Search Articles & Publications

Showing 3669 articles found for "Menggunakan"

CODE-SWITCHING DALAM KONTEKS BILLINGUALISME: DAMPAK PSIKOLOGIS DAN SOSIOLOGIS PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA ARAB

Ahmad Ahsanul Khuluq, Nisa Ulfi Jannah, Annafik Fuad Hilmi, Djoko Susanto
Abstract: Penelitian ini berfokus pada konsep code-switching dalam bilingualisme yang mana membahas dan mendalami tentang bagaimana dampak psikologis dan sosiologis pada mahasiswa pendidikan bahasa arab. Code-switching ini umumnya… digunakan ketika mahasiswa PBA presentasi menggunakan Bahasa Arab yang di campur menggunakan bahasa indonesia. Peneliti juga menggali informasi kepada beberapa informan yang menghasilkan jawaban yang variatif satu sama lain. Ada banyak tuturan yang ditemukan yang mengandung “Code-Switching” dalam setiap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif yang menganalisa beberapa informan dan menggali beberapa jawaban melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif. Hasil Penelitian memiliki dampak psikologis yang kompleks dan beragam. Pembelajaran yang adaptif sangat penting untuk mendukung penguasaan bahasa secara seimbang dalam memaksimalkan manfaat code-switching dan meminimalkan dampak negatifnya. Dalam konteks mahasiswa kelas F program magister Pendidikan Bahasa Arab, code-switching memiliki dampak sosiologis signifikan, terutama dalam interaksi sosial dan akademik. Penggunaan code-switching lebih sering terjadi pada situasi informal, membantu mahasiswa berkomunikasi lebih adaptif dan membangun pemahaman bersama.

ANALISIS STRATEGI DAKWAH GUS IQDAM CHOLID

Moh Rifqi Falah Al Farabi, Nasrulloh Nasrulloh, Ahmad Ahsanul Khuluq
Abstract: Dakwah adalah strategi/cara ulama’ atau orang yang memiliki pengetahuan agama untuk mengajak seseorang kepada tujuan kebaikan dan menghindari keburukan dengan cara-cara tertentu tanpa adanya paksaan. Penelitian ini mendiskripsikan… diskripsikan tentang analisis strategi dakwah gus Iqdam, strategi dakwah sentimental, strategi dakwah rasional, dan strategi dakwah indrawi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) strategi dakwah sentimental dalam strategi dakwah gus Iqdam dilakukan dengan mauidzoh hasanah menggunakan bahasa yang santai dan mudah dipahami. 2) strategi dakwah rasional dalam strategi dakwah gus iqdam, beliau selalu mengajak jama’ahnya untuk mengambil pelajaran saat pengajian beliau. 3) strategi dakwah indrawi dalam strategi dakwah gus Iqdam, beliau memberikan tauladan yang baik kepada jama’ahnya.

AKULTURASI BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: STUDI KASUS PEMBELAJAR THAILAND DI INDONESIA

Nisa Ulfi Jannah, Laira Salwa Rona Kamila, Uhsinul Fatmawati
Abstract: Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya dan etniknya, sehingga menjadi tujuan belajar yang menarik bagi mahasiswa internasional, termasuk pelajar dari Thailand. Adanya interaksi dari antar negara ini… dapat memberikan pengaruh besar terhadap Indonesia, salah satunya bahasa dan kebudayaan di Indonesia yang menyebabkan terjadinya akulturasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses akulturasi budaya dalam pembelajaran bahasa Indonesia dikalangan pelajar Thailand di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus melalui wawancara mendalam melalui pelajar Thailand yang ada di Indonesia. Studi ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi budaya dan cara pelajar Thailand dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya mereka dengan budaya lokal yang ada di Indonesia.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN NON FISIK DI NEGERI RUMAHTIGA KECAMATAN TELUK AMBON KOTA AMBON

Aldyn Syah, Iriane Sosiawaty Ponto, Soselisa, Pieter Sammy
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai tingkat partisipasi masyarakat dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon.… . Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Negeri Rumah tiga dengan total jiwa sebanyak 11.493 jiwa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Judgement Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 77 sampel. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang diperoleh dari secara langsung melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, (1) tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon pada tahap perencanaan memiliki tingkat partisipasi sedang, pada tahap pelaksanaan memiliki tingkat partisipasi tinggi, pada tahap pemanfaatan hasil memiliki tingkat partisipasi tinggi dan pada tahap evaluasi/monitoring memiliki tingkat partisipasi sedang, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon yaitu faktor internal meliputi kesadaran diri dan pendidikan, serta faktor eksternal meliputi kepemimpinan dan fasilitas. Saran dalam penelitian ini adalah partisipasi masyarakat perlu ditingkatkan dalam pembangunan di Negeri Rumahtiga

ANALISIS PENDIDIKAN SIKAP DAN KARAKTER BERDASARKAN SURAH AS-SHAFFAT AYAT 102-107 : TAFSIR IBNU KATSIR

Nawawi Aulia Muhammad, Nasrulloh
Abstract: Artikel ini menganalisis pendidikan sikap dan karakter dalam keluarga berdasarkan Surah As-Shaffat ayat 102-107, yang mengisahkan interaksi antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai teladan luhur dalam ketaatan dan keikhlasan… khlasan kepada Allah SWT. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tahlili melalui pendekatan kepustakaan, dengan fokus pada nilai-nilai keimanan, ketundukan, dan kesabaran yang tercermin dari kisah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam memenuhi perintah Allah dapat diterapkan sebagai prinsip pendidikan dalam keluarga, khususnya melalui sikap hormat, komunikasi terbuka, dan pengorbanan demi kebaikan anak. Nilai-nilai ini dapat membantu membangun karakter yang kuat dan berbudi luhur dalam hubungan orang tua dan anak.

TAFSIR AYAT-AYAT PERMAINAN DAN HIBURAN: RELEVANSINYA DENGAN PERMAINAN GAME ONLINE MOBILE LEGENDS PERSPEKTIF TAFSIR AL-AISAR

Fadhil Ismail, Nasrulloh
Abstract: Permainan game online Mobile Legends saat ini merupakan sebuah hal yang begitu digemari oleh semua khalayak umum mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Melihat hal itu bagaimana respons agama islam di dalam Al-Quran… n tentang fenomena maraknya permainan game online Mobile Legends serta bagaimana pendapat Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi di dalam kitab Tafsir Al-Aisar mengenai permainan dan hiburan tersebut. Dalam penelitian ini mengungkapkan bagaimana Al-Quran merespon melalui ayat-ayat permainan dan hiburan yang membahas tentang makna permainan dan hiburan dan relevansinya di dunia sekarang Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan teknik analisis kajian melalui studi kepustakaan (Library research). Dengan sumber rujukan utama yakni kitab Tafsir Al-Aisar. Di penelitian ini berisikan tentang ayat-ayat permainan dan hiburan serta pemahaman konteksual terkait makna permainan dan hiburan serta relevansi ayat-ayat tersebut dalam Game Online Mobile Legends. Hasil penelitian menyebutkan bahwa penyebutan term (istilah) permainan dan hiburan di dalam Al-Quran meliputi tiga istilah yakni laib, lahw dan tasliyah. Ketigannya memiliki makna yang berbeda. Di dalam Tafsir Al-Aisar mendeskripsikan kehidupan dunia bagaikan permainan yang disifati dengan sifat khayalan, tidak berguna, menyibukkan diri, kesenangan sementara, tidak kekal, cepat hilang, tipu daya. Dan juga mendeskripsikan tentang bagaimana Allah SWT menghibur Nabi Muhammad melalui ayat-ayat hiburan (tasliyah). Serta relevansi game online mobile legends dengan ayat-ayat permainan dan hiburan yakni keseimbangan hiburan dan kewajiban, kesadaran akan tujuan hidup, dampak pengaruh positif dan negatif. Permainan Mobile Legends bisa masuk ke dalam ketiga kategori yakni laib (permainan), lahw (senda gurau/melalaikan) dan tasliyah (hiburan). Hal tersebut sesuai dengan bagaimana kondisi subjektifitas ketika menjalani aktivitas bermain permainan tersebut.

