Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh disiplin kerja dan motivasi ekstrinsik terhadap produktivitas pegawai. Variabel penelitian ini yaitu disiplin kerja (X1) dan motivasi ekstrinsik (X2) terhadap…
hadap produktivitas pegawai (Y). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 35 orang pegawai PT. Ultra Jaya Milk Industry. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Motivasi ekstrinsik memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Disiplin kerja juga memiliki peran yang signifikan, namun lebih kecil daripada motivasi ekstrinsik. Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. < 0.05). Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0.436 dan tingkat signifikansi 0.000. Begitupun disiplin kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi 0.083 dan tingkat signifikansi 0.097). Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja karyawan di PT Astra Group. Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kinerja,…
kesejahteraan, dan kepuasan kerja para karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 28 karyawan PT Astra Group sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi beberapa item yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama, dilakukan uji normalitas untuk memastikan data yang diperoleh berdistribusi normal. Kedua, uji validitas diterapkan untuk mengevaluasi keabsahan setiap item dalam kuesioner. Ketiga, analisis statistik deskriptif digunakan untuk menghitung nilai rata-rata, median, dan modus dari data yang dikumpulkan. Setelah itu, analisis regresi ganda digunakan untuk menilai pengaruh variabel lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Terakhir, analisis korelasi ganda dilakukan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kerja yang baik dan kondusif dapat meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Oleh karena itu, PT Astra Group harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan kerjanya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan para karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik manajemen sumber daya manusia, terutama dalam konteks meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan melalui perbaikan lingkungan kerja.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan pengelolaan risiko bank pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Metode penelitian menggunakan analisis konten dan pengolahan data dilakukan pada laporan tahunan…
n 2023 dengan metode penskoran. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai persentase pengungkapan pengelolaan risiko bank secara keseluruhan sebesar 97%, dapat dikatakan sangat baik. Perusahaan yang mampu meningkatkan laba mempunyai tingkat pengungkapan manajemen risiko yang sangat baik. Sedangkan secara parsial hanya tujuh risiko bank yang pengungkapan pengelolaan risikonya bernilai 100% yaitu risiko kredit, likuiditas, operasional, hukum, reputasi, stratejik, dan kepatuhan. Persentase pengungkapan pengelolaan risiko pasar sebesar 75% dengan peringkat cukup baik, hal tersebut dikarenakan pemantauan risiko tidak diungkapkan dalam laporan tahunan.
Abstract:Metode pengajaran yang inovatif dan kreatif yang mengutamakan pemikiran kritis, keterlibatan siswa, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan dari Model pembelajaran ini adalah untuk membantu siswa menjadi…
pemikir yang lebih otonom, kreatif, dan inventif yang dapat memecahkan masalah, menghasilkan ide-ide baru, dan menggunakan apa yang telah mereka pelajari di dunia nyata. Dengan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan prinsip-prinsip dan jenis-jenis model pembelajaran Inovasi dalam Pendidikan Agama Islam. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (Library Reseach) yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan datanya berupa studi literatur, dan analisis datanya menggunkan metode analisis isi (Content Analysis). Temuan ini menunjukkan bahwa tersedianya model pembelajaran Inovasi yang dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam akan memberikan inspirasi bagi siswa untuk mempelajari materi. Awalnya, pembelajaran Pendidikan Agama Islam terasa membosankan ketika menggunakan model tradisional yang terbatas di dalam kelas; namun, dengan menggunakan model CTL, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan di luar kelas, yang pada akhirnya akan menciptakan lingkungan yang menarik karena siswa diberi keleluasaan untuk mengekspresikan diri mereka. Dalam hal ini, Pendidikan Agama Islam menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran yang mutakhir, termasuk Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Kontekstual, Pemecahan Masalah, Pendidikan Agama Islam, dan Pembelajaran Kooperatif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk keripik kentang dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Aleza di Medan. Dalam konteks bisnis UMKM, pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi…
ngaruhi kepuasan pelanggan menjadi krusial untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan responden yang merupakan pelanggan tetap UMKM Aleza. Wawancara dilakukan untuk mengeksplorasi aspek-aspek seperti kualitas produk, harga, pelayanan, dan pengalaman keseluruhan yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kualitas produk, variasi rasa, kemasan, pelayanan pelanggan, harga, dan kemudahan akses melalui layanan online sangat memengaruhi kepuasan pelanggan. Mayoritas responden menyatakan kepuasan dengan kualitas dan variasi produk yang ditawarkan oleh Aleza, meskipun beberapa mencatat adanya area yang memerlukan perbaikan, seperti kapasitas produksi, waktu pengiriman, dan konsistensi kualitas pelayanan. Penelitian ini menyoroti pentingnya UMKM dalam memahami preferensi dan ekspektasi pelanggan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan dan area yang memerlukan perbaikan, UMKM Aleza dapat meningkatkan layanannya dan memenuhi ekspektasi pelanggan secara lebih efektif. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa UMKM perlu terus berinovasi dan beradaptasi untuk mempertahankan posisinya dalam pasar yang kompetitif.
Abstract:Praktik uang panai, yang telah menjadi bagian dari tradisi di beberapa masyarakat, mengundang perdebatan yang menarik dalam konteks hukum Islam. Uang panai merupakan pembayaran sejumlah uang atau barang kepada pihak perempuan…
mpuan sebagai syarat untuk pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam tentang Uang Panai dalam perkawinan adat Bugis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat Bugis, menganggap "Uang Panai" sebagai tradisi penting dalam perkawinan adat mereka. Meskipun Islam tidak mengatur secara spesifik mengenai Uang Panai, namun memberikan kebebasan (mubah). Agama Islam tidak melarang pemberian Uang Panai dalam tradisi perkawinan adat Bugis walaupun nilai dari uang panai tersebut tinggi karena tidak ada dalil yang menunjukkan hal tersebut. Yang terpenting, pemberian Uang Panai tidak boleh melanggar prinsip-prinsip Islam, tidak ada unsur keterpaksaan, sesuai kemampuan dan kesanggupan pihak laki-laki. Dengan demikian, dalam perspektif Islam, uang panai bukan hanya merupakan kewajiban materi, tetapi juga simbol dari tanggung jawab dan penghargaan dalam hubungan pernikahan yang seimbang dan saling menghormati.
Abstract:Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam mulut seseorang bebas dari kotoran seperti debris, plak, dan calculus. Pemeliharaan kesehatan gigi dapat dilakukan melalui upaya menggosok gigi yaitu…
tu dua kali sehari pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur. Tusuk gigi merupakan alat bantu untuk membersihkan gigi sebelum ditemukannya sikat gigi. Bentuk tusuk gigi yang tidak sesuai dengan anatomis gusi dan gigi, justru akan menyebakan luka dan pendarahan bagi gusi. Tusuk gigi yang tidak steril juga dapat menimbulkan infeksi pada rongga mulut. Kebiasaan menusuk gigi yang digunakan untuk membersihkan gigi dapat menyebabkan radang gusi (gingivitis) dan pendalaman sulkus gingival. Tujuan : Untuk mengetahui tingkat usia penggunaan tusuk gigi, tingkat pengetahuan penggunaan tusuk gigi dan mengidentifikasi gambaran dampak penggunaan tusuk gigi terhadap kondisi jaringan periodontal pada masyarakat Rt 026 Kelurahan Liliba. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian desktiptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan menggunakan kuesioner dan melakukan pemeriksaan langsung menggunakan format CPITN. Dalam penelitian ini yang di teliti adalah tingkat usia, pengetahuan penggunaan tusuk gigi, dampak penggunaan tusuk gigi pada masyarakat. Kesimpulan: Responden yang paling banyak menggunakan tusuk gigi berusia 36-45 tahun dan tingkat penahuan masyarakat tentang dampak penggunaan tusuk gigi sebagian besar dalam kriteria buruk 86%, dan kondisi jaringan periodontal dampak penggunaan tusuk gigi berupa poket dangal sebanyak 35%.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pendidikan agama Islam dengan perilaku peserta didik di sekolah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, menganalisis berbagai…
agai sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku peserta didik. Pendidikan agama Islam tidak hanya memberikan pengetahuan tentang ajaran agama, tetapi juga bertujuan untuk mengembangkan potensi spiritual, pengendalian diri, dan akhlak mulia peserta didik. Perilaku peserta didik di sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Minat belajar peserta didik terhadap pendidikan agama Islam juga berperan penting dalam membentuk perilaku mereka. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan yang tepat dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, seperti memahami karakteristik peserta didik dan menciptakan suasana belajar yang menarik, dapat meningkatkan minat belajar dan pada akhirnya mempengaruhi perilaku peserta didik secara positif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan agama Islam dalam kurikulum sekolah dan pengembangan strategi pembelajaran yang efektif untuk membentuk perilaku positif peserta didik.
Abstract:mengalami perubahan selama kehamilan, yaitu perubahan fisiologis dan perubahan hormonal. Perubahan fisiologis dan perubahan hormonal tidak hanya mempengaruhi kesehatan umum, tetapi juga mempengaruhi kesehatan mulut ibu hamil…
amil seperti peradangan gusi (gingivitis), peradangan jaringan periodontal (periodontitis) dan gigi berlubang (karies gigi ). Tindakan pencegahan pada ibu hamil dapat dilakukan dengan cara rutin melakukan kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut, menambal gigi yang berlubang, mencabut gigi yang sisa akar, dan dibersihkan karang giginya. Untuk itu diperluhkan upaya promosi untuk meningkatkan pengetahuan sehingga terjadi perubahan perilaku pada ibu hamil tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan. Tujuan : untuk mengetahui respon ibu hamil terhadap promosi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui respon ibu hamil terhadap promosi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Populasi Penelitian: Ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan ke Puskesmas Oebobo sebanyak . Sampel Penelitian: Menggunakan total sampling yaitu Ibu hamil yang berkunjung melakukan pemeriksaan pada hari dilakukan penelitian sebanyak 50 orang. Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa 2% ibu hamil berkunjung ke poli gigi setelah dilakukan promosi, 6,25% ibu hamil menambal gigi yang berlubang setelah dilakukan promosi, 0% ibu hamil yang mencabut gigi yang sisa akar, 0% ibu hamil yang dibersihkan karang giginya. Kesimpulan: Respon ibu hamil terhadap promosi kesehatan mulut negatif.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurangnya minat dan keinginan siswi akan budaya membaca. Siswi juga kurang memahami tentang perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen perpustakaan…
yang ada di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah perpustakaan dan 6 orang siswi dari kelas IX Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen perpustakaan di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah berjalan sesuai dengan Sistem Manajemen yang baik, tetapi perlu dilakukan evaluasi untuk meminimalisir kekurangan-kekurangan yang terjadi di lapangan. dari aspek perencanaan, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor telah merencanakan kegiatan dalam penyelenggaraan perpustakaan yang meliputi pengadaan bahan koleksi, anggaran dan sumber daya manusia. Dari aspek pengorganisasian, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah membuat struktur organisasi dengan baik, sehingga dapat memperlancar kinerja perpustakaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Dari aspek penggerakkan dalam manajemen perpustakaan meliputi pelayanan dan penyediaan sarana prasarana. Dari aspek pengawasan, pengawasan yang dilakukan berupa pengawasan rutin setelah selesai melaksanakan program kerja.