Abstract:Abstract: The development of Internet of Things (IoT) technology has driven progress in electrical device monitoring and control systems, especially in single-phase installations. This research aims to design and implement…
nt an Android-based single-phase electrical load monitoring and control system by utilizing the PZEM-004T sensor to measure voltage, current, and power in real-time. This system uses two microcontrollers, namely Arduino Nano as the main processor of sensor data and ESP32 to send data to the Blynk application via a WiFi connection. The Blynk application serves as a user interface, enabling remote monitoring and control of electrical loads through a smartphone. Three PZEM-004T sensors are used to monitor three separate load channels, while a 4-channel relay module acts as an actuator to control the ON/OFF status of each load. The system was tested under various load conditions to verify the accuracy of the sensor readings and the responsiveness of control commands via Blynk. This system is not only effective for monitoring and controlling power usage efficiently, but it also holds great potential as a learning tool in the fields of electronics and IoT-based electrical system applications for residential or laboratory environments.
Â
Keywords: Internet of Things, ESP32, PZEM-004T, Load Monitoring, Power Control
Â
Abstrak: Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah mendorong kemajuan dalam sistem monitoring dan kontrol perangkat listrik, terutama pada instalasi satu fasa. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring dan kontrol beban listrik satu fasa berbasis Android dengan memanfaatkan sensor PZEM-004T untuk mengukur tegangan, arus, dan daya secara real-time. Sistem ini menggunakan dua mikrokontroler, yaitu Arduino Nano sebagai pengolah utama data sensor dan ESP32 untuk mengirimkan data ke aplikasi Blynk melalui koneksi WiFi. Aplikasi Blynk digunakan sebagai antarmuka pengguna yang memungkinkan monitoring data dan pengendalian beban secara jarak jauh melalui smartphone. Tiga sensor PZEM-004T digunakan untuk memantau tiga saluran beban yang berbeda, sedangkan modul relay 4 channel digunakan sebagai aktuator yang mengontrol status hidup atau mati masing-masing beban. Sistem diuji dengan berbagai variasi kondisi beban untuk memastikan keakuratan pembacaan sensor dan kecepatan respon kontrol melalui Blynk. Sistem ini tidak hanya efektif untuk mengontrol dan memantau penggunaan energi listrik secara efisien, tetapi juga sangat potensial untuk digunakan sebagai media pembelajaran dalam bidang elektronika dan pemanfaatan teknologi IoT pada instalasi listrik rumah tangga atau laboratorium.
Â
Kata kunci: Internet of Things, ESP32, PZEM-004T, Monitoring Beban, Kontrol Daya
Abstract:Abstract: This research aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based automatic control system for the operation of the Air Conditioning System (AC) in Kilo Classroom at Politeknik Penerbangan Medan. The…
main problem addressed is the inefficient use of AC due to user negligence and the lack of an automated system. The system integrates DHT22 temperature sensors, PIR motion sensors, ESP32 microcontroller, SSR 40A relay module, and Blynk application as the user interface. Testing results show that the system can detect human presence and room temperature to automatically turn the AC on or off, while also providing manual control options via smartphone. The system has proven to improve energy efficiency, reduce waste, and support the campus’s sustainability efforts. The findings indicate that the system is feasible for implementation and holds potential for further development on an institutional scale.
Â
Keywords: Air Conditioning, Energy Efficiency, ESP32, IoT, Automation.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk pengoperasian Air Conditioning System (AC) di ruang Kelas Kilo Politeknik Penerbangan Medan. Permasalahan utama yang diangkat adalah penggunaan AC yang tidak efisien akibat kelalaian pengguna dalam mematikan perangkat serta tidak adanya sistem otomatisasi. Sistem ini mengintegrasikan sensor suhu DHT22, sensor gerak PIR, mikrokontroler ESP32, modul relay SSR 40A, dan aplikasi Blynk sebagai antarmuka pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi keberadaan pengguna dan kondisi suhu ruangan untuk menghidupkan atau mematikan AC secara otomatis, serta memberikan opsi kontrol manual melalui smartphone. Sistem ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi energi listrik, mengurangi pemborosan, dan mendukung keberlanjutan operasional kampus. Kesimpulan menunjukkan bahwa sistem ini layak diimplementasikan dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam skala institusi.
