Search Articles & Publications

Showing 113 articles found for "Sabila"

THE FIQH OF RUKHSAH: STUDI ANALITIS DISPENSASI PUASA BAGI MAHASISWA DENGAN KONDISI MEDIS

M. Rikza Chamami, Muhammad Asrori, Maizza Hilda, Aatinaa Rohmah, Salma Salsabila, Silvi dwi
Abstract: Penelitian ini bertujuan memberikan analisis yang mendalam mengenai konsep rukhsah atau dispensasi puasa bagi mahasiswa yang mengalami kondisi medis tertentu, dengan mengintregasikan perspektif fikih dan kebutuhan praktis… s dalam kehidupan akademik. Dalam radisi hukum islam, rukhsah merupakan bentuk keringanan yang diberikan kepada mukallaf Ketika kondisi normal tidak memungkinkan pelaksanaan ibadah secara sempurna. Mahasiswa dengan gangguan Kesehatan seperti penyakit kronis, gangguan metabolik, masalah gastrointestinal, atau kondisi psikis yang diperparah oleh puasa, seringkali menghadapi dilema antara menjaga komitmen religious dan mempertahankan stabilitas Kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitis deskriptif melalui telaah literatur fikih klasik, fatwa kontemporer, serta kajian medis yang relevan guna untuk menetapkan Batasan dan indikator objektif terkait kebolehan meninggalkan atau mengganti puasa.   Hasil kajian menunjukkan bahwa fiqh al rukhsah menjadi dasar pemberian dispensasi. Syariat mengedepankan keselamatan dan menolak kemudharatan, sehingga mahasiswa yang kondisi medisnyadapat memburuk apabila berpuasa berhak mendapatkan rukhsah berupa tidak berpuasa, mengganti di hari lain, atau dalam kasus membayar fidyah. Disamping itu, penelitian menemukan bahwa Sebagian mahasiswa memahami bahwa kerangka fikih yang membolehkan keringanan sehingga mulai memahami rukhsah puasa yang dianjurkan dalam kondisi medis tertentu. Diperlukannya juga edukasi fikih Kesehatan di lingkungan kampus untuk meningkatkan literasi keagamaan dan kesehatan, sehingga mahasiswa mampu mengambil Keputusan ibadah yang tepat, seimbang, dan sesuai dengan ketentuan syariat maupun kebutuhan medis mereka.

PENGARUH PERSEPSI HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PRODUK GLAD2GLOW DI E-COMMERCE SHOPEE (STUDI KASUS DI KOTA SUKABUMI)

Nurazizah, Adinda Jasmine Putri, Nursabila, Shofi Siti, Sobar, Agus
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi harga dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan pada produk skincare Glad2Glow di platform e-commerce Shopee, khususnya di Kota Sukabumi. Penelitian ini… i menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis asosiatif, dengan sampel sebanyak 97 responden yang dipilih melalui teknik snowball sampling, terdiri dari 82 perempuan dan 15 laki-laki sebagai pengguna produk Glad2Glow. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis melalui regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan meskipun arah hubungannya positif, yang berarti biaya tidak menjadi faktor utama dalam keputusan pelanggan untuk membeli kembali produk Glad2Glow. Sebaliknya, kualitas produk terbukti memiliki pengaruh yang kuat terhadap loyalitas pelanggan, menegaskan bahwa kualitas merupakan faktor utama dalam membangun loyalitas. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa persepsi harga dan kualitas produk secara bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dengan kontribusi sebesar 69,9%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan loyalitas pelanggan Glad2Glow lebih dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap kualitas produk dibandingkan persepsi harga, sehingga perusahaan perlu terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk agar mampu mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan industri skincare yang semakin kompetitif.

PARENTAL BONDING DAN KEMANDIRIAN PADA REMAJA

Ulpa, Eska Prawisudawati, Siti Tsabitah Suryakusuma, Mustamira Sofa Salsabila
Abstract: A The phenomenon of adolescents lacking independence has attracted the attention of many parties, particularly within the school and family environments. For instance, many teachers and parents report that junior high school&#8230; hool students still rely on their parents for simple matters, such as preparing school supplies, arranging study schedules, and even choosing extracurricular activities. On the other hand, there are also adolescents who demonstrate a high level of independence because they are accustomed to making their own decisions at home. This research uses a quantitative method with purposive sampling as the sampling technique. The subjects involved in this study consist of 100 early adolescents from Bandar Lampung. The reliability of the independence scale was 0.781 and the parental bonding scale was 0.725. This is shown by the correlation coefficient value of R = 0.347 and R² = 0.120, with a significance level of p < .001.

THE INFLUENCE OF SOCIAL MEDIA MARKETING AND BRAND IMAGE TO PURCHASE INTENTION THROUGH BOYCOTT PARTICIPATION AS MODERATION VARIABLE ON ROSE ALL DAY COSMETICS’s BRAND

Clarisa Salsabila, Putu Nina Madiawati, Rd. Nurafni Rubiyanti
Abstract: This study examines the influence of social media marketing and brand image on purchase intention, with consumer boycott participation incorporated as a moderating variable, using Rosé All Day Cosmetics as the empirical&#8230; context. Grounded in the Stimulus–Organism–Response (S-O-R) framework, a quantitative approach was employed by collecting survey data from 385 consumers in Jabodetabek and Bandung City areas, which were analyzed using PLS-SEM. The results reveal that both social media marketing and brand image have positive and significant effects on purchase intention. However, boycott participation does not moderate the relationship between social media marketing and purchase intention, while it exerts a significant negative moderating effect on the relationship between brand image and purchase intention. These findings suggest that although digital marketing and brand image remain key drivers of consumer purchase intention, moral and social considerations reflected in boycott participation can weaken the effectiveness of brand image in influencing consumer decisions. This study contributes to the literature by highlighting the contextual role of consumer boycotting in shaping marketing effectiveness within the digital beauty industry in emerging markets.

THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHER'S CHARACTERISTICS AND FAMILY INCOME WITH THE INCIDENT OF STUNTING IN CHILDREN IN PESISIR SELATAN REGENCY

Putri Nelly Syofiah, Gina Muthia, Eka Putri Primasari, Alwiyah Rahmi, Lulu Shabina Suyitno, Safira Sucia Nurjanah, Savira Salsabila
Abstract: Stunting remains a major public health issue in Pesisir Selatan Regency, where the prevalence reached 29.8% in 2023, affecting children’s physical growth and cognitive development. This study aimed to analyze the association&#8230; iation between maternal characteristics (parity, maternal age during pregnancy, age at marriage, birth spacing, education level, occupation, and exclusive breastfeeding) and family income with stunting among children under five. A cross-sectional design was employed involving 30 mothers of young children selected from the working area of Kayu Gadang Public Health Center. Data were collected using structured questionnaires and anthropometric measurements, and analyzed using the Chi-Square test.The results showed that 66.7% of the children were stunted. Maternal characteristics—including parity, maternal age during pregnancy, age at marriage, birth spacing, educational level, and occupation—were not significantly associated with stunting (p>0.05). Significant associations were found between exclusive breastfeeding (p=0.019) and family income (p=0.026) with stunting. Children from families earning below the regional minimum wage and those not exclusively breastfed were more likely to be stunted.In conclusion, exclusive breastfeeding and family income are significant predictors of stunting. Therefore, interventions should emphasize improving exclusive breastfeeding practices and strengthening economic support for at-risk families. These findings are expected to guide evidence-based stunting prevention strategies in Pesisir Selatan Regency.

NURSING CARE FOR MS. Y WITH SELF-CARE DEFICIT WITH FOCUS ON TOOTH BRUSHING ACTIONS AT DR. R. M SOEDJARWADI MENTAL HOSPITAL, KLATEN

Hanif, Talitha Salsabila Putri
Abstract: Background: Mental disorders are conditions that affect a person's emotions, thought patterns, and behavior that can interfere with activities and social interactions. WHO (2022) notes that around 24 million people worldwide&#8230; wide experience mental disorders, where more than 60% of sufferers experience self-care deficits. Self-care deficit is a condition when a person is unable to care for themselves optimally, this has a major impact on the individual's social and self-care functions, including in personal hygiene activities such as brushing their teeth. Where around 45% of patients with self-care deficits show reluctance to brush their teeth which increases the risk of oral disease and other systemic infections. Brushing teeth in patients with self-care deficits is needed to improve oral hygiene and the patient's ability to care for themselves personally. Objective: To determine nursing care from assessment to evaluation in miss Y with self-care deficits with a focus on brushing teeth. Method: The method used is the case study approach method. Results: After nursing care was carried out on miss Y with self-care deficits, it was proven to increase the miss Y's self-care ability, especially brushing their teeth. Conclusion: The act of brushing teeth is effective in increasing self-care awareness in miss Y with self-care deficits.

EVALUATION OF THE CREDIT APPLICATION PROCESS AT PT. BPR SINAR MAS PELITA CIAWI BRANCH

Usmar, Andi, Syifa Salsabila
Abstract: This study aims to examine the credit application procedure at BPR Sinar Mas Pelita Ciawi Branch, identify the challenges encountered during the process, and evaluate the solutions implemented to overcome them. The research&#8230; rch uses a descriptive qualitative method with data collected through interviews with bank employees, direct observation during an internship program, and literature review. The findings show that the credit application procedure consists of several stages: application submission, document verification, credit analysis, credit approval, agreement signing, and fund disbursement. Common obstacles include customers’ lack of understanding of the procedure and delays in document submission. BPR Sinar Mas Pelita Ciawi Branch has implemented various strategies such as public education through social media and providing a checklist of required documents to applicants. Overall, the credit application process has been carried out effectively and efficiently.

