Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis nilai Islam di Desa Porehu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara. Fenomena rendahnya partisipasi anak-anak…
nak dalam kegiatan keagamaan serta meningkatnya ketergantungan terhadap gawai menjadi latar belakang penting dilaksanakannya program ini. Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan kembali semangat religius dan pembiasaan perilaku positif di kalangan anak-anak dan masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), yang menekankan pada pemberdayaan aset dan potensi lokal masyarakat melalui lima tahapan: Discover, Dream, Design, Define, dan Destiny/Reflection. Program kegiatan meliputi pembentukan dan penguatan TPA, pelatihan tahsin dan hafalan surah pendek, pelatihan adzan dan praktik ibadah, pendidikan karakter berbasis film, pelatihan pengurusan jenazah, serta pembuatan pojok baca dan media belajar digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek religiusitas, disiplin, dan literasi anak-anak. Anak-anak yang sebelumnya jarang beribadah kini aktif mengikuti salat berjamaah dan tahsin di TPA. Masyarakat pun menunjukkan partisipasi lebih tinggi dalam kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan. Selain itu, luaran kegiatan berupa buku cerita anak lokal, modul tematik berbasis Al-Qur’an dan Sunnah, serta media pembelajaran interaktif menjadi inovasi baru yang memperkuat pendidikan karakter di lingkungan masyarakat pedesaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan pendidikan karakter berbasis nilai Islam melalui pendekatan ABCD mampu menciptakan perubahan sosial yang positif, memperkuat kolaborasi antarwarga, dan membangun fondasi pembinaan generasi muda yang religius serta berakhlak mulia.
Abstract:Penulisan esai beasiswa menuntut kemampuan literasi argumentatif yang tidak hanya menyusun informasi, tetapi juga membangun identitas akademik secara meyakinkan. Banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memulai cerita,…
erita, menyusun alur yang runtut, serta merumuskan tujuan studi dan kontribusi secara persuasif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan literasi argumentatif melalui retorika naratif dalam penulisan esai Bahasa Indonesia bagi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif sederhana. Data diperoleh melalui Google Form yang diisi peserta pelatihan penulisan esai beasiswa, berupa skala penilaian diri terhadap pemahaman esai persuasif dan kemampuan retorika, serta jawaban naratif mengenai pengalaman hidup yang dianggap mewakili diri, bagian tersulit dalam menulis esai, dan kesan terhadap kegiatan. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif untuk memetakan kecenderungan persepsi literasi argumentatif, sedangkan data naratif dianalisis melalui pengkodean etos, pathos, dan logos, penemuan tema-tema konstruksi identitas, dan interpretasi kontekstual. Hasil penelitian diharapkan memotret pola cara mahasiswa menampilkan identitas akademiknya dalam esai, strategi retorika yang paling dominan digunakan, serta aspek-aspek kemampuan menulis yang masih membutuhkan penguatan. Temuan tersebut menjadi dasar penyusunan modul pelatihan penulisan esai berbasis retorika naratif dalam konteks Pendidikan Bahasa Indonesia.
Abstract:Perundungan (bullying) pada jenjang pendidikan dasar berdampak langsung pada kesejahteraan psikologis, iklim kelas, dan capaian belajar siswa. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan pencegahan dan penanganan perundungan…
erundungan ke dalam kurikulum satuan pendidikan dasar melalui penguatan kompetensi guru, pengembangan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka, serta kolaborasi orang tua–komunitas. Metode meliputi lokakarya desain pembelajaran, penyusunan modul tematik lintas mata pelajaran, pelatihan restoratif (restorative practices), kampanye siswa (student-led campaign), dan sistem rujukan kasus berbasis sekolah. Evaluasi menggunakan pra–pasca asesmen guru, observasi pembelajaran, audit perangkat ajar, serta rekap insiden dan persepsi iklim sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam mengenali/merespons perundungan, bertambahnya praktik pembelajaran sosial-emosional (PSE), dan penurunan laporan insiden di kelas yang mengadopsi strategi secara konsisten. Pembahasan menekankan pentingnya integrasi eksplisit pada tujuan pembelajaran, asesmen formatif nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, serta tata kelola sekolah yang selaras dengan kebijakan pencegahan kekerasan. Disimpulkan bahwa integrasi kurikuler—bukan sekadar kegiatan insidental—lebih berkelanjutan dalam memitigasi perundungan. Disarankan penguatan monitoring berbasis data, pelibatan orang tua secara sistematis, dan dukungan kebijakan sekolah yang konsisten.