Â
Kata kunci: Air Conditioning, Efisiensi Energi, ESP32, IoT, Otomatisasi.
Abstract:Abstract: Runway Guard Light (RGL) is an airport safety lighting system that provides visual warnings to pilots before entering an active runway area. This study aims to design and develop a microcontroller-based RGL replica…
lica as a learning tool in the Airfield Lighting System Laboratory of the Polytechnic of Aviation Medan, allowing students to directly understand the working principles of airfield lighting safety systems. The system employs Arduino Uno as the main controller, a 12V power supply, LM2596 step-down module, IRF520 MOSFET module, and 12V LED lamps as visual indicators. The applied method is Research and Development (R&D), consisting of design, construction, and testing stages. The test results indicate that the device can display alternating blinking light patterns according to RGL configuration standards A and B. This prototype is expected to serve as an effective educational aid to support aviation safety learning in the academic environment.
Â
Keywords: Â Runway Guard Light, Microcontroller, Arduino Uno, Aviation Safety.
Â
Abstrak: Runway Guard Light (RGL) merupakan sistem lampu keselamatan di bandara yang memberikan peringatan visual kepada pilot sebelum memasuki area runway aktif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah replika RGL berbasis mikrokontroler sebagai media pembelajaran di Laboratorium Airfield Lighting System Politeknik Penerbangan Medan, agar mahasiswa dapat memahami prinsip kerja sistem pencahayaan keselamatan bandara secara langsung. Sistem ini menggunakan Arduino Uno sebagai mikrokontroler utama, power supply 12V, modul step-down LM2596, modul MOSFET IRF520, dan lampu LED 12V sebagai output visual. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D), melalui tahap perancangan, pembuatan, dan pengujian alat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan pola kedipan lampu secara bergantian sesuai standar konfigurasi A dan B RGL. Alat ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung proses pembelajaran dan keselamatan penerbangan di lingkungan pendidikan.
Â
Kata kunci: Runway Guard Light, Mikrokontroler, Arduino Uno, Keselamatan Penerbangan.
Abstract:Abstract: Waste management problems in the Medan Aviation Polytechnic environment are still a challenge, especially in terms of waste sorting which is often not done independently by users. This research aims to create a…
smart trash can that is able to sort organic, inorganic, and metal waste automatically. This system uses an ESP32 microcontroller and Arduino Uno combined with several types of sensors, such as inductive proximity sensors, capacitive sensors, infrared sensors, and ultrasonic sensors. The sorting mechanism is carried out by two servo motors based on the type of waste detected. This system is also equipped with a speaker as a voice notification for users who are going to throw away trash. The results of the classification of waste types and information on the height of the waste will be displayed on a 20x4 LCD. In addition, data on the height of the contents of the trash can is sent to the Blynk application in real-time, so it can be monitored remotely. Test results show that the tool functions effectively and responsively in identifying, sorting, and monitoring the condition of waste. This innovation is expected to support technology-based campus waste management.
