Abstract:Abstract: (GIS) application to map the locations of gambier warehouses in Koto XI Tarusan District, Pesisir Selatan Regency. The background of this study is the absence of a reliable information system that can provide accurate…
ccurate spatial data and details about the locations of gambier warehouses. This lack of information often hinders farmers, consumers, and local authorities in accessing and managing data effectively. The application was developed using ArcGIS technology, Java programming language, and Android Studio. Data collection was conducted through field observation and interviews with warehouse owners. The result of this study is an interactive map-based application that simplifies the process of locating gambier warehouses and presents visual data to support strategic decision-making. This application is expected to enhance distribution efficiency and contribute positively to the economic welfare of the local community.
Keywords: geographic information systems; arcgis; kotlin
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Android yang dapat memetakan lokasi gudang gambir di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Latar belakang dari penelitian ini adalah belum tersedianya sistem informasi yang mampu memberikan data spasial dan informasi yang akurat mengenai letak gudang gambir, sehingga menyulitkan petani, konsumen, maupun pihak pemerintah dalam mengakses dan mengelola informasi tersebut. Dalam proses pengembangan aplikasi ini digunakan teknologi ArcGIS, bahasa pemrograman Java, dan Android Studio. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik gudang. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang mampu menampilkan peta interaktif lokasi gudang gambir, mempermudah pengguna dalam pencarian informasi lokasi, dan memberikan data visual yang mendukung pengambilan keputusan strategis. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi gambir serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Kata kunci: sistem informasi geografis; arcgis; kotlin
Abstract:Abstract: The issue of stunting represents a significant obstacle in public health development efforts, particularly in the Asahan Regency area. Stunting not only affects children’s physical growth but also has implications…
tions for intellectual capacity and productivity in the future. This study aims to develop an information system based on a Web Geographic Information System (Web GIS) to monitor the geographic distribution of stunting cases and assist the Asahan Regency Health Office in making data-driven policy decisions. The method applied in this research is a quantitative descriptive approach, encompassing the stages of problem identification, data collection, system requirements analysis, design, implementation, and system evaluation. The research findings show that the developed Web GIS platform successfully displays stunting data by district through interactive digital map representation, facilitates data input and updates by healthcare workers, and provides information accessible to the general public. The system is considered capable of improving the effectiveness and efficiency of stunting case monitoring, while also supporting information transparency and the planning of more targeted intervention programs. With the implementation of this Web GIS, stunting prevention efforts in Asahan Regency can be carried out in a more structured manner and based on accurate spatial data.
Keywords: stunting; geographic information system; monitoring; mapping; asahan regency
Abstrak: Permasalahan stunting merupakan hambatan signifikan dalam upaya pengembangan kesehatan publik, terutama di wilayah Kabupaten Asahan. Stunting tidak hanya mempengaruhi aspek pertumbuhan jasmani anak, namun juga berimplikasi pada kemampuan intelektual dan daya produktif di masa mendatang. Studi ini memiliki tujuan untuk membangun sistem informasi yang berbasiskan Web Geographic Information System (Web GIS) dengan maksud memantau distribusi kasus stunting secara geografis dan memfasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dalam proses pengambilan kebijakan yang berdasarkan data. Metode yang diterapkan dalam riset ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, meliputi fase identifikasi permasalahan, koleksi data, kajian kebutuhan sistem, perancangan, penerapan, dan penilaian sistem. Temuan penelitian menunjukkan bahwa platform Web GIS yang dikembangkan berhasil menampilkan data stunting per kecamatan melalui representasi peta digital yang interaktif, memfasilitasi proses input dan pemutakhiran data oleh tenaga kesehatan, serta menyediakan informasi yang dapat diakses oleh khalayak umum. Sistem tersebut dianggap mampu meningkatkan keefektifan dan keefisienan dalam monitoring kasus stunting, sekaligus mendukung keterbukaan informasi dan perencanaan program intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya implementasi Web GIS ini, langkah-langkah penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berdasarkan data spasial yang tepat.
