Search Articles & Publications

Showing 4530 articles found for "Tujuan"

APPLICATION OF SERVICE QUALITY METHOD TO PUBLIC HEALTH CENTER PATIENT

Monalisa, Nency Widya, Ramdhan, William, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: Providing services to patients is an obligation that must be carried out by health agencies. Of course, good health services can be measured by the performance of medical personnel. The current problem with the… Aek Loba Health Center is that it does not have a system that can measure the level of patient satisfaction with the services provided. In addition, patients also still have difficulty in expressing opinions in the form of complaints about the performance of medical personnel. The aim of the research is to become a forum for assessing the quality of service that can make it easier for patients to submit complaints and also as a measuring tool for health agencies on the level of success of the quality of services provided. This study uses the Service Quality method by assessing service quality based on 5 quality dimensions, namely Tangibles, Responsiveness, Reliability, Assurance, and Empathy. Based on these problems, a decision support system was designed using the PHP programming language and the database used, namely MySQL. So that this research resulted in this system being able to help and facilitate the Aek Loba Health Center in accommodating and measuring the level of quality of service to patients. In addition, this system can make it easy for leaders to find out the elements that need to be improved, maintained, and repaired by the Aek Loba Health Center. Keywords: patient; questionaire; service quality     Abstrak: Memberi pelayanan kepada pasien merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh instansi kesehatan. Pelayanan kesehatan yang baik tentu saja dapat diukur dari kinerja tenaga medisnya. Permasalahan Puskesmas Aek Loba saat ini yaitu belum mempunyai sistem yang dapat mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap layanan yang diberikan. Selain itu, pasien juga masih kesulitan dalam menyampaikan pendapat berupa keluhan terhadap kinerja tenaga medis. Tujuan penelitian untuk menjadi wadah penilaian kualitas pelayanan yang dapat memudahkan pasien dalam menyampaikan keluhan dan juga sebagai alat ukur instansi kesehatan terhadap tingkat keberhasilan kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode Service Quality dengan menilai kualitas pelayanan berdasarkan 5 dimensi kualitas, yaitu Bukti Nyata (tangibles), Ketanggapan (responsiveness), Kehandalan (reliability), Jaminan (assurance), dan Empati (emphaty). Berdasarkan permasalah tersebut maka dirancang sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan yaitu MySQL. Sehingga penelitian ini menghasilkan sistem ini dapat membantu dan mempermudah pihak Puskesmas Aek Loba dalam menampung dan mengukur tingkat kualitas pelayanan terhadap pasien. Selain itu, sistem ini dapat memberi kemudahan bagi pimpinan untuk mengetahui unsur-unsur yang perlu ditingkatkan, dipertahankan, serta diperbaiki oleh Puskesmas Aek Loba.   Kata kunci: kuesioner; pasien; service quality

