Abstract:Abstract: Community service aims to provide partners with the skills and knowledge to utilize tofu liquid waste to be organic fertilizer and provide assistance in making chimney smoke. This activity uses continuous training…
ing and mentoring methods to achieve the target of the solutions offered. During the activity the participants followed very enthusiastically and were committed to developing the production of organic fertilizer from liquid waste knowing to be a side business and a superior village product. In addition, smoke puffs which become a social problem for residents around the tofu industry have been handled by making chimneys.
Keywords: environmental pollution, liquid waste, tofu industry
Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada mitra untuk memanfaatkan limbah cair tahu menjadi pupuk organik dan memberikan pendampingan pembuatan asap cerobong. Kegiatan ini dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan berkesinambungan sehingga tercapai target dari solusi yang ditawarkan. Selama kegiatan berlangsung peserta mengikuti sangat antusian dan berkomitmen untuk mengembangkan produksi pupuk organik dari limbah cair tahu mejadi usaha sampingan dan produk unggulan desa. Selain itu kepulan asap yang menjadi masalah sosial warga sekitar industri tahu telah tertangani dengan dibuatnya cerobong asap.
Kata kunci : pencemaran lingkungan, limbah cair, industri tahu
Abstract:This study discusses a peanut shelling machine driven by a gasoline-engineered motor . In Indonesia, many processed peanut products require peanuts as a component, such as salted peanuts, peanut oil, peanut paste, peanut…
tofu, and others. Manual peanut shelling is usually inefficient and time-consuming. Therefore, with this machine, which can automatically peel peanuts, it will greatly help save time and increase production capacity. Based on planning calculations for the planned components, the following data was obtained: Gasoline engine used = 5.5 Hp , Pad = 6005 , Belt length to peeler = 65 inches , Belt length to blower = 25 inches , Diameter pulley blower = 4 inches , Pulley diameter peeler = 11 inches , Diameter pulley driver = 2 inches . After analyzing the production/manufacturing costs of this machine, the price for manufacturing 1 peanut peeling machine was Rp4,019,372.24 .
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian sehingga memerlukan pengelolaan keuangan yang akuntabel melalui Sistem Informasi Akuntansi (SIA). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan…
nerapan Sistem Informasi Akuntansi berbasis syariah pada penjualan UMKM Pabrik Tahu di Desa Tegalgusi Kabupaten Jember serta mengidentifikasi potensi dan kendala penerapan prinsip akuntansi syariah dalam mendukung akuntabilitas usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pencatatan transaksi masih dilakukan secara manual melalui pencatatan pemasukan dan pengeluaran dalam buku harian. Penerapan tersebut telah mencerminkan nilai amanah, kejujuran, transparansi, dan prinsip maqashid syariah, khususnya hifz al-mal (perlindungan harta). Potensi penerapan prinsip syariah terlihat dari adanya pencatatan transaksi yang dapat ditelusuri sehingga mendukung akuntabilitas usaha. Namun, masih terdapat kendala berupa belum tersusunnya laporan keuangan formal, keterbatasan pemahaman akuntansi, serta belum adanya pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi berbasis syariah pada UMKM sektor pangan.
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in the national economy and require accountable financial management through an Accounting Information System (AIS). This study aims to analyze the implementation of a Sharia-based Accounting Information System in the sales activities of a tofu manufacturing MSME in Tegalgusi Village, Jember Regency, and to identify the potential and challenges of applying Sharia accounting principles in supporting business accountability. This study employed a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the accounting information system is still implemented manually through the recording of cash inflows and outflows in a daily bookkeeping system. Despite its simplicity, the system reflects the values of trustworthiness, honesty, transparency, and the maqashid sharia principle, particularly hifz al-mal (protection of wealth). The potential of applying Sharia principles is evident in the existence of traceable transaction records that support business accountability. However, several challenges remain, including the absence of formal financial statements, limited accounting knowledge, and the lack of separation between business and personal finances. This study contributes to the development of Sharia-based Accounting Information Systems for MSMEs in the food industry sector.