Abstract:Abstract: Interpersonal skills in employees are an important part of technology companies in achieving their goals through the development of skills in their employees. The application of agile methods for application development…
development has been widely carried out by technology companies. The agile method has the main principle of communication between employees, requiring skills to face these principles. The method used in this study is the systematic literature review (SLR) method to know how the use of agile methods can develop interpersonal skills in karyawan. In the initial search conducted using the Publish or Perish application, 740 journals were found in the range of 2015 to 2022. Next, journal filtering and cluster search continued using Microsoft Excel, Zotero, Mendeley, and VOS Viewer applications, resulting in 53 journals selected based on Q1. In the final stage of screening, researchers re-screened 9 journals that were used as a reference regarding the use of agile methods to develop employee interpersonal skills. The results showed that the agile development method can affect the development of employee interpersonal skills. 11 skills develop because of the use of this agile development method including team working, emotional intelligence, negotiation and persuasion, problem-solving, communication skills, conflict resolution, decision making, time management, organizational skills, listening, and relationship building. Of the 11 skills, the most mentioned is team working.
Keywords: agile development methods; interpersonal skills; literature review
Abstrak: Interpersonal skill pada karyawan menjadi bagian penting bagi perusahaan teknologi dalam mencapai tujuannya melalui berbagai pengembangan keterampilan. Penerapan metode agile untuk pengembangan aplikasi sudah banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi. Metode agile memiliki prinsip utama berupa komunikasi antar karyawan sehingga membutuhkan keterampilan untuk menghadapi prinsip-prinsip tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode systematic literature review (SLR) dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan metode agile dapat mengembangkan interpersonal skill pada karyawan. Pada pencarian awal yang dilakukan menggunakan aplikasi Publish or Perish, ditemukan 740 jurnal pada rentang tahun 2015 sampai 2022. Selanjutnya, penyaringan jurnal menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan Mendeley Desktop yang menghasilkan 53 jurnal yang dipilih berdasarkan penilaian kualitas. Pada tahap akhir penyaringan, peneliti menyaring kembali menjadi 9 jurnal yang digunakan sebagai acuan mengenai pemanfaatan metode agile untuk mengembangkan interpersonal skills karyawan. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode agile development dapat mempengaruhi pengembangan interpersonal skill karyawan, faktanya terdapat 11 skill yang berkembang karena pemanfaatan metode agile development ini diantaranya adalah team working, emotional intelligence, negotiation and persuasion, problem solving, communication skills, conflict resolution, decision making, time management, organizational skill, listening, dan relationship building. Dari 11 skill tersebut yang paling banyak disebut yaitu team working.
Kata kunci: interpersonal skills; metode agile development; literature review;
Abstract:Abstract: PT. Indonesian logistics posts have cooperation in the postal network field, namely cooperation in sending goods or shipments at a certain time, a certain amount from one point to another in accordance with a warrant…
arrant from the partner. Components of the postal network include Manpower, vehicles, postal operational control, and operational costs. This study aims to examine the problems and roots of problems that cause risk potential for the risk of postal network components, especially in the manpower component (driver), and know how high the impact of the risk. The research method used in this study is qualitative and semi-quantitative methods by conducting case studies. Data collection was carried out by interview/FGD, and the distribution of questionnaires. The results showed that the risk of manpower is at high and very high levels. The results of the study will provide recommendations to the manpower component (driver) in the form of risk mitigation and can be used by companies in managing operational risk on postal networks, especially in the manpower component (driver).
Keywords: manpower; operational risk; postal network; risk mitigation.
Abstrak: PT. Pos Logistik Indonesia memiliki kerjasama dalam bidang Jaringan Postal, yaitu kerjasama dalam mengirimkan barang atau kiriman pada waktu tertentu, jumlah tertentu dari satu titik ke titik lain sesuai dengan surat perintah dari mitra. Komponen pada jaringan Postal meliputi: Man Power, Kendaraan, Pengendalian Operasional Postal, dan Biaya Operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dan akar masalah yang menimbulkan potensi kejadian risiko pada komponen Jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver) dan mengetahui seberapa tinggi dampak risikonya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan semi kuantitatif dengan melakukan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara/FGD, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa risiko pada manpower berada pada level high dan very high. Hasil penelitian akan memberikan rekomendasi terhadap komponen manpower (driver) berupa mitigasi risiko dan dapat digunakan perusahaan dalam pengelolaan risiko operasional pada jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver).
