Search Articles & Publications

Showing 115 articles found for "Pesantren"

Implementasi Program Beasiswa Sekolah Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Benny Candra Prasetyo
Abstract: Program beasiswa ini merujuk pada wasiat pendiri Pesantren Darunnajah, yaitu almarhum KH. Abdul Manaf Mukhayyar, yang dalam salah satu pernyataan reflektifnya menuliskan: "Kalau saya jadi orang kaya, saya akan membuka sekolah… kolah gratis untuk kaum fakir dan miskin." Ungkapan tersebut tercantum pada sampul buku catatan pribadinya semasa beliau menempuh pendidikan di Jami’at Khair. Pernyataan ini merepresentasikan nilai-nilai filantropi dan misi sosial dalam pendirian lembaga pendidikan Darunnajah, khususnya dalam komitmennya terhadap kelompok masyarakat kurang mampu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Secara umum, program beasiswa yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor ditujukan kepada santri dari kalangan dhuafa serta peserta didik yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Beasiswa tersebut meliputi beberapa jenjang dan program, yaitu beasiswa untuk jenjang SMP, MTs, MA, dan SMK, serta program beasiswa khusus seperti Tholabul Minhah dan Beasiswa Tahfizh, yang masing-masing memiliki persyaratan dan mekanisme seleksi yang berbeda. Implementasi program ini sepenuhnya merupakan inisiatif internal lembaga tanpa adanya intervensi atau dukungan pendanaan dari pihak luar. Kemandirian ini mencerminkan integritas dan komitmen pesantren dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis sosial dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dampak positif dari pelaksanaan beasiswa ini terlihat dari tingginya apresiasi serta dukungan dari keluarga peserta didik penerima beasiswa. Tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat motivasi peserta didik dalam belajar. Di samping itu, keberadaan program ini turut merealisasikan amanah dan cita-cita para muwakif dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Islamic Education Management In The Society 5.0 Era: Building A Educational System That Is Responsive To Technological And Social Changes

Qur Rohman, Agus Fawait, Ahmadi Pramuja
Abstract: This research aims to analyze Islamic education management in facing the Society 5.0 era, characterized by the integration of digital technology in social and educational life. Using a mixed-methods approach, this research… ch collected quantitative data through surveys of 150 respondents from Islamic educational institutions and qualitative data through in-depth interviews with 15 school principals and pesantren administrators. The research results show that although technology has been adopted by most Islamic educational institutions, significant challenges arise related to infrastructure limitations, teachers' digital skills, and access disparities in various regions. Adaptive and technology-based leadership plays a crucial role in designing policies that support digital transformation in Islamic educational institutions. Moreover, the integration of Islamic values with technology has also proven to be important in maintaining the identity and morality of Islamic education. This research suggests the importance of intensive training for educators and equitable access to technology so that Islamic education management can be more responsive to social and technological changes, and capable of improving the quality of education in the future.

Tantangan Dan Strategi Musyrif-Musyrifah Mabna Arrazi Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Shobahul-lughoh

Ahmad Fauzi, Nisa Ulfi Jannah, Slamet Daroini
Abstract: Penelitian ini mengkaji tantangan dan strategi yang dihadapi oleh musyrif-musyrifah Mabna Arrazi dalam pelaksanaan Shobahul-Lughoh di Ma’had Sunan Ampel Al-‘Aly, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Shobahul-Lughoh, sebagai… agai program unggulan yang berbasis pesantren, bertujuan untuk menciptakan generasi mahasantri yang unggul dalam penguasaan bahasa Arab dan Inggris serta memiliki karakter religius yang kuat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama, seperti keterbatasan jumlah tenaga musyrif-musyrifah, minimnya fasilitas pendukung, dan adanya kesenjangan kurikulum bagi mahasantri baru tahun 2024. Pengembangan bahan ajar berbasis interaksi telah menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan motivasi dalam pembelajaran bahasa. Meskipun demikian, strategi kreatif seperti pengelompokan belajar berdasarkan tingkat kemampuan dan pendampingan intensif oleh musyrif-musyrifah terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasantri. Penelitian ini tidak hanya memperkaya wacana mengenai pembelajaran berbasis pesantren, tetapi juga menawarkan pendekatan strategis untuk mengoptimalkan pembelajaran di lingkungan asrama. Dengan fokus pada solusi, studi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem pembelajaran yang sesuai dengan tantangan di era globalisasi.

