Search Articles & Publications

Showing 2513 articles found for "Stem"

PENYUKUHAN ANTARA FAKTOR KETURUNAN DAN FAKTOR LINGKUNGAN KEJADIAN MIOPIA

Susanti, Devi, Leni Novianti, Rizcita Prilia Melvani, M Fakhruddin
Abstract: Salah satu alat indra manusia yang paling penting adalah mata, yang menerima rangsangan cahaya dan mengubahnya menjadi impuls listrik, yang kemudian diterjemahkan ke otak. Mata tidak selalu berfungsi dengan baik. Salah satu… atu gangguan organik yang dapat terjadi pada mata adalah kelainan refraksi. Kondisi yang dikenal sebagai miopia menyebabkan sistem akomodasi berkurang karena sinar sejajar dibiaskan di depan retina. Terlalu lama terlibat dalam aktivitas jarak dekat, seperti membaca buku, melihat layar laptop atau komputer, dan bermain game, dapat menyebabkan miopia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden, 17—atau 56,7 persen—berjenis kelamin perempuan; usia mereka berkisar antara 18 dan 25 tahun; frekuensi waktu aktifitas dekat mereka, yang berkisar antara 2 dan 10 jam per hari; frekuensi jarak pemeriksaan 12 responden atau 40 persen, yang berkisar antara 0,5 tahun dan 1 tahun. Frekuensi kenaikan derajat miopia mulai 0,25 D hingga 2,25 D. .Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa jumlah waktu yang relatif lama digunakan untuk melihat jarak dekat dapat mempengaruhi derajat kenaikan miopia. Kenaikan derajat miopia yang terjadi dan yang terbanyak adalah sebesar 0,50 D dan 0,75 D.  

PENERAPAN PEMBUKUAN SEDERHANA PADA UMKM SATE PADANG PARIAMAN UDA NAHRUDIN JAKARTA UTARA

Sumaryanto, Fatchatun Nadwa Aulia, Natasya Viska Elita
Abstract: Pelaku UMKM khususnya pada usaha Sate Padang Pariaman milik Bapak Nahrudin di Jakarta Utara mengalami kendala dalam pencatatan keuangan karena belum adanya pembukuan yang tersistematis. Selama ini semua transaksi keuangan… n hanya diingat secara lisan tanpa adanya dokumentasi sehingga pelaku usaha kesulitan mengetahui kondisi keuangan usahanya secara akurat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan pemahaman dan pelatihan tentang pembukuan sederhana kepada para pelaku UMKM agar mereka mampu mengelola keuangan usahanya dengan lebih terarah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan dan pelatihan pembuatan pembukuan sederhana berupa laporan laba rugi dan neraca dengan menggunakan aplikasi Exel. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya penerapan pembukuan sederhana pada proses bisnis. Hasilnya menunjukkan adanya kesadaran para pelaku UMKM akan pentingnya penerapan pembukuan sederhana pada proses bisnis.  

IMPLEMENTASI PENENTUAN HPP DALAM RANGKA MENINGKATKAN PROFITABILITAS PADA UMKM KULINER “ BURGERAK"

Rita J D Atarwaman, Muza Syahraini Prabowo, Putri Zahra Thahir, Sitra Yani Belasa, Windy, Aulia Azzahra Anakoda, Rahmawati Rahman, Nunung Anastasia Aco, Mutia Amalia, Nurlina Belasa, Novianti Monaten, Jesika saiya, Gabriela Alfarenita Telussa, Goldameir Adriana Pattikawa, Piter Rumawatine, Sri Devi Rajab
Abstract: UMKM Burgerak merupakan sebuah usaha mikro di bidang kuliner yang berfokus pada penyediaan produk makanan cepat saji berupa burger dengan cita rasa khas lokal. Berdiri dari inisiatif wirausaha muda yang melihat peluang besar… esar dalam tren makanan modern yang terus berkembang, Burgerak hadir untuk memberikan alternatif kuliner yang berkualitas, terjangkau, dan sesuai dengan lidah masyarakat Kota Ambon. Keunggulan utama dari Burgerak terletak pada inovasi menu yang memadukan resep burger klasik dengan bahan-bahan lokal seperti sambal khas daerah, daging olahan tradisional, serta roti buatan yang lembut dan bercita rasa unik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. "Burgerak" dipilih sebagai subjek penelitian karena representatif terhadap UMKM kuliner di Ambon yang memiliki potensi pertumbuhan,owner juga memiliki kemampuan dalam menganalisis laporan keuangan, seperti laporan laba rugi dan laporan arus kas. Hal ini memungkinkan pemilik usaha untuk membuat keputusan yang lebih tepat, seperti menentukan harga jual yang optimal, mengendalikan biaya produksi, dan merencanakan strategi pengembangan usaha. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan "Burgerak", serta analisis dokumen keuangan yang tersedia. "Burgerak" mulai menerapkan sistem pencatatan yang lebih terorganisir, termasuk penggunaan software akuntansi sederhana. Penentuan harga pokok dihitung menggunakan metode job order costing dan activity-based costing (ABC) untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur biaya yang dikeluarkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode penentuan harga pokok yang akurat, pelaku UMKM dapat menetapkan harga jual yang sesuai, menghindari kerugian, serta meningkatkan efisiensi biaya.