Kata kunci: jaringan postal; manpower; mitigasi risiko; risiko operasional.
Abstract:Abstract: Tract disorders are disorders caused by abnormalities in the digestive system. This disorder is triggered by food or a person's physical condition. Digestive disorders cannot be diagnosed quickly, but mostly occur…
cur in the digestive system. Because the knowledge that will be suspected as a disease is still lacking, it takes experts or doctors to diagnose digestive disorders. The goal is to help produce a diagnosis of the disease experienced by the patient based on the symptoms experienced. The research data is processed based on the symptoms felt by the patient. Patient data using the Certainty Factor method or the value of disease certainty. This Certainty Factor method is a system that is able to run according to needs and produces a high percentage of accuracy results. The system design stage is implemented in the Hypertext Preprocessor programming language and My SQL database. The results of the diagnosis with this method produce a level of confidence in the patient's disease. From the results of the tests carried out, it can produce information about the diagnosis of the disease and help patients and medical personnel in knowing the condition of the disease that is being experienced.
Keywords: certainty factor; digestive tract disorders; expert system,
Abstrak: Gangguan saluran merupakan gangguan yang disebabkan oleh kelainan pada sistem pencernaan. Gangguan ini dipicu oleh makanan atau kondisi fisik seseorang. Gangguan pencernaan ini tidak bisa dilakukan diagnosa dengan cepat, tetapi sebagian besar terjadi pada sistem pencernaan. Dikarenakan pengetahuan yang akan diduga sebagai penyakit masih kurang, maka dibutuhkan tenaga ahli atau dokter untuk mendiagnosis gangguan pencernaan. Tujuannya untuk membantu menghasilkan diagnosa penyakit yang dialami pasien berdasarkan gejala yang dialami. Data penelitian diolah berdasarkan gejala yang dirasakan oleh pasien. Data pasien menggunakan metode Certainty Factor atau nilai kepastian penyakit. Metode Certainty Factor ini merupakan sistem yang mampu berjalan sesuai dengan kebutuha serta menghasilkan persentase akurasi hasil yang tinggi. Tahapan perancangan sistem diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman Hypertext Preprocessor dan database My SQL. Hasil diagnosa dengan metode ini menghasilkan tingkat kepercayaan terhadap penyakit pasien. Dari hasil pengujian yang dilakukan sudah dapat menghasilkan informasi tentang diagnosa penyakit dan membantu pasien serta tenaga medis dalam mengetahui kondisi penyakit yang sedang dialami.
Kata kunci: certainty factor; gangguan saluran pencernaan; sistem pakar
Abstract:• Abstract: The skin is an elastic wrapping that protects the body from environmental influences, the skin is the organ that is located on the outside and limits it from the human environment. Skin diseases can be caused…
ed by fungi, viruses, germs, animal parasites, bacterial infections and others. To identify skin diseases, we usually have to see a doctor, but we still experience problems in dealing with disease identification. This is sometimes influenced by the community, sometimes they feel embarrassed to consult their skin disease to a doctor because the signs of skin disease have started to appear, consultation fees and drugs are relatively expensive. Current technological developments are able to process knowledge with artificial intelligence techniques. Due to the many symptoms of disease nowadays, it is necessary to make a system application with artificial intelligence that can diagnose skin diseases and provide solutions for skin diseases using one of the methods, namely the Naïve Bayes Classifier. Naïve Bayes is a simple classification algorithm where each attribute is independent and may contribute to the final decision. The goal is to produce an expert system website that helps the general public in diagnosing skin diseases and providing solutions for detected skin diseases. The results of this study concluded that based on the application of skin cancer diagnosis can display the results of skin cancer diagnosis decisions.
Keywords: expert system; naïve bayes; skin disease
Abstrak: Kulit merupakan pembungkus yang elastis yang melindungi tubuh dari pengaruh lingkungan, kulit merupakan organ tubuh yang terletak paling luar dan membatasinya dari lingkungan hidup manusia. Penyakit kulit dapat disebabkan oleh jamur, virus, kuman, parasit hewani, infeksi bakteri dan lain-lain. Mengidentifikasi penyakit kulit biasanya kita harus ke dokter, namun masih mengalami kendala dalam menangani pengidentifikasi penyakit hal itu terkadang dipengarui oleh masyarakat terkadang merasa malu untuk mengkonsultasikan penyakit kulitnya ke dokter karena tanda-tanda penyakit kulit sudah mulai tampak, biaya konsultasi dan obat yang tergolong mahal. Perkembangan teknologi saat ini mampu mengolah pengetahuan dengan teknik kecerdasan buatan. Karena banyaknya gejala penyakit pada masa sekarang ini perlu dibuat aplikasi sistem dengan kecerdasan buatan yang dapat mendiagnosa penyakit kulit dan memberikan solusi dari penyakit kulit dengan salah satu metode yaitu Naïve Bayes Classifier. Naïve bayes merupakan algoritma klasifikasi yang sederhana dimana setiap atribut bersifat berdiri sendiri dan memungkinkan berkontribusi terhadap keputusan akhir. Tujuannya adalah menghasilkan website sistem pakar yang dan membantu masyarakat luas dalam mendiagnosa penyakit kulit dan memberikan solusi dari penyakit kulit yang terdeteksi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan aplikasi diagnosa penyakit kanker kulit dapat menampilkan hasil keputusan diagnosa penyakit kanker kulit.
Kata kunci: Naïve Bayes; Penyakit Kulit; sistem pakar
Abstract:Abstract: One example of the application of the use of information technology in public services is the use of SAHAJA ONLINE. SAHAJA ONLINE is a mobile-based application whose function is for the needs of Kediri Regency…
population document services with the aim of making it easier for the public to manage population documents and break down queues at the Kediri Regency Dispendukcapil office. There were several complaints that were felt by users, namely that there was information on the option selection feature in the moving certificate service which was difficult to understand and when resetting an account they were required to come directly to the Kediri Regency Dispendukcapil office. Despite these problems, people still use SAHAJA ONLINE in submitting population documents. With the conditions in the field, it certainly affects the acceptance of SAHAJA ONLINE. The purpose of this study was to find out what factors affect the acceptance of the SAHAJA ONLINE application at the Kediri Regency Civil and Civil Registration Office using the Technology Acceptance Model (TAM). The sample in this study were 365 SAHAJA ONLINE users. Data collected through questionnaires were analyzed using SmartPLS version 3.3.9. Based on the research results of the 10 hypotheses proposed, there are 9 accepted hypotheses. So that Information Quality, Complexity, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, and Actual Usage are acceptance factors of SAHAJA ONLINE.
Keywords: SAHAJA ONLINE; SmartPLS; TAM
Abstrak: Salah satu contoh penerapan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik yaitu penggunaan SAHAJA ONLINE. SAHAJA ONLINE adalah aplikasi berbasis mobile yang fungsinya untuk kebutuhan layanan dokumen kependudukan Kabupaten Kediri dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan dan mengurai antrian di kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri. Ditemukan beberapa keluhan yang dirasakan oleh para pengguna yaitu terdapat informasi pada fitur pemilihan opsi dalam layanan surat keterangan pindah yang sulit dimengerti dan saat melakukan reset akun yang diharuskan datang langsung ke kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri. Meskipun terdapat permasalahan tersebut, masyarakat masih tetap menggunakan SAHAJA ONLINE dalam melakukan pengajuan dokumen kependudukan. Dengan adanya kondisi dilapangan tersebut tentunya berpengaruh terhadap penerimaan SAHAJA ONLINE. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penerimaan aplikasi SAHAJA ONLINE Dispendukcapil Kabupaten Kediri menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Sampel dalam penelitian ini adalah 365 pengguna SAHAJA ONLINE. Data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dianalisis menggunakan SmartPLS versi 3.3.9. Berdasarkan hasil penelitian dari 10 hipotesis yang diajukan, terdapat 9 hipotesis diterima. Sehingga Information Quality, Complexity, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, dan Actual Usage merupakan faktor penerimaan dari SAHAJA ONLINE.
Kata kunci: SAHAJA ONLINE; SmartPLS; TAM
Abstract:Abstract: Clustering data has always been a fascinating subject to research numerous perspectives. A variety of knowledge is produced by the calculating process utilizing various algorithms. The genesis of cluster optimization…
ization is based on differences of opinion about the cluster's results. In general, cluster and optimization findings are generated using software such as Matlab, RapidMiner, and programming languages like Python. Users, however, have not been satisfied with the results so far. The various outcomes are the primary motivations for continuing to create and develop applications. The goal of this research is to create an application that can evaluate cluster data using the K-Medoids method, which can then be further optimized using the Davies Bouldin Index (DBI). Because the target application is students and lecturers who use it in learning and observers of the cluster field, the application can indeed be accessible through a browser to make it easier to use. For ease of using it, the program is available on both desktop and mobile platforms. Through separately created applications, it is intended that this research will give an alternative to clustering and optimization.
