Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

TRADISI RITUAL SESAJEN DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT ISLAM ABOGE DI DESA PAGELARAN KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG PERSPEKTIF ‘URF

Laxsniky, Reza Stefiona, Roibin Roibin
Abstract: Indonesia memiliki tradisi budaya yang kaya dan beragam. Tradisi budaya adalah komponen penting dari kehidupan masyarakat, yang dapat menunjukkan identitas dan prinsip-prinsip yang dianut oleh suatu kelompok. Seperti halnya… nya tradisi budaya yang masih terus digunakan hingga saat ini oleh masyarakat aboge yang ada di Desa Pagelaran yaitu tradisi ritual sesajen dalam pernikahan. Adanya sudut pandang masyarakat yang berbeda-beda dan juga keyakinan dalam ritual sesajen pernikahan untuk menghindari hal-hal buruk yang dapat terjadi. Peneliti akan mengkaji dengan menggunakan perspektif ‘urf dengan beberapa rumusan yakni: (1) Apa motif yang melatarbelakangi adanya tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran. (2) Bagaimana praktik tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge ditinjau dari perspektif ‘urf. (3) Mengapa praktik tradisi ritual sesajen dalam pernikahan tumbuh dinamis dikalangan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah empiris sebagai salah satu bentuk penelitian hukum sosiologis dengan menggunakan pendekatan antropologis. Lokasi dari penelitian ini berada di Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer berupa wawancara dan sumber data sekunder yang berasal dari dokumen-dokumen seperti penelitian jurnal terkait sesajen dan yang terkait pembahasan dalam penelitian, buku dan kitab ushul fiqh, dan juga referensi tambahan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) motif yang melatarbelakangi adanya tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran terjadi karena adanya motif sosial-budaya, sosial-keagamaan, sosial keamanan, dan sosial-kerukunan. (2) Praktik tradisi ritual sesajen yang dilakukan jika dilihat dari pespektif urf, tradisi tersebut masuk kedalam urf shahih sebab memenuhi syarat, begitu pula bisa menjadi ‘urf fasid dengan beberapa sebab lainnya. (3) Tradisi ritual sesajen pernikahan tumbuh dinamis dikalangan masyarakat Islam aboge, dapat dilihat dari segi ekonomi, sosial, budaya, dan alam yang memiliki banyak manfaat.

PENGARUH PROFITABILITAS DAN LIKUIDITAS PADA NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Bank Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Ninda Awaliyah Musrin, Mulyati Akib
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada bank yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perusahaan… n perbankan yang terdaftar di BEI, berjumlah 42 perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 31 perusahaan perbankan yang menjadi sampel pada periode 2021-2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari laporan tahunan atau laporan keuangan masing-masing bank selama periode tersebut. Metode analisis yang diterapkan adalah analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa variabel profitabilitas dan likuiditas tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PERKANTORAN DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PRIMA DI MTsN 1 JOMBANG

Fadhil Ismail, Abdullah Aminuddin Aziz
Abstract: Penelitian ini membahas tentang implementasi manajemen perkantoran dalam peningkatan kualitas pelayanan prima di MTsN 1 Jombang. Manajemen perkantoran merupakan hal yang sangat penting di dalam lembaga pendidikan, maka diperlukan… iperlukan pengelolaan perkantoran yang baik dan efektif serta memberikan hasil pelayanan prima yang baik di ranah publik. Pelayanan merupakan salah satu pilar utama yang dapat mempengaruhi kualitas sebuah lembaga pendidikan. Karena publik yang langsung menilai bagaimana kualitas pelayanan di lembaga pendidikan tersebut. Dari permasalahan diatas peneliti meneliti tentang implementasi manajemen perkantoran dalam peningkatan kualiatas pelayanan prima di MTsN 1 Jombang. Penelitian menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun data dan sumber data. teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analis data menggunakan: reduksi data, penyajian data, dan pemberian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Manajemen perkantoran yang diterapkan di MTsN 1 meliputi perencanan perkantoran, pengorganisasian kantor, kepemimpinan kantor, komunikasi efektif, prosedur perkantoran, tata letak kantor, pengendalian perkantoran. 2) Kualitas pelayanan prima yang ada di MTsN 1 Jombang dapat diketahui melalui lima dimensi yaitu reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), asssurnace (jaminan), emphaty (empati) dan tangibles (bukti fisik). 3) Impelementasi manajemen perkantoran dalam peningkatan kualitas pelayanan prima yaitu Digitalisasi manajemen perkantoran seperti pengoptimalan website madrasah, sosial media dan aplikasi SiMapel dan pengadaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang didalamnya terintegrasi dari bagian pelayanan administrasi, pelayanan kepegawaian dan pelayanan perlengkapan.

PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PENIPUAN PENCARI KERJA

Deby Ayu Wulandari, Ahmad Heru Romadhon
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku penipuan pencari kerja dan perlindungan hukum bagi korban penipuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif… dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), yang berfokus pada analisis terhadap dokumen hukum yang relevan terkait dengan pertanggungjawaban hukum dan perlindungan hukum dalam kasus penipuan pencari kerja. Teknik analisis data dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber hukum kepustakaan, seperti jurnal ilmiah, artikel, serta sumber dari internet, guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku penipuan pencari kerja harus didasarkan pada unsur-unsur hukum yang berlaku, seperti kemampuan tanggung jawab pelaku, kesalahan yang dilakukan (baik kesengajaan atau kelalaian), serta tidak adanya alasan maaf. Penipuan dalam pencarian kerja dapat merugikan korban secara finansial dan psikologis, bahkan merusak citra perusahaan atau agen rekrutmen yang sah. Pelaku penipuan dapat dijerat dengan hukum pidana berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Penegakan hukum yang tegas serta perlindungan hukum yang tepat sangat penting untuk melindungi hak-hak pencari kerja dan mencegah kerugian yang lebih besar. Pemerintah memiliki peran penting dalam mengantisipasi penipuan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, memperketat peraturan perekrutan, serta menyediakan saluran pengaduan dan sistem verifikasi lowongan pekerjaan yang lebih transparan dan akurat.

PENGARUH ECO-EFFICIENCY DAN CARBON EMISSION DISCLOSURE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN YANG  TERDAFTAR  DI BURSA EFEK INDONESIA

Nur Hikmah, Mulyati Akib
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak eco-efficiency dan pengungkapan emisi karbon terhadap valuasi perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dalam menghadapi persaingan perusahaan yang semakin ketat, perusahaan… rusahaan tidak hanya harus mengoptimalkan pendapatan tetapi juga mempertimbangkan dampak lingkungan dari kegiatan mereka. Gagasan efisiensi lingkungan dan transparansi emisi karbon diantisipasi untuk meningkatkan evaluasi yang menguntungkan investor. Strategi studi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi data panel, yang melibatkan 17 perusahaan di dalam industri pertambangan dari tahun 2021 hingga 2023. Temuan tersebut menunjukkan bahwa efisiensi lingkungan dan pengungkapan emisi karbon tidak secara signifikan mempengaruhi nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun perusahaan melakukan praktik ramah lingkungan, skeptisisme investor terhadap kredibilitas pengungkapan dapat mengurangi dampak positifnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam meningkatkan komunikasi mengenai komitmen lingkungan dan bagi investor dalam mempertimbangkan faktor lingkungan dalam pengambilan keputusan investasi.

PENGARUH LEVERAGE, PERTUMBUHAN PENJUALAN, DAN MARKET SHARE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Industri Automotive and Component Yang Terdaftar di  Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)

Anggriani Nur Hadra Randi, Mulyati Akib
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi Nilai Perusahaan pada perusahaan Industri Automotive and Component yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini diuji dengan… n Tiga variabel independen yaitu Leverage, Pertumbuhan Penjualan, dan Market Share. Objek pada penelitian ini adalah perusahaan Industri automotive and component yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penulis memilih 13 perusahaan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel diperoleh dari laporan keuangan dan Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Periode penelitian selama lima tahun. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil Penelitian menemukan bahwa, Leverage, Pertumbuhan Penjualan,  memiliki pengaruh signifikan terhadap Nilai perusahaan, sedangkan Market Share memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan .

PENGATURAN HUKUM PERIZINAN KEMBANG API DI INDONESIA

Rahayu Sri Utami, Arga Afif Ramadhan
Abstract: Perizinan kembang api merupakan aspek penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum dalam penyelenggaraan kegiatan keramaian di Indonesia. Kembang api yang sering digunakan dalam acara perayaan berisiko tinggi jika… tidak diawasi dengan ketat. Oleh karena itu, peraturan hukum terkait perizinan kembang api sangat krusial untuk memastikan penggunaannya berlangsung aman. Artikel ini membahas pengaturan perizinan kembang api di Indonesia, yang mengacu pada kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberikan izin keramaian dan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban. Peraturan yang mengatur izin keramaian ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif dan untuk menghindari kecelakaan atau keonaran. Izin keramaian dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu izin keramaian biasa, izin keramaian dengan kembang api, dan izin keramaian terkait penyampaian pendapat di muka umum. Setiap jenis izin memiliki persyaratan yang berbeda, termasuk izin khusus untuk penyulutan kembang api dengan efek ledakan tertentu. Selain itu, artikel ini juga mengkaji dasar hukum perizinan kembang api yang meliputi Undang-Undang Kepolisian dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Penegakan hukum terkait pelanggaran perizinan kembang api diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan sanksi pidana bagi pelanggar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam dan komprehensif tentang pengaturan dan mekanisme penegakan hukum terkait perizinan kembang api di Indonesia.

