Search Articles & Publications

Showing 125 articles found for "Amar"

PENGARUH INTENSITAS KOMUNIKASI ANTARBUDAYA TERHADAP TINGKAT ADAPTASI MAHASISWA NON-DOMISILI DI SOLO RAYA

Puput Puji Hartini, Mahesa Maulana, Nirmala Sekar SarI, Santri Nurulita Hanifah, Amardhani Irsyad Al Najib, Rosdiana Puspita Sari, Selpiana, Ihsyan Kolefiyan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh intensitas komunikasi antar budaya terhadap tingkat adaptasi mahasiswa non-domisili Solo raya. Solo raya, sebagai wilayah dengan keragaman budaya yang tinggi, menjadi konteks&#8230; eks yang ideal untuk meneliti bagaimana komunikasi antar budaya mempengaruhi proses adaptasi mahasiswa pendatang. Hipotesis penelitian ini adalah semakin tinggi intensitas komunikasi antar budaya yang dilakukan mahasiswa, maka semakin tinggi pula tingkat adaptasi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan survei untuk mempelajari 70 mahasiswa  non-domisili di sekolah lokal di Solo. Tujuannya adalah untuk menentukan intensitas komunikasi antara budaya dan tingkat adaptasi, menggunakan analisis regresi linier. Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat adaptasi siswa yang tidak tinggal di Kota Solo dan intensitas komunikasi antar budaya (p <0.05). Koefisien regresi menunjukkan bahwa tingkat adaptasi terkait dengan intensitas komunikasi budaya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi antarbudaya untuk membantu siswa yang tidak tinggal beradaptasi dengan budaya setempat dan lingkungan baru mereka. Temuan ini memiliki dampak yang signifikan pada perguruan tinggi di SoloRaya dalam memfasilitasi program-program yang dapat meningkatkan intensitas dan kualitas komunikasi antar budaya di antara siswa. Dukungan sosial dan sifat kepribadian adalah beberapa faktor lain yang mempengaruhi adaptasi siswa.

DAMPAK PENGGUNAAN TIKTOK TERHADAP PENJUALAN KERAJINAN TANGAN MASYARAKAT BADUY KECAMATAN LEUWIDAMAR LEBAK-BANTEN

Arga Wijaya, Boyke Nugraha
Abstract: Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial seperti TikTok, telah membawa perubahan signifikan dalam strategi promosi budaya dan produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana budaya masyarakat&#8230; syarakat Baduy direpresentasikan dalam konten TikTok serta menganalisis dampaknya terhadap minat kunjungan wisatawan dan penjualan kerajinan tangan masyarakat Baduy di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Banten. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kreator konten, tokoh adat, pelaku UMKM lokal, wisatawan, dan perwakilan Dinas Pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok yang menampilkan keseharian dan nilai-nilai adat masyarakat Baduy Luar mampu menarik perhatian luas, membentuk persepsi positif, dan mendorong minat wisata budaya. Namun, tingginya eksposur digital ini belum diimbangi dengan peningkatan signifikan dalam penjualan kerajinan tangan secara langsung. Kesenjangan ini disebabkan oleh terbatasnya adopsi strategi pemasaran digital oleh masyarakat lokal serta minimnya intervensi promosi yang terstruktur. Penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi representasi budaya yang otentik di media sosial sebagai strategi promosi digital yang sensitif terhadap nilai budaya lokal dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi komunitas adat.

STRATEGI PEMASARAN DIGITAL RESTORAN MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM KEPUTUSAN BERKUNJUNG (STUDI PADA RESTORAN BUMI KAYU DI KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT)