IMPLEMENTATION OF THE (MFEP) MULTIFACTOR EVALUATION PROCESS METHOD IN DETERMINING SCHOOL RENOVATION

Dewi, Siti Nurkumala, Hambali, Hambali, Maulina Azmi, Sri Rezki
Abstract: Abstract: The Government of Indonesia has established National Education Standards relating to facilties and infrastructure with the aim that every school-age child can enjoy a proper and quality education. However, in Batu… atu Bara District, educational problems cannot be handled optimally, especially in the suurbs, there are still many school buildings in unfit for use conditions which are quite apprehensive and no longer sufficient to accommodate the increasing number of students each year. Realizing the importance of education, the Government of Batu Bara Regency has provided a budget for school renovations which are considered to be inadequate. For policy making that is oriented towards equal rights to obtain quality and relevant education, to create a computer- based system and use the Multifactor Evaluation Process method which is implemented into the Sublime Text 3 programming language, and theb MySQL database, to assist policy makers in analyzing data school- school data that is noy suitable for renovation. This system is expected to be able to provide suggestions and provide the information needed to prioritized for enovation.   Keywords: decision support system; multifactor evaluation process; school renovation     Abstrak: Pemerintah Indonesia telah menetapkan Standar Nasional Pendidikan yang berkaitan dengan sarana dan prasarana dengan tujuan agar setiap anak usia sekolah dapat menikmati pendidikan yang layak dan bermutu. Namun di Kabupaten Batu Bara masalah pendidikan masih belum dapat ditangani secara optimal, terutama di daerah pinggiran masih banyak bangunan sekolah dengan kondisi yang tidak layak pakai dan cukup memprihatinkan dan tidak lagi memadai untuk menampung siswa yang bertambah setiap tahunnya. Sadar akan pentingnya pendidikan, Pemerintahan Kabupaten Batu Bara telah menyediakan anggaran untuk  renovasi  sekolah yang dinilai kurang layak. Untuk pengambilan kebijakan yang berorientasi pada kesamaan hak untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan relevan maka dibuat sistem berbasis computer dan menggunakan metode Multifactor Evaluation Process yang diimplementasikan kedalam bahasa pemrograman Sublime Text 3, dan database MySQL, untuk membantu para pemangku kebijakan dalam menganalisis data-data sekolah yang tidak layak untuk dilakukan renovasi. Sistem ini diharapkan dapat memberikan usulan dan menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk   memprioritaskan sekolah mana yang lebih didahulukan untuk dilakukan renovasi.   Kata Kunci : multifaktor evaluation process; renovasi sekolah; sistem pendukung keputusan

THE BORDA METHOD FOR SCORING PARKING OFFICER PERFORMANCE AT DEPARTEMENT OF TRANSPORTATION ASAHAN

Utami Batu Bara, Firdha Agis, Sembiring, Muhammad Ardiansyah, Latiffani, Chitra
Abstract: Abstract: Determination of the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service aims to increase responsibility and high loyalty to get satisfactory performance results and award parking… ng attendants with the best performance. The assessment of the best performance of parking officers was carried out by 3 assessors namely traffic engineering management, parking section, parking administration staff. The problem in assessing the best performance of parking attendants is that there is no structured system so that the assessment time is quite long, around 2-3 weeks. In addition, the assessment still tends to be subjective, for example the parking attendant's assessment is based on closeness and kinship, causing jealousy. Overcoming this requires a computer system that helps decision making, namely a decision support system for determining the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service in this study using the BORDA method. The borda method is used to combine the results of the decision assessment of each appraiser so that the final result is the best performance of the parking attendant. The purpose of this research is to create a computerized system that will later assist in determining the best performance appraisal of parking attendants every year. Based on the research results of the system for determining the best performance of parking attendants in the form of ranking the final score of each parking attendant. The highest value is used as the best performance suggestion for parking attendants.                                                                                                                        Keywords: borda method; decision support system;  parking attendant performance     Abstrak: Penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan bertujuan untuk perlu meningkatkan tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi mendapatkan hasil kinerja yang memuaskan dan pemberian perhargaan bagi petugas parkir memiliki kinerja terbaik. Penilaian kinerja terbaik petugas parkir dilakukan oleh 3 penilai yaitu manajemen rekayasa lalu lintas, seksi parkir, staff administrasi parkir. Permasalahan dalam penilaian kinerja terbaik petugas parkir adalah belum ada sistem yang terstruktur sehingga waktu penilaian cukup lama sekitar kurang lebih 2-3 minggu. Selain itu penilaian masih cenderung subjektif misalnya penilaian petugas parkir berdasarkan kedekatan dan kekeluargaan sehingga menyebabkan kecemburuan. Mengatasi hal tersebut diperlukan suatu sistem komputer yang membantu pengambilan keputusan yaitu sistem pendukung keputusan penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan dalam penelitian ini menggunakan metode BORDA. Metode borda digunakan untuk menggabungkan hasil penilaian keputusan dari tiap penilai sehingga dapat memperoleh hasil akhir berupa kinerja terbaik petugas parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat suatu sistem komputerisasi yang nantinya akan membantu dalam menentukan penilaian kinerja terbaik petugas parkir disetiap tahunnya. Berdasarkan hasil penelitian dari sistem penentuan kinerja terbaik petugas parkir berupa perangkingan dari nilai akhir setiap petugas parkir. Nilai tertinggi dijadikan sebagai saran kinerja terbaik petugas parkir.   Kata kunci: metode borda; sistem pendukung keputusan; kinerja petugas parkir  

