Masyitoh
Abstract: Studi ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi guru dalam membentuk karakter siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di era digital saat ini. Ini juga bertujuan untuk menemukan cara-cara yang bisa digunakan untuk mengatasi… ngatasi perubahan yang dibawa oleh teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informasi ini dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, makalah ilmiah, dan referensi penting lainnya yang berhubungan dengan pendidikan karakter dan perkembangan teknologi digital dalam pendidikan. Metode pengumpulan data melibatkan pemeriksaan berbagai dokumen. Ini dilakukan dengan membaca, memahami, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan besar bagi para guru dalam membimbing karakter siswa MI. Tantangan-tantangan ini meliputi penggunaan gadget yang berlebihan, kurangnya perhatian siswa terhadap belajar, sedikitnya interaksi sosial secara langsung, dampak buruk dari media sosial, dan kurangnya bimbingan dari orang tua tentang bagaimana anak-anak menggunakan teknologi digital. Selain itu, kemajuan teknologi mempengaruhi bagaimana sikap siswa dan karakter mereka. Ini termasuk masalah seperti kurangnya disiplin, menggunakan bahasa yang tidak baik, dan kecenderungan untuk meniru perilaku negatif yang terlihat di internet dan media sosial. Ketika menghadapi tantangan ini, guru sangat penting karena mereka mendidik, membimbing, menjadi panutan, dan mengawasi untuk membantu siswa menggunakan teknologi dengan bijak. Guru dapat menggunakan beberapa cara, seperti memanfaatkan alat belajar digital, mengajarkan nilai-nilai karakter dengan memberikan contoh, membiasakan siswa dengan kebiasaan baik, mengamati cara siswa menggunakan perangkat mereka, dan bekerja sama dengan orang tua untuk memantau penggunaan teknologi oleh siswa. Jadi, mengajarkan karakter di era digital saat ini harus dilakukan secara rutin, agar siswa dapat memanfaatkan teknologi dengan cara yang baik sambil tetap menjaga nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari mereka.

PENGARUH RASIO LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024

Fadyla Monoarfa, Idham Masri Ishak, Srie Isnawaty Pakaya
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio likuiditas dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024.… –2024. Variabel likuiditas diproksikan dengan Current Ratio (CR), profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diproksikan menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 32 perusahaan sebagai sampel penelitian dan total 160 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 22, yang diawali dengan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, likuiditas dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel likuiditas dan profitabilitas mampu menjelaskan variasi nilai perusahaan sebesar 39,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa investor pada sektor properti dan real estate lebih mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dibandingkan hanya kemampuan menjaga likuiditas perusahaan.

PENERAPAN TEORI KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DALAM INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM

Ahmad Subur Harahap, Zainal Efendi Hasibuan
Abstract: Kepemimpinan merupakan unsur penting dalam keberhasilan suatu institusi pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kebutuhan peserta didik menuntut pemimpin lembaga pendidikan… idikan Islam untuk mampu menyesuaikan gaya kepemimpinannya dengan situasi yang dihadapi. Artikel ini membahas penerapan teori kepemimpinan situasional dalam institusi pendidikan Islam dengan meninjau konsep dasar kepemimpinan situasional, karakteristik pendidikan Islam, serta implementasinya dalam manajemen lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur terkait kepemimpinan situasional dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan lembaga pendidikan Islam melalui fleksibilitas pemimpin dalam menyesuaikan pendekatan kepemimpinan berdasarkan tingkat kesiapan, kemampuan, dan motivasi bawahan. Selain itu, penerapan teori ini juga selaras dengan nilai-nilai Islam seperti musyawarah, keadilan, tanggung jawab, dan keteladanan. Kepemimpinan merupakan unsur penting dalam keberhasilan suatu institusi pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kebutuhan peserta didik menuntut pemimpin lembaga pendidikan Islam untuk mampu menyesuaikan gaya kepemimpinannya dengan situasi yang dihadapi. Artikel ini membahas penerapan teori kepemimpinan situasional dalam institusi pendidikan Islam dengan meninjau konsep dasar kepemimpinan situasional, karakteristik pendidikan Islam, serta implementasinya dalam manajemen lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur terkait kepemimpinan situasional dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan lembaga pendidikan Islam melalui fleksibilitas pemimpin dalam menyesuaikan pendekatan kepemimpinan berdasarkan tingkat kesiapan, kemampuan, dan motivasi bawahan. Selain itu, penerapan teori ini juga selaras dengan nilai-nilai Islam seperti musyawarah, keadilan, tanggung jawab, dan keteladanan.