Farah Ainun Agustin, Wentri Merdiani
Abstract: Triwulan III-2024 mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3,57%. Kondisi ini membuat persaingan usaha semakin ketat, termasuk bagi Restoran Bumi Kayu di Kabupaten Garut. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan&#8230; strategi pemasaran digital melalui media sosial, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya tarik dan retensi konsumen. Metode penulisan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT. Data penulisan diperoleh melalui wawancara dengan tujuh informan serta sumber pendukung lainnya.Hasil penulisan menunjukkan bahwa Restoran Bumi Kayu memiliki kekuatan berupa konsep bernuansa alam, menu yang selalu diperbarui, serta pelayanan yang ramah, sementara kelemahan utama terletak pada pengelolaan media sosial dan keterbatasan promosi digital.             Dari sisi eksternal, terdapat peluang berupa tren pertumbuhan industri makanan dan meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, namun juga terdapat ancaman berupa persaingan usaha yang semakin ketat dan perubahan tren konsumen yang cepat. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang paling sesuai adalah strategi S-O, yaitu penguatan branding melalui media sosial dengan menonjolkan konsep alam dan inovasi menu, disertai inovasi konten digital serta peningkatan kapasitas pengelola dalam literasi digital. Penerapan strategi ini diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, menarik konsumen baru terutama kalangan muda, membangun interaksi yang lebih kuat dengan pelanggan, serta memperkuat daya saing Restoran Bumi Kayu di tengah kompetisi industri kuliner yang semakin dinamis.

PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP FASILITAS DAN DESAIN HOTEL SYARIAH DI JABODETABEK

Muhlis, Novita Anggraeni
Abstract: Pariwisata halal di Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, ditandai dengan meningkatnya kebutuhan akan akomodasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Hotel syariah hadir sebagai jawaban atas kebutuhan wisatawan muslim&#8230; slim dengan menyediakan fasilitas ibadah, makanan halal, serta desain yang sesuai ketentuan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap fasilitas dan desain hotel syariah di wilayah Jabodetabek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 150 responden yang pernah menginap di hotel syariah. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik Weighted Mean Score (WMS) untuk mengetahui tingkat penilaian responden pada setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek fasilitas, responden memberikan penilaian sangat tinggi dengan rata-rata skor 4,760 – 4,880. Fasilitas ibadah, termasuk ketersediaan perlengkapan shalat di kamar dan area bersuci, merupakan aspek yang paling diapresiasi. Pada aspek desain, rata-rata penilaian responden berada di atas 4,300, dengan apresiasi tinggi terhadap tata letak yang memperhatikan arah kiblat serta ketiadaan dekorasi berbentuk makhluk hidup. Namun, pemisahan ruang tunggu atau ruang pertemuan pria dan wanita memperoleh skor relatif lebih rendah (4,127). Temuan ini menegaskan bahwa hotel syariah di Jabodetabek telah memenuhi ekspektasi tamu muslim, meskipun masih perlu perbaikan pada aspek diferensiasi gender untuk memperkuat identitas syariah dan meningkatkan daya saing di industri perhotelan.

A STRUCTURAL EQUATION MODELING ANALYSIS OF WORKLOAD, COMPETEN, AND JOB STRESS ON TRUNOVER INTENTION IN ALFAMART RETAIL STAFF (A Case Study of Alfamart Employees in South Gorontalo City)

Monoarfa, Mirnawati, Asi, Lisda L, Monoarfa, Mohamad Agus Salim
Abstract: This study aims to determine the effect of workload and competence on turnover intention with work stress as a mediating variable among Alfamart employees in South Gorontalo City. This research employed a quantitative approach&#8230; proach with data collection conducted through questionnaires distributed to 62 respondents. Data analysis was carried out using inferential quantitative analysis with SEM-PLS 3.1. The results of the study indicate that: (1) workload has a positive but insignificant effect on turnover intention with an effect value of 7.80%; (2) competence has a positive and significant effect on turnover intention with an effect value of 27.90%; (3) workload has a positive and significant effect on work stress with an effect value of 37.60%; (4) competence has a positive and significant effect on work stress with an effect value of 51.80%; (5) work stress has a positive and significant effect on turnover intention with an effect value of 58.40%; (6) workload through work stress has a positive and significant effect on turnover intention with an effect value of 21.90%; and (7) competence through work stress has a positive and significant effect on turnover intention with an effect value of 30.20%. The R-square value of the turnover intention variable is 60.00%, indicating that turnover intention can be explained by the variables in this study, while the remaining 40.00% is influenced by other variables such as job satisfaction and compensation. The R-square value of work stress is 35.90%, while the remaining 64.10% is influenced by other variables such as the work environment.

