Abstract:Filsafat pendidikan merupakan fondasi krusial dalam menentukan arah, tujuan, dan metode pembelajaran, terutama pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan…
dan menganalisis perbandingan antara aliran filsafat idealisme versus realisme, serta pragmatisme versus positivisme, beserta implikasinya terhadap pengembangan pembelajaran di PGMI. Hasil kajian menunjukkan bahwa idealisme menekankan pada pembentukan karakter spiritual dan nilai moral yang berakar pada ide , sementara realisme menitikberatkan pada penguasaan ilmu pengetahuan objektif yang bersumber dari realitas alam dan pengalaman inderawi. Di sisi lain, pragmatisme memandang kebenaran berdasarkan manfaat praktis dan tindakan nyata , sedangkan positivisme mengutamakan metode ilmiah, logika, dan verifikasi empiris. Implikasi bagi PGMI adalah perlunya integrasi antara nilai-nilai moral-spiritual (idealisme) dengan keterampilan praktis dan penguasaan fakta nyata (realisme, pragmatisme, positivisme) guna melahirkan calon guru madrasah yang berakhlak mulia, terampil, dan mampu mengaitkan teori dengan realitas kehidupan
Abstract:Pendidikan Islam telah menjadi bagian integral dari budaya dan identitas umat Islam di seluruh dunia. Begitu juga dalam pembelajaran Akidah merupakan aspek penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia (SDM). Metode…
de yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini Adalah penelitian Pustaka Library Research pada pembelajaran Akidah dengan menggunakan pengintegrasian antara Sains dan Islam objek penelitian “Penciptaan Manusia”. Proses penciptaan manusia dan kejadian biologisnya telah menjadi pembahasan yang penting. Terutama setelah adanyanya teori penciptaan manusia yang dikemukakan oleh Darwin yang masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini. Bahwasanya teori evolusi Darwin merupakan teori yang salah dalam pandangan Islam. Dalam proses penciptaan manusia Allah S.W.T sudah menjelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Mu’minun (12-14) dan surah As-Sajdah ( 7-9). Dengan demikian, paling tidak ada tiga tujuan pembelajaran penciptaan manusia. Pertama, menguasai pengetahuan tentang proses penciptaan manusia. Kedua, terbentuk rasa kagum dan takjub kepada Allah yang telah merancang dan menetapkan sistem repro-duksi manusia yang begitu unik dan indah. Ketiga, tertanam kepercayaan yang kokoh dalam jiwa atau hati bahwasanya manusia diciptakan oleh Allah.
Abstract:Epistemologi modern merupakan landasan filosofis penting dalam memahami hakikat, sumber, dan validitas pengetahuan yang berimplikasi langsung terhadap pengembangan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara…
komparatif aliran-aliran utama dalam epistemologi modern, yaitu rasionalisme, empirisme, kritisisme, pragmatisme, dan positivisme, serta menganalisis implikasinya bagi pengembangan kurikulum dan pembelajaran dalam konteks Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa rasionalisme menekankan peran akal sebagai sumber utama pengetahuan, empirisme menitikberatkan pengalaman indrawi, sementara kritisisme berupaya mensintesiskan keduanya. Selanjutnya, pragmatisme memandang kebenaran dari segi manfaat praktis, sedangkan positivisme menekankan verifikasi empiris melalui metode ilmiah. Implikasi epistemologi modern dalam PGMI terlihat pada pengembangan kurikulum yang holistik, tidak dogmatis, dan integratif antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam, serta pada pembelajaran yang mendorong penalaran logis, pengalaman langsung, pemikiran kritis, dan pemecahan masalah nyata. Selain itu, pemahaman epistemologi modern menuntut transformasi peran guru PGMI menjadi fasilitator yang reflektif dalam membimbing siswa membangun pengetahuan secara aktif. Dengan demikian, epistemologi modern memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, relevan, dan bermakna di Madrasah Ibtidaiyah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi landasan ontologis dalam perspektif Islam yang berakar pada worldview Tauhid dan pengaruhnya terhadap konsep kebenaran ilmu di Sekolah Dasar (SD). Tantangan pendidikan saat ini…
ni adalah dominasi paradigma sekuler-positivistik yang memisahkan antara dimensi fisik dan metafisik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan analisis deskriptif-filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ontologi Islam memandang realitas sebagai kesatuan ayat-ayat Allah yang mencakup alam syahadah dan alam gaib. Worldview Tauhid berperan sebagai integrator yang meniadakan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Implikasinya pada pendidikan dasar adalah redefinisi kebenaran ilmu yang tidak hanya berhenti pada fenomena empiris, tetapi juga mengarah pada pengenalan Sang Pencipta (Ma’rifatullah). Kurikulum SD harus mengintegrasikan nilai Tauhid agar ilmu pengetahuan menjadi sarana pembentukan karakter dan keimanan siswa sejak dini.