DIMENSI PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA EMPAT KETERAMPILAN BERBAHASA

Muslimin Resi, Herdah
Abstract: This study aims to analyze the concepts, characteristics, principles, and dimensions of assessment in Arabic language learning, particularly in the four language skills: listening, speaking, reading, and writing. The study… dy employed a qualitative approach using a library research design that focused on conceptual analysis of various academic literature relevant to language assessment. The data were collected through documentation techniques from books, scientific journal articles, and academic publications related to the evaluation of Arabic language learning. The data were then analyzed using content analysis to identify, classify, and synthesize various concepts related to language assessment practices. The findings reveal that assessment in Arabic language learning should be authentic, contextual, and oriented toward communicative competence, while integrating linguistic elements with language skills. In addition, assessment should be conducted based on the principles of validity, reliability, objectivity, practicality, transparency, fairness, and sustainability. The novelty of this study lies in its comprehensive explanation of the assessment dimensions across the four Arabic language skills, along with their indicators and assessment techniques. These findings provide implications for educators in designing Arabic language assessments that are more systematic, communicative, and relevant to language learning objectives.

PERAN PENDIDIKAN AGAMA DAN PKN DALAM MEMBANGUN KESADARAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA

Tongku Hasonangan, Syamzaimar
Abstract: Pendidikan memiliki peran yang strategis dan tak tergantikan dalam membentuk individu yang toleran, berpikiran terbuka, dan mampu hidup secara harmonis dalam masyarakat yang majemuk. Dalam konteks bangsa yang pluralistik… seperti Indonesia — yang menaungi ratusan kelompok etnis, lebih dari 700 bahasa daerah, dan enam agama yang diakui secara resmi oleh negara — menumbuhkan toleransi antar umat beragama bukan sekadar tujuan pendidikan, melainkan sebuah keharusan nasional. Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) merupakan dua pilar penting yang saling melengkapi dalam upaya tersebut. Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi untuk memperkuat keimanan dan praktik ibadah, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang (rahmah), saling menghormati (ihtiram), keadilan ('adalah), dan etika hidup berdampingan secara damai (tasamuh) di antara berbagai komunitas agama. Fondasi ini berpijak pada konsep Islam rahmatan lil 'alamin — rahmat bagi seluruh alam — yang memberikan landasan teologis yang kuat bagi pembentukan karakter toleran dan inklusif. Bersamaan dengan itu, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menekankan nilai-nilai kebangsaan, prinsip demokrasi, hak asasi manusia, dan penghormatan mendalam terhadap keberagaman sebagai unsur konstitutif dari identitas kewarganegaraan dan konstitusional Indonesia. Melalui integrasi sistematis nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran — khususnya melalui pedagogik yang dialogis, reflektif, berbasis proyek, dan pengalaman nyata — peserta didik diharapkan dapat mengembangkan sikap inklusif yang autentik, menghargai dan merayakan perbedaan, serta secara aktif menolak segala bentuk diskriminasi, prasangka, dan intoleransi. Penelitian ini, dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur sistematis, mengidentifikasi tiga model integrasi PAI-PKn yang efektif: (1) Pembelajaran Tematik Lintas Pelajaran, (2) Proyek Sosial Kolaboratif, dan (3) Refleksi Teologis-Kewarganegaraan. Temuan penelitian menegaskan bahwa sinergi antara pendidikan agama dan Pendidikan Kewarganegaraan bersifat fundamental dalam membangun kesadaran toleransi yang berkelanjutan dalam masyarakat Indonesia yang pluralistik.

PENGARUH PENGELOMPOKAN KELAS (UNGGULAN DAN NON UNGGULAN) TERHADAP PRESTASI SISWA DI SMP N 6 PADANGSIDIMPUAN

Rosti Malini Gultom
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelompokan kelas unggulan dan non unggulan terhadap prestasi siswa di SMP Negeri 6 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian&#8230; elitian komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII, sedangkan sampel penelitian terdiri dari siswa kelas unggulan dan kelas non unggulan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi nilai rapor siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata prestasi belajar siswa kelas unggulan lebih tinggi dibandingkan kelas non unggulan. Nilai rata-rata siswa kelas unggulan sebesar 87,5, sedangkan kelas non unggulan sebesar 78,3. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengelompokan kelas unggulan dan non unggulan terhadap prestasi siswa di SMP Negeri 6 Padangsidimpuan. Pengelompokan kelas memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa, khususnya pada kelas unggulan yang memiliki lingkungan belajar lebih kompetitif dan kondusif. Namun demikian, sekolah tetap perlu memperhatikan pemerataan kualitas pembelajaran agar tidak terjadi kesenjangan antarsiswa.