Abstract:Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, namun kemampuan membaca Al-Qur’an, khususnya di kalangan siswa SMA, masih tergolong rendah, terutama dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. Kurangnya minat…
ya minat dan kesadaran diri siswa untuk mempelajari Al-Qur’an menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program tahfidz dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa di SMK Telkom Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan dalam konteks alami melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan secara purposif dan dengan teknik snowball. Analisis data bersifat induktif, dengan fokus pada pemahaman makna daripada abstraksi. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan sebelum turun ke lapangan, pekerjaan di lapangan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta berjalan dengan baik dan terstruktur. Program ini melibatkan berbagai inisiatif seperti tahsin, pembelajaran tajwid, dan penetapan target hafalan per semester yang harus dicapai siswa. Dengan adanya manajemen yang baik, program tahfidz tidak hanya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa tetapi juga memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul. Faktor-faktor pendukung program ini termasuk sarana dan prasarana yang memadai serta kerjasama yang kuat antara guru dan orang tua. Namun, program ini juga menghadapi hambatan dari faktor internal (siswa) dan eksternal (orang tua siswa). Manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa. Pendekatan holistik dalam manajemen pendidikan memainkan peran penting dalam mencapai hasil yang memuaskan. Meskipun terdapat hambatan, sinergi antara manajemen yang efektif, fasilitas yang mendukung, dan perencanaan yang matang telah memungkinkan tercapainya tujuan program tahfidz di sekolah ini.
Abstract:Akreditasi adalah pengakuan atas mutu pelayanarumah sakit setelah rumah sakit dinilai sesuai dengan standar akreditasi. Standar akreditasi merupakan pedoman yang memuat tingkat pencapaian yang harus dipenuhi rumah sakit…
untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan riview berkas rekam medis di Rumah Sakit Khusus Bedas Hasta Husada sudah sesuai standar manajemen (MRMIK 8.4). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Khusus Bedah Hasta Husada Kepanjen. . Populasi pada penelitian ini diambil dari berkas rekam medis rawat inap pada bulan Maret 2024 dan didapatkan sebanyak 83 sampel yang diambil dari populasi sebanyak 490. Hasil penelitian ketidaktepatan waktu pengembalian terdapat 37,3%, pada riview ketidaklengkapan penulisan identitas yaitu: 14,5% terdapat 12 BRM pada formulir Assesment Awal Medis, Assesment Awal Keperawatan 10,8% terdapat 9 BRM, CPPT 15,6% terdapat 13 BRM, Ringkasan Pulang Pasien 1,2% terdapat 1 BRM, yang mencapai lengkap terdapat 1 formulir yaitu General Consent mencapai 100%. Pada riview pengisian tanggal dan waktu yaitu : Assesment Awal Medis 24% terdapat 20 BRM, Assesment Awal Keperawatan 12% terdapat 10 BRM, Ringkasan Pulang Pasien 17% terdapat 14 BRM, yang mencapai lengkap terdapat 1 formulir yaitu CPPT mencapai 100% dan Pada riview ketepatan penulisan rekam medis yaitu : Assesmen Awal Medis 6,02% terdapat 5 BRM, Assesmen Awal Keperawatan 10,8% terdapat 9 BRM, CPPT 7,2% terdapat 6 BRM, Ringkasan Pulang Pasien 2,4% terdapat 2 BRM, yang mencapai lengkap terdapat 1 formulir yaitu General Consent mencapai 100%.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan masih terjadi presentasi tertinggi yaitu ketidaktepatan waktu pengembalian sebesar 37,3%, ketidaklengkapan penulisan identitas pada formulir sebesar 15,5%, ketidaklengkapan pengisian tanggal dan waktu penulisan pada formulir sebesar 15,6%, ketidaktepaatan koreksi penulisan rekam medis pada formulir sebesar 10,8%
Abstract:Pengentasan kemiskinan dalam perspektif Islam merupakan suatu upaya komprehensif yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan spiritual. Islam menekankan pentingnya keadilan, solidaritas, dan tanggung jawab bersama melalui instrumen…
nstrumen seperti zakat dan sedekah, yang berfungsi sebagai alat redistribusi kekayaan. Penulis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan teknik Studi Sastra atau Penelitian Perpustakaan untuk mengumpulkan data deskriptif dari kata-kata tertulis atau lisan serta tindakan yang mereka amati. Umat mendesak individu untuk mendukung dan membantu satu sama lain, menciptakan komunitas yang inklusif. Melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi aktif, pengentasan kemiskinan diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, Islam berupaya menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan, serta mengurangi kesenjangan sosial di tengah umat.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi telah menjadi pendorong utama kemajuan lembaga pendidikan. Jaringan komputer adalah salah satu komponen penting dalam pertukaran informasi di dunia pendidikan. Laboratorium komputer, sesuai…
ai dengan kebijakan pendidikan nasional, berfungsi untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam teknologi informasi dan komunikasi. SDIT Salsabila berencana untuk merancang laboratorium komputer yang memperhatikan batasan akses internet, pemantauan aktivitas pengguna, dan kemudahan pemeliharaan jaringan. Topologi jaringan star dipilih karena kehandalannya dalam jaringan lokal. Cisco Packet Tracer digunakan sebagai alat untuk merancang dan mensimulasikan jaringan, sehingga memudahkan implementasi dan pemeliharaan. Diharapkan perancangan ini akan memberikan dampak positif pada kemajuan pendidikan dan membantu siswa mencapai kompetensi yang diinginkan.
Abstract:Sejak awal pencatatan Al-Qur'an dan Hadits Nabi menggunakan bahasa Arab, karenanya sulit bagi kita untuk memahami isi keduanya jika kita tidak bisa berbahasa Arab. Siswa sering kali menghadapi tantangan ketika belajar bahasa…
hasa Arab karena berbagai penyebab internal maupun eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lalu mendiskripsikan faktor-faktor yang menjadikan pembelajaran bahasa Arab sulit bagi siswa kelas VII MTs DDI Walimpong. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Guru dan siswa berperan sebagai subjek penelitian. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih subjek penelitian, sehingga menghasilkan total 5 informan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang menyebabkan siswa kelas VII MTs DDI Walimpong kesulitan belajar bahasa Arab adalah sebagai berikut: (1) kurangnya motivasi dan minat terhadap mata pelajaran; (2) kesulitan dalam membaca dan memahami kosakata bahasa Arab; (3) kurangnya dukungan orang tua terhadap pembelajaran ekstrakurikuler siswa; dan (4) gaya penyampaian guru yang terlalu repetitif atau monoton, hanya berupa ceramah dan penggunaan buku sebagai bahan pembelajaran, sehingga membuat siswa tidak berminat mempelajari bahasa secara lebih mendalam.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensi berkunjung kembali para wisatawan domestik di DIY dengan menguji determinan intensi berkunjung kembali yaitu kepuasan merek, dan pengalaman merek. Sampel yang digunakan adalah…
dalah wisatawan domestik yang berkunjung di DIY sejumlah 228 responden. Metode penelitian adalah survei, dan data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa semua determinan intensi berkunjung kembali terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Temuan penelitian ini memperkaya pemahaman teoritis tentang pentingnya city branding untuk wisatawan domestik, dan memberikan saran pemasaran dan manajemen untuk pengembangan destinasi wisata kota.
Abstract:Multikulturalisme dalam kehidupan di era saat ini merupakan aset besar dalam membangun peradaban dan pembangunan nasional karena dengan keragaman merupakan modal utama suatu bangsa untuk membangun sebuah kekuatan. Masyarakat…
akat multikulturalisme saat ini sangat terkait dengan era society 5.0 yakni mengacu pada revolusi industri kelima. Secara garis besar society 5.0 mengambil langkah digitalisasi dan transformasi ke arah baru, dari tingkat organisasi individu dan bagian masyarakat ke strategi transformasional nasional, kebijakan, bahkan ke tingkat filosofis. Faktor penting yang harus ditingkatkan adalah kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemahaman akan literasi individu Multikulturalisme di era masyarakat digital menghadapi tantangan dan tekanan yang lebih besar dikarenakan adanya disrupsi yang terjadi akibat kehadiran berbagai inovasi teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi perlu dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemahaman literasi digital diantaranya digital skill, digital culture, digital ethics, digital safety. Peran generasi emas Indonesia menjadi sangat penting. Generasi emas harus mengembangkan potensinya untuk menciptakan generasi yang berkualitas. Pendidikan multikultural yang diberikan sejak dini dapat membantu mempersiapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang matang kepada generasi emas dalam menjalankan peran sebagai warga negara yang demokratis dalam masyarakat untuk berinteraksi, bernegosiasi dan berkomunikasi dengan kelompok yang beragam untuk menciptakan tatanan masyarakat yang bermoral. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masyarakat multikulturalisme dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi multikulturalisme di era society 5.0 serta potensi dan tantangan masyarakat multikulturalisme di era society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dekriptif kualitatif.