Keywords: application, cluster, dbi, k-medoids, optimization
Abstrak: Clusterisasi data selalu menjadi topik yang menarik untuk dikembangkan dari berbagai sisi. Proses perhitungannya yang menggunakan berbagai algoritma menghasilkan knowledge yang beragam. Perbedaan pendapat terhasil hasil cluster menjadi dasar munculnya optimalisasi cluster. Umumnya hasil cluster dan optimalisasi diperoleh dari pengolahan menggunakan aplikasi yakni Matlab, RapidMiner, dan bahasa pemrograman seperti Pyhton. Namun demikian hasil yang muncul belum mampu memuaskan pengguna. Hasil yang berbeda menjadi alasan utama pembuatan maupun pengembangan aplikasi masih terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi yang dapat memproses data cluster menggunakan algoritma K-Medoids untuk selanjutnya dioptimalisasi dengan Davies Bouldin Index (DBI). Untuk memudahkan penggunaan, aplikasi dapat diakses pada browser karena target aplikasi adalah mahasiswa dan dosen yang menggunakan pada pembelajaran serta pemerhati bidang cluster. Aplikasi dirancang pada platform desktop dan mobile demi memudahkan pengaksesan. Diharapkan, penelitian ini memberikan alternatif dalam proses clusterisasi dan optimalisasi melalui aplikasi yang dirancang mandiri.
Kata kunci: aplikasi; cluster; dbi; k-medoids; optimalisasi
Abstract:Abstract: Since the Covid-19 virus, there has been a decrease in the mobility of citizens in traditional markets, and many are affected by the termination of employment. In Batam, especially the Tiban area, most of the people…
eople are workers, with their busyness from morning to evening and often even late at night, giving people little time to shop for their daily needs in the market. E-groceries are starting to become more popular now, allowing people to shop online for their daily needs. E-grocery provides a variety of services, delivery services, and ease of use of applications to users. The design of the E-Grocery system significantly provides several operational advantages such as making data processing easier to trace and building personal relationships with customers and couriers so that they become closer. This is the company's competitiveness in selling their daily needs. This research aims to provide benefits to the community, sellers, and couriers to make it easier to shop for daily necessities such as fruits, vegetables, and other necessities, and also to help reduce the unemployment rate of the community by becoming a courier for delivery orders. The design of the E-Grocery system uses the agile method, with the software modeling language using UML. The result of this research is the E-grocery application, an android-based mobile application. With the e-grocery application, sales have been digitized to facilitate the distribution of daily goods to busy working people.
Keywords: delivery services; e-grocery; mobile application; system information; uml
Abstrak : Sejak Virus Covid-19 melanda telah terjadi penurunan mobilitas masyarakat di pasar tradisional Kota Batam, banyak yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (Phk). Kota Batam sendiri, khususnya daerah Tiban, mayoritas masyarakatnya adalah pekerja, dengan kesibukan dari pagi sampai sore bahkan tak jarang hingga malam hari, membuat masyarakat memiliki sedikit waktu untuk berbelanja kebutuhan sehari – hari ke pasar. Saat ini, E-grocery mulai banyak bermunculan memungkinkan orang-orang untuk berbelanja kebutuhan sehari-sehari secara online. E-grocery menyediakan berbagai macam pelayanan, layanan pesan antar, kemudahan penggunaan aplikasi kepada pengguna. Perancangan sistem E-Grocery secara signifikan memberikan sejumlah kelebihan operasional seperti pemrosesan data menjadi lebih mudah ditelusuri, dapat membangun hubungan personal dengan pelanggan dan kurir sehingga menjadi lebih dekat. Hal ini merupakan daya saing perusahaan dalam menjual kebutuhan sehari – hari mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah memberi kemanfaatan kepada masyarakat, penjual dan kurir untuk mempermudah dalam berbelanja kebutuhan sehari - hari seperti buah - buahan, sayur mayur, serta kebutuhan lainnya, juga membantu mengurangi tingkat pengangguran masyarakat dengan menjadi kurir pengantaran pesanan. Perancangan sistem E-Grocery menggunakan metode agile, dengan bahasa pemodelan perangkat lunak menggunakan UML. Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi E-grocery yang merupakan Aplikasi mobile berbasis android. Dengan adanya aplikasi E-grocery maka penjualan sudah digitalisasi sehingga memperlancar pendistribusian produk harian kepada masyarakat yang sibuk bekerja.