URGENCE OF DATA PROTECTION REGULATION UPDATES FOR CONSUMERS AS USERS OF ONLINE LOAN APPLICATIONS

Handoyo, Emanuel Ristian
Abstract: Abstract: The rapid growth in the use of online loan applications makes protecting consumer data a crucial issue. Current online loan application data protection regulations need to be updated to ensure consumers' personal… al data is protected from potential misuse. This study aims to analyze the urgency of updating data protection regulations for users of online loan applications through a normative-juridical approach. The results of the study found that more comprehensive new regulations were needed to keep pace with the rapid development of technology in the financial sector. The findings of this study emphasize the importance of protecting personal data in applications that offer online loan services, especially with the increasing number of cases of breaches of personal data. The results of the study conclude that updating personal data protection regulations is very important to ensure the security and safety of consumer data in applications that offer online loan services.             Keywords: application; online loans; personal data protection; regulation; privacy;     Abstrak: Pesatnya pertumbuhan penggunaan aplikasi pinjaman online membuat perlindungan data konsumen menjadi isu krusial. Regulasi perlindungan data pengajuan pinjaman online saat ini perlu diperbarui untuk memastikan data pribadi konsumen terlindungi dari potensi penyalahgunaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pembaharuan regulasi perlindungan data bagi pengguna aplikasi pinjaman online melalui pendekatan yuridis-normatif. Hasil penelitian menemukan bahwa diperlukan regulasi baru yang lebih komprehensif untuk mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi di sektor keuangan. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya perlindungan data pribadi dalam aplikasi yang menawarkan layanan pinjaman online, terlebih dengan semakin banyaknya kasus pelanggaran data pribadi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembaharuan regulasi perlindungan data pribadi sangat penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan data konsumen di aplikasi yang menawarkan layanan pinjaman online.   Kata kunci: aplikasi; perlindungan data pribadi; pinjaman online; privasi; regulasi

APPLICATION OF SAW TECHNIQUE FOR RESEARCH OF POTENTIAL NEW PARTNERS AGENCY OF ASAHAN DISTRICT STATISTICS CENTER

Kawila, Novi Silvana, Helmiah, Fauriatun, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: The Central Bureau of Statistics is a government agency that serves the public in providing accurate statistical data. Central Bureau of Statistics Every year the Central Bureau of Statistics accepts new partners.… rs. Partners who do data processing that has been done on data in the field. In this case, the acceptance of new partner candidates is quite often held to carry out survey and population census activities. The partner acceptance process is less effective because it still uses the manual method, namely the approach between existing partners. So we need a decision support system that can help election performance to be more effective. The basic concept of the Simple Addictive Weighting method is to find a weighted sum of performance ratings for each alternative on all criteria or attributes. The purpose of this research is to build and design a data processing application for prospective new partners at the Central Bureau of Statistics of the Asahan district to get an assessment according to the specified criteria. The results of the research conducted produced the best alternative decision, namely Ruslan Efendi with a score of 0.975 and Yenni Yulistina with a value of 0.95. based on these results can assist the Central Bureau of Statistics in determining the assessment of potential new partners so that they can provide a reference in decision making. In accordance with the criteria required by the Central Bureau of Statistics.   Keywords: decision support support system; simple addictive weighting; prospective partners;  information systems.   Abstrak: Badan Pusat Statistik merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani masyarakat dalam menyediakan data statistik yang akurat. Badan Pusat Statistik Setiap tahunnya Badan Pusat Statistik menerima mitra baru. Mitra yang melakukan pengolahan data yang sudah dilakukan pada data dilapangan.. Dalam hal ini, penerimaan calon mitra baru cukup sering diadakan untuk menjalankan kegiatan survei dan sensus penduduk. Proses penerimaan mitra ini kurang efektif karena masih menggunakan cara manual, yaitu dan pendekatan antara mitra yang sudah ada sebelumnya. Sehingga dibutuhkan  sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat membantu kinerja pemilihan menjadi lebih efektif. Konsep dasar dari metode Simple Addictive Weighting  mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja untuk setiap alternative pada semua kriteria atau  atribut. Tujuan penelitian ini dapat membangun dan  merancang sebuah aplikasi pengolahan data calon mitra baru di Badan Pusat Statistik kabupaten Asahan yang tepat untuk mendapatkan penilaian yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Hasil dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah keputusan alternatif terbaik yaitu Ruslan efendi dengan nilai 0.975 serta Yenni Yulistina dengan nilai 0.95. berdasarkan hasil tersebut dapat membantu pihak Badan Pusat Statistik dalam menentukan penilaian calon mitra baru sehingga dapat memberikan acuan dalam pengambilan keputusan. Sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh pihak Badan Pusat Statistik. Kata kunci : sistem pendukung pendukung keputusan; simple addictiv weighting; calon mitra; sistem informasi.