KONSEP PENDIDIKAN NABI KHIDIR DAN NABI MUSA DALAM SURAH AL KAHFI SERTA KAITANNYA DENGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM UNTUK KURIKULUM MERDEKA

Nabil Achmad Aufani, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Sebuah pendidikan wajib memiliki sistem yang mampu mengatur tata kelola jalannya proses pendidikan dengan baik. Dengan menjalankan sebuah pendidikan yang mengacu pada prinsip islam, dapat memberikan dampak yang positif bagi… agi pendidikan tersebut. Dari hal tersebut maka penulis ingin mengkaji bagaimana konsep pendidikan versi Al Qur’an dalam surat al kahfi kisah nabi khidir dan nabi musa, serta kaitannya dengan manajemen pendidikan islam untuk kurikulum merdeka. Dalam penelitian kali ini, peneliti mengadopsi metode penelitian kajian kepustakaan atau library research yang berfokus pada ekspolrasi dan pengumpulan informasi dari berbagai sumber-sumber yang relevan. Peneliti menggunakan metode ini karena objek penelitian yang akan dikaji berhubungan erat dengan telaah data pada sumber-sumber dari penelitian terdahulu, buku maupun keterangan-keterangan lain yang dapat menunjang ketercapaian tujuan penelitian. Dalam analisis datanya, peneliti menggunakan gaya Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan dalam kisah nabi kihdir dan nabi musa bertujuan agar peserta didik dapat memiliki karakterisitik yang baik dan mulia. Adapun dalam segi pengelolaan proses pendidikan tersebut berupa manajemen meliputi perencanaan dengan memperhatikan kondisi fisik tubuh, menteguhkan hati, memahami terkait dengan karater para pelaku pendidikan serta menentukan tujuan pendidikan. Dalam pengorganisasian dan pelaksanaan, adalah melakukan apa yang telah direncanakan sebelumnya. Dan pada akhirnya adalah tetap konsisten terhadap tujuan dengan melakukan rencana yang telah disusun sebelumnya. Sedangkan dalam terapannya, peneliti menyimpulkan bahwa setiap pelaku pendidikan dalam menjalankan konsep pendidikan maupun manajemen tersebut harus dilandaskan pada rasa sabar, kesiapan matang, pengetahuan yang cukup dan melakukan interaksi langsung (luring) dengan para pelaku pendidikan lainnya. Disisi lain perlu ada beberapa prinsip juga yang harus diterapkan.

HIKMAH PERKEMBANGAN JANIN DI DALAM TIGA SELAPUT KEGELAPAN DI DALAM  RAHIM MENURUT TAFSIR TAFSIR AL-JAWAHIR FI TAFSIR AL-QUR’ANIL KARYA THANTHAWI JAUHARI

Adyaksa Adyaksa, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Ada banyak manusia khususnya umat muslim yang sudah mengetahui tentang proses penciptaan janin, akan tetapi mereka belum mengetahui sepenuhnya tentang penciptaan janin yang dibahas oleh peneliti saat ini. Dalam penelitian… n ini peneliti membahas tentang penciptaan janin dalam zulumat tsalats. Zulumat Tsalats memiliki peran besar dalam penciptaan janin, salah satunya dalam penjagaan janin selama proses penciptaannya dalam perut ibu. Maka dari itu peneliti akan memaparkan penjelasan mengenai proses penciptaan janin dalam Zulumatin Tsalats atau Tiga Kegelapan yang diambil dari pemikiran tokoh terkenal dalam tafsir sains terkenal yaitu Thantawi Jauhari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisis kajian melalui studi kepustakaan (Library research). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rujukan utamanya yakni Tafsir Al-Jawahir fi Tafsir al-Qur’anil Karim karya Thanthawi Jauhari. Melalui penelitian ini peneliti menemukan bahwa Thantawi Jauhari mengabsahkan mengenai adanya penciptaan janin dalam zulumatin tsalats. Adapun masa penciptaan janin dalam zulumatin tsalats. Jika dilihat dari pendapat Thantawi Jauhari, penciptaan janin terjadi dalam lima masa, yaitu masa nuthfah, masa ‘alaqah, masa mudghah, masa pembentukan tulang, dan yang terakhir masa pembentukan daging. Akhirnya peneliti menyadari bahwa mengungkap isyarat-isyarat ilmiyah yang terkandung dalam Al-Qur’an adalah perkara penting. Maka peneliti berharap semoga penelitian ini bermanfaat bagi seluruh pembaca. Dan semoga peneliti selanjutnya dapat mengungkap isyarat-isyarat ilmiyah yang terkandung dalam Al-Qur’an yang belum pernah terungkap, sehingga dapat menambah wawasan kita semua mengenai ilmu yang ada dalam Kitab-Nya.