Kata kunci: aplikasi mobile; delivery services; e-grocery; sistem informasi; uml
Abstract:Abstract: Blind is a condition of a person who has a problem or obstacle using his sense of sight, usually with a special stick, which is white with a horizontal red line.The problem that is often faced by the visually impaired…
mpaired is inefficient assistive devices, such as a special stick for the blind which has many weaknesses such as not being able to indicate the size of the distance around the blind person, the blind cannot know the distance of objects and if one touches an object with a stick it will endanger themselves. the blind person and also the people around him. People with visual impairments or visual impairments are one part of society that need special attention, many obstacles occur to the blind when carrying out daily activities, one of which is knowing the objects around them, to be able to solve these problems, a microcontroller is needed. The purpose of this research is to design a tool to detect objects for the blind by using sensor technology to assist the alertness and mobility of the blind. The method used in this study uses the method of data collection and system development (prototype). The results of the study resulted in a device that can detect objects around blind people with the help of a microcontroller and ultrasonic sensor equipped with an alarm buzzer as a distance indicator. by directing the palms in various directions.
Keywords: arduino; blind detector; indicator system; prototype
Abstrak: Tunanetra adalah kondisi seseorang yang mengalami gangguan atau hambatan dalam indra penglihatannya biasanya dengan menggunakan tongkat khusus, yaitu berwarna putih dengan ada garis merah horisontal. Masalah yang sering dihadapi oleh tunanetra adalah alat bantu yang tidak efisien, seperti tongkat khusus tunanetra yang mempunyai banyak kelemahan seperti tidak dapat mengindikasikan ukuran jarak yang ada disekeliling tunanetra tersebut, tunanetra tidak dapat mengetahui jarak benda dan jika salah menyentuh benda dengan tongkat maka akan membahayakan diri si penyandang tunantetra dan juga orang-orang disekelilingnya. Penyandang cacat mata atau tunanetra adalah salah satu bagian dari masyarakat yang perlu mendapat perhatian khusus, banyak kendala yang terjadi pada tunanetra disaat melakukan aktifitas sehari-hari yang salah satunya adalah mengetahui benda yang ada disekelilingnya, untuk dapat menyelesaikan kendala tersebut dibutuhkan microcontroller. Tujuan penelitian ini menghasilkan rancangan alat mendeteksi benda bagi tuna netra dengan menggunakan teknologi sensor untuk membantu kewaspadaan dan mobilitas tuna netra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dan pengembangan sistem (prototype). Hasil penelitian menghasilkan suatu alat yang dapat mendeteksi benda di sekeliling penyandang tunanetra dengan bantuan mikrokontroler dan sensor ultrasonic yang dilengkapi dengan alarm buzzer sebagai indikator jarak, alat pendeteksi bagi tunanetra ini dipasangkan di sekitar sarung tangan agar penyandang tunanetra dapat dengan leluasa mendeteksi benda-benda disekeliling hanya dengan mengarahkan telapak tangan ke berbagai arah.
Kata kunci: arduino; alat pendeteksi tunanetra; prototype; sistem indikator
Abstract:Abstract: Distribution is an important the business sector, the agricultural sector for distributing seeds to ensure the location of customers selling seeds. Problems that are often encountered seed distribution process…
are the efficiency of the time and distance distribution. Re search will build software entering initial location data and several dynamically added consumer agents. The distance parameter uses latitude-longitude integrated on google maps and detects varying store locations, the generation of chromosomes or the best distribution path with the minimum distance route. The heuristic approach using the Genetic Algorithm imitates the concept of biological evolution of random exchange structure series. This study is to distribute 3 types of seeds with a choice of weights that have been divided into 3 areas located on the map of Indonesia using land routes. The results of the test of the population of the average fitness value tend to remain from the previous value of 1-10 the fitness value and the optimum iteration with 9-12 with an average fitness value of 44.2. Optimal results are obtained when Mr is higher than the Cr values. Thus, the Genetic Algorithm can be used for TSP seed distribution paths. 1:2 fitness evaluation compared with the usual estimates used .