IMPLEMENTATION OF THE VALUES OF PANCASILA, MUTUAL COOPERATION, TOLERANCE, AND SOCIAL CONCERN IN SOCIAL STUDIES EDUCATION IN JUNIOR HIGH SCHOOL

Fathin Al-Ghithrif, Salsabila Barokatu Lana, Wahyunengsih
Abstract: Tinjauan terhadap lima belas penelitian meneliti integrasi nilai-nilai Pancasila (kerja sama, toleransi, dan tanggung jawab sosial) dalam studi sosial SMP di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pedagogik kontekstual,&#8230; kstual, berbasis proyek, berbasis masalah, dan kolaboratif secara efektif menumbuhkan nilai-nilai ini. Pembelajaran aktif, yang menggabungkan keterlibatan masyarakat dan aksi sosial, secara signifikan meningkatkan kerja sama, toleransi, dan keterlibatan warga negara siswa. Penelitian ini sangat menyarankan adanya hubungan positif antara nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dan peningkatan pengembangan sosial-emosional, yang mencakup manajemen emosi dan keterampilan interpersonal. Meskipun terdapat tantangan seperti pelatihan dan sumber daya guru yang tidak memadai, Kurikulum Merdeka memberikan peluang untuk perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan profesional guru yang terarah, sumber daya yang relevan secara kontekstual, dan praktik pembelajaran reflektif untuk mendorong internalisasi nilai yang lebih dalam, yang pada akhirnya mendorong kewarganegaraan yang bertanggung jawab dan terlibat.

GAMBARAN PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERDAHAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SIDAKANGEN KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA

Indah Micty Salsabila, Dwi Astuti, Eko Julianto
Abstract: Hipertensi adalah suatu masalah pada kesehatan yang harus diperhatikan sebab angka yang terdapat pada prevalensinya cukup tinggi dan dapat berakibat pada jangka panjangnya yang dapat ditimbulkan. Tidak jarang penderita hipertensi&#8230; ipertensi menurunkan tekanan darah dengan cara mengonsumsi jus mentimun. Mentimun mengandung zat yang bermanfaat bagi kesehatan seperti kalium, yang bekerja melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun.Menggambarkan pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada Ny. S dengan penderita hipertensi di Desa Sidakangen Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dari implementasi yang telah dilakukan hasil pengukuran tekanan darah terdapat penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat penurunan tekanan darah pada Ny. S dengan penderita hipertensi dengan cara pemberian jus mentimun. Nilai pre 198 / 117 mmHg dan nilai post 135 / 95 mmHg.  

Terapi Antikejang Tunggal dan Kombinasi pada Epilepsi Anak: Literature Review

Ramadhani, Sabila, Perdani, Roro Rukmi Windi, Damayanti, Putri, Oktarlina, Rasmi Zakiah
Abstract: Epilepsi anak membutuhkan tata laksana farmakologis jangka panjang yang bertujuan menurunkan frekuensi kejang dengan efek samping seminimal mungkin. Terapi antikejang tunggal umumnya dipilih sebagai strategi awal karena&#8230; regimen lebih sederhana, evaluasi respons lebih jelas, dan risiko interaksi obat lebih rendah. Namun, sebagian anak tetap mengalami kejang meskipun telah mendapat terapi awal yang adekuat, sehingga terapi kombinasi diperlukan pada kasus tertentu. Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis peran terapi antikejang tunggal dan kombinasi pada epilepsi anak, khususnya terkait frekuensi kejang, keamanan, kepatuhan, dan kualitas hidup. Metode disusun menggunakan kerangka PICO dan alur seleksi berbasis PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, Cochrane Library, dan laman pedoman klinis resmi untuk publikasi tahun 2021-2026. Sebanyak 14 artikel dan dokumen pedoman memenuhi kriteria kelayakan dan disintesis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa terapi antikejang tunggal tetap rasional sebagai pendekatan lini awal, sedangkan terapi kombinasi lebih tepat dipahami sebagai eskalasi terapi pada anak dengan kontrol kejang belum optimal. Perbedaan frekuensi kejang antara kedua kelompok terapi harus ditafsirkan dengan mempertimbangkan tipe kejang, etiologi, durasi penyakit, kepatuhan, komorbiditas, riwayat kegagalan terapi, dan derajat keparahan awal.