Abstract:The Independent Curriculum provides flexibility for educators to design learning that suits the characteristics of students and the needs of the world of work, especially in Vocational High Schools (SMK). However, there…
are still many teachers who have difficulties in understanding and compiling teaching modules that are in accordance with the principles of the Independent Curriculum. This community service aims to increase the capacity of teachers at SMK Pelayaran Permata Ilmu Maros in developing teaching modules that are contextual, adaptive, and oriented towards differentiated learning. The activity was carried out through intensive training and mentoring, including material on learning outcomes (CP), learning objectives (TP), learning objectives (ATP), and the integration of the Pancasila Student Profile. The implementation method consists of interactive lectures, group discussions, hands-on practice, and evaluation of participants' work. The results of the activity showed that there was an increase in teachers' knowledge and skills in compiling teaching modules that are relevant to the conditions of students and the shipping skills program. This activity makes a real contribution to supporting the implementation of the Independent Curriculum and improving the quality of learning in the vocational school environment.
Abstract:The development of digital technology has transformed communication patterns among young people, particularly through social media. However, the use of the Indonesian language by junior high school students in digital spaces…
aces often neglects linguistic norms and lacks politeness. This community service project aimed to educate students of SMPIT Al-Hijrah 2 Deli Serdang on how to use Indonesian properly, accurately, and politely in digital communication. The method involved initial observation, development of a contextual learning module based on social media content, implementation of interactive training, and follow-up evaluation and mentoring. The results indicate a significant improvement in students’ understanding of language norms and online communication ethics. Students became more aware in choosing appropriate diction, composing grammatically correct sentences, and maintaining polite interactions in social media posts and comments. Post-training mentoring also showed consistency in the students’ application of polite language in their digital interactions. This program demonstrates that language education integrated with digital literacy and character-building can shape ethical and productive communication behaviors among junior high school students. Such education is recommended to be continuously implemented as part of school literacy programs.
Abstract:Pengobatan Islam memiliki dasar yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ, yang mencakup berbagai metode penyembuhan seperti ruqyah syar'iyyah, hijamah (bekam), gurah sunnah, konsumsi madu, habbatussauda, air zamzam, dan kurma.…
urma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pengobatan Islam berdasarkan hadis dalam konteks kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis sumber-sumber hadis yang relevan dan membandingkannya dengan penelitian medis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak metode pengobatan Islam memiliki dasar ilmiah yang kuat. Bekam terbukti meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi peradangan, madu memiliki sifat antibakteri yang mendukung penyembuhan luka, serta habbatussauda menunjukkan efek anti-inflamasi dan imunomodulator. Selain itu, gurah sunnah dikombinasikan dengan habbatussauda dapat membantu membersihkan saluran pernapasan, terutama dalam kasus sinusitis dan rinitis alergi. Meskipun demikian, tantangan utama dalam integrasi metode ini ke dalam praktik medis modern adalah kurangnya penelitian berbasis bukti klinis yang lebih luas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk validasi ilmiah dan integrasi metode pengobatan Islam ke dalam pendekatan kesehatan yang lebih holistik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan ulama dalam mengembangkan standar medis berbasis sunnah yang dapat diterima secara ilmiah.