STRATEGI PENGANGGARAN MODAL UNTUK MENINGKATKAN KEBERLANGSUNGAN UMKM: STUDI KASUS PADA USAHA NANNOS RACING

Aly, Balqiz Syavira, Atarwaman, Rita J D, Loilatu, Alisa, Restiani, Dwi Nova, Banawi, Johan Daud, Mega, Sombalatu, Marsanda, Rahanubun, Natalia T, Lausiry, Permata Sari, Lukaraja, Sindi, Mustamu, Syantal, Poipessy, Sitiria
Abstract: Capital budgeting is a crucial aspect of financial management for MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) to ensure business sustainability and growth. This study aims to analyze the capital budgeting strategies implemented… lemented by Nannos Racing to support their business continuity. The method used is a case study with data collected through direct observation, interviews with the owner, and documentation. The results indicate that well-planned and structured capital budgeting helps Nannos Racing optimize investment fund usage, reduce financial risk, and improve operational efficiency. An appropriate capital budgeting strategy also contributes to better investment decision-making and supports business expansion. This study recommends that MSMEs adopt systematic capital budgeting practices as part of their financial strategies to ensure business.

PERENCANAAN DAN PENGENDALIN PENJUALAN : STRATEGI MENINGKATKAN KINERJA PENJUALAN TOKO “RUMAH FASHION”

Atarwaman, Rita J D, Zahra, Santriana Shale, Prabowo, Muza Syahraini, Thahir, Putri Zahra, Ruru, Putri Keyza
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan dan pengendalian penjualan sebagai strategi meningkatkan kinerja penjualan Toko Rumah Fashion. Toko ini merupakan usaha yang bergerak dibidang penjualan produk pakaian… ian jadi  langsung kepada konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik mengumpulkan data melalui wawancara dengan pemilik toko, observasi aktivitas penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengendalian penjualan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif dan efektif yang meningkatkan kinerja penjualan toko dengan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kepuasan pelanggan. Strategi yang terbutkti efektif meliputi penetapan target penjualan yang realistis berdasarkan tren dan data historis, analisis pasar yang memahami preferensi dan perilaku konsumen penyusunan rencana penjualan yang terstruktur, pemantauan dan evaluasi berkala terhadap pencapaian target penjualan.  Melalui beberapa strategi ini toko mampu meningkatkan efisiensi operasinal, produktivitas tenaga penjual, serta memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan sehingga meningkatkan kepuasan dan loyalitas. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perencanaan dan pengendalian penjualan yang efektif tidak hanya berperan sebagai fungsi manajerial, tetapi juga sebagai strategi penting dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi toko. Dengan menerapkan strategi ini secara konsisten, toko dapat meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mencapai pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan. Perencanan Penjualan, Pengendalian Penjualan,Kinerjapenjualan.

INOVASI PEMBELAJARAN PANCASILA: STRATEGI PENINGKATANKOMPETENSI GURU MELALUI INTEGRASI DEEP LEARNING YANG ADAFTIF DALAM PENDIDIKAN

Supriyanto, Naila Fitriyana
Abstract: Pendidikan Pancasila menghadapi tantangan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila secara efektif. Penelitian ini menyelidiki dampak pengintegrasian pembelajaran mendalam&#8230; ndalam adaptif terhadap peningkatan kompetensi guru madrasah di Kecamatan Undaan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan Structural Equation Modeling (SEM), penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara inovasi pembelajaran, teknologi pembelajaran mendalam, dan dukungan infrastruktur digital. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pembelajaran mendalam secara signifikan meningkatkan kompetensi pedagogik guru (β = 0,72, p < 0,001). Inovasi pembelajaran Pancasila memberikan kontribusi positif (β = 0,65, p < 0,01), dan dukungan infrastruktur digital memperkuat efektivitas pembelajaran mendalam (p < 0,05). Hasil ini menegaskan bahwa teknologi adaptif dapat mempercepat transformasi pedagogik dan meningkatkan efektivitas pengajaran Pancasila. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pengajaran berbasis teknologi dalam pendidikan karakter dan menawarkan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan untuk memperkuat ekosistem digital dalam pendidikan. Penelitian lebih lanjut dianjurkan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan pembelajaran mendalam dalam pengajaran dan menilai efektivitasnya di berbagai tingkat pendidikan.

