Search Articles & Publications

Showing 1138 articles found for "Mata"

IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI KELURAHAN SUNGAI LAKAM BARAT KECAMATAN KARIMUN KABUPATEN KARIMUN

Giovani, Ahmad Ridho, Kustiawan, Kustiawan, Pratama, Ryan Anggria
Abstract: Fenomena permasalahan yang terjadi  di lapangan dalam melaksanakan program KIA di Kabupaten Karimun sampai saat ini masih banyak anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak dikarenakan ada beberapa penyebab yaitu minimnya… mnya antusias warga khususnya para orang tua di Kabupaten Karimun terhadap KIA dan masih minimnya informasi terkait tentang KIA bahkan setiap anak di wajibkan untuk memiliki kartu identitas dan masih banyak  manfaat atau kegunaan KIA di Kabupaten Karimun karena sampai dengan hari ini masih sama belum menjadi prioritas syarat wajib di instansi pemerintah bahkan swasta serta tidak ada berlaku sanksi bagi orang tua atau anak yang belum memiliki KIA dan apa  yang dirasakan bagi masyarakat, peneliti ingin mengkaji lebih lanjut mengenai “Implementasi Program Kartu Identitas Anak (KIA) Di Kabupaten Karimun. Objek penelitian ini adalah implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pedoman wawancara menggunakan teori David C Korten yang berindikator, Indikator Program yaitu Program adalah berkaitan dengan hal ini adalah tujuan yang ingin dicapai secara jelas yaitu implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) adanya tujuan kebijakan dalam mencapai tujuan pengimplementasian Kartu Identitas Anak (KIA) adanya strategi dalam pelaksanaan pengimplementasian KIA. Indikator Pelaksana yaitu Kelompok sasaran harus ada kesesuaian antara kelompok sasaran dengan organisasi pelaksana untuk dapat memperoleh hasil program yang sesuai dengan kelompok sasaran program, dalam hal ini yang menjadi sasaran anak dibawah umur 17 tahun ke bawah.  Indikator Sasaran Pelaksana yaitu pelaksanaan harus ada kesamaan antara program organisasi pelaksana yaitu kesamaan antara tugas yang di syaratkan oleh program dengan kemampuan organisasi dalam hal ini dinas kependudukan dan pencatatan sipil dalam pengimplementasian KIA oleh karena itu kemampuan implementator merupakan SDM yang memperngaruhi keberhasilan implementasi dalam hal ini pengimplementasian KIA.  

PERAN DINAS PENDIDIKAN DALAM MENANGANI KESENJANGAN PENDIDIKAN MASYARAKAT PESISIR DI DESA MAPUR, KECAMATAN BINTAN PESISIR, KABUPATEN BINTAN

Sihaloho, Erika Rahayu, Winarti, Novi, Putra, Ardi
Abstract: Keadaan Pendidikan yang ada di Desa Mapur bahwasanya pendidikan yang ada di Desa Mapur khususnya tingkat SD dan SMP di Mapur masih minim, belum memiliki fasilitas yang baik. Selain fasilitas yang menjadi alasan, kesadaran… n orang tua dan juga anak-anaknya sangat minim terhadap pentingnya Pendidikan, maka diperlukan peran dari Dinas Pendidikan untuk lebih memperhatikan Pendidikan di desa tersebut.  Secara esensi tujuan Pendidikan menjadi pembentukan manusia yang hanya bukan dapat menyesuaikam diri, hayati dalam masyarakat melainkan, lebih asal itu yang bagaimana mampu menyumbang perubahan bagi masyarakat serta memiliki sebagai orang penyeimbang masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori Biddle dan Thomas uang menggunakan empat indicator, yakni harapan, norma, wujud perilaku, evaluasi dan sanksi, jensi penelitian yangdigunakan adalah penelitian desktrifif kaulitatif. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dinas Pendidikan yang berperan dalam menangani kesenjangan Pendidikan di desa mapur, kecamatan bintan pesisir kabupaten bintan. Hasil dari penelitian ini  menunjukan bahwa harapan dari para wali murid dan para tenaga pendidik yaitu adanya penambahan guru bahasa inggris dan alat transprotasi yang diharapkan bisa beroperasi jalan setiap hari. Dalam melaksanakan peran Dinas Pendidikan mengutamakan norma dan berpegang teguh kepada Undang-Undang 23 Tahun 2014. Wujud nyata yang terlihat jelas yaitu adanya pembagian baju seragam gratis, apembagian alat tulis gratis serta adanya kartu Indonesia pintar bagi siswa siwsi yang kurang mampu. Evaluasi dan sansksi para wali murid mengnaytakan bahwa dinas pantas mendapatkan penilain yang positif dan juga para tenaga Pendidikan berkata demikian bahwa dinas layak mendapatkan penilaian yang positif hanya saja ada beberapa hal yang harus di evaluasi.  

