Search Articles & Publications

Showing 976 articles found for "Islam"

INTEGRASI TERAPI AL-QURAN DALAM PENGOBATAN ISLAM: SEJARAH, EFEKTIVITAS, DAN TANTANGAN DI DUNIA MEDIS

Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza, Isdianto, Andik
Abstract: Terapi Al-Quran telah diakui secara luas sebagai metode komplementer dalam pengobatan Islam yang memberikan manfaat psikologis dan fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif… f mengenai peran terapi Al-Quran dalam praktik medis modern, dengan menyoroti efektivitas, tantangan, serta potensi integrasinya ke dalam sistem kesehatan konvensional. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis artikel jurnal yang telah ditelaah sejawat serta prosiding konferensi dari database seperti Scopus dan Google Scholar. Temuan menunjukkan bahwa terapi Al-Quran berperan penting dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta berfungsi sebagai pendekatan penyembuhan spiritual. Namun, meskipun memiliki manfaat yang menjanjikan, tantangan masih ada dalam hal validasi ilmiah dan penerimaannya di komunitas medis. Banyak profesional kesehatan mempertanyakan dasar empiris terapi ini karena kurangnya uji klinis yang terstandarisasi. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai penggunaannya sebagai metode utama dibandingkan sebagai terapi pelengkap. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi interdisipliner antara ilmuwan medis dan ulama guna menjembatani kesenjangan antara praktik penyembuhan berbasis keimanan dan berbasis bukti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aplikasinya dalam berbagai kondisi medis dan psikologis guna memastikan integrasinya ke dalam pendekatan kesehatan holistik.

PENGOBATAN ISLAM BERDASARKAN HADIS: KAJIAN AKADEMIK TENTANG METODE PENYEMBUHAN NABI MUHAMMAD

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Pengobatan Islam memiliki dasar yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ, yang mencakup berbagai metode penyembuhan seperti ruqyah syar'iyyah, hijamah (bekam), gurah sunnah, konsumsi madu, habbatussauda, air zamzam, dan kurma.… urma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pengobatan Islam berdasarkan hadis dalam konteks kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis sumber-sumber hadis yang relevan dan membandingkannya dengan penelitian medis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak metode pengobatan Islam memiliki dasar ilmiah yang kuat. Bekam terbukti meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi peradangan, madu memiliki sifat antibakteri yang mendukung penyembuhan luka, serta habbatussauda menunjukkan efek anti-inflamasi dan imunomodulator. Selain itu, gurah sunnah dikombinasikan dengan habbatussauda dapat membantu membersihkan saluran pernapasan, terutama dalam kasus sinusitis dan rinitis alergi. Meskipun demikian, tantangan utama dalam integrasi metode ini ke dalam praktik medis modern adalah kurangnya penelitian berbasis bukti klinis yang lebih luas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk validasi ilmiah dan integrasi metode pengobatan Islam ke dalam pendekatan kesehatan yang lebih holistik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan ulama dalam mengembangkan standar medis berbasis sunnah yang dapat diterima secara ilmiah.

STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMANFAATKAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN

Puspa Indah Hayati, Juni Erpida Nasution, Muli Prima Aldi M, Lestari, Muhammad Robi Purwanto, Peri Irawan, Silvia Zunita
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis  strategi Manajemen Pendidikan Islam (MPI)  dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Teknologi AR mampu menghadirkan visualisasi interaktif… teraktif yang mempermudah mahasiswa memahami konsep abstrak berbasis nilai-nilai Islam, meningkatkan motivasi belajar, dan mendukung pembelajaran yang lebih inovatif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AR ke dalam kurikulum, pelatihan pendidik, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat menjadi strategi efektif untuk memaksimalkan manfaat AR. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi teknis pendidik, penerapan AR berpotensi meningkatkan mutu pembelajaran bagi mahasiswa MPI, menciptakan lulusan yang kompeten, serta relevan dengan kebutuhan era digital.

INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS AL-QUR’AN DALAM PENGELOLAAN KURIKULUM DI LEMBAGA PENDIDIKAN

Tania Arumsari, Juni Erpida Nasution, Tika Widiyan, Gita Kridayani, Juli Resdianto, Yolanda Apriliani
Abstract: Pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual… tual yang terkandung dalam Al-Qur'an ke dalam berbagai aspek kurikulum pendidikan, mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks manajemen kurikulum, integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dapat memperkuat pengembangan kompetensi peserta didik yang selaras dengan kebutuhan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai religius. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait guna mengeksplorasi konsep pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an, pentingnya pendidikan karakter dalam kurikulum, model integrasi berbasis Al-Qur'an, serta peran guru dalam implementasinya. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an berkontribusi pada pembentukan moral peserta didik. Selain itu, guru sebagai agen utama pendidikan memiliki peran sentral dalam memastikan implementasi nilai-nilai tersebut secara efektif. Guru bertindak sebagai teladan, motivator, dan inspirator yang mencerminkan nilai-nilai Qur'ani dalam perilaku, ucapan, dan tindakan. Mereka juga bertugas mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam materi ajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter Islami. Selain itu, guru bertindak sebagai evaluator untuk memantau perkembangan karakter siswa serta memberikan umpan balik untuk perbaikan.

PENGARUH KECERDASAN BUATAN (AI) TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MAHASISWA PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Juni Erpida Nasution, Afrida Yanis, Annis Alfaina, Dwi Ramadanti, Muhammad Khoirul Imam, Rospita Desriani, Sintia Dewi
Abstract: Penelitian ini membahas pengaruh kecerdasan buatan (AI) dan teknologi pendidikan terhadap efektivitas pembelajaran mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam di STAI Nurul Falah Air Molek. Dengan menggunakan pendekatan… ekatan kuantitatif melalui pengumpulan data kuesioner, penelitian ini melibatkan 100 mahasiswa yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi berbasis AI meningkatkan efektivitas pembelajaran secara signifikan. Sebanyak 90% mahasiswa pada kelompok eksperimen merasa bahwa metode berbasis AI lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional yang hanya mencapai 83%. Selain itu, teknologi berbasis AI mempermudah akses materi tambahan, meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran, serta memberikan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan literasi digital menjadi perhatian dalam implementasinya. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan infrastruktur, peningkatan literasi digital, dan penyusunan kebijakan pendukung untuk mendukung adopsi AI dalam pendidikan tinggi. 

BUDAYA MELAYU DAN PENGARUH ISLAM DALAM UPACARA PERNIKAHAN DI KECAMATAN SIAK

Afifah Dwi Ramadhani, Yasnel
Abstract: Tradisi adalah kebiasaan yang telah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan sebuah kelompok masyarakat, negara, kebudayaan, waktu, dan agama. terkait dengan adat pernikahan masyarakat melayu. Penelitian ini adalah… ah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif. Untuk mendapatkan data sekunder, observasi dan wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan data primer dan perpustakaan. Studi ini menemukan bahwa upacara adat pernikahan Melayu terdiri dari beberapa tahapan: merisik-risik, meminang, bertunang, berinai, akad nikah, tepuk tepung tawar, berendam, bersanding, jamuan makan tradisional, dan balas kunjungan.

GENEALOGY OF THE THOUGHT OF MAQĀṢID Al-SYĀṬIBῙ: AN INTERTEXT STUDY OF THE BOOK AL-MUWĀFAQĀT

Sulaiman, Akhmad
Abstract: This article examines the genealogy of al-Syāṭibī’s maqāṣid thought in al-Muwāfaqāt, focusing on its intertextual roots and later influence in contemporary Islamic legal thought. Using qualitative library research and intertextual… arch and intertextual analysis, it reads al-Muwāfaqāt not as an isolated text, but as part of a broader network of uṣūl al-fiqh traditions before and after al-Syāṭibī. The study argues that al-Syāṭibī’s maqāṣid theory was not entirely new, but represented a systematic development and epistemological reconstruction of earlier ideas, especially al-Ghazālī’s conception of maṣlaḥah mursalah. Al-Syāṭibī’s major contribution lies in transforming maṣlaḥah mursalah from a subsidiary legal proof into a foundational principle of Islamic legal reasoning. The article also shows that the Mālikī intellectual milieu of Granada, along with rational elements introduced through Mu‘tazilite theology and philosophy, contributed to the formation of his thought. After a long period of dormancy, al-Syāṭibī’s maqāṣid thought was revived through the publication of al-Muwāfaqāt in Tunisia and later developed by Ibn ‘Āshūr, contemporary uṣūl scholars, and Qur’anic hermeneutical thinkers such as Abdullah Saeed.