ANALYSIS OF THE CIVIL DECISION EXECUTION MECHANISM IN THE INDONESIAN JUDICIAL SYSTEM

Divani Tsamara Madiyya, Naurah Alfi Mufidah Anwar, Amandha Ayu Bunga Syabina, Nazwa Wahdatul Hilaliyah, Kesya Putri Kuswara, Frederika Eugene, Carolyn Victoria, Yuni Priskila Ginting
Abstract: The last phase that assesses the efficiency of law enforcement in the Indonesian legal system is the execution of civil decisions. Despite having a solid legal foundation thanks to the Reglement Buitengewesten (RBg) and&#8230; the Herzien Inlandsch Reglement (HIR), its execution frequently encounters a number of challenges. The purpose of this study is to examine how civil judgments are carried out, including the legal foundation, several forms of execution (such as real, payment of money, and vacating), stages of implementation (such as aanmaning, execution seizure, and forceful execution), and practical challenges. Normative juridical study using a conceptual and statutory approach is the methodology employed. The study's findings show that the primary causes of execution failure are non-legal barriers like social opposition and a lack of official backing, as well as legal barriers like verzet, derden verzet, and ambiguous verdicts. Effective, efficient, and equitable execution of civil judgments requires systemic change and interagency cooperation.

OVERIVEW OF COLORING PLAY THERAPHY ON THE ANXIETY LEVEL OF PRESCHOOL-AGED CHILDREN A DUE TO HOSPITALIZATION AT THE PADAMARA HEALTH CENTER, PURBALINGGA REGENCY

Rysca Ramadhani Arista Dewi, Dwi Astuti, Priyatin Sulistyowati
Abstract: Background: Preschool-Aged children, aged 3–6 years, where the preschool period becomes a very fun time and get various new things. The weakness experienced by preschool children is that their immune system is weaker than&#8230; han adults, which makes them more susceptible to infections, as well as the risk of falls and injuries, so they require medical treatment in the hospital. Childern who undergoing treatment at the Puskesmas can cause anxiety for them because they must leave their familiar, safe, loving, and enjoyable home environment. Hospitalization is a planned medical procedure that requires care and treatment but can trigger anxiety in children, both mentally and physically. Anxiety will cause children to become uncooperative and difficult to cooperate with health workers. During this process, children may face traumatic experiences that cause stress. One of the efforts to reduce the level of anxiety is by implementing play therapy, one of which is the coloring play therapy technique. Objective: This research describes the application of coloring play therapy on anxiety levels in preschool-aged children at Padamara Health Center. Methods: This research used a case study research design method. Results: This research indicate that before the intervention score was 25 (moderate anxiety) and after the intervention score was 9 (no anxiety). Conclusion: Coloring play therapy can reduce anxiety levels in preschool-aged children undergoing treatment at Padamara Health Center.

DESCRIPTION IN ETHNOGRAPHY: THE MARRIAGE CEREMONY CULTURE OF THE LANNI TRIBE IN GOYAGE VILLAGE, GOYAGE DISTRICT, TOLIKARA REGENCY

Wenda , Lemurah, Tabuni , Larius, Paramma, Paramma
Abstract: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Bahasa Lanni pada upacara pernikahan Suku Lanni Kampung Goyage Distrik Goyage Kabupaten Tolikara. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan metode penelitian&#8230; elitian kualitatif dengan mengedepankan analisis Deskripti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara tentang hal yang diteliti dengan jelas dalam pembahasan hasil penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun kesimpulan yang dapat di petik dari hasil penelitian ini adalah proses pelamaran hingga pernikahan bagi masyarakat Suku Lanni Kampung Goyage distrik Goyage Kabupaten Tolikara yang terdapat nilai-nilai budaya yang perlu diwariskan kepada generasi penerus, melestarikan dan mengembangkan budaya Suku Lanni  Kampung Goyage dengan kata lain melestarikan dan mengembangkan budaya nasional. Aktifitas upacara adat yang berkaitan erat dengan sistem adat merupakan salah satu wujud kebudayaan yang paling sulit dirubah oleh masyarakat Suku Lanni Kampung Goyage distrik Goyage Kabupaten Tolikara.

REPRESENTATION OF INEQUALITY IN ACCESS TO EDUCATION: A CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF THE NEWS OF "FORMER CHICKEN COOP BECOMES SCHOOL" (NORMAN FAIRCLOUGH'S APPROACH)

Siti Suwadah Rimang, Alfina, Aisyah Eka, D. Wulan Azzahra, Irmawati, Liasmin
Abstract: This study aims to analyze and identify how the news of "Former Chicken Cage Becomes School" represents the inequality of access to education with the framework of Norman Fairclough's critical discourse analysis. This study&#8230; udy adopts a descriptive qualitative method using Norman Fairclough's critical discourse analysis (AWK) as the main framework. Data is collected through documentation and recording of news texts from relevant online media. Data analysis was carried out sequentially covering Fairclough's three dimensions: microstructural analysis (word choice, sentence structure, rhetorical strategy), mesostructural analysis (the practice of production and distribution of news texts), and macrostructural analysis (social and ideological relationships that underlie discourse). The results of this study reveal the complex representation of inequality in access to education through critical discourse analysis (AWK) on the news "Former Chicken Cage Becomes School" with the Norman Fairclough approach. Microstructurally, word choice and sentence structure build a narrative of struggle and implicit criticism of the system. At the mesostructural level, local MATAMAROS.COM strategic media frame this issue as an urgent social issue, including publication during National Education Day 2025 to maximize impact. Macrostructurally, the news reflects structural inequality due to geographical/economic marginalization, reinforces the ideology of "unsung heroes," and highlights the power imbalance. This descriptive qualitative research concludes that the news is a strong linguistic construct, aiming to mobilize public opinion on inequality in access to education, while reflecting the issue of unequal development and the role of actors in social justice

CORRELATION BETWEEN DENGUE ANTIBODIES IGM AND IGG WITH LYMPHOCYTE COUNT IN PATIENTS WITH SUSPECTED DENGUE FEVER

Priyandari, Damar Ajeng, Yanti, Ni Luh Gede Puspita, Muliawati, Ni Kadek
Abstract: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by the Dengue virus transmitted to humans through the bite of the Aedes aegypti and Aedes albocpitus mosquitoes. One of the laboratory tests that can help diagnose Dengue&#8230; e fever includes Dengue IgM and IgG Antigens and hematology tests. The number of lymphocytes plays a role in the body's immune system and is one of the parameters found in hematology tests. This study aims to determine the relationship between Dengue IgM and IgG antibodies and the number of lymphocytes in patients suspected of having Dengue fever at the Prodia Sunter Clinical Laboratory for the period 2021-2024. The research method is observational with cross-sectional using secondary data of 104 samples. Data analysis uses Spearman rank. The results of the study showed that most of the suspected Dengue fever patients were male, 56 patients (53.8%) with the highest age at 19-59 years as many as 53 patients (51.0%) and the duration of fever was mostly experienced on the 3rd day of fever 29 patients (27.9%). The results of the Dengue antigen IgM examination in suspected Dengue fever patients were negative for 89 patients (85.6%) and the Dengue antigen IgG was negative for 64 patients (61.5%). The number of lymphocytes was within normal limits for 44 patients (42.3%). The results of the IgM correlation test obtained p = 0.005 with r 0.271, so the hypothesis was accepted, it can be concluded that there is a weak correlation between Dengue IgM antibodies and the number of lymphocytes and the results of the IgG correlation test obtained p = 0.043 with r 0.198, so the hypothesis was accepted, it can be concluded that there is a weak correlation between Dengue IgG antibodies and the number of lymphocytes in suspected Dengue fever patients.