IMPLEMENTATION OF DATA MINING BY USING K-MEANS TO CLASSIFY MARRIAGE AGE

Handoko, Wiwin, Nasution, Auliana
Abstract: Abstract: Marriage is a husband and wife relationship between a man and a woman to form a family. There are several conditions in marriage that must be fulfilled both religiously and legally in force in Indonesia. To carry… ry out the marriage, the prospective bride and groom must register at the nearest Religious Affairs Office (KUA), KUA is an institution established by the government to handle marriage matters. At marriages, various age groups are often found registering at the KUA. This research was conducted using the Data Mining technique through the K-Means Clustering Model to determine the age grouping of marriage which aims to make it easier for the Office of Religious Affairs in educating the prospective bride and groom from a future perspective and an economic perspective in terms of having a child. The research dataset is data on prospective wedding brides at KUA Rawang Lama, Panca Arga in 2022 with a total of 102 samples, by forming 3 clusters, namely: the Ideal cluster of 76 prospective wedding brides (age 19-30 based on husband's age and age 18-25 based on age wife), a good cluster of 20 prospective marriage brides (age 28-44 based on husband's age and age 24-37 based on wife's age), and a risky cluster of 6 prospective marriage brides (age 49-72 based on husband's age and age 39-58 based on wife's age), and produces a Silhouette Score of 0.57. Keywords: clustering; data mining; k-means; marriage     Abstrak: Pernikahan merupakan hubungan sebagai suami dan istri antara seorang laki-laki dan perempuan untuk membentuk sebuah keluarga. Terdapat beberapa syarat dalam pernikahan yang wajib dipenuhi baik secara agama maupun secara hukum yang berlaku di Indonesia. Untuk melakukan pernikahan, calon kedua mempelai harus mendaftarkan diri pada Kantor Urusan Agama (KUA) terdekat, KUA merupakan lembaga yang dibentuk oleh pemerintah untuk menangani masalah pernikahan. Pada pernikahan sering ditemukan berbagai kalangan umur yang mendaftarkan diri di KUA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Data Mining melalui Model K-Means Clustering untuk menentukan pengelompokkan umur pernikahan yang bertujuan untuk mempermudah pihak KUA dalam mengedukasi calon mempelai pernikahan dalam sudut pandang masa depan dan sudut pandang ekonomi dalam hal memiliki seorang anak. Dataset penelitian ini adalah data calon mempelai pernikahan pada KUA Rawang Lama, Panca Arga pada tahun 2022 sebanyak 102 sampel, dengan membentuk 3 klaster yaitu : cluster Ideal sebanyak 76 calon mempelai pernikahan (usia 19-30 berdasarkan umur suami dan usia 18-25 berdasarkan umur istri), cluster baik sebanyak 20 calon mempelai pernikahan (usia 28-44 berdasarkan umur suami dan usia 24-37 berdasarkan umur istri), dan cluster beresiko sebanyak 6 calon mempelai pernikahan (usia 49-72 berdasarkan umur suami dan usia 39-58 berdasarkan umur istri), dan menghasilkan Silhouette Score 0.57.   Kata kunci: clustering; data mining; k-means; pernikahan