Manajemen Mutu Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa SMK Darunnajah 2 Cipining

Unayah, Abdul Saipon, Mahmun
Abstract: Pendidikan merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengukur kemajuan masyarakat. Penerapan manajemen mutu pendidikan di sekolah dapat membantu mencapai hasil yang optimal dalam pembelajaran.… belajaran. Gangge (1997) mendefinisikan belajar sebagai perubahan perilaku yang berbeda antara kondisi sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Di SMK Darunnajah, terdapat masalah dalam pemahaman materi oleh siswa yang perlu diatasi melalui penelitian tentang manajemen penjamin mutu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berlandaskan filsafat positivisme menurut Sugiono. Metode ini bertujuan menginterpretasikan fenomena dalam kondisi alami dengan peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive dan snowball, serta pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data dilakukan secara induktif untuk menekankan makna daripada generalisasi. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, SMK Darunnajah memerlukan kerjasama jangka panjang dengan lembaga terkait bidang TKJ (Teknologi Jaringan Komputer), bukan hanya selama praktik kerja industri (prakerin), tetapi untuk periode yang lebih lama, seperti lima tahun. Langkah-langkah yang diterapkan termasuk MGMP, Bimtek, Tafsify I’gdad, Ta’hil, In House Training (IHT) dan Khutbatul ‘Arsy, serta supervisi guru. Namun, ada beberapa faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran siswa, jumlah mata pelajaran kejuruan yang sedikit, kurangnya dana, dan gangguan fasilitas. Kerja sama jangka panjang antara SMK Darunnajah dan lembaga terkait sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung seperti tim pengawas dan evaluasi rutin berkontribusi pada perbaikan, sementara penghambat seperti kesadaran siswa yang rendah, keterbatasan fasilitas, dan dukungan dana yang masih bergantung pada pesantren perlu diatasi. Dengan implementasi langkah-langkah perbaikan dan dukungan berkelanjutan, kualitas pembelajaran di SMK Darunnajah diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Alan Budi Kusuma, Mukhlis Nasrulloh, Mahmun, M. Yogi Saputra
Abstract: Di masa modern ini sistem pendidikan sangat beragam, mengikuti perkembangan zaman. Pesantren Darunnajah cipining hadir dengan program yang baru yaitu program darsul idhofi, yang mana ini merupakan revitalisasi kurikulum… kuliyatul mu’allimin al-islamiyah (TMI) yang di jalankan oleh divisi pengajaran. Darsul idhofi adalah program unggulan yang ada di kurikulum TMI guna untuk peningkatan bahasa resmi pondok yaitu arab dan inggris dengan metode kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di kelas oleh kelas senior yaitu kelas 5 TMI, yang mana metode ini adalah visi dari kurikulum TMI sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran yang nyata dan tepat mengenai objek studi, berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan. Metode yang dipilih adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam konteks penelitian kualitatif, validitas data atau temuan dicapai ketika deskripsi peneliti sepenuhnya mencerminkan realitas yang diamati pada objek penelitian, tanpa ada perbedaan antara laporan dan kenyataan di lapangan. Pada Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menggunakan sistem POACE. Planning: Dengan adanya perencanaan dapat membuat kegiatan lebih efektif dan efisien. Dengan kata lain, perencanaan adalah dasar pokok acuan, gambaran dan patokan pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan dengan baik, Organizing: Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Semua yang dipilih memalui proses, dilihat dari riwayat Ketika menjadi santri dan mempunyai ambisi tinggi, Actuating: proses pelaksanaan divisi pengajaran membuat kegiatan seperti, membuat persiapan mengajar (ta’hil), pemeriksaan persiapan ajar (taftisy i’dad tadris), KBM di kelas, dan perbaikan bahasa (tahsinul lughoh) yang semuanya berbasis bahasa arab dan inggris, Controlling: Pada aspek ini pengajaran melibatkan direktur TMI, kepala sekolah, dan guru-guru yang berkompeten di bidangnya, Evaluating: hasil dari program akan terlihat pada evaluasi mingguan, bulanan, dan tahunan yang semuanya di nilai dari laporan petugas kontroling dan hasil ujian mid dan semester 1 dan 2.

Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) dalam Membentuk Karakter Santriwati di Pesantren Darunnajah 2

Mahdiyyah, Anjaludin, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Putri dalam membentuk karakter santriwati di Pesantren Darunnajah 2 Cipining yaitu OSDC Putri berpotensi menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama,… disiplin, dan akhlak mulia kepada para santriwati. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa OSDC Putri memiliki peran yang strategis dalam membentuk karakter santriwati. Perencanaan program kerja OSDC Putri telah melalui tahap yang cukup matang dan pelaksanaan program juga diawasi dengan baik. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor penghambat seperti kurangnya fasilitas teknologi dan kendala dari internal pengurus. Di sisi lain, dedikasi pengurus dan bimbingan dari musyrifah menjadi faktor pendukung yang signifikan dalam keberhasilan program. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa OSDC Putri memiliki potensi besar dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, disiplin, dan akhlak mulia pada santriwati. 