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN SENI MUSIK MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

Angelia, Nola
Abstract: Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran seni musik bernyanyi lagu daerah secara unisono melalui penerapan model pembelajaran Problem… Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan mulai dari merencanakan pembelajaran, melaksanakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dari siklus I sampai siklus II dan seterusnya sampai diperoleh rekomendasi, hasil belajar peserta didik dan daya serap klasikal peserta didik pada siklus belajar terakhir tuntas. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 15 Kerinci. Jumlah peserta didik kelas VIII yang diteliti sebanyak 16 orang. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 07 Januari 2023 – 05 Februari 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni musik materi bernyanyi lagu daerah secara unisono  mengalami peningkatan, mulai dari siklus I ke siklus II, Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan selama menggunakan model pembelajaran problem based learning. Peningkatan hasil belajar tampak pada jumlah peserta yang mencapai KKM bertambah banyak dan meningkat sebesar 32,14%. Nilai rata-rata hasil belajar di siklus I sebesar 71,66 dan pada siklus II rata- rata hasil belajar meningkat menjadi 85,69. Kemudian tanggapan dan sikap peserta didik terhadap model problem based learning yang diterapkan sangat positif.

EVALUASI APLIKASI ARAHKAN (Ayo Realisasikan Administrasi Harmonis Perikanan) DI UPT PELAYANAN USAHA PERIKANAN KECAMATAN KUNDUR

Muhayat, Asrul, Winarti, Novi, Putra, Ardi
Abstract: The Karimun Regency Government is improving fisheries business services through the Fisheries Service creating an online-based service innovation in the form of the ARAHKAN (Let's Realize Harmonious Fisheries) Application… n in realizing fisheries administration services that are fast, cheap, efficient and transparent. This research discusses matters related to the implementation of fisheries business services using technology and obstacles in application services. The aim of this research is to find out how application-based fisheries business services are at the Fisheries Business Services UPT, Kundur District, Karimun Regency. The method used in this research is a qualitative descriptive method with informants consisting of elements from the Fisheries Service, UPT and the community and using data collection techniques and tools in the form of observation, interviews and documentation. The overall research results of this application have been said to meet expectations based on the following 4 indicators: a) input: human resources, finances, adequate facilities and infrastructure. b). Process: easy procedure, more time and cost efficient. c). Output: service levels increase, such as Kube, fuel recommendations, benefits received by fisheries business actors increase. d). Outcome: fisheries business services are more effective and efficient. However, in terms of the implementation process it cannot be said to have met expectations because there are still obstacles or obstacles such as network problems, the community is not yet technologically independent. Keywords : Services, Policy Evaluation, Electronic Services

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MATERI POKOK MEMAHAMI GERAK TARI TRADISIONAL DENGAN MENGGUNAKAN UNSUR PENDUKUNG TARI (IRINGAN) MELALUI PENERAPAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VIII 3 SMP NEGERI 1 KUALA SIMPANG

Hasanah, Ulfatun
Abstract: Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya khususnya materi pokok memahami gerak tari tradisional dengan menggunakan penerapan metode demonstrasi.… si. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang bersifat konvensional yakni lebih terpusat pada guru. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Seni Budaya tentang gerak tari tradisional di kelas VIII 3 SMP Negeri 1 Kualasimpang melalui penerapan metode demonstrasi. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini yaitu memberikan sumbang pemikiran dalam merenovasi pembelajaran dari teacher center ke student center melalui penerapan metode demonstrasi. Dengan demikian, siswa akan terlibat secara langsung dalam mencari, menemukan, dan menggali pengetahuannya sendiri. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Data dalam penelitian ini diperoleh dari guru (observer) dan siswa melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan data hasil penelitian dari siklus I sampai siklus II, diperoleh data bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran melalui penerapan metode demonstrasi mengalami peningkatan secara signifikan dari pembelajaran sebelumnya yang menggunakan metode ceramah. Jadi, kesimpulannya adalah penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Seni Budaya tentang gerak tari tradisional berdasarkan unsur pendukung tari iringan di kelas VIII 3 SMP Negeri 1 Kualasimpang.  

PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR KELURAHAN KARANG ANYAR KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

Rahmi Eliyana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi (kompetensi intelektual dan fisik) baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten… n Lampung Selatan.  Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang telah menerima pelayanan dari para pegawai kantor Kelurahan Karang Anyar yang berjumlah 105 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 83 orang. Alat analisis data yang digunakan untuk menguji kuesioner adalah uji validitas reliabilitas serta normalitas, sedangkan untuk menguji sampel menggunakan uji hipotesis dan koefisien determinasi. Hasil uji simultan  menunjukkan nilai yang lebih besar dibandingkan nilai F tabel, yaitu 88,427 > 3,11 sehingga variabel kompetensi intelektual dan fisik secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Hasil uji parsial untuk variabel kompetensi intelektual adalah sebesar 5,127 dan variabel kompetensi fisik sebesar 3,656 keduanya lebih besar dibandingkan dengan t tabel yaitu 1,990. Hal ini berarti variabel kompetensi intelektual dan fisik memberikan pengaruh sebesar 51,2% dan 36,5%  terhadap kinerja pegawai. Besar koefisien determinasi kedua variabel adalah 0,689, hal ini menunjukkan bahwa 68,9% kinerja pegawai dipengaruhi oleh kompetensi intelektual dan fisik sedangkan sisanya 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR BERCAKAP CAKAP DALAM BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN MEDIA PUZZLE PADA SISWA KELAS V SD YPPGI NOKAPAKA

Kurniawan, Satunggale, Rahman, Muhammad Afifi, Yigibalom, Mendiron
Abstract: Keberhasilannya proses belajar mengajar sangat ditentukan oleh seorang guru yang melakukan transfer ilmu (knowledge transfer) melalui proses pembelajrannya,dalam hal ini strategi pembelajaran menjadi penting dalam proses… belajar tersebut. Banyak pembelajaran pembelajaran di kelas yang dilakukan oleh para gura, pembelajaran yang sering digunakan dalam proses pembelajaran tersebut, antara lain:Pembelajaran Ceramah, Pembelajaran Tanya jawab, Pembelajaran diskusi, Pembelajaran pemberian tugas, Pembelajaran demontrasi, Pembelajaran karyawisata, Kerja kelompok (inquiri), Pembelajaran bermain peran, Pembelajaran dialog, Pembelajaran bantah membantah, dan Pembelajaran bercerita. Berdasarkan pertimbangan di atas, maka perlu dikembangkan suatu metode pembelajaran yang mampu melibatkan peran serta siswa secara menyeluruh sehingga kegiatan belajar mengajar tidak hanya didominasi oleh siswa-siswa tertentu saja. Selain itu, melalui pemilihan metode pembelajaran tersebut diharapkan sumber informasi yang diterima siswa tidak hanya dari guru melainkan juga dapat meningkatkan peran serta dan keaktifan siswa dalam mempelajari dan menelaah ilmu yang ada terutama mata pelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka dirumuskanlah judul penelitian tindakan kelas ini sebagai berikut: “Peningkatan hasil belajar bercakap cakap bahasa inggris melalui pembelajaran  dengan media games puzzle  pada siswa kelas V SD YPPGI NOKAPAKA Tahun Pelajaran 2023/2024”, Berdasarkan yang ada maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah, Bagaimana aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan media games puzzle untuk peningkatan hasil belajar bercakap cakap bahasa inggris pada siswa kelas V SD YPPGI NOKAPAKA serta Apakah pembelajaran dengan media games puzzle dapat meningkatkan kepahaman siswa kelas V SD YPPGI NOKAPAKA tentang  memberi informasi dalam Bahasa Inggris, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan kemantapan rasional dan juga menggunakan penelitian tindakan kelas yaitu tindakan-tindakan mereka dalam melaksanakan tugas serta Games Puzzle merupakan bentuk permainan yang menantang daya kreatifitas dan ingatan siswa lebih mendalam dikarenakan munculnya motivasi untuk senantiasa mencoba memecahkan masalah, namun tetap menyenangkan sebab bisa di ulang-ulang

PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING UNTUK MENINGKATKAN TAMBAHAN PENDAPATAN PADA IBU - IBU KELOMPOK MELATI PUTIH DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KECAMATAN SUKAJADI KOTA PEKANBARU

Ema Fitri Lubis, Ema, Rosmayani
Abstract:  Kelompok melati putih yang terletak di Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru merupakan salah satu kelompok keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan yang menjadi bagian dalam pelaksanaan kegiatan Pertemuan Peningkatan… atan Kemampuan Keluarga (P2K2). Dalam peningkatan kemampuan ini perlu adanya pelatihan keterampilan bagi ibu- ibu kelompok PKH. Namun, terdapat beberapa keterbatasan yang menjadi masalah dalam pengoperasiannya. Yang pertama, keterbatasan sumber daya manusia sebagai pelatih atau tutor dalam pelaksanaan pelatihan keterampilan pembuatan produk sabun. Yang kedua, Sarana dan prasarana berupa bahan – bahan yang diperlukan dalam membuat produk sabun cuci piring seperti bahan- bahan kimia, air galon, dll dinilai masih kurang. Yang ketiga, masalah kurangnya informasi dan pengetahuan bagaimana menambah pendapatan. Kegiatan pengabdian dimulai dari tahap observasi lapangan, pemaparan materi ekonomi kreatif, pengadaan bahan – bahan pembuatan sabun cuci piring. Hasil dari kegiatan ini anggota kelompok melati putih terlihat antusias dengan mengikuti pelatihan pembuatan sabun cuci piring serta sangat senang karena adanya bantuan yang telah diberikan. Kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring ini juga memenuhi keterampilan softskill ibu – ibu kelompok melati putih dan kiranya bisa menjadi sumber pendapatan keluarga. Kata Kunci : pelatihan, ekonomi kreatif, sabun cuci piring

PENGARUH KEPUASAN, KEPERCAYAAN DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA MARKETPLACE SHOPEE DI KECAMATAN MEDAN HELVETIA

Dolok Saribu, Alfriado Leonard Noprian, Dimas, Hesti Sabrina, Hery Syahrial, Haryaji Catur Putera Husman
Abstract: Technology is developing very rapidly and continues to change from year to year. Therefore, the latest digital marketing trends will continue to emerge which are adapted to the conditions and situations of that year, but… there are still some groups of people who do not understand the importance of digital trends, because competition for marketplaces or online shopping sites in Indonesia is currently getting tighter, the competition that is happening is not only from domestic shopping sites but also foreign ones that have entered the domestic market. This research aims to analyze the influence of satisfaction, trust and ease of use on customer loyalty in the Shopee marketplace in Dwikora sub-district, Medan Helvetia sub-district. This type of quantitative research with the independent variables used in this research is satisfaction, trust and ease of use and the dependent variable used is customer loyalty. The population used in this research is all people in Medan Helvetia sub-district. This research took samples using a purposive sampling method and there were 100 respondents who were deemed worthy of being research criteria. The research results show that partially and simultaneously satisfaction, trust and ease of use have a significant positive effect on customer loyalty.

ANALISIS KESESUAIAN BUKU GURU DAN BUKU SISWA KELAS IV SD/MI TEMA SELALU BERHEMAT ENERGI KURIKULUM 2013 PADA KELAS IV SDN 200402 PADANGSIDIMPUAN

Lisnawati Hutabarat, Nurbaiti, Aulia, Weni
Abstract: Sebelum buku siswa digunakan dalam proses belajar mengajar di kelas, guru sebaiknya sudah membaca dan melakukan analisis buku terlebih dahulu. Sehingga jika di dalam buku tersebut ditemukan adanya kekeliruan atau ketidaktepatan,… tepatan, guru dapat mengatasinya dengan melakukan langkah-langkah tindak lanjut yang diperlukan. Hal inilah yang menjadi dasar mengapa pentingnya melakukan analisis buku siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terhadap Buku Guru dan Buku Siswa tema “Selalu Berhemat Energi” (edisi revisi tahun 2016) untuk menganalisis dan mendeskripsi apakah buku yang telah direvisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut sudah sesuai dengan Kurikulum 2013 atau masih perlu diperbaiki. Jenis penelitian analisis konten deskriptif. Dari hasil penelitian buku guru SD kelas IV tema 2 dengan judul selalu berhemat energi. Penulis buku adalah Angi St.Anggari, Dara Retno Wulan dkk. Penelaah buku adalah Widia Pekerti dkk. Penerbit adalah Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Buku terdiri dari 3 subtema dan setiap subtema terdiri dari 6 pembelajaran. Subtema 1 adalah sumber energi, subtema 2 adalah manfaat energi, dan subtema 3 adalah energi alternatif. Tahun terbit buku 2013 dan buku siswa SD kelas IV tema 2 dengan judul selalu berhemat energi. Penulis buku adalah Angi St.Anggari, Dara Retno Wulan dkk. Penelaah buku adalah Widia Pekerti dkk. Penerbit adalah Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Buku terdiri dari 3 subtema dan setiap subtema terdiri dari 6 pembelajaran. Subtema 1 adalah sumber energi, subtema 2 adalah manfaat energi, dan subtema 3 adalah energi alternatif. Tahun terbit buku 2013. Kesimpulannya sebagai berikut. Kesesuaian dengan SKL adalah 100%. Kesesuaian dengan KI adalah 100%. Kesesuaian dengan KD adalah 100%. Kesesuaian materi dengan tema adalah 100%. Kecukupan materi ditinjau dari cakupan  konsep/materi esensial alokasi waktu adalah 88,9%. Kedalaman materi ditinjau dari Pola pikir keilmuan Karakteristik siswa adalah 100%. Keterpaduan berbagai mata pelajaran adalah 100%. Penerapan Pendekatan Scientific adalah 94,4%. Penilaian Autentik yang Tersedia dalam Buku Siswa adalah 83,3%. Kolom interaksi antara guru dengan orangtua adalah 100%.