PELATIHAN DAN PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK DALAM MENDAUR ULANG KARDUS BEKAS MENJADI KERAJINAN TANGAN

Sri Mahrani Harahap, Chantika Indah Harahap, Dara Puspita Siregar, Marito Ade Lina Nasution
Abstract: Daur ulang adalah pengolahan sampah atau limbah menjadi produk baru layak pakai yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan.Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan ini memilih obyek limbah rumah tangga dari&#8230; kardus bekas.Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung di lingkungan perumahan pada saat persiapan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sistem pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan langsung kepada peserta menggunakan bahan limbah yang sudah di siapkan sebagai media pelatihan dan memberikan pemahaman dan pengarahan berbagai aspek pendukung dalam proses daur ulang, seperti; komposisi bentuk, ukuran, fungsi, proporsi,tekniknya. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh hasil bahwa limbah kardus bekas ini dapat menjadi produk baru yang memiliki nilai estetis, fungsional dan memiliki nilai jual.Tujuan di adakannya Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak yang dilakukan melalui sosialisai dan pengajaran cara pemanfaatan bahan sisa kardus bekas

STUDI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI GORONTALO

Liko, Widyarti, Tohopi, Rustam, Nani, Yakop Noho
Abstract: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di BKPSDM Provinsi Gorontalo telah dilaksanakan, namun belum sepenuhnya optimal. Pada prinsip transparansi, penyampaian&#8230; n informasi pelayanan telah dilakukan, tetapi masih terdapat keterbatasan dalam penyebarluasan informasi serta kepastian waktu pelayanan. Pada prinsip akuntabilitas, aparatur telah melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab, meskipun masih ditemukan keterlambatan dalam penyelesaian pelayanan administrasi. Pada prinsip partisipasi, telah tersedia ruang bagi pengguna layanan untuk memberikan saran dan masukan, namun tingkat partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, pada prinsip efektivitas dan efisiensi, pelayanan telah didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi, tetapi belum berjalan secara maksimal sehingga masih diperlukan peningkatan kualitas sistem pelayanan dan optimalisasi sumber daya yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di BKPSDM Provinsi Gorontalo telah mengarah pada tata kelola pemerintahan yang baik, namun masih memerlukan berbagai upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, partisipatif, efektif, dan efisien.

KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN TENILO KECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO

Utina, Natasya, Tui, Fenti Prihatini, Nani, Yacob Noho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo berdasarkan indikator Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme Sumber Daya Manusia,&#8230; Sarana dan Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik, Konsultasi dan Pengaduan, serta Inovasi sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo secara umum telah berjalan dengan cukup baik. Pada aspek Kebijakan Pelayanan, pelayanan telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku. Profesionalisme SDM menunjukkan bahwa aparatur memiliki sikap ramah, responsif, serta mampu memberikan pelayanan sesuai tugas dan fungsinya, meskipun pengembangan kompetensi masih perlu ditingkatkan. Pada aspek Sarana dan Prasarana, fasilitas pendukung pelayanan masih belum memadai sehingga memerlukan perhatian pemerintah. Sistem Informasi Pelayanan Publik telah memanfaatkan media informasi dan teknologi, namun implementasinya belum optimal. Konsultasi dan Pengaduan telah berjalan dengan baik melalui mekanisme penyampaian aspirasi dan penyelesaian keluhan masyarakat. Sementara itu, pada aspek Inovasi, Kelurahan Tenilo telah melakukan berbagai upaya pengembangan pelayanan, namun inovasi yang diterapkan masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi teknologi informasi dan penyediaan sarana pendukung. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan terutama pada aspek sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan kompetensi aparatur agar pelayanan publik dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan memberikan kepuasan yang lebih tinggi kepada masyarakat.

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM PENCAPAIAN AKREDITASI A DI SMAN 8 LUWU UTARA

Rosita, Rosita, Makmur, Makmur, Taqwa, Taqwa, Nursaeni, Nursaeni, Firmansyah, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan manajemen sarana dan prasarana, proses pencapaian Akreditasi A, serta penerapan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan oleh&#8230; leh peneliti adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan skala prioritas, sedangkan pengadaan disesuaikan dengan kemampuan anggaran sekolah dan kebutuhan pembelajaran. Seluruh sarana dan prasarana dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pembelajaran serta dipelihara dan diawasi secara berkala agar tetap memenuhi standar yang dipersyaratkan. Proses pencapaian Akreditasi A dilakukan melalui pembentukan tim akreditasi, penyusunan dokumen administrasi dan bukti fisik, pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, evaluasi berkala, serta kerja sama seluruh warga sekolah. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran dan kebutuhan peningkatan beberapa fasilitas, sekolah mampu mengatasinya melalui penetapan skala prioritas, kerja sama seluruh warga sekolah, dan evaluasi berkelanjutan. Penerapan manajemen sarana dan prasarana melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sehingga tercipta pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, manajemen sarana dan prasarana yang efektif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan SMAN 8 Luwu Utara dalam mempertahankan Akreditasi A dan meningkatkan mutu pendidikan.