ANALYSIS OF USER SATISFACTION OF MYSOOLTAN APPLICATION AS SINGLE DIGITAL TOUCH USING PIECES FRAMEWORK

Natalie, Gabriella, Maria, Evi
Abstract: Abstract: This research uses the PIECES framework to analyze user satisfaction with the MySooltan application as a single digital touch for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The framework was chosen because it… t has been proven empirically to evaluate information system user satisfaction to see opportunities and improvements in information system development. The sample of this research are users of the MySooltan application, namely MSMEs in Labuan Bajo City. The total sample is 102 respondents. Data was collected using a Google Form questionnaire distributed from October to November 2022 and measured using a Likert scale calculation. The evaluation results found that MSMEs, assisted by Rumah BUMN in Labuan Bajo City, were very satisfied using the MySooltan application during the pandemic. However, PT Telkom still needs to improve the guarantee of confidentiality and protection of user data so that MSMEs can use this application optimally.   Keywords: information system; MSMEs; Mysooltan application; PIECES; user satisfaction   Abstrak: Tujuan riset ini adalah untuk melakukan analisis kepuasan pengguna aplikasi MySooltan sebagai single digital touch Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggunakan PIECES framework. Metode ini dipilih karena telah terbukti secara empiris dapat digunakan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna sistem informasi untuk melihat peluang dan perbaikan dari sistem informasi yang dikembangkan. Sampel riset ini adalah pengguna aplikasi MySooltan, yaitu UMKM di Kota Labuan Bajo. Total sampel sebanyak 102 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Google Form yang disebar dari bulan Oktober hingga November 2022 dan diukur menggunakan perhitungan skala likert. Hasil evaluasi menemukan secara keseluruhan, UMKM binaan Rumah BUMN di Kota Labuan Bajo sangat puas untuk menggunakan aplikasi MySooltan selama pandemi. Namun demikian, PT Telkom masih perlu meningkatkan jaminan kerahasiaan dan perlindungan data pengguna, agar aplikasi ini dapat digunakan secara optimal.   Kata kunci: aplikasi MySooltan; kepuasan pengguna; PIECES; sistem informasi; UMKM