Abstract:Illegal fishing sebagai kegiatan penangkapan ikan secara illegal atau melawan hukum merupakan salah satu bentuk tindak pidana di bidang perikanan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis kebijakan hukum…
um pidana illegal fishing di perairan Maluku dan kebijakan penanggulangan illegal fishing di perairan Maluku. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini yaitu penelitian yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini yakni pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Sumber bahan hukum yang digunakan dalam penulisan ini, yakni bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum adalah studi kepustakaan dan selanjutnya analisis bahan hukum secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan hukum pidana illegal fishing di perairan Maluku menggunakan UU Perikanan yang menjadi payung hukum penegakan hukum illegal fishing di Indonesia. Kebijakan hukum pidana sebagai bentuk perumusan peraturan hukum pidana yang lebih baik, tentunya UU Perikanan sebagai Hukum Pidana Administrasi (administrative penal law) memiliki sejumlah kelemahan. Untuk itu kebijakan penanggulangan iilegal fishing di perairan Maluku juga membutuhkan pendekatan non penal (tidak menggunakan hukum pidana) seperti adanya sosialisasi/edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dan akibat hukum praktek illegal fishing atau penggunaan kearifan lokal masyarakat Maluku seperti budaya sasi laut dalam meminimalisir praktek illegal fishing. Dibutuhkan adanya pendekatan yang integral yakni keterpaduan atau keserampakan pendekatan penal dan non penal dalam penanggulangan tindak pidana illegal fishing di perairan Maluku.
Abstract:• Glostar Indonesia (GSI) Sukabumi Sukalarang adalah salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi sepatu. Sejak berdirinya, PT. GSI telah menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan kualitas produk…
produk dan daya saing di pasar internasional. Dalam upaya meningkatkan daya saing, perusahaan ini harus memperhatikan kinerja dan kepuasan karyawan. Kinerja karyawan merupakan indikator utama keberhasilan organisasi, mencerminkan efisiensi dan efektivitas mereka dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan. Kinerja yang baik tidak hanya berdampak pada produktivitas perusahaan, tetapi juga pada reputasi dan kemampuan perusahaan untuk bertahan dalam persaingan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan kinerja karyawan terhadap kepuasan karyawan pada PT. Glostar Indonesia (GSI) Sukabumi Sukalarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 26 responden menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan kinerja karyawan secara signifikan mempengaruhi kepuasan karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan transformasional dm meningkatkan kinerja dan kepuasan karyawan untuk mencapai keberhasilan organisasi.
Abstract:Artikel ini mengkaji secara mendalam gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan selama masa kepemimpinannya di Pesantren As'adiyah. Dengan fokus pada era ini, artikel menyoroti karakteristik, gaya kepemimpinan,…
pinan, dan metode kepemimpinan KH. M. Yunus Martan yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam pengembangan pesantren. Penelitian ini mencakup analisis terhadap gaya karismatik dan strategi yang digunakan, termasuk bagaimana KH. M. Yunus Martan membangun hubungan dengan santri, staf, dan komunitas pesantren. Kajian ini menggunakan penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan cara membaca, memahami, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Sumber pustaka yang digunakan dalam penelitian ini meliputi buku teks, jurnal ilmiah, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan situs web terpercaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan di Pesantren As'adiyah berhasil membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek pesantren. Inovasi-inovasi yang diperkenalkan telah meningkatkan kualitas manajemen pesantren, membangun infrastruktur, dan memperkuat budaya pesantren. Analisis literatur yang mendalam mengungkap bahwa gaya kepemimpinan KH. M. Yunus Martan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan antara mempertahankan nilai-nilai tradisional dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.