Â
Keyword: Smart Trash Bin, Proximity Sensor, Arduino, ESP32, Internet of Things
Â
Abstrak: Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan Politeknik Penerbangan Medan masih menjadi tantangan, khususnya dalam hal pemilahan sampah yang sering tidak dilakukan secara mandiri oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan membuat tempat sampah cerdas yang mampu memilah sampah organik, anorganik, dan logam secara otomatis. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 dan Arduino Uno yang dikombinasikan dengan beberapa jenis sensor, seperti sensor proximity induktif, sensor kapasitif, sensor infrared, dan sensor ultrasonik. Mekanisme pemilahan dilakukan oleh dua buah motor servo berdasarkan jenis sampah yang terdeteksi. Sistem ini juga dilengkapi speaker sebagai notifikasi suara untuk pengguna yang akan membuang sampah. Hasil klasifikasi jenis sampah dan informasi ketinggian sampah akan ditampilkan pada LCD 20x4. Selain itu, data ketinggian isi tempat sampah dikirim ke aplikasi Blynk secara real-time, sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan alat berfungsi secara efektif dan responsif dalam mengidentifikasi, memilah, dan memantau kondisi sampah. Inovasi ini diharapkan mendukung pengelolaan sampah kampus berbasis teknologi.
Â
Kata kunci: Tempat Sampah Cerdas, Sensor Proximity, Arduino, ESP32, Internet of Things
Abstract:Abstract: Anchovies are a processed food product which in the process goes through several stages, such as salting and drying. This process is done so that the anchovies can last longer. The process of drying anchovies can…
an be done by drying them under direct sunlight. However, this process is less than optimal due to less efficient weather conditions and will take longer. The aim of this research is to design and determine the performance of an anchovy dryer using LPG gas with the support of a solar panel based on an Arduino Uno microcontroller. The components used in this research are the Arduino Uno microcontroller, relay, DHT22 sensor, burner, RTC, LCD, buzzer, solenoid valve, 3 kg LPG gas and 50 WP solar panel. Where 1000 g of anchovies are used. The method used in this research is to design a rack-type box frame, then test the component circuit tool that has been made based on the Arduino Uno microcontroller, and then ensure that the assembled tool runs according to the previous plan. The test results show that the circuit components that have been made work well. This can be seen from the component test results (DHT22, relay, solenoid valve and igniter) which show good function and performance. Anchovies dried at a temperature of 60 for 4 hours have met the water content according to SNI 8273:2016.
Â
Keywords: arduino uno;gas elpiji; anchovies ;solar panels;DHT22
Abstrak: Ikan teri merupakan produk olahan pangan yang dalam prosesnya melalui beberapa tahap, seperti penggaraman dan pengeringan. Proses tersebut dilakukan supaya ikan teri dapat bertahan lebih lama. Proses pengeringan ikan teri dapat dilakukan dengan menjemur di bawah terik cahaya matahari secara langsung. Akan tetapi proses tersebut kurang maksimal dikarenakan kondisi cuaca yang kurang efisien dan akan memakan waktu yang lebih lama lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengetahui performansi alat pengering ikan teri menggunakan gas elpiji dengan dukungan panel surya berbasis mikrokontroler arduino uno. Adapun komponen-komponen yang digunakan pada penelitian ini adalah mikrokontroler arduino uno, relay, sensor DHT22, burner, RTC, LCD, buzzer, solenoid valve, gas elpiji 3 kg dan panel surya 50 WP. Di mana ikan teri yang digunakan sebanyak 1000 g. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan merancang kerangka boks tipe rak yang kemudian menguji coba alat rangkaian komponen yang sudah dibuat berbasis mikroktroler Arduino Uno, dan selanjutnya memastikan alat yang dirangkai berjalan sesuai rencana sebelumnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komponen rangkaian yang telah dibuat berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari hasil pengujian komponen (DHT22, relay, solenoid valve dan pemantik) yang menunjukkan fungsi dan kinerja yang baik. Ikan teri yang dikeringkan dengan suhu 60 14℃">  selama 4 jam telah memenuhi kadar air sesuai SNI 8273:2016.
