Abstract:Keberanian siswa untuk berpendapat di dalam kelas merupakan faktor penting yang mempengaruhi mutu pembelajaran. Penelitian ini menganalisis keberanian berpendapat pada siswa kelas VIII Salafiyah Wustho Pondok Pesantren Islamic…
slamic Center Bin Baz Yogyakarta. Observasi menunjukkan bahwa banyak siswa masih pasif dalam mengemukakan pendapat selama proses pembelajaran. Keberanian berpendapat melibatkan kekuatan emosional untuk menghadapi tantangan, berpikir kritis dan kreatif, serta mengatasi ketakutan dalam menyampaikan ide. Indikator keberanian ini meliputi kemampuan untuk mengungkapkan pendapat secara spontan, logis, dan percaya diri. Faktor-faktor yang mengembangkan keberanian siswa mencakup keberanian, kegigihan, integritas, dan vitalitas. Siswa yang berani tidak takut menghadapi tantangan dan berani berbicara untuk membela kebenaran. Kegigihan mendorong mereka untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai meskipun menghadapi rintangan. Integritas memastikan bahwa siswa bersikap jujur dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran, sementara vitalitas menggambarkan semangat dan antusiasme siswa dalam menghadapi kegiatan pembelajaran. Dukungan dari keluarga dan guru, serta lingkungan yang kondusif, sangat penting untuk mendorong siswa agar aktif berpartisipasi dalam diskusi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberanian berpendapat dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran kolaboratif, umpan balik positif, dan suasana kelas yang inklusif. Pengembangan keberanian ini membantu siswa menjadi individu yang percaya diri, mampu berpikir kritis, dan berkontribusi secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, meningkatkan keberanian berpendapat bukan hanya memperkaya pembelajaran tetapi juga mengembangkan keterampilan penting untuk kehidupan siswa di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem e-Poin berbasis web guna meningkatkan kedisiplinan siswa melalui pencatatan pelanggaran dan prestasi secara digital di MI Salafiyah Syafi’iyah Putra…
ra Sukorejo. Sistem e-Poin dirancang untuk menggantikan metode konvensional berbasis kertas yang kurang efisien dan kurang transparan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses pengembangan sistem mengikuti model Waterfall dalam Software Development Life Cycle (SDLC), meliputi tahapan pengumpulan kebutuhan, analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem e-Poin mampu memberikan kemudahan dalam pendokumentasian pelanggaran, mempercepat proses pelaporan kepada wali santri, serta meningkatkan keterlibatan guru dan orang tua dalam pembinaan karakter siswa. Sistem ini dibangun menggunakan framework CodeIgniter 3 dengan database MySQL dan menyediakan fitur antarmuka yang mudah digunakan oleh berbagai pengguna, termasuk guru, admin, orang tua, dan siswa. Implementasi sistem ini mendukung program digitalisasi pendidikan yang sejalan dengan kebijakan Kurikulum Merdeka serta visi madrasah dalam membentuk siswa yang disiplin dan berkarakter.
Abstract:Pelatihan sumber daya manusia (SDM) memiliki peran penting dalam pengembangan kompetensi guru untuk meningkatkan produktivitas dan belajar mengajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan…
tihan SDM di salah satu lembaga melalui metode field research. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara mendalam, dan kajian dokumen pelatihan. Subjek penelitian adalah kepala sekolah yang telah menjabat selama enam lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan teknis dan soft skills guru demikian, terdapat tantangan dalam implementasi pasca-pelatihan, terutama dalam hal penerapan pengetahuan yang didapat ke dalam pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan metode evaluasi dan pengawasan terhadap hasil pelatihan agar berdampak lebih signifikan terhadap kegiatan pembelajaran.
Abstract:Berdasarkan penelitian mochammad syaiful hadi dimadrasah yang saat ini masih menggunakan sistem pembuatan kartu pelajar dilakukan secara konvensional adalah Mts Salafiyah Safi’iyah Putra. Dimana Kartu Pelajar Yang Digunakan…
nakan Oleh Siswa Saat Ini Dibuat Oleh Percetakan Diluar Sekolah. Sistem Pembuatan Kartu Pelajar Dimana Desain, Percetakan Kartu Dibuat Diluar Sekolah. Hal Ini Tentunya Mengakibatkan Proses Pembuatan Kartu Pelajar Tidak Efektif Dan Efisien.
Implementasi Aplikasi Pembuatan Kartu Pelajar Dianggap Perlu Diterapkan Pada Sekolah Yang Belum Memiliki Aplikasi Secara Pribadi Seperti Pada Mts Salafiyah Safi’iyah Putra. Dengan Adanya Aplikasi Kartu Pelajar Selain Menghasilkan Kartu Identitas Siswa Maupun Siswi Serta Dapat Membantu Staff Bidang Kesiswaan Dalam Pengelolaan Data Pelajar Mts Salafiyah Safi’iyah Putra Yang Lebih Terjamin Sehingga Data Pelajar Hanya Dapat Diakses Oleh Pihak Sekolah.
Adapun Tujuan Dilaksanakan Implementasi Pembuatan Aplikasi Kartu Pelajar Pada Mts Salafiyah Safi’iyah Putra Adalah untuk menghasilkan aplikasi yang efektif dan efisien yang bermanfaat untuk sekolah khususnya bidang kesiswaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi
Abstract:BMT (Baitul Maal wat Tamwil) adalah lembaga keuangan non-bank yang awalnya dimaksudkan sebagai lembaga ekonomi nasional dengan fokus yang jelas pada masyarakat lapisan baah. Baitul Maal wat tamwil terbagi menjadi dua kata.…
a. Baitul Maal artinya lembaga sosial (pengatur dana Zakat, Infaq, Shodaqoh) dan Baitul Tamwil artinya badan usaha. BMT NU Salafiyah telah berdiri kurang lebih 10 tahun dan bergerak di bidang jasa keuangan/pinjaman dan tabungan. BMT telah memperkenalkan sejumlah produk tabungan. Diantaranya adalah SIAGA (Tabungan Anggota), Tabungan Mudrarabah Umum dan Tabungan Deposito, SAHARA (Tabungan Haji dan Umroh), SABAR (Tabungan Idul Fitri), TABAH (Tabungan Mudralabah), Tabungan Wadiah, Tabungan Pendidikan, Tabungan Haji/Travel, penawaran tabungannya adalah sebagai berikut. Selain itu, BMT Salafiyah juga telah memperkenalkan produk pembiayaan/pinjaman, termasuk pembiayaan tambahan seperti dengan jaminan seperti BPKD (Badan Pemilik Kendaraan Bermotor) .