Kata Kunci: stunting; sistem informasi geografis; monitoring; pemetaan; kabupaten asahan
Abstract:Abstract: The selection process of sub-district Panwaslu members in Bawaslu Asahan Regency often lacks transparency and objectivity, leading to dissatisfaction and reduced public trust. The absence of clear criteria and…
weighting further complicates the process, making it less fair and less suited to field needs. To address this, a web-based Decision Support System (DSS) was developed using the TOPSIS method. The study focused on five sub-districts with the highest number of registered voters: Air Batu, Air Joman, Kisaran Barat, Kisaran Timur, and Pulau Rakyat. Selection criteria included understanding of vision and mission, motivation, integrity, supervisory experience, knowledge of local wisdom, and communication and teamwork skills. Data were collected through interviews, documentation, and questionnaires to obtain candidate scores. The DSS processed the data objectively and produced rankings based on preference values. Results showed that Syahputra from Air Batu achieved the highest score (1000) and ranked first. System testing with the black box method confirmed all features functioned properly. This DSS improves efficiency, accuracy, and transparency, offering Bawaslu a reliable technological solution for selecting competent and high-integrity Panwaslu members.
Keywords: DSS; TOPSIS; bawaslu; sub-district election supervisory commitee; selection
Abstrak: Kurangnya transparansi dan objektivitas dalam seleksi anggota Panwaslu Kecamatan di Bawaslu Kabupaten Asahan menimbulkan ketidakpuasan dan menurunkan kepercayaan publik. Selain itu, belum adanya sistem terstruktur dalam menentukan kriteria serta bobot penilaian menyebabkan proses seleksi kurang adil dan sulit menyesuaikan kebutuhan lapangan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Penelitian dilakukan pada lima kecamatan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak, yaitu Air Batu, Air Joman, Kisaran Barat, Kisaran Timur, dan Pulau Rakyat. Kriteria yang digunakan meliputi pemahaman visi-misi, motivasi, integritas, pengalaman pengawasan pemilu, pengetahuan kearifan lokal, serta kemampuan komunikasi dan kerja sama. Data kandidat diperoleh melalui wawancara, studi dokumentasi, dan kuesioner yang kemudian diolah oleh sistem untuk menghasilkan peringkat secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan Syahputra dari Kecamatan Air Batu memperoleh nilai tertinggi sebesar 1000 dan ditetapkan sebagai kandidat terbaik. Pengujian dengan metode black box membuktikan seluruh fitur berjalan sesuai fungsi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi seleksi, serta menjadi solusi teknologi bagi Bawaslu dalam menentukan anggota Panwaslu yang kompeten dan berintegritas.
Kata kunci: SPK; TOPSIS; bawaslu; panwaslu kecamatan; seleksi
Abstract:Abstract: Babun Rizki Pratama Clinic is a business that operates in the health services sector. Pratama Babun Rizki Clinic is located in Haessa Air Genting Village Dusun IV, Air Batu District, Asahan Regency. The public…
always asks for quality medical services, but often these requests do not meet expectations, because the services provided to patients at Babunn Rizki Pratama Clinic are said to be less effective. The lack of staff at the Pratama Babun Rizki Clinic results in a long patient examination process, so that many patients receive less effective services and are at high risk of experiencing medical errors. These various problems can be overcome by using technology that carries the concept of service to patients using the Service Quality (SERVQUAL) method. The method used in this research is qualitative, where this research is carried out by distributing questionnaires to find out how respondents respond to the services provided. The results of service calculations using the Servqual method at Babun Rizki Pratama Clinic showed that 80% of respondents felt "Not Satisfied" and 20% felt "Very Satisfied". Of the total assessment, there were 20 data indicating "Not Satisfied" and 5 data indicating "Very Satisfied". From the results of this percentage, it can be seen that only 5 data stated "Very Satisfied".
Keywords: service quality (servqual); babun rizki pratama clinic; decision support system; ph; mysql
Abstrak: Klinik Pratama Babun Rizki merupakan salah satu usaha yang bergerak dalam bidang jasa kesehatan. Klinik Pratama Babun Rizki beralamat di desa Haessa Air Genting Dusun IV Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan. Masyarakat selalu meminta pelayanan medis yang berkualitas, namun seringkali permintaan tersebut tidak sesuai harapan, karena pelayanan yang diberikan kepada pasien di Klinik Pratama Babunn Rizki dikatakan kurang efektif. Kurangnya pegawai yang ada di Klinik Pratama Babun Rizki mengakibatkan lamanya proses pemeriksaan kepada pasien, sehingga banyak pasien yang mendapatkan layanan kurang efektif dan beresiko tinggi mengalami kesalahan medis. Berbagai permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan teknologi yang mengusung konsep pelayanan kepada pasien dengan menggunakan metode Service Quality (SERVQUAL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulitatif, dimana penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner untuk mengetahui bagaimana tanggapan responden terhadap pelayanan yang diberikan. Hasil perhitungan pelayanan menggunakan metode Servqual di Klinik Pratama Babun Rizki menunjukkan bahwa 80% responden merasa "Tidak Puas" dan 20% merasa "Sangat Puas". Dari total penilaian, terdapat 20 data yang menunjukkan "Tidak Puas" dan 5 data yang menyatakan "Sangat Puas". Dari hasil persentasi tersebut dapat dilihat hanya 5 data yang menyatakan “Sangat Puasâ€.
Kata kunci: service quality (servqual); klinik pratama babun rizki; sistem pendukung keputusan; php; mysql
Abstract:Abstract: A bakery that produces and sells pastries is called Rini Cake Cookies Bakery in Pulo Bandring District. Gedangan Village is home to Rini Cake Cookies Bakery, Pulo Bandring District. The Rini Bakery processes a…
large number of sales transactions each day, which has an impact on the raw material inventory of the Rini Cake Cookies Bakery. Maintaining raw material stock levels requires you to keep just enough inventory on hand for sales while cutting down on expenses and labor. An organization's attempt to minimize risk and maximize sales is known as inventory control. The challenge facing the Rini Bakery is figuring out how much raw material stock needs to be produced in the upcoming month to keep up with customer demand, avoid buildup over an extended period of time, and preserve raw material stock stability. Because an accumulation of stock may cause the product to expire before it is given to buyers. Customer demand is the reason for this, as it varies each month based on prevailing patterns. A sales strategy is actually required in light of the current issues, and one such strategy is the use of a model, namely the Single Exponential Smoothing (SES) method, to anticipate or predict sales.
Keywords: single exponential smoothing (ses) method; stock bread raw materials; web-based
Abstrak: Usaha yang memproduksi dan menjual kue kering adalah Rini Cake Cookies Bakery di Kecamatan Pulo Bandring. Desa Gedangan merupakan rumah bagi Rini Cake Cookies Bakery, Kecamatan Pulo Bandring. Toko Roti Rini Cake Cookies di Kecamatan Pulo Bandring memproses transaksi penjualan dalam jumlah besar setiap harinya sehingga berdampak pada persediaan bahan baku pada toko roti tersebut. Mempertahankan tingkat stok bahan mentah mengharuskan Anda menyimpan persediaan yang cukup untuk penjualan sekaligus mengurangi biaya dan tenaga kerja. Upaya organisasi untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan penjualan dikenal sebagai pengendalian inventaris. Permasalahan yang dihadapi Toko Roti Rini adalah bagaimana mengetahui berapa banyak stok bahan baku yang harus diproduksi pada bulan mendatang untuk memenuhi permintaan pelanggan, menghindari penumpukan seiring berjalannya waktu, dan menjaga stabilitas stok bahan baku. Karena penumpukan stok bisa menyebabkan produk kadaluwarsa sebelum diberikan kepada pembeli. Permintaan pelanggan menjadi alasannya, karena bervariasi setiap bulannya berdasarkan pola yang berlaku. Strategi penjualan sebenarnya diperlukan mengingat permasalahan yang ada saat ini, dan salah satu strategi tersebut adalah penggunaan suatu model yaitu metode Single Exponential Smoothing (SES) untuk mengantisipasi atau memprediksi penjualan.
Kata kunci: berbasis web; metode single exponetial smoothing (ses); stok bahan baku roti.
Abstract:Abstract: Asahan District Library Service is a growing regional public library and is always making improvements, improvements, and trying to maintain the quality of its services. This is evidenced by the provision of services…
rvices such as borrowing and returning books (circulation), and adding to the book collection every year. Knowing and understanding visitors' reading interests is the main key in improving the quality of library services. However, managing reading interest from various levels of society is not an easy task. Each individual has different reading preferences and interests. Therefore, a systematic and efficient approach is needed in identifying reading interests to be able to manage the addition of book collections. Currently, in the process of adding a book collection, the library only makes employee recommendations, and the latest books, as a reference in increasing the number of book collections, without considering which books are most in demand to increase the collection. This can have a negative impact if there is an addition to the collection of books that are not in demand to read, which can cause problems in terms of service and finance. Based on this, the application of data mining, especially the K-Means method, will be carried out, to support the management of book collection additions, by grouping the reading interests of library visitors who have the same identity, so that libraries are more precise in managing book collections in grouping books that are rarely borrowed, often borrowed and very often borrowed.
Keywords: visitor reading interest; k-means method; library; data mining; book collection
Abstrak: Dinas Perpustakaan Kabupaten Asahan merupakan perpustakaan umum daerah sedang berkembang dan terus memperbaiki, membenahi, dan meningkatkan layanan. Diberikannya layanan seperti pinjaman dan sirkulasi, dan penambahan koleksi buku setiap tahunnya. Mengetahui dan memahami minat baca pengunjung menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Namun, mengelola minat baca dari berbagai lapisan masyarakat bukanlah tugas yang mudah. Setiap individu memiliki preferensi dan minat baca yang berbeda-beda. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang sistematis dan efisien dalam mengidentifikasi minat baca untuk dapat mengelola penambahan koleksi buku. Saat ini, ketika perpustakaan meningkatkan koleksi bukunya, mereka hanya bergantung pada rekomendasi karyawan dan buku terkini untuk menambah jumlah buku. Mereka tidak mempertimbangkan buku mana yang paling diminati untuk menambah koleksi mereka. Hal ini dapat berdampak negatif jika terdapat penambahan koleksi buku yang kurang diminati untuk dibaca, yang dapat menimbulkan masalah dari sisi pelayanan maupun finansial. Berdasarkan hal tersebut maka akan dilakukan penerapan data mining khususnya metode K-Means, untuk mendukung pengelolaan penambahan koleksi buku, dengan cara mengelompokkan minat baca pengunjung perpustakaan yang memiliki kesamaan identitas, sehingga perpustakaan lebih tepat dalam mengelola koleksi buku dalam mengelompokan buku yang jarang dipinjam, sering dipinjam dan sangat sering dipinjam.
Kata Kunci: minat baca pengunjung; metode k-means; perpustakaan; data mining; koleksi buku
Abstract:Abstract: In the 2020 regional elections (PILKADA), Bawaslu received approximately 3,100 reports from 25 districts in Asahan Regency. The manual reporting process led to limitations in data accessibility, time efficiency,…
, and difficulty in handling the large number of reports. Bawaslu Asahan Regency has not yet developed a specific tool for consistent data entry and database management to accommodate the existing reports. This has resulted in difficulties for Bawaslu when receiving hundreds of reports from district supervisors. Therefore, the E-Form Model A system is urgently needed to simplify the report entry and storage process. The data collection techniques for this research involved direct observation and interviews at the Bawaslu office in Asahan Regency. The development of this e-form system used PHP programming language and CodeIgniter 3 Framework. The research results show that the E-Form Model A system facilitates easier access and report submission, shortens data management time, and automatically displays violation findings, thereby increasing the efficiency and accuracy of election oversight. Thus, this system can make a positive contribution to improving Bawaslu Asahan Regency's performance in election supervision.
Keywords: Election Supervision Results Report; Bawaslu Asahan Regency; Model A Form; CodeIgniter 3; PHP
Abstrak: Pada PILKADA 2020, Bawaslu menerima kurang lebih 3.100 laporan dari 25 kecamatan di Kabupaten Asahan. Proses pelaporan yang masih manual mengakibatkan keterbatasan aksesibilitas data, efisiensi waktu, dan penanganan yang sulit terhadap jumlah laporan yang besar. Bawaslu Kabupaten Asahan belum memiliki alat khusus penginputan dan pangkalan data yang konsisten untuk menampung laporan yang sudah ada. Hal ini mengakibatkan Bawaslu mengalami kesulitan saat menerima ratusan laporan dari Pengawas Kecamatan. Maka sistem E-Form Model A sangat diperlukan untuk memudahkan sistem penginputan dan penyimpanan laporan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara langsung di kantor Bawaslu Kabupaten Asahan. Adapun pembangunan sistem e-form ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Framework CodeIgniter 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem E-Form Model A memberikan kemudahan akses dan pengisian laporan, memperpendek waktu pengelolaan data, serta menampilkan temuan pelanggaran secara otomatis, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi pengawasan pemilu. Dengan demikian, sistem ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja Bawaslu Kabupaten Asahan dalam pengawasan pemilu.
Kata kunci: Laporan Hasil Pengawasan Pemilu; Bawaslu Kabupaten Asahan; Formulir Model A; CodeIgniter3; PHP
Abstract:Abstract: Kedai Budi Sparepart is a shop that sells motorcycle spare parts. Kedai Budi Sparepart is located on Tanjungbalai Air Joman Street, Air Joman District, Asahan Regency. Kedai Budi Sparepart faces a problem if the…
e supplier still enters the goods manually and records them in the ledger. This can cause errors. Errors in entry, calculation, and recording are common problems in manual bookkeeping. It can lead to inaccurate inventory information, which can affect customer satisfaction and operational efficiency. SCM is a set of applied and integrated methods for suppliers, stores, and other storage areas. This is done effectively and efficiently due to the complex business processes and the many parties involved. This system will be built using the PHP programming language and MySQL database. the researc method used is qualitative research. The results of this study found that the use of a web-based supply chain management system can help overcome the slow response of suppliers to Kedai Budi's spare parts if they are out of stock or in minimal stock conditions. Furthermore, this method can be used to overcome suppliers who do not know the stock of spare parts in real-time, so as not to disrupt the sales process to suppliers.
Keywords: Supply Chain Management; Stock Management; Budi Spareparts Store.
Abstrak: Kedai Budi Sparepart adalah Kedai yang menjual suku cadang sepeda motor. Kedai Budi Sparepart terletak di jalan Tanjungbalai Air Joman, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. Kedai Budi Sparepart menghadapi masalah jika supplier masih memasukkan barang secara manual dan mencatatnya di buku besar. Ini Bisa menyebabkan kesalahan. Kesalahan dalam pemasukan, perhitungan, dan pencatatan adalah masalah umum dalam pembukuan manual. Karena Bisa menyebabkan informasi persediaan yang tidak akurat, yang Bisa memengaruhi kepuasan pelanggan dan efisiensi operasional. SCM adalah sekumpulan metode yang diterapkan dan terintegrasi untuk pemasok, kedai, dan area penyimpanan lainnya. Ini dilakukan secara efektif dan efisien karena proses bisnis yang kompleks dan banyaknya pihak yang terlibat. Sistem ini akan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menemukan bahwa penggunaan sistem manajemen rantai pasokan berbasis web Bisa membantu mengatasi lambatnya respons supplier terhadap sparepart Kedai Budi jika ada stok yang sudah habis atau dalam kondisi stok minimal. Selanjutnya, metode ini Bisa digunakan untuk mengatasi supplier yang tidak mengetahui stok sparepart secara real-time, sehingga tidak mengganggu proses penjualan kepada supplier
Kata kunci: Supply Chain Management; Manajemen Stok; Kedai Budi Sparepart
Abstract:Abstract: Active Family Planning (FP) participants are one of the indicators of the success of the FP program. This study aims to cluster the level of activity of active FP participants in Asahan Regency using the K-Means…
s method. The data used is data on active FP participants in Asahan Regency in 2021. The results of the study showed that there are three groups of active FP participants based on their level of activity, namely the group with a low level of activity, the group with a medium level of activity, and the group with a high level of activity. The group with a low level of activity consists of 7 districts, namely B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, and Kisaran Barat. The impact of low active FP participants in a district is an increase in the number of unwanted births, an increase in the number of maternal and child deaths, and an increase in population density. The group with a medium level of activity consists of 15 districts, namely Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, and Silau Laut. The group with a high level of activity consists of 3 districts, namely Simpang Empat, Air Joman, and Kisaran Timur. The impact of the high number of active FP participants in a district is an increase in maternal and child health, an increase in family economy, and an increase in family welfare. The results of this clustering analysis can be used by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) of Asahan Regency to improve public understanding of the importance of birth control. This can be done through socialization throughout the regency, especially in districts where the results of the analysis show that the number of active FP participants is quite large.
Keywords: Family Planning, K-Means, Cluster
Abstrak: Peserta Keluarga Berencana (KB) aktif merupakan salah satu indikator keberhasilan program KB. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi tingkat keaktifan peserta KB aktif di Kabupaten Asahan menggunakan metode K-Means. Data yang digunakan adalah data peserta KB aktif di Kabupaten Asahan tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok peserta KB aktif berdasarkan tingkat keaktifannya, yaitu kelompok dengan tingkat keaktifan rendah, kelompok dengan tingkat keaktifan sedang, dan kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi. Kelompok dengan tingkat keaktifan rendah terdiri dari 7 Kecamatan, yaitu B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, dan Kisaran Barat. Dampak dari rendahnya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya angka kelahiran tidak diinginkan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, dan meningkatnya kepadatan penduduk. Kelompok dengan tingkat keaktifan sedang terdiri dari 15 Kecamatan, yaitu Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, dan Silau Laut. Kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi terdiri dari 3 Kecamatan, yaitu Simpang Empat, Air Joman, dan Kisaran Timur. Dampak dari tingginya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya kesehatan ibu dan anak, meningkatnya ekonomi keluarga, dan meningkatnya kesejahteraan keluarga. Hasil analisis klasterisasi ini dapat dimanfaatkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Asahan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengendalian kelahiran. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi di seluruh wilayah kabupaten, khususnya di kecamatan-kecamatan yang hasil analisisnya menunjukkan jumlah peserta KB aktif cukup banyak.
Kata kunci: Keluarga Berencana, K-Means, Klaster
Abstract:Abstract: Technological progress and development is increasingly rapid and rapid and cannot be avoided in life. Every innovation is created to bring positive benefits to human life. Ritz Cafe Kisaran is a well-known restaurant…
aurant and has been established for a long time in Asahan district, but this restaurant does not yet have a computerized raw material inventory management system. The aim of this research is to create a non-perishable food inventory management system using the Supply Chain Management model so that the operational function of raw material inventory management in restaurants becomes more effective, efficient and structured. The research method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach and uses data analysis and uses a Supply Chain Management model including planning, procurement, production, warehouse management, order delivery and order returns. The result of this research is a web-based non-perishable food inventory management system that can manage raw material inventory, minimize the occurrence of ordering errors, raw material stock information can be processed automatically, as well as all existing processes in a The restaurant will be well integrated and useful in anticipating errors and losses for Ritz Cafe Kisaran.
Keywords: inventory; non perishable food; supply chain management; xampp
Abstrak: Kemajuan dan perkembangan teknologi semakin cepat dan pesat serta tidak dapat dihindari dalam kehidupan. Setiap inovasi diciptakan untuk membawa manfaat positif bagi kehidupan manusia. Ritz Cafe Kisaran merupakan salah satu restoran terkenal dan sudah lama berdiri di kabupaten Asahan namun restoran ini belum mempunyai sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang terkomputerisasi. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk membuat suatu sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak mudah rusak (non perishable food) dengan menggunakan model Supply Chain Management agar fungsi operasional pengelolaan persediaan bahan baku di restoran menjadi lebih efektif, efesien dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis data serta menggunakan model Supply Chain Management meliputi perencanaan, pengadaan (procurement), produksi, pengelolaan gudang, pengiriman pesanan, dan pengembalian pesanan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak mudah rusak (non perishable food) berbasis web yang dapat mengelola persediaan bahan baku, meminimalkan terjadinya kesalahan pemesanan, informasi stok bahan baku dapat diolah secara otomatis, serta seluruh proses yang ada di sebuah restoran akan terintegrasi dengan baik serta bermanfaat dalam mengantisipasi kesalahan dan juga kerugian bagi Ritz Cafe Kisaran.
Kata Kunci: persediaan; bahan baku tidak mudah rusak; manajemen rantai pasok; xampp