APPLICATION OF THE WEIGHTED PRODUCT (WP) METHOD IN DOCTOR PERFORMANCE ASSESSMENT

Efendi, Zulfan, Amalia, Amalia, Hambali, Hambali, Pratiwi, Dwi Arisca
Abstract: Abstract: In an effort to increase the spirit of better performance and achievement, an institution gives awards to doctors who are considered outstanding. Setia Husodo Hospital is one of the hospitals which is the center… r of health services in the city of Kisaran. In determining the performance assessment of doctors and leaders, they still use conventional methods. Doctors' performance evaluation is still done manually and the data processing process does not yet use application programs in making decisions. In the process of assessing the performance of doctors as the main professional staff in hospitals, it must be carried out realistically, objectively and based on evidence and specifically according to specialization and/or specific procedures. For this reason, a tool is needed in the form of designing a decision support system (DSS) in evaluating the performance of doctors which aims to understand the deficiencies of the performance that has been carried out, so that it can open up space for improvement or improvements to quality and efficiency in hospitals, for the purpose of providing incentives and reward programs and value-based purchasing strategies for doctors. The method in this study uses the Weighted Product method, with the concept of weighting the rating of an appraisal variable that will be selected as the best alternative. The system to be created is a decision support system using the Weighted Product (WP) method, which is a method of determining the order (priority) in multi-criteria analysis. The results of this system design are expected to be a tool for Setio Husodo Hospital in analyzing and deciding on the performance of doctors who will be given incentives and reward programs as well as value-based purchasing strategies for doctors.   Keywords: decision support system; performance of doctors; weighted product;   Abstrak: Untuk mendorong kinerja yang lebih baik dan semangat berprestasi, institusi memberikan penghargaan kepada dokter yang dianggap berprestasi.Metode tradisional masih digunakan untuk menilai kinerja dokter dan manajer. Evaluasi kinerja dokter masih bersifat manual, dan proses pengolahan data belum menggunakan program aplikasi untuk mengambil keputusan. Proses evaluasi kinerja dokter sebagai anggota staf rumah sakit penuh waktu harus realistis, objektif, berbasis bukti, dan spesifik untuk spesialisasi dan/atau prosedur tertentu. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk evaluasi kinerja dokter sebagai alat yang bertujuan untuk memahami kekurangan dalam pelayanan yang diberikan dan memberikan ruang untuk perbaikan dan ruang untuk peningkatan kualitas dan efisiensi. Rumah sakit mendorong dan memberi dokter program penghargaan dan strategi pembelian berbasis nilai. Metode penelitian ini menggunakan metode weighted product dengan konsep pembobotan evaluasi terhadap satu variabel evaluasi yang dipilih sebagai pilihan terbaik. Sistem yang akan dibuat adalah sistem pendukung keputusan yang menggunakan metode WP (Weighted Product), yaitu metode untuk menentukan urutan (prioritas) dalam analisis multi kriteria. Hasil perancangan sistem ini dimaksudkan sebagai alat bagi RS Setio Husodo untuk menganalisis dan menentukan kinerja dokter penerima program insentif dan reward, serta strategi pembelian berbasis nilai dokter.   Kata kunci: kinerja dokter; sistem pendukung keputusan; weighted product  

DESAIGN AND SIMULATION OF ADC CIRCUITS COMPILED BY IC ADC0804 AND IC ADC0809

Amril, Muhammad, Sihombing, Panangian Mahadi, Sukarwoto, Sukarwoto
Abstract: Abstract: Medan Aviation Polytechnic is one of the campuses under the ministry of transportation which has a major in telecommunication and air navigation engineering in Indonesia. Based on field surveys, an Analog to Digital… gital Converter (ADC) practicum kit is needed to improve the ability of cadets. Based on this background, this study aims to design and simulate two ADC circuits, each of which is compiled by the integrated circuit (IC) ADC0804 and IC ADC0809 respectively. Three statistical formulas, namely mean error (ME), standard deviation error (SDE), and root mean square error (RMSE) are used to measure the performance of the two ADC circuits. Both ADC circuits are simulated using a Proteus 8.11 Simulator with 255 analog input voltages. Based on the result of the study, it is known that the ADC circuit compiled by IC ADC0809 is more accurate than the ADC circuit compiled by IC ADC0804. This is evidenced by a smaller error value, which is based on the simulation results of the ME, SDE, and RMSE values were 0.4210, 0.3410, and 0.5110, respectively. And, based on the measurement results, it has ME, SDE, RMSE respectively, namely 0.8510, 0.8110, and 0.9310.             Keywords: ADC; Proteus 8.11 Simulator; IC ADC0804; IC ADC0809; ME; SDE; RMSE     Abstrak: Politeknik Penerbangan Medan adalah salah satu kampus di bawah Kementerian Perhubungan yang memiliki jurusan teknik telekomunikasi dan navigasi udara di Indonesia. Berdasarkan survei di lapangan, kit praktikum konverter analog ke digital diperlukan untuk meningkatkan kemampuat taruna. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan mensimulasi dua rangkaian ADC yang masing-masing disusun oleh IC ADC0804 dan IC ADC0809. Tiga formula statistik, yaitu mean error (ME), standard deviation error (SDE), and root mean square error (RMSE) digunakan untuk mengukur kinerja kedua rangkaian ADC tersebut. Kedua rangkaian ADC tersebut disimulasi menggunakan Simulator Proteus 8.11 dengan 255 tegangan masukan analog. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rangkaian ADC yang disusun oleh IC ADC0809 lebih akurat dibandingkan dengan rangkaian ADC yang disusun oleh IC ADC0804. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai kesalahan yang lebih kecil, yaitu berdasarkan hasil simulasi memiliki ME, SDE, RMSE masing-masing adalah 0,4210, 0,3410 dan 0,5110. Dan berdasarkan hasil pengukuran memiliki ME, SDE, dan RMSE masing-masing adalah 0,8510, 0,8110, dan 0,9310.   Kata kunci: ADC; Simulator Proteus 8.11; IC ADC0804; IC ADC0809; ME; SDE; RMSE