Abstract:Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran biologi merupakan upaya strategis untuk membangun pemahaman ilmu pengetahuan yang utuh serta menanamkan nilai-nilai keislaman pada peserta didik. Pembelajaran biologi tidak hanya…
nya berorientasi pada penguasaan konsep dan keterampilan ilmiah, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran akan kebesaran Allah Swt. melalui kajian terhadap fenomena alam dan makhluk hidup. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, bentuk, dan implementasi integrasi sains dan Islam dalam pelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap sumber-sumber relevan berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sains dan Islam dapat dilakukan melalui pengaitan materi biologi dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis, penguatan nilai tauhid, serta penanaman sikap ilmiah yang selaras dengan akhlak mulia. Integrasi ini berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep biologi, penguatan karakter religius, serta pembentukan sikap spiritual peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran biologi berbasis integrasi sains dan Islam diharapkan mampu mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.
Abstract:Perkembangan sains dan teknologi memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan peradaban manusia, namun sering kali berjalan terpisah dari nilai-nilai agama dan moral. Dalam perspektif Islam, sains dan agama bukanlah dua…
entitas yang saling bertentangan, melainkan saling melengkapi dan terintegrasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji integrasi sains dan Islam dengan menitikberatkan pada integrasi pemikiran serta rumusan masalah yang mencakup peran manusia, hakikat kehidupan yang bersifat sementara dan harus dipertanggungjawabkan, serta hubungan manusia dengan alam sebagai objek kajian ilmiah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan dengan tema integrasi ilmu dan agama. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memandang manusia sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab moral dalam mengembangkan dan memanfaatkan sains. Kesadaran akan kehidupan dunia yang sementara mendorong sikap ilmiah yang etis dan bertanggung jawab, sementara alam dipahami sebagai ayat-ayat kauniyah yang harus dikaji dan dijaga keseimbangannya. Dengan demikian, integrasi sains dan Islam berperan penting dalam membangun peradaban yang maju, beretika, dan berkelanjutan.
Abstract:Integrasi sains dan Islam merupakan upaya menyatukan pengetahuan empiris dengan nilai-nilai wahyu dalam suatu kerangka keilmuan yang holistik dan tidak terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dasar…
sar integrasi, istilah-istilah semakna, serta urgensi penerapannya dalam konteks keilmuan dan pendidikan Islam modern. Secara teoretis, integrasi dipahami sebagai proses penyelarasan dan perpaduan antara disiplin ilmu agar tercipta hubungan yang koheren dan saling melengkapi. Dalam perspektif Islam, integrasi menegaskan kembali prinsip unity of knowledge yang memandang bahwa seluruh ilmu berasal dari satu sumber kebenaran, yaitu Allah SWT. Pembahasan ini juga menyoroti urgensi integrasi dalam mengatasi dikotomi ilmu yang memisahkan antara sains dan agama, sekaligus menegaskan pentingnya nilai-nilai Islam sebagai pedoman etis dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sains dan Islam berperan penting dalam membangun paradigma pendidikan yang holistik, mendorong perkembangan sains yang beretika, serta memberikan arah spiritual dan moral bagi inovasi ilmiah. Dengan demikian, integrasi sains dan Islam tidak hanya memiliki landasan filosofis yang kuat, tetapi juga relevan dalam menjawab tantangan peradaban modern dan mewujudkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat serta berorientasi pada kemaslahatan umat manusia.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar matematika melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Intelligent Feedback Board (IFB) pada siswa kelas…
s V SDN 04 Sungai Aro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dibagi secara acak ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar dan tes matematika. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan motivasi belajar matematika pada kelompok eksperimen setelah perlakuan TGT berbantuan IFB. Penerapan model ini terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V SD.
Kata kunci: motivasi belajar matematika, Cooperative Learning, Teams Games Tournament, Intelligent Feedback Board.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan SmartBoard TV. Penelitian ini merupakan…
upakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBL berbantuan SmartBoard TV dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, serta meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, model Inquiry Based Learning berbantuan SmartBoard TV efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran Interactive Flat Panel (IFP) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Seni Rupa di kelas IV SD Negeri 02 Pekan Selasa, Kabupaten…
Solok Selatan. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari satu pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 02 Pekan Selasa (n = [isi jumlah]). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket motivasi, wawancara singkat dengan guru dan dokumentasi hasil karya siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif pre–post siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar setelah penerapan IFP: skor rata-rata motivasi meningkat dari __ (pra-siklus) menjadi __ (siklus I) dan __ (siklus II). Selain itu, keterlibatan aktif siswa dan kualitas hasil karya seni rupa mengalami peningkatan sesuai indikator yang ditetapkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa IFP berpotensi meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran seni rupa.