Abstract:Regulasi mengenai pengelolaan keuangan pada pemerintahan desa telah diatur di Kementerian Dalam Negeri. Menjadikan peraturan tersebut menjadi acuan standar dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini memiliki tujuan…
untuk melihat dan memahami dan melihat penerapan sistem informasi akuntansi dalam pengelolaan alokasi dana desa yang diterapkan oleh pemerintah desa Bakalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pada pelaksanaan pengumpulan data penelitian ini dilakukan Pengamatan, Tanya Jawab, Pencatatan terhadap pihak yang terkait pada pengelolaan keuangan desa. Teknik analisis data menggunakan Analisis Interaktif karya Miles dan Huberman. Penelitian mengungkapkan bahwa Desa Bakalan telah menggunakan Siskeudes dalam penerapan Sistem Informasi Akuntansinya. Juga dalam pengelolaan keuangan desa yang dilakukan oleh Desa Bakalan sesuai dengan regulasi yang ada yaitu Permendgri No. 20 Tahun 2018. Serta penerapan asas pengelolaan keuangan yang telah sesuai dengan asas-asas yang ada yaitu asas transparan, akuntabel, partisipatf, tertib dan disiplin anggaran.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, fungsi dan implikasi kehadiran pasar Palanro terhadap masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.…
entasi. Untuk mencari validitas dan keabsahan data maka digunakan triangulasi dengan melakukan perbandingan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pasar Palanro memiliki peran yang begitu penting dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup sehari- hari masyarakat sekitar maupun masyarakat yang dari luar Kelurahan Palanro dan dari Luar Kecamatan Mallusetasi. Mereka berpandangan dengan adanya pasar Palanro akan lebih mudah memperoleh barang kebutuhan sehari- hari tanpa harus ke tempat lain untuk membelinya (2) Pasar Palanro memiliki fungsi sebagai tempat pertemuan dan interaksi, sebagai pusat barang dan jasa, dan sebagai tempat pembauran (3) Keberadaan pasar Palanro telah berimplikasi terhadap masyarakat. Pasar Palanro berimplikasi ekonomi dan sosial. Implikasi ekonomi yaitu meningkatkan penghasilan masyarakat. Implikasi sosial yaitu munculnya kompetesi persaingan antar pedagang dan meningkatkan stratifikasi sosial perempuan pedagang di dalam masyarakat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Alokasi Dana Desa dan Partisipasi Masyarakat terhadap Pembangunan Desa di Desa Sei Lama Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan. Populasi yang digunakan dalam penelitian…
n ini adalah Masyarakat Desa Sei Lama Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 99 responden dengan metode pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dari hasil penyebaran kuesioner tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Alokasi Dana Desa, dan Partisipasi Masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembangunan Desa Di Desa Sei Lama Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan. Dengan hasil ini diharapkan desa Sei Lama diharapkan melakukan pemekaran.
Abstract:Taxes are the main source of government and state revenue used to finance government spending and national development. This research aims to examine the effect of taxpayer awareness,tax penalties, tax knowledge, tax service…
vice quality to the taxpayers compliance of motor vehicles in District Southeast Aceh. The population used in this study is taxpayers who own motorized vehicles registered at the SAMSAT Office in Southeast Aceh Regency. The number of samples in this study were 100 respondents with the sampling method using the Simple Random Sampling technique. The data used in this study is primary data from the result of distributing questionnaires. The test method uses the Valadity and Reliability test, Classical Assumption test, and Multiple Regression Analysis with the SPSS for Windows Version 25 program. The results of this study found that the variables of Taxpayes Awareness, Tax Sanctions, Tax Knowledge and Fiscus Services have a positive and significant effect on Motor Vehicle Taxpayer Compliance in District Southeast Aceh. With the result of this study it is hoped that the Southeast Aceh District SAMSAT office will continue to improve its performance so that people have confidence in paying taxes
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai Analisis Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas, Dan Rasio Pertumbuhan Keuangan Daerah Dalam Menilai pengukuran Kinerja Keuangan Tahun 2017-2021 Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten…
Kabupaten Deli Serdang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu laporan keuangan pada realisasi anggaran dan penerimaan pajak daerah Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan. Jenis Data yang digunakan berbentuk Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan rasio kemandirian keuangan daerah dikategorikan mampu karena daerah tersebut sudah mandiri dalam urusan otonomi daerah. Sedangkan untuk rasio efektivitas PAD pada tahun 2017 tergolong cukup efektif dan tahun 2018 tergolong kurang efektif yaitu sebesar 95,79% dan 78,50%, pada tahun 2019,2020, dan 2021 mengalami penurunan yaitu sebesar 69,56%, 68,05%, dan 54,76%, memiliki rata-rata rasio efektivitas sebesar 73,33% yang termasuk golongan tidak efektif. Untuk rasio pertumbuhan menggambarkan bahwa pemerintah daerah tidak dapat mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan dari periode ke periode berikutnya
Abstract:This research aims to uncover the problems of Integrated Services (PATENT) in the Winongan District Office, Pasuruan Regency with a MANUAL queuing system. From some information gathered from people queuing, services using…