APPLICATION OF THE BINARY NUMBER SYSTEM IN BLOOD GROUP TYPE CHECKING BASED EMBEDDED SYSTEM

Ananda, Ricki, Amin, Muhammad, Parini, Parini
Abstract: Abstract: The Indonesian Red Cross or abbreviated as PMI, is one of the organizations in Indonesia engaged in the humanitarian field. PMI has branches in all cities in Indonesia such as the red cross in Asahan district.&#8230; Currently, the Asahan district red cross has a blood donation stock of ± 100/360 cc per bag. The purpose of designing a blood group type reader is to increase the certainty of blood types that are tested by experts or medical workers from PMI Asahan, according to the testing of the tool design. This study used a qualitative type of method, namely data taken in the form of data on the condition of the blood when rhesus fluid was given, so that the data will be calibrated with the test results so that the right test results can be decided. The results of testing the device design with blood and fluids, found that blood group A+ got an LDR value of 19.5 and 4 with a bina-ry condition of 101, while for blood group B+ got an LDR value of 19, 4 and 4 with a bi-nary condition of 011, blood group AB+ got a value LDR 19, 3 and 4 with binary condi-tion 111, blood type O+ found LDR values 19, 2 and 4 with binary condition 001. Mean-while for basic conditions, or not detecting blood type, LDR conditions 20, <=4, <=4 and binary value is 000. After testing, all results of testing the design of the tool are in full ac-cordance with the results of the conclusions of the PMI Asahan medical personnel about the type of blood group   Keywords: binary; blood donation; blood type detector   Abstrak: Palang Merah Indonesia atau disingkat PMI, merupakan salah satu organisasi di Indonesia yang bergerak dalam bidang kemanusiaan. PMI memiliki cabang di seluruh kota di Indonesia seperti palang merah di kabupaten asahan. Saat ini palang merah kabupaten asahan memiliki stok sumbangan darah ± 100/360 cc setiap kantong. Tujuan dirancang nya alat pembaca jenis golongan darah untuk menambah kepastian jenis darah yang diuji tenaga ahli atau medis PMI Asahan, sesuai dengan pengujian dari rancangan alat. Penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif, yaitu data yang diambil berupa data kondisi darah ketika dikasi cairan resus, sehingga data tersebut akan dikalibrasi dengan hasil pengujian sehingga memutuskan hasil pengujian tepat. Hasil pengujian rancangan alat dengan darah dan cairan,  mendapati bahwa untuk golongan darah A+ mendapati nilai LDR 19, 5 dan 4 dengan kondisi biner 101, sementara untuk golongan darah B+ mendapati nilai LDR 19, 4 dan 4 dengan kondisi biner 011, golongan darah AB+ mendapati nilai LDR 19, 3 dan 4 dengan kondisi biner 111, golongan darah O+ mendapati nilai LDR 19, 2 dan 4 dengan kondisi biner 001. Sementara untuk kondisi dasar, atau tidak mendeteksi golongan darah, kondisi LDR 20, <=4, <= 4 dan nilai biner 000. Setelah dilakukannya pengujian, maka disimpulkan seluruh hasil pengujian rancangan alat sepenuhnya sesuai dengan hasil kesimpulan tenaga medis PMI Asahan tentang jenis golongan darah.   Kata kunci: biner; donor darah; pendeteksi golongan darah