THE HISTORICAL DYNAMICS OF THE JAMBI SULTANATE AND ITS CONTRIBUTION TO THE DEVELOPMENT OF ISLAM IN JAMBI IN THE XIX CENTURY

Halim, Abdul, Thoha, Anis Malik
Abstract: This study examines the reconstruction of the history of the Sultanate of Jambi and its role in the development of Islam in Jambi in the 19th century. This study highlights the process of integration between Malay customs… s and Islamic sharia in the government, law, and social life systems of the community. Through a historical approach and analysis of manuscripts, colonial archives, and customary manuscripts, this research explains that the Sultanate of Jambi developed as a Malay-Muslim kingdom that made the principle of Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah (ABS-SBK) as the basis of political and social legitimacy. The results of the research show that the relationship between customs and Islam in the Sultanate of Jambi is integrative and dynamic, especially in the field of siyasah and jinayat. Islam not only functioned as a religious identity, but also as a source of legitimacy for power and a socio-political instrument in the face of Dutch colonialism. The Sultanate of Jambi also played an important role in defending the Malay-Islamic identity and forming a customary government system that influenced the development of the Jambi society until the contemporary period.

BRIDGING THEORY AND PRACTICE IN ISLAMIC ECONOMICS: A PRISMA-BASED SYSTEMATIC REVIEW ON ZAKAT, WAQF, AND ISLAMIC SOCIAL FINANCE FOR WELFARE ENHANCEMENT

Ekawaty, Marlina, Hanafiansyah, Mochammad Rizki
Abstract: Islamic economics operates as a normative framework prioritizing social justice, equitable wealth redistribution, and collective wellbeing. Despite its robust philosophical foundations, empirical consensus regarding how… these tenets translate into measurable welfare outcomes across heterogeneous developing nations remains highly fragmented. This study addresses this critical gap by executing a systematic literature review guided by the PRISMA 2020 statement to synthesize empirical evidence on the operationalization of Zakat, Waqf, and Islamic Social Finance (ISF) as structural instruments for poverty reduction. Departing from traditional descriptive reviews, this paper introduces an original analytical taxonomy that maps the operational mechanics of ISF against micro-level and macro-level development outcomes. Based on a rigorous multi-stage screening of peer-reviewed empirical studies published between 2020 and 2025 across emerging economies, a final synthesized sample of $n = 10$ high-quality primary articles was evaluated. The qualitative narrative synthesis reveals that integrated ISF instruments exert a structurally positive impact on poverty alleviation, income optimization, and socio-economic empowerment, particularly when embedded within digital financial ecosystems and formal financial inclusion frameworks. However, the analysis uncovers substantial outcome heterogeneity, demonstrating that welfare efficacy is highly conditional upon institutional governance quality, targeting accuracy, and localized implementation designs. The structural novelty of this research lies in its empirical crystallization of the explicit boundary conditions under which normative faith-based capital successfully disrupts poverty traps, offering an evidence-based operational blueprint for policymakers and Sharia social institutions in the Global South.

INTERFAITH MARRIAGE IN ISLAMIC FAMILY LAW: THE PERSPECTIVE OF CLASSICAL FIQH AND THE COMPILATION OF ISLAMIC LAW

Nurmalinda, Sri, Firmansyah, Heri
Abstract: Interfaith marriage is a classic yet ever-relevant issue in Islamic family law. This study aims to examine the legal status of interfaith marriage in Islamic family law through classical and contemporary fiqh perspectives,… s, as well as its arrangement in the Compilation of Islamic Law (KHI) in Indonesia. The method used is normative legal research with statutory and conceptual approaches, referring to authoritative classical tafsir and fiqh works such as Jami' al-Bayan by al-Tabari, al-Jami' li Ahkam al-Qur'an by al-Qurtubi, Tafsir Ibn Kathir, al-Umm by Imam al-Shafi'i, and al-Mughni by Ibn Qudamah, as well as contemporary works such as Fiqh al-Sunnah by Sayyid Sabiq and the works of Wahbah al-Zuhaili and Yusuf al-Qaradawi. The findings indicate that classical jurists unanimously prohibit the marriage of a Muslim woman to a non-Muslim man and the marriage of a Muslim man to a polytheist (mushrik) woman, but differ regarding the marriage of a Muslim man to a woman of the People of the Book (Ahl al-Kitab). Meanwhile, the KHI takes a stricter stance by prohibiting all forms of interfaith marriage, in line with the principle of preventing harm (sadd al-dhari'ah) and the MUI Fatwa of 2005. This study concludes that the KHI represents a contextualization of fiqh adapted to the conditions of Indonesian society.