Kata kunci: Arduino Uno, Gas Elpiji, Ikan Teri, Panel Surya, DHT22
Â
Abstract:Abstract: The term "Internet of Things" (IoT) refers to devices that can transmit data without requiring human interaction because they use the internet as a medium. IoT can be used for things that are very important for…
people's daily lives, such as meeting basic needs and finding frequently visited places. Therefore, this technology can be used to build systems that can provide data. This research uses an Arduino microcontroller to apply IoT to a distribution substation. This was done to enable the North Sumatra PLN UP2D office to receive information about customer power transformer voltage and temperature in real-time. System testing was carried out using an Arduino Uno R3 with an ATMega328p chip and several supporting devices, to obtain some data in the form of voltage, temperature of a transformer, and how to transmit data from the Arduino microcontroller device to the internet. The research results show that the device can connect to the internet with IP address 10.16.114.71 for the LAN network and IP address 192.168.1.100 for the internet modem and voltage and temperature data can be displayed in real time with a varying value range of around 383 – 391 for voltage and temperature values. around 29 – 42 ?.
Keywords: internet of things; distribution substation; arduino; voltag; temperature
Abstrak: Istilah "Internet of Things" (IoT) mengacu pada perangkat yang dapat mengirimkan data tanpa memerlukan interaksi manusia karena menggunakan internet sebagai medianya. IoT dapat digunakan untuk hal-hal yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari manusia, seperti memenuhi kebutuhan pokok dan menemukan tempat yang sering dilalui. Maka dari itu, teknologi ini dapat digunakan untuk membangun sistem yang dapat menyediakan data. Penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino untuk menerapkan IoT pada gardu distribusi. Ini dilakukan untuk memungkinkan kantor PLN UP2D Sumatera Utara menerima informasi tentang tegangan dan suhu transformator daya pelanggan secara real-time. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Arduino Uno R3 dengan chip ATMega328p serta beberapa perangkat pendukung, untuk memperoleh beberapa data berupa tegangan, suhu sebuah transformator, dan cara transmisi data dari perangkat mikrokontroler Arduino ke internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat dapat terhubung ke internet dengan IP address 10.16.114.71 untuk jaringan LAN dan IP address 192.168.1.100 untuk modem internet serta data tegangan dan suhu dapat ditampilkan secara realtime dengan rentang nilai yang bervariasi sekitar 383 – 391 untuk nilai tegangan dan suhu sekitar 29 – 42 ?.
Kata kunci: internet of things; gardu distribusi; arduino; tegangan; suhu
Abstract:Kematangan buah sawit diklasifikasikan kedalam dua tingkatan yaitu mentah dan matang. Secara umum penentuan kematangan dilakukan dengan penglihatan orang yang berpengalaman berdasarkan jumlah buah yang terlepas dari tandan…
an dan warna buah. Citra buah sawit diakuisisi dari kamera dan diekstraksi nilai warnanya menggunakan model warna RGB dan dihitung panjang gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh buah. Hasil pengukuran menunjukkan buah mentah menghasilkan warna kuning atau jingga dan buah matang menghasilkan warna merah. . Hasilnya dari perbedaan warna yang di dapatkan oleh sensor maka akan mengirimkan sinyal langsung ke dalam microcontroller sehingga di proses untuk mengesekusi pisau apakah dapat di potong atau tidak.