Keywords: Genetic Algorithm; Route Optimization; Seed Distribution; TSP
Abstrak: Distribusi menjadi hal penting berwirausaha, salah satunya pada bidang pertanian untuk pendistribusian benih sampai lokasi tujuan. Permasalahan sering ditemui dalam proses pendistribusian adalah efektifan, efisiensi waktu dan jarak tempuh. Sehingga penelitian akan membangun perangkat lunak dengan memasukan data titik lokasi awal dan beberapa lokasi tujuan agen konsumen ditambahkan secara dinamis. Parameter jarak menggunakan latitude-longitude terintegrasi pada google maps yang mendeteksi keberadaan lokasi, selanjutnya diketahui generasi kromosom atau jalur distribusi terbaik dengan rute minimum. Pendekatan Heuristic menggunakan Algoritma Genetika meniru konsep evolusi biologis deretan struktur pertukaran informasi secara acak. Tujuan dalam penelitian ini dapat mendistribusikan jenis benih dengan pilihan bobot yang telah terbagi dalam wilayah lokasi. Satu wilayah lokasi terdapat beberapa lokasi toko ditambahkan secara dinamis, dengan proses yang sudah ditentukan titik awal keberangkatan. Penelitian ini menekankan pada proses penentuan rute lokasi saja. Hasil pengujian jumlah populasi rata-rata nilai fitness cenderung bersifat tetap dari nilai sebelumnya selisih 1-10 nilai fitness dan iterasi optimum dengan 9-12 dengan rata-rata nilai fitness 44,2. Hasil optimum didapatkan ketika Mutation rate (Mr) lebih tinggi dibanding nilai Crossover rate (Cr). Maka, Algoritma Genetika bisa digunakan untuk TSP jalur distribusi benih pengujian menghasilkan evaluasi fitnes 1:2 untuk Algoritma Genetika dibandingkan dengan estimasi jarak biasa digunakan.
Kata kunci: Algoritma Genetika; Distribusi Benih; Optimalisasi Rute; TSP
Abstract:Abstract: The 35,000 department store is a business engaged in the sale of clothes, having its address at Jalan Sisingamangaraja. Clothing is one of the basic human needs to protect and beautify themselves. The problem that…
hat occurs in the 35,000 department store is the difficulty of predicting the number of clothing sales, resulting in an accumulation of goods. The method used in this study is the Weighted Moving Average (WMA) forecasting method. The purpose of this study is to apply the Weighted Moving Average method to the forecasting system in determining clothing sales at 35,000 convenience stores. The results of the application of the Weighted Moving Average method to predict clothing sales that have been made, then get the prediction results for June 2022 using 3 weights totaling 203 Pcs with an error accuracy of 33.40% and prediction results for June 2022 using 6 weights totaling 220 Pcs with accuracy 34.31% error. The conclusion is that the Weighted Moving Average method can accurately predict clothing sales at 35,000 department stores.
Keywords: Clothes; Prediction; Sales; WMA Method
Abstrak: Toko serba 35.000 adalah usaha yang bergerak dalam bidang penjualan baju yang beralamat di jalan Sisingamangaraja. Baju merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia untuk melindungi, dan mempercantik diri. Permasalahan yang terjadi pada toko serba 35.000 adalah Sulitnya memprediksi jumlah penjualan baju, sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukkan barang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode peramalan Weighted Moving Average (WMA). Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan metode Weighted Moving Average pada sistem peramalan dalam menentukan penjualan baju pada toko serba 35.000. Hasil penerapan metode Weighted Moving Average untuk memprediksi penjualan baju yang telah dilakukan, maka mendapatkan hasil prediksi bulan juni 2022 dengan menggunakan 3 bobot berjumlah 203 Pcs dengan akurasi kesalahan 33,40% dan hasil prediksi bulan juni 2022 dengan menggunakan 6 bobot berjumlah 220 Pcs dengan akurasi kesalahan 34,31%. Kesimpulan yang diperoleh bahwa metode Weighted Moving Average dapat memprediksi penjualan baju pada toko serba 35.000 dengan akurat.
Kata kunci: Baju; Metode WMA; Penjualan; Prediksi