Search Articles & Publications

Showing 14 articles found for "Agresif"

Peran Pancasila Pada Parenting Untuk Menanggulangi Kasus Bullying Dan Kekerasan Seksual Akibat Normalisasi Tontonan Tanpa Batasan

Khairun Nisa Kisti, Khairun Nisa Kisti, Friska Febrina Aulia Rahma, Rizki Diah Palupi, Arzety Valentin Kembaren, Moch Alief Rofiq
Abstract: Penindasan adalah istilah yang sering ditemui di berbagai lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa. Istilah ini merujuk pada tindakan sengaja, berulang, dan agresif yang ditujukan kepada individu yang lebih… lemah, sering kali melibatkan penyalahgunaan kekuasaan atau otoritas. Menurut UNICEF, penindasan bukanlah kejadian sekali saja, melainkan pola perilaku yang berlanjut seiring waktu. Bentuk penindasan meliputi kekerasan verbal, sosial, fisik, siber, rasisme, dan seksual. Pada 2023, Indonesia mencatat 29.883 kasus kekerasan, termasuk 3.800 insiden penindasan yang dilaporkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Esai ini bertujuan untuk menelaah kesadaran publik tentang penindasan dan kekerasan seksual, dampak media yang tidak terbatas pada perilaku anak, serta peran nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan, keadilan, dan kerja sama dalam membentuk karakter positif dan mencegah perilaku negatif. Dengan mengedepankan pengasuhan berbasis nilai-nilai Pancasila, esai ini mengupas cara untuk menangani akar penyebab penindasan dan kekerasan seksual, serta pentingnya lingkungan dalam membentuk karakter anak. Orang tua, pendidik, dan masyarakat harus menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi insiden penindasan dan kekerasan seksual. Riset ini juga menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan survei yang disebarkan kepada siswa, orang tua, dan pendidik guna mengukur pemahaman mereka mengenai penindasan, penyebabnya, dan dampaknya. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai kesadaran masyarakat terhadap isu penindasan dan kekerasan seksual, serta bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan tersebut.

Pengaruh Likuiditas Terhadap Risiko Kebangkrutan Suatu Perusahaan

Kintan Aulia, Aulia Keiko Hubbansyah
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak likuiditas terhadap kemungkinan kebangkrutan PT Bata, salah satu perusahaan ternama dalam industri alas kaki. Penelitian ini menggunakan data keuangan dari laporan tahunan… PT Bata selama lima tahun terakhir (2019-2023). Likuiditas perusahaan diukur menggunakan dua rasio utama, yaitu rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio), yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Risiko kebangkrutan dievaluasi menggunakan model Altman Z-score, sebuah alat prediktif yang menggabungkan berbagai rasio keuangan untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan dan memprediksi kebangkrutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penurunan likuiditas dan peningkatan risiko kebangkrutan. Current ratio dan quick ratio yang semakin menurun dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa PT Bata mengalami kesulitan dalam menjaga tingkat likuiditas yang sehat. Z-score yang dihitung juga menunjukkan tren penurunan yang mengkhawatirkan, dengan skor yang mendekati atau bahkan berada di bawah ambang batas yang mengindikasikan risiko kebangkrutan. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen likuiditas yang efektif dalam menjaga stabilitas keuangan dan keberlanjutan operasional PT Bata. Untuk mengurangi risiko kebangkrutan, perusahaan disarankan untuk meningkatkan pengelolaan kas, mengurangi biaya operasional, dan mengadopsi strategi penjualan yang lebih agresif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur keuangan dengan mengilustrasikan betapa krusialnya likuiditas dalam mempengaruhi stabilitas keuangan perusahaan.

Psikoedukasi Regulasi Emosi Sebagai Upaya Menanggulangi Perilaku Agresif Peserta Didik MTs Arifah Gowa

Ahmad Yasser Mansyur, Aulia Kurnia Ramadhani, Azizah Farah Faisal, Nurul Muthmainnah Arifuddin, Nurul Sakinah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai regulasi emosi pada siswa/siswi MTs Arifah Gowa. Partisipan dalam kegiatan ini adalah siswa/siswi kelas VII dan VIII yang berjumlah 300 orang. Desain penelitian… itian yang digunakan adalah one group pre and post-test design. Tingkat pencapaian tersebut terdiri atas pemahaman mengenai segala bentuk emosi dasar dan turunannya, karakteristik emosi, jenis-jenis emosi, faktor yang mempengaruhi emosi, kecerdasan emosional, serta teknik dalam mengelola emosi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program aplikasi SPSS dengan Uji Non Parametrik Wilcoxon. Artinya, terdapat perbedaan pengetahuan partisipan sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi regulasi emosi. Psikoedukasi regulasi emosi ini dinilai bermanfaat bagi seluruh siswa/siswi karena dapat mengurangi terjadinya kasus kekerasan akibat dari perilaku agresif.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Terhadap Bahaya Bullying Pada Remaja Di SMAN 11 Kabupaten Tangerang

Qintan Alviona Zulivah, Nuryanti, Ayu Pratiwi
Abstract: Pendahuluan: Bullying merupakan perilaku atau tindakan agresif yang dilakukan pada korban yang berdampak pada aspek psikologis, emosional, dan fisik. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap… dap bahaya bullying pada remaja di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Desain penelitian: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan survey analitik menggunakan cross sectional. Teknik sampel: Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling dengan sampel 124 siswa. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square, menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap bahaya bullying dengan nilai p-value sebesar 0,726 dan p-value 0,164. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan dan sikap remaja menjadi faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying pada remaja. Edukasi bahaya bullying diperlukan untuk mengetahui dampak bahaya pada bullying, menyoroti pentingnya edukasi dalam meningkatkan pengetahuan pada remaja. Saran: Disarankan untuk remaja meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap bahaya bullying supaya remaja dapat mencegah dampak negatif yang ditimbulkan akibat bullying.