Search Articles & Publications

Showing 8 articles found for "Kesiswaan"

MANAJEMEN BUDAYA MADRASAH DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI MTS PP DARUL FALACH CANDIROTO, TEMANGGUNG

Prembayun, Kunthi Widhi, Chamami, M Rikza
Abstract: Pembentukan karakter religius peserta didik di era modern tidak cukup mengandalkan pembelajaran teks di kelas, melainkan membutuhkan ekosistem lingkungan berupa pembiasaan budaya yang konsisten. Penelitian ini bertujuan… menganalisis manajemen budaya madrasah dalam pengembangan karakter religius peserta didik di MTs PP Darul Falach Candiroto, Temanggung. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, waka kesiswaan, dan pengurus pondok, serta didukung oleh observasi partisipatif dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen budaya madrasah diimplementasikan secara terstruktur melalui empat fungsi manajemen (POAC). Perencanaan dilakukan dengan menyelaraskan visi-misi; pengorganisasian diwujudkan melalui pembagian kerja wilayah madrasah formal dan asrama pesantren serta pelibatan organisasi santri (OSDA); pelaksanaan digerakkan lewat keteladanan harian warga madrasah dalam ritme jadwal ketat; dan pengawasan dijalankan melalui kontrol absensi ibadah serta instrumen Angket 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui tata kelola tersebut, indikator karakter religius (disiplin, kesadaran ibadah, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, dan kebersamaan) berhasil diinternalisasikan secara efektif melalui empat jalur pembiasaan, yaitu kegiatan rutin, spontan, terprogram, dan keteladanan pendidik sebagai role model. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi tata kelola formal dan nilai kepesantrenan mampu membentuk habituasi karakter religius siswa secara berkelanjutan.

SUPERVISI ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Suheti, Eko Wahyu, Supardi, Agus Gunawan
Abstract: Supervisi administrasi pendidikan merupakan fungsi manajemen yang esensial dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lembaga pendidikan. Artikel ini membahas secara komprehensif tentang konsep, prinsip, ruang… uang lingkup, dan implementasi supervisi administrasi pendidikan. Supervisi administrasi tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi lebih sebagai upaya kolaboratif untuk pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi pendidikan. Ruang lingkup supervisi mencakup administrasi kurikulum, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, hubungan masyarakat, dan layanan khusus. Artikel ini menguraikan berbagai pendekatan supervisi (direktif, non-direktif, dan kolaboratif) serta teknik-teknik supervisi yang dapat diterapkan seperti observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen, dan workshop. Proses supervisi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Supervisor dituntut memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, akademik, sosial, dan digital untuk menjalankan perannya secara efektif. Di era digital, supervisi administrasi mengalami transformasi dengan pemanfaatan e-supervision, big data, dan sistem manajemen sekolah digital. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, kompetensi supervisor yang bervariasi, kompleksitas regulasi, dan budaya organisasi. Supervisi administrasi yang efektif memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi organisasi, akuntabilitas publik, penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif, pengembangan profesional, dan pencapaian standar nasional pendidikan. Keberhasilan supervisi sangat bergantung pada komitmen semua pihak, dukungan kepemimpinan, dan budaya organisasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

STRATEGI DAN PRAKTIK MANAJEMEN MADRASAH YANG BERMUTU DAN EFEKTIF: MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS

Novianti, Nia, Rafi, Muhammad, Kridayani, Gita
Abstract: Strategi dan praktik manajemen madrasah yang bermutu dan efektif dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan library reseach yang berkaitan dengan manajemen… men pendidikan, termasuk buku, artikel, dan laporan penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas guru melalui pelatihan rutin, serta peningkatan partisipasi orang tua dalam kegiatan madrasah, merupakan faktor kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, pengembangan kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan siswa serta peningkatan fasilitas dan sumber daya juga sangat penting. Madrasah perlu melakukan evaluasi berkala terhadap kurikulum yang diterapkan untuk memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan zaman. Praktik manajemen kesiswaan yang baik, termasuk melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan terkait kegiatan ekstrakurikuler, meningkatkan rasa tanggung jawab mereka kepada pendidikan. Kerjasama dengan masyarakat juga menjadi aspek krusial dalam manajemen madrasah. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti alumni dan komunitas lokal, dapat memberikan dukungan tambahan bagi program pendidikan. Dengan menerapkan strategi-strategi ini secara konsisten, madrasah dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih tinggi dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global di masa depan.