Menguak Rahasia Kedamaian Jiwa: Tinjauan tentang Fear of Missing Out  Perspektif Tafsir Al-Misbah

Maulida, Rizky, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) yang ditandai dengan rasa cemas atau takut tertinggal akan pengalaman berharga orang lain, telah menjadi isu yang semakin relevan dalam konteks kehidupan modern saat ini. FoMO sering kali… ali memicu ketidakpuasan dan kegelisahan yang dapat mengganggu kedamaian jiwa seseorang. Dalam ajaran Islam, Al-Qur'an menawarkan panduan spiritual untuk mencapai ketenangan batin. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau konsep kedamaian jiwa dalam kaitannya dengan FoMO melalui perspektif Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab. Penelitian ini menggunakan metode library research (kepustakaan), yang berorientasi dari berbagai buku dan artikel ilmiah sebagai sumber data. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam tentang pengalaman subjektif individu yang merasakan FoMO serta dampaknya terhadap kondisi jiwa mereka. Dengan pendekatan tafsir Al-Misbah, penelitian ini menggali bagaimana ayat-ayat Al-Qur'an yang terkait dengan ketenangan batin dan menghindari kecemasan duniawi dapat diaplikasikan untuk mengatasi dampak negatif FoMO. Tafsir Al-Misbah menyoroti pentingnya keseimbangan spiritual dan kesadaran diri dalam menghadapi tekanan sosial serta kecemasan modern. Penelitian ini menemukan bahwa ayat-ayat Al-Qur'an melalui tafsir Al-Misbah, mendorong seseorang untuk melepaskan keterikatan yang berlebihan terhadap dunia material dan fokus pada hubungan dengan Allah sebagai sumber kedamaian yang sesungguhnya. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa FoMO dapat diatasi melalui pendekatan spiritual yang mendalam sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur'an, yang diperkaya dengan penjelasan dari tafsir Al-Misbah agar mencapai kedamaian jiwa di tengah dinamika kehidupan yang semakin berkembang.

AL QUR’AN TERJEMAH BAHASA MADURA (STUDI SEJARAH DAN LOKALITAS PENERJEMAHAN)

Habibur Rahman, Nasrulloh
Abstract: Al-Qur'an Terjemah Bahasa Madura menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penulis mencatat perkembangan terjemahan ini dari tahun 1999 hingga 2018. Penelitian ini didasarkan pada hasil dari Jamaah Pengajian Surabaya (JPS)… S) dan Lembaga Pengkajian dan Penerjemahan Al-Qur'an (LP2Q), serta instruksi dari Kementerian Agama Republik Indonesia kepada akademisi IAIN Madura untuk menyusun karya ini. Kementerian Agama mendorong para ahli untuk segera menyusun terjemahan Al-Qur'an dalam bahasa Madura. Pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah: (1) Apa sejarah munculnya Al-Qur’an Terjemah Bahasa Madura? (2) Bagaimana konteks lokal dalam Al-Qur’an dan terjemahannya dalam bahasa Madura. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur'an terjemah Bahasa Madura terbagi menjadi tiga jenis, yang masing-masing merupakan kesatuan. Pertama, karya dari Jamaah Pengajian Surabaya (JPS), kedua, dari Lembaga Penerjemahan dan Pengkajian Al-Qur'an (LP2Q), dan ketiga, karya Tim Penerjemah IAIN Madura. Model penerjemahan yang diterapkan adalah model dinamis atau komunikatif, yang dalam istilah ulumul Qur'an dikenal sebagai terjemah harfiyyah atau tafsiriyyah. Proses penerjemahan dilakukan dengan menyesuaikan dengan bahasa dan budaya Madura, bukan hanya berdasarkan struktur gramatikal bahasa Arab sebagai sumber. Dialek yang digunakan dalam terjemahan umumnya adalah dialek Pamekasan-Sumenep, meskipun ada bagian yang menggunakan dialek Bangkalan-Sampang. Hirarki bahasa Madura yang diterapkan dalam penerjemahan bervariasi tergantung pada struktur dan ayat yang diterjemahkan, mencakup tingkatan iyâ-enjâ', engghi-enten, tèngghi/alos, serta bhâsa enghhi-bhuntèn. Dalam bahasa Jawa, istilah ini dikenal sebagai ngoko, kromo, dan kromo inggil.