Dengan penerepan metode Pulse width modulation untuk dapat mengontrol kecepatan pemotongan buah sawit memudahkan bagi pekerja dalam pemotongan dahan dan buah kelapa sawit tersebut dan sebagai pengendali dari alat yang dirancang adalah arduino uno. Penambahan sensor photodioda dalam sistem yang dibangun juga dianggap penting untuk memaksimalkan kerja dari alat yang akan di rancang
Abstract:Bendungan dapat membantu mengatur debit air yang dialirkan melalui sungai atau saluran air. Hal ini dapat mencegah debit air berlebihan yang melewati sungai atau saluran air saat musim hujan tiba, sehingga dapat mencegah…
terjadinya banjir.Untuk pemantauan secara real time di gunakan sebuah microcontroller jenis esp32cam. ESP32Cam adalah sebuah platform yang dapat memantau secara realtime dengan menerapkan kamera dan modul wifi yang ada didalamanya.Untuk melakukan pengaturan pada ESP32-Cam dibutuhkan FTDI USB to TTL yang kemudian dihubungkan modul camera dan perangkat personal komputer atau laptop. Untuk memasukkan coding program kedalam ESP32 cam diperlukan sebuah aplikasi opensource yang dapat mengupload program yang di peruntukkan untuk modul esp32cam tersebut dengan menggunakan arduino IDE.Arduino IDE adalah sebuah perangkat lunak yangberfungsi untuk mengembangkan aplikasimikrokontroler dari proses pembuatan program,kompilasi dan upload. Arduino IDE ini jugadilengkapi dengan terminal serial, sehinggamemudahkan pengguna untuk melalukankomunikasi Usart / RS232 ke komputer. Dari hal tersebut didapatkan sistem keamanan dan monitoring secara realtime.
Abstract:Kereta api adalah bentuk transportasi rel yang terdiri dari serangkaian kendaraan yang ditarik sepanjang jalur kereta api untuk mengangkut kargo atau penumpang. Namun ada beberapa daerah pedalaman yang belum disentuh…
entuh oleh pemerintah dan sering terjadi kecelakaan di penyebrangan perlintasan kereta api. Oleh sebab itu maka dirancanglah alat yang dapat meminimalisirkan masalah kecelakaan di penyebrangan perlintasan kereta api yaitu alat pintu otomatis kereta api, yang menggunakan microcontroller, sensor photodioada dan Infrared, motor servo, buzzer dan lampu led. Dengan alat pintu otomatis kereta api ini nantinya dapat menutup pintu penyebrangan kereta api di penyebrangan perlintasan kereta api secara otomatis ketika ada kereta api yang lewat dan dapat membuka pintu kereta api tersebut secara otomatis ketika tidak ada kereta api yang lewat. Sistem kerja otomatis ini ini menggunakan sensor Photodioda dan Infra RED yang dihubungkan ke microcontroller agar memproses kereta api yang melintas di lajur kereta api. Kemudian ketika objek terdeteksi maka selanjutnya sensor mengirimkan sinyal ke microcontroller kemudian akan memberikan perintah ON terhadap Lampu LED dan Buzzer sebagai indikator pemberitahuan bahwa kereta api akan melintas serta menggunakan motor servo untuk menutup jalur perlintasan kereta api tersebut. Dengan demikian sistem keamaanan pintu lajur kereta api ini dapat memperkecil resiko terjadinya kecelakaan pada perlintasan kereta api.
Abstract:Internet of things (IoT) dimana sistem ini digunakan untuk mengatur harga BBM pada totem, dengan panel P10. Tampilan harga BBM akan sesuai dengan naik turunnya harga BBM dengan bantuan smartphone. Dengan mengurangi tingkat…
at kecelakaan kerja dalam pemasangan harga secara manual. tentunya dengan kondisi ini akan membuat pengguna membangun alat otomatisasi harga BBM di SPBU ini untuk memudahkan jika terjadi kenaikan harga BBM tanpa harus secara manual hanya dengan menggunakan smartphone yang terhubung dengan internet. Sistem ini dibangun dengan menggunakan microcontroller berbasis wifi yaitu NodeMCU sebagai CPU, lalu Input harga berupa angka dengan aplikasi Bylnk yang kita buat yang akan ditampilkan dengan menggunakan panel P10. Pengontrol harga BBM akan bekerja dengan sistem naik turunnya harga BBM agar ditampilkan pada panel P10 yang dioperasikan oleh smartphone pengguna. Saat pengguna mengetahui informasi kenaikan harga BBM yang didapat dari PERTAMINA, pengguna akan membuka aplikasi yang kita buat untuk mengupdate harga BBM agar dapat ditampilakan pada totem di SPBU.