Pengaruh Manajemen Kesiswaan Terhadap Tingkat Disiplin Belajar Siswa Kelas 6 TMI Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Fairuz Nurulita Azhar, Muhammad Mukhlis Nasrullah, Nailil Muna Sholihah, Anjaludin
Abstract: Manajemen kesiswaan merupakan pengendali dari berbagai kegiatan siswa salah satunya adalah mengenai pembinaan kedisiplinan. Ketika manajemen kesiswaan di tiap lembaga pendidikan dikatakan baik maka kondisi disiplin pada… lembaga tersebut akan baik pula. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 6 TMI yaitu 163 siswa. Adapun sample yang digunakan adalah random sampling dengan 50% dari jumlah populasi yaitu 82 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien korelasi dan regresi berganda. Diketaui hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara manajemen kesiswaan (X) dengan tingkat kedisiplinan siswa (Y) kelas 6 TMI di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, terbukti dengan hasil analisis data yang menunjukan bahwa pengaruh manajemen kesiswaan sebesar 58,1% terhadap tingkat disiplin siswa. Sedangkan 41,9% dipengaruhi oleh faktor lain.

Fleksibilitas Peran Kesiswaan dalam Layanan Bimbingan dan Konseling di SMP Al-Muslih Telukjambe

Sa'adah, Naila Waridatus, Ihsan, Fatihul Noer, Mustafidah, Hidayatul, Arrayyan, Muhammad Faisal, Farida, Nur Aini
Abstract: Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh, namun keterbatasan tenaga konselor di sejumlah sekolah menyebabkan fungsi layanan tersebut tidak optimal.… ptimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk fleksibilitas peran kesiswaan dalam mendukung pelaksanaan layanan BK di SMP Al-Mushlih Telukjambe, serta menganalisis mekanisme koordinasi dan dampaknya terhadap efektivitas layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kesiswaan, wali kelas, dan perwakilan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terbatas, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan BK di SMP Al-Mushlih Telukjambe dilakukan secara fleksibel dengan melibatkan bidang kesiswaan sebagai perpanjangan tangan guru BK. Kesiswaan berperan sebagai mediator konflik, pelaksana penanganan kasus bullying, penggerak perubahan perilaku, serta menjadi titik kontak utama siswa dalam menghadapi permasalahan. Fleksibilitas ini muncul karena kebutuhan sekolah untuk menutupi kekosongan peran konselor profesional, dan didukung oleh pendekatan emosional yang humanis serta penerapan prosedur disiplin yang jelas. Meskipun model ini efektif dalam menciptakan rasa aman dan keterbukaan siswa, tantangan tetap ada pada konsistensi perilaku siswa, pengaruh lingkungan pergaulan, serta keterbatasan ruang privat untuk konseling. Dengan demikian, fleksibilitas peran kesiswaan dapat menjadi strategi alternatif dalam mengoptimalkan layanan BK di sekolah dengan sumber daya terbatas, dengan catatan perlu adanya pelatihan dasar konseling bagi guru non-BK dan penyediaan fasilitas yang menjamin asas kerahasiaan layanan.

