Showing 45 articles found for "Pengetahuan"

Implementasi Knowledge Management Di Kampus STMIK Royal

Pristiyanilicia Putri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan manajemen pengetahuan pada perguruan tinggi dengan fokus pada kampus STMIK Royal Kisaran serta menganalisa bagaimana penerapan konsep knowledge management dapat meningkatkan… tkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan pengetahuan di lingkungan kampus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi partisipatif, pengamatan, analisis dokumen, dan studi pustaka. Peneliti melakukan tinjauan terhadap beberapa literatur yang relevan tentang konsep knowledge management dan implementasinya di institusi pendidikan tinggi. Selain itu, penelitian juga menggunakan analisis studi kasus di STMIK Royal Kisaran, yang melibatkan wawancara dengan staf pengelola pengetahuan serta observasi langsung terhadap sistem dan praktik yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengetahuan di STMIK Royal Kisaran telah memberikan manfaat signifikan dalam pengelolaan pengetahuan. Sistem ini memungkinkan dalam pengumpulan, penyimpanan, penyebaran pengetahuan secara efisien, serta meningkatkan kolaborasi dan aksesibilitas pengetahuan di antara staf dan mahasiswa. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi sistem manajemen pengetahuan pada perguruan tinggi. Beberapa tantangan tersebut meliputi kebutuhan akan perubahan budaya organisasi, pemilihan teknologi yang tepat, dan pemeliharaan kontinuitas pengelolaan pengetahuan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pentingnya implementasi sistem manajemen pengetahuan di institusi pendidikan tinggi. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa sistem manajemen pengetahuan dapat meningkatkan pengambilan keputusan yang informasional, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan mendorong inovasi di kampus

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Penderita TB Paru Di Rumah Sakit An-Nisa Tangerang

Clara Aulia Rachmah, Adi Dwi Susanto, Imas Sartika
Abstract: Background: Pulmonary tuberculosis (pulmonary TB) is a chronic infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. Mycobacterium tuberculosis is a bacterium that causes tuberculosis infection which is… transmitted by droplet splashes and becomes a vector of transmission when a person interacts physically. Objective: This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and motivation with adherence to taking anti-tuberculosis medication at An-Nisa Hospital Tangerang. Methods: This study used descriptive analytic quantitative research with a cross sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling method, where this technique selected subjects in a population that matched the criteria as a sample, namely pulmonary TB patients who were undergoing initial and advanced treatment at An-Nisa Hospital, Tangerang, totaling 102 respondents. Data analysis was performed using the chi-square test. Results: The results of the respondent's data processing showed that the level of knowledge with adherence to taking anti-tuberculosis medication showed a significant relationship with value (p-value 0.021), and motivation with adherence to taking anti-tuberculosis medication showed a significant relationship with value (p-value 0.027 ). Conclusion: It can be concluded that there is a relationship between the level of knowledge and motivation with adherence to taking anti-tuberculosis medication in patients with pulmonary TB. Therefore, to reduce the occurrence of drug-resistant TB, efforts should be made to increase adherence to treatment in TB patients, either through the method of providing direct motivation or through counseling about pulmonary TB disease.

Implementasi Pelayanan Dan Administrasi Dalam Usaha Meningkatkan Kepuasan Nasabah Pada BPR Nusamba Rambipuji Kabupaten Jember

Nadia Azalia Putri, Dwi Sofiyatul Widad, Maira Septian Yudinnestira, Isma Ramadhaniah
Abstract: Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan yang semakin canggih diseluruh negara, termasuk indonesia yang otomatis menjadi tantangan untuk dapat menerima perubahan-perubahan yang datang dari dalam maupun luar negeri,… untuk dituntut agar siap menghadapi segala dampak negatif akibat proses globalisasi. Seperti pelayanan yang ada pada bank. Semakin berkembangnya teknologi maka semakin canggih juga alat atau sarana dalam melayani para nasabahnya. Pelayanan (customer service) secara umum adalah setiap kegiatan yang diperuntukkan atau ditujukan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, melalui pelayanan ini keinginan dan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi. Dan perbankan yang mampu memberikan pelayanan berkualitas akan memberikan kepuasan kepada nasabahnya. Penelitian ini menggunakan metode observasi yaitu para peneliti terjun langsung pada Bank Pengkreditan Rakyat Rambipuji untuk memperoleh informasi yang akurat. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara melayani nasabah pada saat melakukan administrasi dengan baik. Para karyawan di BPR Nusamba Rambipuji tersebut lebih mementingkan kenyamanan pelayanan kepada para nasabah dan mengoptimalkan pelayanan yang prima, kondusif, dan efisien.

Workshop : Menguasai Penggunaan Google Slides untuk Pembuatan Materi Pembelajaran bagi Guru SD Islam Imam Syafi'i Kisaran

Abdul Karim Syahputra, Afandi, Adi Mas, Sari, Putri Widya, Intan, Septy Nur
Abstract: Dalam era di mana teknologi semakin meresapi kehidupan sehari-hari, guru dihadapkan pada tantangan untuk mengintegrasikan inovasi digital ke dalam metode pengajaran. Guru diharapkan mampu berkreativitas dengan menggunakan… n tekonologi dalam merancang materi pembelajaran yang relevan dan menarik bagi siswa di era digital. Untuk menjawab tantangan tersebut maka dilaksanakan kegiatan pelatihan yang membahas peran kunci teknologi digital, khususnya Google Slides, dalam mengubah lanskap pembelajaran. Google Slides adalah salah satu layanan produktivitas yang disediakan oleh Google sebagai bagian dari paket Google Workspace (sebelumnya dikenal sebagai G Suite). Google Slides merupakan aplikasi penyunting presentasi yang memungkinkan pengguna membuat, mengedit, dan berbagi presentasi secara kolaboratif secara online. Kegiatan ini menyoroti kebutuhan akan pelatihan yang mendalam agar guru di SD Islam Imam Syafi’i Kisaran dapat memahami secara menyeluruh bagaimana memanfaatkan Google Slides sebagai alat pembelajaran yang inovatif, kreatif dan efektif serta mendukung pembuatan presentasi yang menarik dan interaktif. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membekali para pendidik dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan agar mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membimbing siswa menuju kesuksesan di era digital ini.

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan  Kerja Pada Tenaga Kerja Bagian Produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025

Ananda, Selly, Bermansyah, Handiny, Febry, Lucellia, Nina
Abstract: Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) lebih dari 2,78 juta orang meninggal pertahun akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan… bungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja bagian produksi di PT X Kabupaten X Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dan sampel sebanyak 43 orang, diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, sikap, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 13 responden (30,2%) pernah mengalami kecelakaan kerja, 17 responden (39,5%) memiliki pengetahuan rendah, 22 responden (51,2%) memiliki sikap negatif, dan 12 responden (27,9%) tidak lengkap dalam menggunakan APD. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,022) dan penggunaan APD (p=0,033) dengan kejadian kecelakaan kerja. Namun, tidak terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,444). Diharapkan dapat meningkatkan upaya edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja. Dapat disimpulkan upaya K3 itu sangat penting sehingga harus meningkatkan edukasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan pengawasan penggunaan APD guna menurunkan risiko kecelakaan kerja.

Optimalisasi BRI Mobile Sebagai Bentuk Previlege Kepada Nasabah Di BRI Unit Puger

Yulia Nur Afifah, Kamilah, Anisatul, Nugroho, Ahmad Indriyanto, Mustafidah, Ayyu Ainin
Abstract: Tujuan yang diinginkan dari adanya pengabdian masyarakat ini ialah dapat memberikan pengetahuan terhadap kualitas dari penggunaan BRI Mobile. Inovasi baru yang diluncurkan BRI dalam pemanfaatan teknologi di era digitalisasi… asi adalah BRI Mobile (M-banking), dengan adanya hal tersebut dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah Pendekatan kualitatif dan jenis pendekatan penelitian ini menggunakan deskriptif dengan menelaah atau menggali sumber dari hasil wawancara, hasil observasi dan dokumentasi lapangan. BRI mobile adalah terobosan dari P.T Bank Rakyat Indonesia ( Persero ) Tbk, yang menjadi aplikasi layanan BRI sebagai fasilitas nasabah. Diluncurkan akhir bulan februari 2019, Sehingga BRI mobile di katakan sangat berprestasi karena secara data mampu meraih 2,2 juta pengguna dalam jangka waktu 8 bulan. Kesuksesan BRI Mobile tersebut terpecaya mampu memberikan keefektifan dan keefisienan dalam bertransaksi karna aplikasi ini menjadi solusi nasabah terutama nasabah milenial.

Hubungan Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Remaja Putri Di SMKN 9 Kota Tangerang

Agista Rahmayanti, AYG Wibisono, Ida Faridah
Abstract: Remaja sebagai golongan wanita subur sering mengalami premenstrual syndrome. Di Indonesia angka prevalensinya mencapai 85%, sekitar 60-70% dari premenstrual syndrome, yaitu remaja. Sebanyak 20-40% wanita usia subur mengalami… lami beberapa gejala sindrom pramenstruasi (PMS) yang cukup parah sangat mengganggu kehidupan mereka. Kurangnya pengetahuan, pengalaman, informasi tentang wanita muda premenstrual syndrome dapat memperburuk gejala yang menimbulkan rasa takut atau kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri di SMKN 9 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan sampel 179 siswi kelas X SMKN 9 Kota Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan terhadap kejadian premenstrual syndrome dimana nilai p = 0,003, dan menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome dimana nilai p = 0,000. Maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri di SMKN 9 Kota Tangerang. Bahwa semakin baik pengetahuan maka semakin rendah tingkat keparahan premenstrualnya, semakin rendah tingkat kecemasan semakin rendah tingkat keparahan premenstrualnya. Pihak sekolah diharapkan melakukan peinyuluhan deingan beikeirja sama pada pihak keiseihatan seipeirti puskeismas untuk meiningkatkan peingeitahuan reimaja putri dalam meingatasi keiceimasan preimeinstrual syndroimei.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar

Syarifah Nurhikmah, Muh. Riefal, Nadrah Nadrah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten… en Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model PBL. Rata- rata hasil belajar siswa meningkat dari 59,00 pada siklus I menjadi 85,00 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar meningkat dari kategori rendah (40%) menjadi tinggi (85%). Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 40,00% pada siklus I menjadi 71,11% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS siswa kelas V di UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar

Pemanfaatan Artificial intelligence dalam Pembuatan Presentasi bagi Guru-Guru Brainfor Islamic School Kisaran

Maharani, Dewi, Anggraeni, Dewi, Nofitri, Rika
Abstract: Pengabdian Masyarakat berjudul "Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembuatan Slide Presentasi bagi Guru-Guru” ini merupakan upaya mendukung inovasi dalam dunia pendidikan khususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan… dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah Brainfor Islamic School Kisaran. Permasalahan yang dihadapi guru-guru pada tingkat ini adalah kendala dalam menyusun materi presentasi yang cepat, serta menarik perhatian orangtua siswa maupun siswanya dan mampu efektif dalam menyampaikan informasi. Dalam menyikapi permasalahan ini, kami mengusulkan solusi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dengan fokus pada penggunaan ChatGPT yang dapat memberikan panduan desain, layout, dan konten presentasi secara otomatis, sesuai dengan tujuan yang ingin di sampaikan Narasumber atau Guru. Penggunaan ChatGPT ini bertujuan membantu guru-guru Brainfor dalam menyusun slide presentasi yang sesuai alur ataupun prosedur serta relevan dengan kurikulum yang berlaku. ChatGPT ini akan dapat diakses melalui platform online atau aplikasi, memudahkan akses dan penggunaan oleh para guru. Dalam upaya mendukung pemahaman dan penerapan teknologi ini, proposal ini juga mencakup pelatihan intensif bagi guru-guru mengenai penggunaan alat AI dalam menyusun materi presentasi yang berkualitas. Selain itu, sebagai langkah inovatif tambahan, narasumber melibatkan penggunaan platform desain grafis Canva dalam pembuatan slide presentasi. Canva adalah alat yang user-friendly dan populer dalam pembuatan desain grafis, termasuk pembuatan slide presentasi. Para guru akan diajarkan cara mengintegrasikan output dari Chat GPT yang dikembangkan dengan Canva, sehingga para guru-guru dapat menghasilkan presentasi yang lebih kreatif dan sesuai dengan gaya masing-masing. Langkah ini diambil untuk memberikan variasi dan fleksibilitas lebih kepada guru dalam menciptakan materi yang menarik perhatian siswa atau objek lainnya. Rencana kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan guru-guru melalui survei dan dialog untuk memastikan bahwa AI yang digunakan dapat menjawab kebutuhan yang sebenarnya. Setelah itu, dilanjutkan dengan penggunaan Canva dalam desain grafis. Pelatihan ini tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga penerapan praktis dalam kegiatan pengetahuan dan pembelajaran sehari-hari. Setelah fase pelatihan, guru-guru akan diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh mereka dalam pembelajaran di kelas. Selama periode ini, mereka juga akan mendapatkan dukungan dan pemantauan penggunaan ChatGPT AI dan Canva untuk memberikan dampak positif atau hasil pembelajaran. Dengan menyatukan kecerdasan buatan, platform desain grafis, dan pelatihan guru, proyek ini bertujuan menciptakan solusi holistik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SD dan PAUD. Melalui pendekatan ini, diharapkan para guru dapat dengan lebih kreatif dan efektif menyampaikan materi kepada siswa, maupun objek lainnya serta menghasilkan dampak positif pada proses pembelajaran dan pemahaman mereka. 

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2025

Wery Indriyani, Syalvia Oresti, Febriyanti Nursya
Abstract: Kunjungan ibu balita ke Posyandu penting untuk memantau pertumbuhan, perkembangan, status gizi, dan deteksi dini masalah kesehatan anak. Berdasarkan Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023, cakupan kunjungan balita sebesar… r 75,6%, capaian terendah di Puskesmas Pauh 62,4%. Data Puskesmas Pauh menunjukkan penimbangan balita hanya 78,69% dari target 85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang pada Maret-Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita di wilayah kerja Puskesmas Pauh yang berjumlah 5.644 balita, jumlah sampel 98 orang dengan teknik accidental sampling. Data dikumpul melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik mengunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 57,1% ibu balita tidak aktif berkunjung dan 42,9% aktif. Sebanyak 27,6% memiliki pengetahuan kurang baik, 56,1% menilai kader tidak berperan, dan 57,2% kelurga tidak mendukung. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,003), peran kader (p=0,000), dan dukungan keluarga (p=0,000) dengan kunjungan ibu balita di wilayah kerja puskesmas pauh kota padang tahun 2025. Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, peran kader, dan dukungan keluarga dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu.