Search Articles & Publications

Showing 521 articles found for "Transform"

QIRA'AT AL-QUR'AN IN INDONESIA: APPROACH SOCIO- HISTORICAL ANALYSIS

Romlah Widayati
Abstract: This article examines the historical development of qiraat Al-Qur'an in Indonesia using a socio-historical analysis approach. The article discusses the dynamics of the spread and development of qiraat from the time of the… e arrival of Islam in the 13th century to the contemporary era in 2023. The analysis was carried out based on primary literature studies sourced from classical qiraat books and secondary research documentation from Scopus indexed journals. The research also examines the role of qiraat expert figures in Indonesia as well as the development of qiraat teaching methods that are adapted to the local cultural context. The research results show that the qiraat tradition in Indonesia experienced a significant transformation along with the interaction between Islamic values and local culture, which in turn formed the variety of qiraat that is popular in the archipelago. It is hoped that these findings can fill the gap in literature regarding the history of qiraat in Indonesia and offer a new perspective for the development of religious studies in the future.  

THE QUR'AN IN RITES: HISTORICAL ANALYSIS AND ACCULTURATION OF JAVANESE CULTURE

Samsul Ariyadi
Abstract: This article examines the transformation of the meaning of the Quran in the context of death rites and death commemorations in Javanese society, especially in Central Java and Yogyakarta, during the period 2000–2023. This… his research approach is qualitative by utilizing ethnographic data, archival studies, ritual documentation, and in-depth interviews with ritual practitioners. The use of the Quran, which was originally a sacred Islamic text with normative content, has undergone a transformation of meaning when adapted into traditional Javanese rites. The process of cultural acculturation that occurred illustrates the dynamics between ancestral traditions and Islamic values, which provide space for the reinterpretation of religious symbols by local communities (Anderson, 2003; Suryadi, 2011). The historical analysis method and the theory of cultural transformation proposed by Clifford Geertz are used to explain the evolution of the use of the sacred text and highlight the role of ritual as a medium for negotiating meaning between cultures. The results of the study show that the insertion of Quranic verses into Javanese mantras not only functions as a sacred element, but also as a tool for social legitimacy and cultural identity of the Javanese people. This finding opens up opportunities for further study on the integrative role of ritual in shaping religious and cultural identity in Indonesia.

SYNERGY OF EDUCATION AND PUBLIC POLICY IN REALIZING A GREEN ECONOMY-BASED SOCIETY

Wibowo, Wahyu, Panggabean, Nur Azizah, Fatiha, Nur, Aminuddin
Abstract: Ekonomi hijau merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Dalam konteks ini, kebijakan publik memegang peranan… eranan penting dalam mendorong transisi menuju ekonomi hijau melalui regulasi, insentif fiskal, dan program pembangunan berkelanjutan. Selain itu, pendidikan kewirausahaan hijau menjadi aspek krusial dalam membangun kesadaran dan keterampilan bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan. Artikel ini mengkaji keterkaitan antara ekonomi hijau, kebijakan publik, dan pendidikan kewirausahaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kebijakan yang telah diterapkan di berbagai negara, tantangan dalam penerapannya, serta peran pendidikan dalam membentuk pola pikir wirausahawan hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan antara kebijakan adaptif dan pendidikan kewirausahaan berkelanjutan dapat menjadi katalisator dalam mengakselerasi transformasi ekonomi hijau. Selain itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun sektor swasta, sangat penting agar kebijakan ekonomi hijau dapat berjalan efektif. Dengan demikian, integrasi kebijakan publik dan pendidikan kewirausahaan hijau menjadi kunci terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan inklusif di era ekonomi hijau.

THE INFLUENCE OF SOCIAL MEDIA ON PUBLIC PARTICIPATION IN ENVIRONMENTAL ISSUES

Elva Rinda
Abstract: Social media has transformed the global communication landscape and has become a vital instrument in increasing awareness and public participation on various environmental issues. This study aims to analyze the role and… impact of social media in encouraging public engagement in environmental movements, both at the local and global levels. Using a qualitative approach with a combination of systematic literature analysis and multiple case studies, this research examines how social media platforms facilitate the dissemination of environmental information, promote collective action, and create spaces for discussions on environmental sustainability. The findings indicate that social media plays a significant role in mobilizing individuals to take concrete actions on environmental issues through three main mechanisms: (1) democratization of environmental information, (2) facilitation of the formation of environmental communities, and (3) acceleration of collective responses to urgent environmental issues. However, the study also identifies critical challenges, including the spread of false information, digital divide, and slacktivism phenomena that may hinder the effectiveness of digital environmental campaigns. Further analysis reveals that the effectiveness of social media use in environmental campaigns heavily depends on content strategies, timing, and the involvement of environmental influencers. The study also finds a positive correlation between the intensity of social media usage for environmental purposes and the level of public awareness and active involvement in environmental preservation. Additionally, the research highlights the significant role of social media as a catalyst for pro-environmental behavior among younger generations. These findings contribute significantly to the development of more effective environmental communication strategies in the digital era, emphasizing the importance of digital literacy in the context of environmental activism. The study recommends combining social media power with concrete actions to achieve optimal impact in addressing environmental challenges.

PENINGKATAN TEKNOLOGI DIGITALISASI UMKM MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING : SHOPEE

Bashiroh, Ainin, Sholikhah, Faizatus, Fitriyanti Ulul Azmi, Ade
Abstract: Pelatihan digital marketing melalui pemanfaatan platform Shopee telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknologi digitalisasi pada UMKM di Kabupaten Mojokerto yang difasilitasi oleh Balai Latihan Kerja Komunitas Al… Muaawanah Mojokerto. Program ini mencakup serangkaian tahap pelatihan, mulai dari pengambilan foto dan video produk, pengenalan dan pembuatan akun shopee, pemanfaatan fitur promosi dan analitik penjualan dan monitoring serta pendampingan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam menghasilkan foto dan video berkualitas untuk pemasaran produk. Sebanyak 85% peserta berhasil memahami teknik dasar fotografi dan videografi produk. Selain itu, pelatihan pemanfaatan fitur analitik penjualan Shopee memungkinkan peserta memahami perilaku konsumen, waktu pembelian optimal, dan strategi promosi berbasis data, yang dampaknya meningkatkan performa toko. Program ini berhasil memberikan dampak langsung terhadap daya saing UMKM, termasuk peningkatan kepercayaan konsumen dan penjualan produk. Kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan peralatan dan pemahaman teknis, diatasi dengan pendekatan kreatif dan pendampingan langsung. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana dan fitur digital yang disediakan Shopee, pelatihan ini membuktikan bahwa transformasi digital dapat dilakukan secara praktis dan efisien. Pelatihan ini menjadi model efektif bagi pengembangan kompetensi digital UMKM di era ekonomi digital.  

TRANSFORMASI BUDAYA ORGANISASI MELALUI SINERGI PENGEMBANGAN SDM DAN SISTEM MANAJEMEN KINERJA BERBASIS KOMPETENSI

Abu Ridho Aminullah, Syarifudin Saadih, Umi Indayati, Abellia Parameswari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi budaya organisasi melalui sinergi antara pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan implementasi sistem manajemen kinerja berbasis kompetensi. Metode penelitian… tian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada sebuah perusahaan multinasional di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi program pengembangan SDM dengan sistem manajemen kinerja berbasis kompetensi berperan signifikan dalam mentransformasi budaya organisasi menjadi lebih adaptif dan berorientasi pada kinerja. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam transformasi budaya organisasi dengan memadukan aspek pengembangan SDM dan sistem manajemen kinerja.

KREASI MASAKAN ORANG MELAYU

Amanda, Nadilla Resti, Yasnel, Yasnel
Abstract: This article aims to explore Malay culinary creations, with a focus on innovation and preservation of culinary traditions in the Kampar area. Using a qualitative approach, this research collects and analyzes literature related… elated to Malay cuisine and involves focused discussions to provide in-depth context. The research results show that Malay cuisine not only represents cultural heritage, but also undergoes transformation through the use of local ingredients, integration with international cuisine, and creativity in presentation. This innovation is important to attract the attention of the younger generation and ensure that Malay cuisine remains relevant in the era of globalization. The conclusions of this research emphasize the need to balance innovation and preservation of tradition, as well as the importance of culinary education to introduce traditional recipes and techniques to the next generation, so that Malay cuisine can continue to develop without losing its cultural roots.

KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (PROBLEMATIKA, TANTANGAN DAN LINTASAN SEJARAH KURIKULUM DI INDONESIA)

Nurhidaya M, Hamdan, Ani Cahyadi
Abstract: Pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami transformasi signifikan untuk memenuhi tuntutan masyarakat modern. Sejak pertama kali diperkenalkan di nusantara hingga saat ini, kurikulum pendidikan Islam terus berkembang… sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, tantangan masih tetap ada, termasuk keterbatasan dalam metode pengajaran, integrasi nilai-nilai Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan kesiapan sumber daya manusia. Secara historis, kurikulum ini telah melalui beberapa fase penting: masa kolonial, masa pasca kemerdekaan, dan era globalisasi. Setiap fase memperkenalkan tantangan dan kebijakan yang unik dalam pengembangan pendidikan Islam. Pemerintah Indonesia, melalui regulasi seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan kurikulum berbasis kompetensi, telah berupaya mengintegrasikan pendidikan Islam ke dalam sistem pendidikan nasional. Namun, integrasi ini sering kali menimbulkan dilema antara pelestarian nilai-nilai Islam dan penerimaan terhadap ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada penelitian kepustakaan untuk mengkaji perkembangan historis, tantangan, dan solusi terkait kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan adanya masalah yang terus berlangsung, seperti dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sekuler, sentralisasi kurikulum, serta kelebihan muatan kurikulum. Penelitian ini juga menyoroti perlunya reformasi menyeluruh, pengembangan profesionalisme guru, serta integrasi pendidikan Islam dan pendidikan sekuler untuk menghasilkan lulusan yang seimbang dan kompetitif. Kurikulum yang adaptif dan responsif sangat penting untuk menjaga relevansi pendidikan Islam di tengah perubahan global yang cepat, guna memastikan bahwa generasi mendatang memiliki integritas moral yang kuat, pengetahuan agama yang solid, dan keterampilan yang beragam.

