Search Articles & Publications

Showing 115 articles found for "Pesantren"

KH. HASYIM MUZADI DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM

Imam Adi Marianto, Maragustam Siregar
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran KH. Hasyim Muzadi serta kontribusinya terhadap transformasi pendidikan Islam kontemporer, sebagai respons terhadap kebutuhan integrasi nilai tradisional pesantren dengan tuntutan pendidikan… endidikan modern yang adaptif dan berkarakter. Penelitian bertujuan menganalisis, mensintesis, dan mengembangkan konsep pendidikan Islam moderat berdasarkan karya, ceramah, dan praktik KH. Hasyim Muzadi. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif studi pustaka, dengan sumber data dari literatur akademik dan karya tulis terkini (2020–2025), dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menilai relevansi pemikiran tokoh terhadap pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan pemikiran KH. Hasyim Muzadi menekankan moderasi, integrasi kurikulum agama dan umum, pendidikan karakter, serta pendekatan inklusif dalam pendidikan Islam. Kesimpulannya, transformasi pendidikan Islam dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip moderasi, pedagogi kontekstual, dan inovasi kurikulum, sehingga menghasilkan generasi yang adaptif, kompeten, dan berkarakter.

MANAJEMEN INTEGRASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KELAS TAKHASSUS KITAB DI MTs DARUL ULUM LAMPUNG

Hilma Aulia, M Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan banyaknya pendidikan dibawah naungan pondok pesantren Penelitian mengalami kesulitan dalam menyelaraskan pemahaman tentang agama kepada para siswa, hal itu menyebabkan… banyak santri yang kesusahan dalam membagi waktu belajar dan membagi kefokusan antara pelajaran sekolah formal dengan pelajaran pesantren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai manajemen integrasi kurikulum Takhasssus Kitab di MTs Darul Ulum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.                         Hasil kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: Perencanaan integrasi kurikulum takhassus kitab dilakukan mulai dari membentuk tim penyusunan perencanaan integrasi kurikulum yang terdiri dari ketua yayasan, kepala madrasah diniyah, dan kepala MTs serta beberapa anggota lain, serta menentukan rencana pembelajaran kurikulum yang akan dijalankan. Pengorganisasian integrasi kurikulum dilakukan dengan pembagian tugas dan tanggung jawab untuk semua anggota tim integrasi kurikulum dan koordinasi hasil perencanaan kepada para guru yang terlibat dalam pelaksanaan integrasi kurikulum takhassus kitab. Pelaksanaan integrasi kurikulum takhassus kitab yaitu proses pembelajaran dikelas dengan bahan ajar pendukung kitab kuning. Selanjutnya, evaluasi dilakukan dengan dua jenis yaitu evaluasi proses yang dilakukan untuk para guru dan evaluasi hasil yang dilakukan pada para siswa.

REKONSTRUKSI SEJARAH BERDIRINYA PESANTREN USWATUN HASANAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI WILAYAH MANGKANG

Bunga Fitri Lestari, Habib Aifan Kamil, Atina Asnassyifa, Ika Alief Affifah, Ilza Fadilatun Nadifa, M Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini bertujuan merekonstruksi secara historis proses berdirinya Pondok Pesantren Uswatun Hasanah di Mangkang serta menganalisis peran dan kontribusinya terhadap perkembangan Islam dan kehidupan sosial-keagamaan… masyarakat setempat. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan menelusuri latar sosial-keagamaan, peran tokoh pendiri, dinamika kelembagaan, serta pengaruh pesantren terhadap pembentukan tradisi keislaman di wilayah Mangkang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis karena fokus kajian adalah rekonstruksi proses berdirinya Pondok. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara dengan pengasuh, keluarga pendiri, dan observasi terhadap aktivitas kependidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesantren Uswatun Hasanah berkembang dari pondok berbasis tradisional menjadi kompleks pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan formal, nonformal, dan kepesantrenan, sekaligus berperan sebagai pusat dakwah, kaderisasi, dan penguatan identitas keagamaan masyarakat Mangkang. Temuan ini menegaskan posisi pesantren sebagai agen penting dalam pembinaan generasi muslim berilmu dan berakhlak serta sebagai motor transformasi sosial-keagamaan di tingkat lokal.​

KONTRIBUSI PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL-AMANAH DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA

Taufiqul Huda, Nurul Erlina, Lisa Damayanti, Ailsya Fauzia Haryono, Dwi Amalia, M Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini membahas kontribusi Pondok Pesantren Al-Amanah dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif… riptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderat seperti sikap seimbang, toleransi, dan keadilan ditanamkan melalui pembelajaran kitab, keteladanan para pengasuh dan ustadz, serta pembiasaan dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan. Lingkungan pesantren yang dihuni santri dari beragam daerah turut memperkuat terbentuknya sikap saling menghargai dan keterbukaan. Meski demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti kemampuan santri yang beragam, pengaruh konten digital yang tidak tervalidasi, serta keterbatasan sarana dan sumber daya pendidik. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam memperkuat moderasi beragama, sekaligus membutuhkan penguatan literasi digital dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif agar nilai moderasi dapat diinternalisasi secara lebih optimal.

ANALISIS NASKAH AL-QUR'AN BERAKSARA JAWA: PERSPEKTIF PALEOGRAFI DAN SEJARAH KESULTANAN ZAMAN MATARAM

Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini menyelidiki naskah-naskah Al-Qur'an yang ditulis dalam aksara Jawa tradisional dari era Kesultanan Mataram, dengan fokus khusus pada naskah-naskah dari pesantren-pesantren lama di Jawa Tengah. Dengan menggunakan… unakan pendekatan analisis isi kualitatif dalam kerangka paleografi Arab-Jawa, penelitian ini meneliti aspek-aspek historis, material, dan gaya naskah-naskah ini. Temuan-temuan mengungkapkan ciri-ciri khas mengenai penggunaan dan variasi harakat (tanda diakritik) dan tanda baca, integrasi kreatif elemen-elemen dekoratif lokal, dan interaksi dinamis antara tradisi Islam dan Jawa dalam produksi naskah. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang proses akulturasi Islam di Jawa dan menetapkan kategorisasi tipologis berdasarkan fase-fase kronologis. Katalogisasi digital yang komprehensif dan analisis naskah-naskah terpilih mendukung kesimpulan-kesimpulan ini, yang menawarkan kontribusi orisinal untuk studi tradisi naskah Al-Qur'an di Asia Tenggara  

ORGANIZING AND IMPLEMENTING MARKETING OF EDUCATIONAL SERVICES IN ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS: A COMPARATIVE STUDY OF THE LITERATURE

Rahman, Zaky, Zohriah, Anis, Muin, Abdul, Uyuni, Yuyun Rohmatul
Abstract: Although the discourse on educational marketing is theoretically established, empirical reality reveals a significant gap between strategic planning and operational execution. This failure is often rooted in weak resource… e organization and the inability to translate strategy into tactical action. This study aims to analyze and compare the organizational patterns and implementation of educational service marketing across institutional levels, including Madrasahs, Islamic Boarding Schools (Pesantren), and Islamic Higher Education Institutions. Using a library research method, data were collected through a systematic search of current academic literature (2015-2025) by adapting the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) selection flow to ensure data synthesis validity. Comparative analysis reveals distinct organizational model divergences: madrasahs tend to use ad-hoc committee structures, pesantrens rely on the centrality of the Kiai's charismatic leadership as the primary brand ambassador, while higher education institutions are adopting professional, permanent marketing units. Nevertheless, the convergence of success across all three entities lies in the integration of Islamic values within the 7P marketing mix and the vital role of Human Resources as the forefront of service delivery. This study implies the urgency of a managerial transformation from an incidental approach to the institutionalization of sustainable marketing functions to bridge the execution gap and build public trust.