Pengaruh Manajemen Diklat PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat) Terhadap Kesehatan Santri Putra Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Ahmad Muhajir, Nur Rohmat, M Mukhlis Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen Diklat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap kesehatan santri putra di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif… itatif dengan metode analisis regresi sederhana, penelitian ini melibatkan 57 responden yang dipilih dengan teknik stratified random sampling dari total populasi 808 santri. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitasnya, untuk mengukur manajemen Diklat PHBS serta kondisi kesehatan fisik, mental, sosial, dan spiritual santri. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara manajemen Diklat PHBS dan kesehatan santri, dengan persamaan regresi Y = 40.580 + 0.667X dan koefisien korelasi sederhana rxy = 0.573. Penelititan ini mengindikasikan bahwa 31,6% kesehatan santri dipengaruhi oleh implementasi Diklat PHBS, sementara 68,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Diklat PHBS yang terstruktur dan sistematis dapat menjadi strategi penting dalam pembinaan kesehatan di pesantren, yang pada akhirnya mendukung proses pendidikan secara keseluruhan. Hal baru dari penelitian ini yaitu terletak pada penekanan pentingnya integrasi antara manajemen pendidikan Islam dan program kesehatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, yang jarang dibahas dalam penelitian sebelumnya. Hasil ini dapat dijadikan referensi bagi pengelola pesantren dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan strategi kesehatan yang lebih komprehensif di lembaga pendidikan Islam.

Pengaruh Program Bimbingan Al-Qur’an Secara Intensif Terhadap Peningkatan Kemampuan Baca Al-Qur’an Santriwati Kelas 1 TMI Putri Darunnajah 2 Cipining

Aura ‘Aisyah Mariyyatul Qibtiyah Addinuh, M. Yogi Saputra
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa santriwati yang masih belum lancar dan fasih dalam membaca Al-Qur'an. Program yang disebut Program Bimbingan Al-Qur'an dirancang untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam… membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melibatkan seluruh santriwati kelas 1 TMI yang mengikuti bimbingan Al-Qur'an, dengan total 34 santriwati. Untuk pengumpulan data, digunakan kuesioner atau angket serta metode dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dan koefisien korelasi, dengan perhitungan statistik yang dilakukan melalui SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara Program Bimbingan Al-Qur'an (X) dengan Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur'an (Y) pada santriwati kelas 1 TMI di Pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Manajemen Kepengurusan Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Fernanda Al Welery, Mustofa, Nur Rochmat
Abstract: Lembaga yang sudah ada sejak dahulu, bahkan sebelum kemerdekaan adalah pondok pesantren. Di Pondok Pesantren Darunnajah 02 Cipining sendiri menerapkan sistem Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC), dalam penerapannya… ya peneliti menemukan masalah yang terjadi dalam  kedisiplinan santri, seperti banyaknya santri yang telat jama’ah shalat fardu, banyaknya pelanggaran bahasa, dan melanggar tata tertib bagian keamanan. Penelitian ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 cipining yang akan membahas tentang manajemen kepengurusan (OSDC) dalam meningkatkan kedisiplinan santri. Instrumen penelitian ini adalah peneliti dapat terlibat langsung dengan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining dalam proses pengumpulan data dan sumber informasi yang sesuai dengan fokus penelitian manajemen kepengurusan Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining 2 Bogor. Dalam penerapannya OSDC dibagi menjadi beberapa bagian atau divisi dengan perencanaan mengawas kedisiplinan santri dalam kegiatan sehari-hari. dalam pengorganisasian Kepengurusan OSDC dibagi menjadi beberapa divisi yaitu Divisi Keamanan, Divisi Ibadah, Divisi Pengajaran, dan Divis Bahasa, dan Divisi-divisi tersebut bekerja sama untuk mendisiplinkan santri selama 24 jam, dan dalam pengontrolannya setiap divisi terjun langsung kelapangan untuk mengontrol keseharian santri. Mereka telah diberiakan wewenang oleh pimpinan pesantren dan di bawah naungan Departemen Pengasuhan Santri langsung untuk menjalankan amanah ini. Adapun faktor penghambatnya diantaranya kurangnya tanggung jawab pengurus OSDC dan kesadaran santri.

Pengaruh Manajemen Kesiswaan Terhadap Tingkat Disiplin Belajar Siswa Kelas 6 TMI Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Fairuz Nurulita Azhar, Muhammad Mukhlis Nasrullah, Nailil Muna Sholihah, Anjaludin
Abstract: Manajemen kesiswaan merupakan pengendali dari berbagai kegiatan siswa salah satunya adalah mengenai pembinaan kedisiplinan. Ketika manajemen kesiswaan di tiap lembaga pendidikan dikatakan baik maka kondisi disiplin pada… lembaga tersebut akan baik pula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 6 TMI yaitu 163 siswa. Adapun sample yang digunakan adalah random sampling dengan 50% dari jumlah populasi yaitu 82 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien korelasi dan regresi berganda. Diketaui hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara manajemen kesiswaan (X) dengan tingkat kedisiplinan siswa (Y) kelas 6 TMI di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, terbukti dengan hasil analisis data yang menunjukan bahwa pengaruh manajemen kesiswaan sebesar 58,1% terhadap tingkat disiplin siswa. Sedangkan 41,9% dipengaruhi oleh faktor lain.