HUBUNGAN TINGKAT KERUSAKAN GIGI DI KELAS III DAN IV DI SD INPRES LILIBA BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK

Ratih Variani, Faizal Riza Soeharto
Abstract: Makanan yeng bersifat kariogenik sangat populer di kalangan anak-anak, terutama karena kandungan gula dan karbohidratnya, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Dalam survei awal yang kami lakukan terhadap 107 siswa kelas… as III dan IV, ditemukan bahwa 75 di antaranya (70%) mengalami gigi berlubang. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara tingkat kerusakan gigi anak-anak di SD Inpres Liliba dengan konsumsi makanan yang bersifat kariogenik. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan terdiri dari 75 siswa yang telah teridentifikasi memiliki karies gigi. Analisis data dilakukan melalui metode univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan gigi paling banyak terjadi pada karies email, dengan 25 kasus (33,33%), sementara yang paling parah adalah karies akar, yang mencatat 10 kasus (13,33%). Jenis makanan kariogenik yang paling sering dikonsumsi oleh siswa adalah makanan padat, dengan 35 siswa (46,7%) melaporkan mengkonsumsi biskuit, snack ringan, coklat, dan permen. Temuan juga mengungkapkan bahwa karies email dan pulpa umumnya ditemukan pada siswa yang mengonsumsi makanan padat, masing-masing terkait dengan 12 siswa (48,0%) untuk karies email dan 5 siswa (50,0%) untuk karies akar. Analisis menunjukkan ada hubungan signifikan antara tingkat kerusakan gigi dan jenis makanan kariogenik, dengan nilai signifikansi p=0,001 (p=0,005). Penelitian ini juga membahas lebih lanjut mengenai berbagai bentuk makanan kariogenik, baik cair maupun padat.

OPTIMALISASI KOLABORASI SISWA MELALUI PENDEKATAN KOGNITIF SOSIAL PADA PEMBELAJARAN PAI KELAS XI SMA NEGERI 4 LUBUKLINGGAU

Sukma Eka Wijaya, Warrsah, Idi, Purnama Sari, Dewi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kolaborasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dikelas XI SMA Negeri 4 Lubuklinggau melalui pendekatan kognitif sosial. Latar belakang penelitian ini mencakup… up tantangan dalam pembelajaran PAI yang kurang interaktif, yang berdampak pada minat dan kemampuan kerja sama siswa. Dengan menerapkan metode diskusi kelompok dan pembelajaran berbasis proyek, siswa didorong untuk berinteraksi dan saling belajar dari pengalaman satu sama lain. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kognitif sosial dapat meningkatkan interaksi, kerja sama dan sikap positif siswa terhadap pembelajaran PAI. Siswa menjadi lebih aktif, bertanggung jawab, dan merasa lebih termotivasi dalam proses belajar. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dan pengembangan model pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif.

RELEVANSI UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DENGAN AL-QUR'AN SURAT AN-NISA' AYAT 19 PERSPEKTIF TAFSIR AL MISBAH

Hany Am Mari'a, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Indonesia memiliki Undang-undang perlindungan terhadap kekerasan dalam rumah tangga yang sangat relevan dengan dengan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam Islam, khususnya dalam surat An-Nisa’ ayat 19. Dalam ayat tersebut… but sangat menekankan pentingnya seorang suami memperlakukan anggota keuarganya khususnya istri dengan baik dan penuh kasih sayang. Dalam ayat ini juga melarang apapun bentuk tindaan yang dapat merugikan dan menyakiti istri. Dalam perspektif tafsir Al-Misbah dikenal sebagai tafsir moderat dan kontekstual, dalam ayat ini mengharuskan seseorang untuk berlaku baik an penuh kasih sayang pada istri dan harus selalu berlaku adil dalam hububgan suami istri. Hal ini sangat sejalan dngan Undang-undang No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, yang mana pada Undang-undang ini bertujuan untuk melindungi perempuan dari terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, dengan memberikan hak perlindungankepada korban kekerasan, baik secara fisik, psikologis, maupun seksual. Pada tafsir Al-Misbah ini tidak hanya memahami ayat dengan cara kontekstual saja, namun bisa juga  dengan dikembangkan dengan melihat konteks sosial dn permasalahan kontemporer saat ini. Dari pemahaman ini maka Undang-undang KDRT dpat dilihat sebagai usaha mengimplementasikan nilai-nilai Islam yang mana didalanmya mengutamakan kesejahteraan, keharmonisan, dan perlindungan terhadap perempuan dalam rumah tangga. Oleh sebab itu maka antara Undang-Undang N0.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan surat An-Nisa’ ayat 19 adalah saling mendukung, yang mana didalamnya berfokus pada pemberian hak, perlindungan, penghapusan kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga yang sangat sejalan dengan ajaran juga prinsip keadilan serta kasih sayang dalam Islam.