Abstract:This paper presents the design and performance evaluation of a high-voltage direct current (DC) generator based on the Cockcroft–Walton (CW) voltage multiplier for laboratory-scale applications in electrical engineering.…
g. Conventional high-voltage generation methods often involve bulky transformers and complex circuitry, making them less suitable for compact and cost-effective laboratory use. To address these limitations, a modular CW-based system is proposed, integrating a high-frequency input source with an optimized diode-capacitor ladder network. The proposed system is designed to achieve high DC voltage output in the kilovolt range while maintaining acceptable levels of ripple and efficiency. Experimental results show that the system can achieve up to 86% of the theoretical output voltage under no-load conditions, with an efficiency of around 70.8%. Furthermore, the ripple voltage of the generated output voltage is very small, demonstrating stable performance suitable for laboratory applications. The proposed design offers a compact, cost-effective, and reliable solution for high-voltage DC generation, making it highly suitable for educational and low-power applications.
Abstract:This study aims to develop and examine the effectiveness of religious moderation in digital media based on the Dick and Carey learning model. The research is grounded in the increasing use of digital media as a primary source…
ource of religious information, which has the potential both to strengthen and to undermine the values of religious moderation. The study employed a qualitative approach with a Research and Development (R&D) design. The subjects were university students who actively use digital media. Data collection techniques included interviews, observations, questionnaires, and documentation, while data analysis followed the Miles and Huberman model. The results indicate that students’ understanding of religious moderation remains largely normative and is not yet accompanied by adequate digital literacy skills. The development of the Dick and Carey-based learning model produced interactive digital media, including educational videos, digital modules, and social media content. Implementation of the model demonstrated a significant improvement in students’ comprehension, tolerance, and critical thinking regarding religious content in digital media. Furthermore, the study found that integrating constructivist approaches, social learning, and digital literacy into the learning design effectively reinforced the internalization of religious moderation values. The developed learning model proved effective in enhancing student engagement and fostering inclusive and tolerant attitudes.In conclusion, promoting religious moderation in digital media requires a systematic, technology-based learning approach. This study provides both theoretical and practical contributions to the development of a learning model for religious moderation in the digital era.
Abstract:The increasing threat of emerging and re-emerging infectious diseases necessitates the strengthening of the capacity of the Health Laboratory (Labkes) network, including Public Health Laboratories (Labkesmas), through the…
e availability of competent and standardized laboratory human resources (HR). Polymerase Chain Reaction (PCR) testing has become the primary diagnostic method for pathogen detection, both in routine services and in public health emergency situations. The development of a PCR training curriculum and modules by the Center for Health Biology Laboratory (BBLBK) represents a strategic step toward standardizing the competencies of laboratory personnel. This article aims to describe the urgency of implementing certified PCR training policies as part of a national system for enhancing the competence of health laboratory human resources. The writing method employs policy analysis based on document review and the framework of national health regulations. The analysis results indicate variations in laboratory personnel competencies, the absence of a national certification scheme, limited availability of trainers, and the need for continuous curriculum updating. Certified PCR training is therefore recommended as a national instrument for fulfilling competency standards in health laboratories. The integration of training into the health human resource development system, along with the strengthening of quality- and safety-based approaches, is key to the successful implementation of this policy.
Abstract:This study aims to develop an Android-based mathematics learning media using Smart Apps Creator (SAC) and determine its validity, practicality, and effectiveness in improving critical thinking skills of high school students…
nts in West Sulawesi. This research is a research and development (R&D) with a modified Borg and Gall model and is limited to the product revision stage after the trial. The resulting product is an Android-based Mathematics E-Module that contains interactive materials, learning videos, problem-solving-based practice questions, learning games, and evaluations. The data collection technique used expert validation questionnaires, teacher and student response questionnaires, and critical thinking ability tests. Data were analyzed using a Likert scale, validation tests, practicality tests, and effectiveness tests through a comparison of pretest and posttest results and N-Gain calculations. The results showed that the developed learning media was in the very feasible category based on the assessment of material experts and media experts with a feasibility percentage above 85%. The practicality test showed that teacher and student responses were in the practical to very practical category. The effectiveness test showed an increase in students' critical thinking abilities in the moderate to high category, and there was a significant difference between the pretest and posttest scores. Thus, Android-based mathematics learning media using Smart Apps Creator is effective for improving the critical thinking abilities of high school students in West Sulawesi.