KOLABORASI SDM, TEKNOLOGI, DAN KESADARAN LINGKUNGAN: STRATEGI PEMBANGUNAN EKONOMI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0

Fitriani, Widia, Galih Dika Permana, Nurhakim, Walian Maimun Al Qadiri, Hadi Supratikta
Abstract: The Fifth Industrial Revolution (Industry 5.0) presents both challenges and opportunities for global economic development, where advanced technologies such as Artificial Intelligence (AI), big data, and the Internet of Things… hings (IoT) are transforming industries and societies. The main challenges include the lack of human capital preparedness to quickly adapt to technological advancements and the low level of environmental awareness in many industrial sectors. Economic growth that focuses excessively on natural resource exploitation exacerbates environmental degradation and climate change. Therefore, collaboration between human resources, technology, and environmental consciousness is essential to achieving sustainable and inclusive development. This study aims to identify gaps in human resource readiness, technological utilization, and environmental awareness and to propose economic development strategies for the industry 5.0 era that address these challenges. The research method employed is a literature review, analyzing various academic papers, reports, and secondary data from scientific journals, government reports, and industry-related articles. The findings show that technology serves as a primary driver of innovation, but human-technology collaboration is crucial for creating sustainable value. Additionally, the rising environmental awareness offers opportunities for industries to shift towards more eco-friendly business models, such as the circular economy and renewable energy. Collaboration between governments, the private sector, academia, and civil society is needed to realize inclusive and sustainable development in this era.

PEMBELAJARAN BERKARAKTER DISEKOLAH BERBASIS BUDAYA LOKAL

Rahmawati, Nur Laili
Abstract: Pembelajaran berbasis karakter di sekolah merupakan suatu pendekatan yang memiliki tujuan membentuk siswa yang berkarakter melalui proses pembelajaran yang holistik. Salah satu pendekatan yang dapat diambil adalah pembelajaran… ajaran berbasis budaya lokal. Abstrak ini akan membahas konsep dan implementasi pembelajaran berkarakter di sekolah yang didasarkan pada kearifan lokal dan budaya setempat. Pembelajaran berbasis karakter di sekolah memandang karakter bukan hanya sebagai serangkaian nilai moral, tetapi juga sebagai aspek integral dari identitas dan nilai-nilai budaya setempat. Budaya lokal menjadi pondasi utama dalam pengembangan karakter siswa, dengan pendekatan ini bertujuan untuk membangun nilai-nilai seperti kejujuran, rasa tanggung jawab, kerjasama, dan rasa peduli terhadap lingkungan. Implementasi pembelajaran berkarakter berbasis budaya lokal memerlukan kolaborasi erat antara sekolah, komunitas lokal, dan orang tua siswa. Kurikulum dirancang untuk mencerminkan nilai-nilai budaya setempat dan memasukkan tradisi serta kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran. Materi pembelajaran dapat berupa cerita-cerita lokal, lagu-lagu tradisional, atau kegiatan yang menggali nilai-nilai lokal. Pentingnya pengembangan karakter berbasis budaya lokal tidak hanya berfokus pada siswa sebagai individu, tetapi juga pada kontribusi siswa sebagai bagian dari sebuah komunitas yang lebih besar. Sekolah berperan sebagai agen pembentukan karakter dengan memfasilitasi pembelajaran yang memperkuat hubungan sosial siswa, mempromosikan keberagaman, dan mengapresiasi warisan budaya setempat. Hasil dari pembelajaran berkarakter berbasis budaya lokal diharapkan tidak hanya mampu membentuk pribadi yang berkarakter kuat, tetapi juga siswa yang memiliki rasa bangga terhadap budaya dan identitas lokal mereka. Melalui pendekatan ini, sekolah menjadi wahana transformasi sosial yang memperkaya karakter siswa dengan nilai-nilai lokal, menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, dan menjembatani pemahaman antara tradisi budaya dan pembentukan karakter.