POSITIONING DIGITAL LITERACY IN MODERN PESANTREN: TEACHERS’ PERCEPTIONS AND EDUCATIONAL IMPLEMENTATION

Saing, Marnang, Panggabean, Hadi Saputra, Yunus, Anwar, Nafiza Fadia
Abstract: Digital literacy has become an essential competence in modern education; however, its implementation in pesantren presents distinctive dynamics, particularly when institutions restrict students’ access to digital devices… es while simultaneously encouraging teachers to master digital literacy. This study aims to examine how digital literacy is positioned, perceived, and implemented in the learning process at Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah as one of Indonesia’s modern pesantren. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through semi-structured interviews, non-participant observation of classroom practices and pesantren activities, and analysis of institutional documents. The data were analyzed using thematic analysis to identify relevant patterns and key themes. The findings reveal that digital literacy in the pesantren is positioned primarily as a learning resource mediated by teachers rather than as an individual competence freely accessible to students. Teachers’ perceptions of digital literacy are reflective and selective, shaped by moral and scholarly responsibility, concern for students’ ethical conduct (adab), and apprehension regarding the negative impacts of the digital environment. In terms of implementation, digital literacy is applied in a limited and functional manner through teachers’ use of digital learning media, basic computer courses for students, cultural and extracurricular pesantren activities, and the digitalization of institutional administrative systems. This study concludes that the pesantren has developed a contextual and ethically grounded model of digital literacy, in which technology functions as a supportive educational tool without displacing core values, scholarly authority, or the primary goal of students’ character formation. These findings contribute empirical insights to the growing body of research on digital literacy within the context of Islamic education, particularly in modern pesantren

BÎ’AH LUGHAWIYYAH AS A HIDDEN CURRICULUM AND ITS INFLUENCE ON STUDENTS’ SPEAKING SKILLS IN PESANTREN AR-RAUDLATUL HASANAH

Yunus, Siregar, Bahtiar, Daely, Siti Arfah, Putri, Zikriya Husna Aulia, Hamid, Faisal
Abstract: Arabic language learning in pesantren is not conducted solely through the formal curriculum but also through habituation processes that are internalized in the students’ daily lives. Bī’ah lughawiyyah functions as a language… language environment that serves as a hidden curriculum at Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, namely an implicit curriculum that shapes language competence in a natural and sustainable manner. This study aims to analyze the role of bī’ah lughawiyyah as a hidden curriculum and its influence on the improvement of students’ speaking ability (mahārat al-kalām). This research employs a qualitative approach with a case study design. The research participants consist of students, Arabic language instructors, and pesantren administrators. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation of language-related activities. The data were analyzed thematically through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity strengthened through source and method triangulation. The findings indicate that bī’ah lughawiyyah functions as a hidden curriculum through Arabic language policies, the exemplary practices of instructors, the habituation of communication in daily pesantren life, and non-formal social reinforcement. These practices contribute positively to the enhancement of students’ kalām ability, particularly in terms of speaking confidence, fluency, and spontaneity in oral communication. The findings confirm that bī’ah lughawiyyah as a hidden curriculum plays a strategic role in Arabic language acquisition. Therefore, optimizing the language environment should be positioned as an integral component of Arabic language curriculum development in pesantren.

IMPROVING MASTERY OF MUFRODAT (VOCABULARY) BY USING FLASHCARD MEDIA FOR STUDENTS IN CLASS VII SMP PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI GOWA

Feni Hariyanti, Syamsu Rijal, Sitti Mutmainnah
Abstract: This study aims to determine the process and results of the application of flashcard media in improving mastery of mufrodat (Arabic vocabulary). This type of research is Classroom Action Research (PTK). The subject of the… e research was the seventh grade students of SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa with a total of 28 people. Data collection techniques used in the study were test sheets and observation sheets. This research was conducted in 2 cycles and each cycle consisted of 2 meetings. The results of this study indicate that the average score obtained by students has increased. In cycle I, the average value was 69% and the average value in cycle II was 91%. The average score obtained by students in learning mufrodat by using flashcards media increased by 22% from the value of cycle I to the value of cycle II.  

PKM STUDY OF CLASSICAL TEXTS AS A MEANS OF STRENGTHENING ISLAMIC KNOWLEDGE AT SULTAN HASANUDDIN ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN LIMBUNG GOWA

Fauziah Bachtiar, Muhammad Radhi Almardhi, Muhammad Yasin, Tauhidah Bachtiar
Abstract: Classical texts, or 'Kitab Kuning', are one of the main sources of Islamic knowledge after the Qur'an and Hadith. Islamic boarding schools (Pesantren) are educational institutions that consistently preserve the study of… classical texts for their students. The purpose of this study is to provide training and understanding to the students, especially prospective alumni, about the importance of classical texts as a means to strengthen Islamic knowledge, which will serve as a foundation for engaging with society. The results of the program implementation show that this training has a significant impact on the students in understanding the importance of classical texts as a primary source of Islamic education, particularly in addressing various religious issues commonly encountered in society. It also helps students realize that the study of classical texts is not outdated or boring, but rather enjoyable and enriching in expanding their Islamic knowledge