g a manual queuing system are less effective and efficient. So, to meet the needs of good community service, District Offices need to innovate a DIGITAL queuing system. Integrated Service (PATENT) problems at the Winongan District Office, Pasuruan Regency with a MANUAL queuing system. From some information gathered from people queuing, services using a manual queuing system are less effective and efficient. So, to meet the needs of good community service, District Office Agencies need to innovate a DIGITAL queuing system. Innovation is a shift from traditional management principles, processes and practices or a shift from old organizational forms to modern management. Government services to the community, known as public services, are a very strategic issue because of the interaction between the government and the community. This research uses a qualitative descriptive approach to determine public service innovation. The data used are primary data and secondary data. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. The research results show that public service innovation with a digital queuing system is a conceptual innovation which gives rise to new paradigms, ideas, thinking and breakthroughs. Meanwhile, delivery innovation includes new ways or ways of solving problems, providing services or interacting with clients for the purpose of providing special services to customers.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pengelolaan, Efektivitas Pengawasan dan Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat. Data yang…
g berhasil dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis dengan teknis analisis kualitatif deskriptif melalui langkah – langkah,atau komponen-komponen analisis data model interaktif. Teknik pengumpulan data digunakan melalui penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, dimana, terhadap pihak – pihak yang dipandang dekat dan mengetahui secara langsung data dan informasi mengenai masalah Pengawasan Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat, yang berjumlah 11 orang. Teknik analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa efektivitas pengelolaan dana desa, efektivitas pengawasan pengelolaan dana desa berada dalam kondisi cukup baik, hal ini didukung oleh faktor kebijakan pemerintah daerah, dan faktor SDM, faktor Anggaran serta faktor sarana dan prasarana berada pada kondisi kurang mendukung.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sarana secara parsial terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pendidikan secara parsial…
al terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, dan untuk mengetahui pengaruh Sarana dan Tingkat Pendidikan terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya. Metode penelitian ini menggunakan metode mix deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh Perangkat Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 104 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan Hasil Penelitian membuktikan adanya pengaruh signifikan antara sarrana terhadap kualitas pelayanan di pemerintah desa se-kecamatan sukaresik kabupaten tasikmalaya dengan nilai koefisien regresi variabel sarana dan tingkat Pendidikan terhadap kualitas pelayanan secara simultan sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan diperoleh angka R, maka dapat disimulkan bahwa sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan terdapat hubungan yang sedang atau positif. menunjukan presentase variabel independent (sarana dan tingkat Pendidikan) terhadap variabel dependen (kualitas pelayanan) berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sehingga disarankan agar perangkat memfokuskan kepada dua hal tersebut sebagai strateginya untuk kualitas pelayanan.
Abstract:Penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah daerah faktor-faktor yang menghambat serta merumuskan model implementasi kebijakan pemerintah daerah pengembangan pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai.…
otai. Metode pengumpulan data, observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Intrumen peneliti, Kepala Dinas Pariwisata, Sekretas Dinas Pariwisata dan kepala bagian selaku pejabat berwewenang/terkait dan Masyarakat, pelaku Obyek Wisata Lokal di lingkungan Kabupaten Pulau Morotai. Hasil penelitian menemukan bahwa, untuk mencapai implementasi kebijakan pengembangan pariwisata, pemerintada daerah perlu langka-langka teknis, praktis, dan strategi dengan berpedoman peraturan yang berlaku: (1). Peraturan No. 09/2014 tentang (RIPPDA); (2). Pengembangan SDM; (3) Kebijakan prioritas mengalokasikan anggaran untuk program pengembangan pariwisata; (4) Menyiapkan sarana dan prasarana aksebilitas, infrastur, akomodasi pariwisata: (5) Merevisi RIPPDA. Dengan dirumuskan berdasarkan teori Donald Van Meter dan Carl Van Horn yaitu. standar sasaran, sumber daya, karakteristik organisasi, komonikasi, sikap, lingkungan sosial ekonomi politik, dari 6 faktor sehingga membentuk dukungan model pengendalian kebijakan sehingga implementasi kebijakan dapat berhasil dengan baik. mendorong peningkatan APBN, APBD dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Abstract:Nusa Tenggara Timur (NTT) kaya akan pakaian tradisional yang beraneka ragam, masing-masing daerah atau kabupaten memiliki hasil tenunan dengan beraneka ragam motif sesuai dengan ciri khas dan adat istiadat budaya setempat.…
t. Salah satu unsur kebudayaan daerah adalah unsur pakaian adat tradisonal. Unsur pakaian adat tradisional dalam kehidupan nyata mempunyai fungsi sesuai pesan-pesan nilai budaya yang terkandung di dalamnya, yang berkaitan dengan aspek-aspek lain dari kebudayaan seperti ekonomi, sosial, politik, keagamanaan, dan pendidikan. Pesan-pesan nilai budaya yang disampaikan, pemahamannya dapat dilakukan dengan melalui berbagai simbol dalam ragam hias atau motif pakaian adat tradisional. Kain Tenun Sumba Barat memiliki warna dan motif yang berbeda-beda antara kabupaten yang satu dengan yang lain. Di Kabupaten Sumba Barat sendiri terdapat corak warna dan berupa permainan garis-garis yang di hiasi gambar-gambar seperti permainan kotak segitiga, jajar genjang dan lingkaran. Ada tiga suku besar di Sumba Barat ,yakni Lamboya, Wanokaka, dan Loli ada kain pawora, pahikung, lambaleko. Motif kain tenun Sumba Barat biasanya bergambar mamuli, buaya, kura-kura, ayam, kepiting, mata kerbau, kupu-kupu dan lain-lain. Setiap motif mempunyai makna dan filosofinya. Pada penelitian ini dilakukan di kampung adat praijng dengan menggunakan penerapan augmented reality berbasis android. Kampung adat Praijing itu sendiri merupakan kampung adat yang terletak di Sumba barat