Sistem Cetak Id Card Siswa MTs Salafiyah Syai’iyah Sukorejo Putra Berbasis Web Php & Mysql

Muh. Edi Gunawan, Sunardi
Abstract: Berdasarkan penelitian mochammad syaiful hadi dimadrasah yang saat ini masih menggunakan sistem pembuatan kartu pelajar dilakukan secara konvensional adalah Mts Salafiyah Safi’iyah Putra. Dimana Kartu Pelajar Yang Digunakan… nakan Oleh Siswa Saat Ini Dibuat Oleh Percetakan Diluar Sekolah. Sistem Pembuatan Kartu Pelajar Dimana Desain, Percetakan Kartu Dibuat Diluar Sekolah. Hal Ini Tentunya Mengakibatkan Proses Pembuatan Kartu Pelajar Tidak Efektif Dan Efisien. Implementasi Aplikasi Pembuatan Kartu Pelajar Dianggap Perlu Diterapkan Pada Sekolah Yang Belum Memiliki Aplikasi Secara Pribadi Seperti Pada Mts Salafiyah Safi’iyah Putra. Dengan Adanya Aplikasi Kartu Pelajar Selain Menghasilkan Kartu Identitas Siswa Maupun Siswi Serta Dapat Membantu Staff Bidang Kesiswaan Dalam Pengelolaan Data Pelajar Mts Salafiyah Safi’iyah Putra Yang Lebih Terjamin Sehingga Data Pelajar Hanya Dapat Diakses Oleh Pihak Sekolah. Adapun Tujuan Dilaksanakan Implementasi Pembuatan Aplikasi Kartu Pelajar Pada Mts Salafiyah Safi’iyah Putra Adalah untuk menghasilkan aplikasi yang efektif dan efisien yang bermanfaat untuk sekolah khususnya bidang kesiswaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi

Penerapan Bidang Garapan Manajemen Kesiswaan Terkait Kasus Pembullyan di Madrasah Aliyah 3 Negeri Medan

Magdalena Friskayanti Manalu, Sri Muallimah, Agnes Natalia Sihombing, Lisa Alfira Andini, Mikhael Juni Pratama Sebayang, Santa Murni A Situmorang
Abstract: Manajemen kesiswaan adalah seluruh proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja serta pembinaan secara kontinu terhadap seluruh peserta didik (dalam lembaga pendidikan yang bersangkutan) agar bisa mengikuti… ikuti proses PBM dengan efektif dan efesien. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan atau melukiskan situasi tertentu berdasarkan data yang diperoleh secara terperinci sesuai permasalahan yang ditetapkan dalam penelitian ini. Penanganan kasus bullying di Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan telah menunjukkan pendekatan yang komprehensif dan efektif dalam bidang garapan manajemen kesiswaan. Langkah-langkah seperti identifikasi kasus dari berbagai perspektif, melibatkan pelaku dan korban dalam mediasi, serta penekanan pada keterlibatan orang tua merupakan bagian integral dari manajemen kesiswaan yang efektif. Implementasi langkah-langkah preventif seperti sosialisasi dan kampanye antibullying juga mencerminkan upaya proaktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung.

Sistem Cetak Id Card Siswa MISSPA Berbasis Web Php & Mysql

Mochammad Syaiful Hadi, Sunardi
Abstract: Berdasarkan penelitian mochammad syaiful hadi dimadrasah yang saat ini masih menggunakan sistem pembuatan kartu pelajar dilakukan secara konvensional adalah MISSPA. Dimana kartu pelajar yang digunakan oleh siswa saat ini… dibuat oleh percetakan diluar sekolah. Sistem pembuatan kartu pelajar dimana desain, percetakan kartu dibuat diluar sekolah. Hal ini tentunya mengakibatkan proses pembuatan kartu pelajar tidak efektif dan efisien. Implementasi aplikasi pembuatan kartu pelajar dianggap perlu diterapkan pada sekolah yang belum memiliki aplikasi secara pribadi seperti pada MISSPA. Dengan adanya aplikasi Kartu Pelajar selain menghasilkan kartu identitas siswa maupun siswi serta dapat membantu staff bidang kesiswaan dalam pengelolaan data pelajar MISSPA yang lebih terjamin sehingga data pelajar hanya dapat diakses oleh pihak sekolah. Adapun tujuan dilaksanakan implementasi pembuatan aplikasi kartu pelajar pada MISSPA adalah untuk menghasilkan aplikasi yang efektif dan efisien yang bermanfaat untuk sekolah khususnya bidang kesiswaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi.